cover
Contact Name
Rinto Susilo
Contact Email
medicalsains@gmail.com
Phone
+6285691055898
Journal Mail Official
medicalsains@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.ummada.ac.id/index.php/iojs/about/editorialTeam
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian
ISSN : 25482114     EISSN : 25412027     DOI : https://doi.org/10.37874/ms
Core Subject : Health,
The Medical Sains journal is a scientific publication media published by the Muhammadiyah Cirebon College of Pharmacy which is published 4 (four) times in 1 (one) year, namely January-March, April-June, July-September and October-December. The journal contains research in the field of pharmacy covering the fields of formulation, pharmacology, communication pharmacy, A natural chemical chemistry, pharmacognomy and other health sciences which is a means for lecturers and researchers in the health sector to share knowledge and establish cooperation in implementing the Tri Dharma of Higher Education. Purpose and Scope The objective of the publication of the Medical Science journal is to publish articles in the field of pharmacy and other health as well as application of pharmaceutical . Based on this, the editorial board of Medical Sains invites lecturers and researchers to contribute to submit research articles related to the following themes: 1. Pharmaceutical formulation technology 2. Pharmacology 3. Community pharmacy 4. Clinical Pharmacy 5. Natural material chemistry 6. Pharmacognosy 7. Pharmaceutical Analysis and Medicinal Chemistry . All papers submitted to medical science journals will be examined by peer review partners who are tailored to their respective fields.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2021)" : 10 Documents clear
Hubungan Bauran Pemasaran RSU Aro Pekalongan Terhadap Tingkat Kunjungan Pasien Umum Rawat Jalan Tahun 2020 Thalita Devi Astrina
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.206

Abstract

Konsep pemasaran yang dikenal luas dan dikembangkan adalah bauran pemasaran (marketing mix 4P). Bauran pemasaran jasa terdiri dari product, promotion, place dan price. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah 6.255 dengan sampel penelitian sebanyak 99 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Digunakan analisis univariat dan bivariat yaitu correlation rank spearman. Didapatkan hasil penelitian; (1) bauran pemasaran price lebih dari sebagian persepsi baik yaitu 67.7% nilai Rho=0.773 menunjukkan hubungan kuat; (2) bauran pemasaran product lebih dari sebagian persepsi baik yaitu 71.7% nilai Rho=0.860 menunjukkan hubungan sangat kuat; (3) bauran pemasaran promotion lebih dari sebagian persepsi kurang baik yaitu 70.7% nilai Rho=0.761 menunjukkan hubungan kuat; (4) bauran pemasaran place lebih dari sebagian persepsi baik yaitu 74.7% nilai Rho=0.813 menunjukkan hubungan sangat kuat. Pada tingkat kunjungan pasien lebih dari sebagian peserpsi kurang baik yaitu 65.7%. Terdapat hasil yang menunjukkan persepsi kurang baik yaitu pada promotion dan tingkat kunjungan pasien. Sehingga diharapkan RSU Aro Pekalongan lebih memperhatikan dan menerapkan dengan baik marketing mix 7P agar tingkat kunjungan pasien dapat meningkat.Kata kunci : Bauran Pemasaran, tingkat kunjungan pasien
ANALISIS KANDUNGAN SIBUTRAMIN HIDROKLORIDA PADA PRODUK HERBAL PELANGSING DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS: ANALYSIS OF SIBUTRAMINE HYDROCHLORIDE IN SLIMMING HERBS PRODUCT BY UV-VIS SPECTROPHOTOMETRY METHOD Nadya Novani; Andika; Hayatus Sa’adah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.214

