cover
Contact Name
Oktariani Pramiastuti
Contact Email
jurnalkunir@bhamada.ac.id
Phone
+6285640253017
Journal Mail Official
jurnalkunir@bhamada.ac.id
Editorial Address
Program Studi Farmasi Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Bhamada Slawi Jl. Cut Nyak Dien No.16, Kalisapu, Kec. Slawi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Kunir: Jurnal Farmasi Indonesia (KJFI)
ISSN : -     EISSN : 3025907X     DOI : https://doi.org/10.36308/kjfi.v1i1
Core Subject : Health, Science,
Kunir: Jurnal Farmasi Indonesia (KJFI) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Farmasi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi yang bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). KJFI diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan Juli dan November. KJFI menerima naskah tentang hasil penelitian laboratorium, lapangan, mini review, surat kepada editor, dan studi kasus yang berhubungan dengan bidang kefarmasian (Farmakoterapi, Farmasi Klinis, Farmasetika dan Teknologi Farmasi, Analisis Farmasi, Biologi Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, Manajemen Farmasi, Farmakoekonomi, Farmakologi, Farmasi Lingkungan, Fiotkimia, Biokimia, Kimia Farmasi, Kimia Bahan Alam, Sintesis Senyawa Obat, Pengobatan Herbal, Bioteknologi, Nanoteknologi). Naskah yang dimuat merupakan hasil seleksi dan disetujui oleh Dewan Redaksi dan belum pernah dimuat di jurnal lain.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2023): NOVEMBER" : 6 Documents clear
Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ekstrak Etanol Biji Chia (Salvia hispanica) terhadap Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Aloksan Patricia Alfayu Velix; Wiwin Herdwiani; Ismi Puspitasari
KUNIR: JURNAL FARMASI INDONESIA Vol 1 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Farmasi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/kjfi.v1i2.551

Abstract

Hiperglikemia adalah kondisi terjadinya peningkatan kadar glukosa darah tubuh karena insulin tidak digunakan atau diproduksi secara efektif oleh sel β pankreas yang ditandai dengan kadar glukosa darah ≥200 mg/dL. Pengobatan alternatif dengan bahan alam yang dapat digunakan adalah biji chia. Biji chia (Salvia hispanica) mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang berpotensi menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antihiperglikemia dan dosis efektif ekstrak etanol biji chia terhadap tikus yang diinduksi aloksan. Ekstrak etanol biji chia diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut alkohol 96%. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus terbagidalam 5 kelompok perlakuan. Kelompok I (kontrol hiperglikemia) pemberian Na.CMC 0,5%, kelompok II (kontrol obat) pemberian glibenklamid 0,45/kgBB tikus, kelompok III-V sebagai kelompok uji ekstrak etanol biji chia dengan dosis 50 mg; 100 mg; 200 mg/kgBB tikus. Kemudian data kadar glukosa darah diukur pada hari ke-12 dan hari ke-19. Selanjutnya data dianalisis statistika dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol biji chia memiliki aktivitas antihiperglikemia pada tikus putih jantan yang diinduksi aloksan. Dosis ekstrak etanol biji chia yang efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada tikus dengan kondisi hiperglikemia terinduksi aloksan adalah dosis 50 mg/kgBB tikus.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Lip balm Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L) dengan Variasi Beeswax Nurul Tri Budiarti; Nurista Dida Ayuningtyas; Agustina Putri Pitarisa
KUNIR: JURNAL FARMASI INDONESIA Vol 1 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Farmasi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/kjfi.v1i2.552

Abstract

Kulit bibir memerlukan antioksidan untuk melindungi dari paparan sinar UV dan melembabkan bibir. Ekstrak bunga telang diketahui memiliki aktivitas antioksidan, oleh karena itu dapat dimanfaatkan dalam pembuatan sediaan lip balm. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan sediaan lip balm dengan variasi ekstrak bunga telang dan beeswax. Pada pembuatan dilakukan 3 formulasi dengan variasi ekstrak bunga telang : beeswax F1 (6:7,5), F2 (8:10), dan F3 (10:15). Hasil evaluasi fisik organoleptis menunjukkan F3 memiliki bentuk yang keras, uji homogenitas sediaan homogen dan tercampur merata. Uji daya sebar sediaan pada F3 paling rendah dengan hasil rata-rata 4,56+0,15 cm. Uji daya lekat F3 yang paling tinggi dengan hasil rata-rata 32,95+2,934 detik. Hasil uji pH pada ketiga formula memiliki pH yang memenuhi rentang pH bibir. Uji titik lebur terdapat F1 yang paling rendah dibandingkan dengan F2 dan F3 dengan hasil rata-rata 58,33+1,53OC. Pada uji daya oles dihasilkan sediaan lip balm dapat memberikan efek mengkilap.
Pengaruh Metode Pengemasan terhadap Kadar Protein pada Tempe Desi Sri Rejeki; Agung Nur Cahyanta; Sintiya Ayu Musiyam
KUNIR: JURNAL FARMASI INDONESIA Vol 1 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Farmasi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/kjfi.v1i2.555

