cover
Contact Name
Oktariani Pramiastuti
Contact Email
jurnalkunir@bhamada.ac.id
Phone
+6285640253017
Journal Mail Official
jurnalkunir@bhamada.ac.id
Editorial Address
Program Studi Farmasi Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Bhamada Slawi Jl. Cut Nyak Dien No.16, Kalisapu, Kec. Slawi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Kunir: Jurnal Farmasi Indonesia (KJFI)
ISSN : -     EISSN : 3025907X     DOI : https://doi.org/10.36308/kjfi.v1i1
Core Subject : Health, Science,
Kunir: Jurnal Farmasi Indonesia (KJFI) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Farmasi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi yang bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). KJFI diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan Juli dan November. KJFI menerima naskah tentang hasil penelitian laboratorium, lapangan, mini review, surat kepada editor, dan studi kasus yang berhubungan dengan bidang kefarmasian (Farmakoterapi, Farmasi Klinis, Farmasetika dan Teknologi Farmasi, Analisis Farmasi, Biologi Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, Manajemen Farmasi, Farmakoekonomi, Farmakologi, Farmasi Lingkungan, Fiotkimia, Biokimia, Kimia Farmasi, Kimia Bahan Alam, Sintesis Senyawa Obat, Pengobatan Herbal, Bioteknologi, Nanoteknologi). Naskah yang dimuat merupakan hasil seleksi dan disetujui oleh Dewan Redaksi dan belum pernah dimuat di jurnal lain.
Articles 41 Documents
Uji Aktivitas Antiinflamasi Krim Ekstrak Daun Teh-Tehan (Acalypha siamensis) pada Mencit Putih Jantan dengan Metode Granuloma Pouch Sabrina Nur Azizah; Girly Risma Firsty; Rima Harsa Atqiya Alquraisi
KUNIR: JURNAL FARMASI INDONESIA Vol 4 No 1 (2026): JULI
Publisher : Program Studi Farmasi (S-1), Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/kjfi.v4i1.1053

Abstract

Inflamasi merupakan suatu proses peradangan yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada tubuh sehingga diperlukan sediaan topikal yang efektif. Daun teh-tehan (Acalypha siamensis) berpotensi sebagai bahan alami antiinflamasi karena mengandung senyawa flavonoid dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan mutu fisik sediaan krim ekstrak etanol daun teh-tehan serta konsentrasi yang paling efektif dalam menekan inflamasi pada mencit putih jantan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan empat formula sediaan krim dengan variasi konsentrasi ekstrak daun teh-tehan yaitu F0 (0%), FI (5%), FII (10%), dan FIII (20%). Sediaan diuji mutu fisik meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, dan viskositas, serta uji aktivitas antiinflamasi melalui metode granuloma pouch yang diinduksi karagenan 2% selama 4 hari. Hasil penelitian menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan topikal dan stabil selama penyimpanan. Hasil uji antiinflamasi menunjukkan adanya respon bergantung dosis (dose-dependent response), di mana konsentrasi 20% (FIII) memberikan efektivitas penurunan diameter radang dan volume eksudat yang paling baik di antara seluruh kelompok uji, serta tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif (p > 0,05). Ekstrak daun teh-tehan dapat diformulasikan menjadi sediaan krim yang memenuhi persyaratan mutu fisik, dengan konsentrasi 20% (FIII) sebagai konsentrasi yang paling optimal dalam memberikan aktivitas antiinflamasi.