Abstract

Produk herbal dilarang mengandung bahan kimia obat. Bahan kimia obat pada beberapa penelitian masih terkandung dalam produk herbal. Sibutramin Hidroklorida adalah bahan kimia obat yang paling banyak terindentifikasi pada produk herbal pelangsing. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan dan kadar Sibutramin Hidroklorida yang terkandung dalam produk herbal pelangsing yang tersebar di Banjarmasin. Metode yang digunakan untuk analisis kualitatif yaitu dengan kromatografi lapis tipis dan untuk analisis kuantitatif menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Metode spektrofotometri UV-Vis divalidasi terlebih dahulu dengan parameter linearitas, LoD, LoQ, presisi dan akurasi. Hasil uji kualitatif dengan kromatografi lapis tipis pada 15 sampel tidak teridentifikasi mengandung Sibutramin Hidroklorida, sedangkan pada uji kuantitatif dengan metode Spektrofotometri UV-Vis 3 sampel teridentifikasi Sibutramin Hidroklorida yaitu pada sampel J, K dan M dengan kadar 5,8278%, 8,5351% dan 8,9342%. Di Banjarmasin masih terdapat produk herbal pelangsing yang mengandung Sibutramin Hidroklorida. Kata kunci : Sibutramin Hidroklorida, Spektrofotometri UV-Vis, Produk herbal pelangsing
STUDI PENAMBATAN MOLEKUL SENYAWA FLAVONOID DAUN TABAT BARITO (Ficus deltoidea Jack) DALAM MENGHAMBAT ENZIM TIROSINASE: MOLECULAR DOCKING STUDY OF FLAVONOID COMPOUNDS IN TABAT BARITO LEAVES (Ficus deltoidea Jack) FOR INHIBITING TYROSINASE ENZYME Alfisyahriatunnida Meily; Andika; Aris Purwanto
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.215

Abstract

Hiperpigmentasi merupakan suatu keadaan di mana terjadinya sintesis melanin yang berlebihan dan mengakibatkan penggelapan warna kulit. Enzim tirosinase merupakan enzim dengan dua atom tembaga yang memiliki peranan penting dalam proses pembentukan melanin. Senyawa flavonoid dengan aktivitas antioksidannya dilaporkan dapat menghambat enzim tirosinase dengan cara mengkhelat atom tembaga pada sisi aktif enzim tersebut. Secara in vitro, daun tabat barito (Ficus deltoidea Jack) diketahui memiliki aktivitas sebagai antimelanogenik karena adanya aktivitas antioksidan yang kuat, akan tetapi belum diketahui senyawa mana yang mempunyai andil dalam proses tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih spesifik tekait senyawa flavonoid yang terdapat dalam daun tabat barito yang berperan dalam penghambatan terhadap enzim tirosinase PDB ID: 2Y9X yang dilakukan secara in silico untuk menghemat waktu dan biaya dengan uji penambatan molekul menggunakan program AutoDock 4.2. Selain dilakukan penambatan, juga dilakukan prediksi karakteristik senyawa yang ditujukan secara khusus pada uji permeabilitas dan sensititas kulit. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat beberapa senyawa yang menunjukkan penghambatan terhadap enzim tirosinase ditandai dengan rendahnya nilai energi bebas (-?G)  yaitu vitexin dan catechin -5.78 kcal/mol, epicatechin -5.54 kcal/mol, orientin -5.43 kcal/mol, epiafzelechin -5.38 kcal/mol dan gallocatechin -5.08 kcal/mol. Dari sisi model pengikatan, terdapat beberapa senyawa yang berikatan langsung dengan atom tembaga yaitu vitexin, catechin, epicatechin, epiafzelechin, epigallocatechin dan orientin serta residu asam amino pada enzim yang banyak terlibat dalam pembentukan ikatan hidrogen adalah Asn 260, Arg 268, His 244, Gly 281, His 85, dan Ser 282.
STUDI PENAMBATAN MOLEKULER SENYAWA FLAVONOID DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) TERHADAP SARS-CoV-2 3CL PROTEASE: MOLECULAR DOCKING STUDY OF FLAVONOID COMPOUNDS THE GUAVA LEAVES (Psidium guajava L.) AGAINST SARS-CoV-2 3CL PROTEASE rizki rahmadi; Andika; Siti Nashihah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.216