Abstract

Protein merupakan salah satu sumber energi yang amat penting bagi tubuh yang dapat diperoleh dari olahan makanan berupa tempe. Kemasan yang umum digunakan untuk membungkus tempe yaitu menggunakan daun pisang dan plastik. Penggunaan kemasan dalam proses fermentasi akan mempengaruhi kadar protein dari tempe yang diproduksi. Faktor yang mempengaruhinya adalah faktor koreksi lingkungan yang dibentuk oleh kemasan selama proses fermentasi dan reaksi yang mungkin terjadi antara bahan yang difermentasikan dengan komponen kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan kadar protein pada tempe dengan pengemasan yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Lowry. Hasil analisis kadar protein pada tempe kemasan daun pisang sebesar 5,1624% dan tempe kemasan plastik sebesar 4,3291%. Perbedaan ini diuji dengan uji Paired Samples T-Test dengan hasil sig = 0,001 (sig<0,05) yang artinya jenis metode analisis memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar protein.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol dan Fermentat Isolat Fungiendofit dari Dengen (Dillenia serrata Thunb.) Mutmainnah Siradjuddin; Rachmat Kosman; Rusli Rusli
KUNIR: JURNAL FARMASI INDONESIA Vol 1 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Farmasi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/kjfi.v1i2.557

Abstract

Angka kematian pasien di Indonesia yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri telah mencapai lebih dari 50% kasus infeksi. Salah satu yang menyebabkan karena banyaknya pasien yang sudah mengalami resistensi terhadap antibiotik. Banyak usaha yang telah dilakukan untuk melawan bakteri patogen, antara lain dengan upaya penemuan senyawa yang mampu membunuh dan menghambat bakteri. Buah dengen (Dillenia seratta Thunb.) adalah buah yang mengandung senyawa metabolit sekunder meliputi senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, polifenol dan triterpenoid yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk dapat menentukan aktivitas antibakteri dari ekstrak buah dengen. Hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah dengen (Dillenia serrata Thunb.) diperoleh bercak dan zona hambat pada nilai Rf 0,98 dan 0,45 pada bakteri Escherichia coli, nilai Rf 0,90 0,45 dan 0,05 pada bakteri Shigella dysentriae, nilai Rf 0,90 0,45 dan 0,05 pada bakteri Salmonella typhii dan nilai Rf 0,98 0,45 dan 0,05 pada bakteri Vibrio cholerae, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol buah dengen (Dillenia serrata Thunb.) memiliki aktivitas antibakteri berdasarkan hasil pengujian dengan melihat zona hambatnya.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Buah, Bunga dan Daun Pucuk Merah (Syzygium paniculatum Gearth) dengan Metode DPPH Dienda Melani Rizqi Nur Isnaeni; Ery Nourika Alfiraza; Oktariani Pramiastuti
KUNIR: JURNAL FARMASI INDONESIA Vol 1 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Farmasi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/kjfi.v1i2.558

Abstract

Pucuk merah merupakan tanaman hias yang tergolong dalam famili Myrtacea, Beberapa ekstrak tanaman memiliki senyawa antioksidan seperti fenolik, flavonoid yang lebih efektif, lebih aman dan berpotensi sebagai antioksidan alami. Ekstraksi etanol pada buah, bunga dan daun pucuk merah menggunakan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak buah, bunga dan daun pucuk merah (Syzygium paniculatum Gearth) dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazi) dan diukur serapannya pada panjang gelombang 515,5 nm dengan konsentrasi ekstrak yaitu 100, 200, 400 dan 800 ppm. Hasil aktivitas antioksidan didapatkan dari Inhibitory Concentration (IC50). Nilai IC50 yang didapatkan dari ekstrak buah adalah 7318 ppm, ekstrak daun sebesar 337 ppm, ekstrak bunga sebesar 513 ppm sedangkan pada vitamin C sebesar 4,72 ppm. Aktivitas antioksidan ketiga sampel tergolong antioksidan lemah (>150 ppm). Hasil analisis data menggunakan Uji One Way Anova menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara buah, bunga dan daun pucuk merah (sig <0,05).
Review; Fitokimia dan Potensi Penggunaan Psidium guajava sebagai Antibakteri Tutik Wuryandari; Nur Rahmah Hidayati; Ikrima Khaerun Nisa
KUNIR: JURNAL FARMASI INDONESIA Vol 1 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Farmasi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/kjfi.v1i2.560

Abstract

Jambu biji (Psidium guajava) merupakan tanaman yang sangat mudah ditemui di Indonesia. Tanaman ini memiliki segudang manfaat kesehatan karena memiliki berbagai macam kandungan metabolit sekunder di dalamnya. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui kandungan fitokimia yang terdapat di dalam tanaman jambu biji dan aktivitas antimikrobanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui penelusuran mesin pencarian Google scholar baik jurnal nasional maupun jurnal internasional dari tahun 2010-2021. Studi ini menujukkan bahwa jambu biji memiliki kandungan nutrisi yang cukup kompleks. Aktivitas antioksidannya mampu untuk mengobati berbagai macam penyakit, dan memiliki sifat antimikroba baik untuk bakteri Gram positif maupun Gram negatif

Page 1 of 1 | Total Record : 6