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang dimana COVID-19 ini telah menjadi wabah secara global. Beberapa penelitian yang dilakukan secara in-silico daun jambu biji (Psidium guajava L.) terbukti memiliki aktivitas dalam menghambat main protease/3CL Protease dari beberapa protein yang tersedia didalam protein data bank. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi senyawa flavonoid daun jambu biji (Psidium guajava L.) sebagai penghambat 3CL Protease pada protein dengan PDB ID : 6M2N menggunakan uji penambatan molekul. Pengujian dalam penelitian ini meliputi uji Lipinski, penambatan molekul, dan prediksi ADMET. Metode yang digunakan adalah penambatan molekul dengan program AutoDockTools 1.5.6. Hasil dari 31 senyawa yang telah melalui penambatan molekul beberapa senyawa uji diantaranya memiliki nilai penambatan molekuler dalam bentuk (energi ikat bebas (?G)) terbaik yaitu senyawa Epicatechin-3-O-Gallate dengan nilai -9,08 kcal/mol, glycitin dengan nilai -8,84 kcal/mol, dan ononin -8,51 kcal/mol. Epicatechin-3-O-Gallate dinilai memiliki potensi yang besar sebagai penghambat 3CL Protease karena memiliki kekuatan dan kestabilan ikatan yang tinggi saat ditambatkan pada protein target. Residu asam amino GLU 166, LEU 141, GLY 143 dan CYS 145 merupakan residu yang paling banyak berkontribusi dalam pembentukan ikatan hidrogen.
FORMULASI MASKER PEEL-OFF EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum) SEBAGAI SEDIAAN ANTI JERAWAT: FORMULATION OF PEEL-OFF MASK BASIL (Ocimum sanctum) LEAVES EXTRACT AS AN ANTI-ACNE PREPARATION Alifia Ramadanti; Dyah Rahmasari; Winda Maulana; Desy Erika Rahayu; M. Imam Asshidiq; Raditya Weka Nugraheni
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.217

Abstract

Jerawat merupakan gangguan pada folikel pilosebasea yang banyak ditemukan pada remaja. Spesies mikroba yang terlibat dalam patogenesis jerawat adalah Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, dan Staphylococcus epidermidis. Daun kemangi (Ocimum sanctum) merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri dan dapat diformulasikan dalam sediaan masker peel-off. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi masker peel-off yang dibuat dari ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum) yang memiliki aktivitas antibakteri. Ekstrak daun kemangi diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak kemudian diformulasikan menjadi masker peel-off dengan variasi konsentrasi 6%, 8%, 10%. Dilakukan pengujian terhadap sifat fisikokimia seperti organoleptis, homogenitas, nilai pH, viskositas, daya sebar, dan waktu pengeringan, sedangkan uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran. Diameter zona hambat pada uji antibakteri terbesar adalah pada konsentrasi ekstrak 10% dengan diameter zona hambat 23,13mm ± 1,82 terhadap Propionibacterium acne, 11,62mm ± 0,27 terhadap Staphylococcus aureus, dan 21,21mm ± 1,72 terhadap Staphylococcus epidermidis. Dapat disimpulkan bahwa masker peel off ekstrak daun kemangi paling efektif terhadap Propionibacterium acne yang termasuk dalam kategori efek antibakteri kuat. Kata kunci : Ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum), Masker Peel-off, Anti-jerawat, Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis
UJI EFEK ANTIDIARE INFUSA KOMBINASI DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) DAN PEGAGAN (Centella asiatica (L). Urban) TERHADAP TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI DENGAN CASTOR OIL: EVALUATION OF ANTIDIARRHEAL EFFECT OF COMBINATION OF PAPAYA LEAVES (Carica papaya L.) AND PEGAGAN (Centella asiatica L. Urban) INFUSUM IN RATS INDUCED BY CASTOR OIL Kukuh Elsa Yunia Putri; Chondrosuro Miyarso; Husnul Khuluq
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.218

Abstract

Diare merupakan pola buang air besar tidak normal yang ditandai dengan frekuensi yang meningkat dan konsistensi tinja yang menurun. Indonesia adalah negara beriklim tropis yang subur akan tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai obat diare, di antaranya yaitu daun pepaya (Carica papaya L.) dan herba pegagan (Centella asiatica (L). Urban). Tujuan penelitian ini yaitu untuk membuktikan efek antidiare dari infusa kombinasi daun dan herba pegagan terhadap tikus putih jantan galur wistar yang telah diinduksi dengan Castor Oil (Oleum Ricini). Tikus dibagi menjadi 9 kelompok: kelompok kontrol negatif diberi Castor oil (Oleum Racini), kontrol positif diberi tanin, 5 kelompok uji infusa kombinasi daun pepaya dan herba pegagan dengan lima perbandingan setiap dosis yang diberikan secara oral, kelompok uji infusa daun pepaya tunggal, dan kelompok uji infusa herba pegagan. Hasil penelitian menunjukkan infusa daun pepaya dapat memperbaiki konsistensi feses, infusa kombinasi dengan perbandingan 1:1 dapat mengurangi frekuensi defekasi, dan infusa kombinasi dengan perbandingan 1:2 dapat mengurangi berat feses. Uji fitokimia pada kedua infusa pepaya dan herba pegagan menunjukkan positif tanin Kesimpulan penelitian ini yaitu hasil semua kelompok perlakuan menghasilkan perbedaan yang signifikan yang ditunjukkan semua kelompok perlakuan (infusa kombinasi daun pepaya dan pegagan, infusa daun pepaya, infusa herba pegagan) memiliki efek antidiare dalam menurunkan frekuensi defekasi dengan hasil terbaik pada perbandingan 1:1, konsistensi feses dengan hasil terbaik pada perbandingan 1:2, dan berat feses dengan hasil terbaik yaitu infusa daun pepaya.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DI DUSUN SIAGA KELURAHAN SUNGAI RAYA TENTANG OBESITAS SENTRAL: OVERVIEW OF COMMUNITY KNOWLEDGE LEVELS IN SIAGA HAMLET, SUNGAI RAYA VILLAGE ABOUT CENTRAL OBESITY heny puspa; Weni Puspita; Dian Katikasari; Sinta
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.219

Abstract

Obesitas sentral adalah kondisi kelebihan lemak pada bagian perut. Prevalensi obesitas sentral di Indonesia menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 pada penduduk umur ? 15 tahun mengalami peningkatan dalam beberapa tahun. Pada tahun 2007 prevalensi obesitas sentral sebesar 18,8%. Pada tahun 2013 prevalensi obesitas sentral sebesar 26,6% dan pada tahun 2018 prevalensi obesitas sentral sebesar 31,0%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat di Dusun Siaga Kelurahan Sungai Raya tentang obesitas sentral pada ibu-ibu rumah tangga. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu dengan metode deskriptif dengan pendekatan prospektif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh pada ibu-ibu rumah tangga di Dusun Siaga Desa Sungai Raya RT 10 RW 06 sebanyak 45 orang. Pengukuran yang dilakukan meliputi lingkar pinggang dengan menggunakan pita ukur meteran dan pengetahuan responden dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian yang diperoleh diolah menggunakan uji analisis statistic deskriptif. Hasil analisis statistic deskriptif mengenai obesitas sentral menunjukkan bahwa lebih banyak responden yang memiliki pengetahuan kurang dengan persentase sebanyak 22 orang (48,9%), pengetahuan yang cukup sebanyak 17 orang (37,8%) dan pengetahuan yang baik sebanyak 6 orang (13,3%). Berdasarkan  hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat Dusun Siaga Kelurahan Sungai Raya tentang obesitas sentral masih kurang. Kata kunci: Gambaran, pengetahuan, obesitas sentral.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) ASAL DAERAH SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT: ANTIOXIDANT ACTIVITY OF ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) CALYX EXTRACTS FROM REGION OF SUKABUMI WEST JAVA PROVINCE Mareetha Zahra S; Iin Indawati; Intan Singgih
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.220

Abstract

ABSTRAK Kelopak bunga rosela mengandung senyawa bioaktif dengan kadar antosianin yang tinggi. Antosianin termasuk golongan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan alami. Rosela merah tumbuh tersebar diseluruh Indonesia salah satunya didaerah Sukabumi yang memiliki struktur tanah dengan ketinggian 584 mdpl yang cukup untuk memenuhi syarat tumbuhnya rosela dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dengan menggunakan pereaksi DPPH(1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) dengan parameter IC50. Kelopak bunga rosela diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak kelopak bunga rosela dibuat dengan konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, 400 ppm, 800 ppm, 1200 ppm dan uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan IC50 ekstrak kelopak bunga rosela merah 581,5 ppm sedangkan larutan pembanding vitamin C dihasilkan nilai IC50 11,23 ppm. Kata Kunci: Ekstrak rosela, aktivitas antioksidan, DPPH, Sukabumi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN TERHADAP WAKTU KESEMBUHAN PENYAKIT SCABIES PADA SANTRI DI YAYASAN ISLAM AL-SYA’IRIYAH: THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE LEVELS AND COMPLIANCE WITH SCABIES HEALING TIME IN SANTRI AT THE AL-SYA'IRIYAH ISLAMIC khabibatul khikmah; Ainun Muthoharoh; Wulan Agustin Ningrum3; St. Rahmatullah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.221

Abstract

Penyakit Scabies (kudis) merupakan salah satu penyakit kulit yang sering dijumpai dan kurang diperhatikan oleh para santri di Pondok Pesantren. Mereka menganggap kebiasaan dalam menjaga kebersihan diri sudah cukup dan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan khususnya penyakit kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan pengobatan terhadap waktu kesembuhan penyakit scabies pada santri di Yayasan Islam Al-Sya’iriyah. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional. Hasil penelitian ini menujukkan tingkat pengetahuan yang baik (74,2%) dan tingkat kepatuhan pengobatan santri yang patuh sebanyak (62,2%). Pada penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan waktu kesembuhan penyakit scabies dan adanya hubungan antara pengetahuan dengan waktu kesembuhan penyakit scabies dengan probilitas Chi Square sebanyak 0,000 < 0,05. Kata kunci : Kepatuhan; kesembuhan; pengetahuan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI OBAT ANTINYERI DI KECAMATAN ULUJAMI KABUPATEN PEMALANG: RELATIONSHIP LEVEL OF KNOWLEDGE TO ANTI PAIN DRUG SWAMEDICATION BEHAVIOR ULUJAMI DISTRICT, PEMALANG REGENCY Opi Nuriska Rais Rutini; Ainun Muthoharoh; Wulan Agustin Ningrum; Yulian Wahyu Permadi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.223

Abstract

Nyeri merupakan sensasi yang mengindikasi bahwa tubuh sedang mengalami kerusakan jaringan, inflamasi, atau kelainan yang lebih berat seperti difungsi sistem saraf. Beberapa penelitian membuktikan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat sangat berhubungan dengan penggunaan obat antinyeri atau analgesik secara rasional. Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan upaya masyarakat untuk mengatasi nyeri yang terjadi terutama secara akut atau mendadak. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi obat anti nyeri di masyarakat pesisir Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang.Penelitian ini menggunakan teknik purpose sampling. Responden diambil dengan rumus slovin berjumlah 100 sampel dengan pengambilan 20 responden untuk 1 desa. Dari hasil penelitian didapatkan data tingkat pengetahuan di Kecamatan Ulujami 85% dengan kategori cukup dan untuk perilaku swamedikasi obat anti nyeri didapatkan data sebanyak 78% dengan kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi obat anti nyeri di kalangan masyarakat sekitar pesisir Kecamatan Ulujami. Saran diharapkan untuk masyarakat sekitar pesisir lebih baik dalam penggunaan obat anti nyeri. Kata kunci : Masyarakat Pesisir, Obat Anti Nyeri, Swamedikasi

Page 1 of 1 | Total Record : 10