cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
isihumor@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
isihumor@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan RT/RW 004/002 Desa Lorong Kecamatan Sambas
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV putra publisher
ISSN : 29855454     EISSN : 29855454     DOI : https://doi.org/10.58540/isihumor.v2i1.494
Social Sciences: Anthropology, Asian Studies, Economics and Management, Education, Communication, Demography, Development, Gender Studies, Government & Public Policy, Human Ecology, International Relations, Media Studies, Peace and Conflict, Library Science, Political Science, Science, Technology & Society, Sociology, Ethics, Government Administration, Health, Humanities: Cultural Studies, Religion, History, Human Geography, Linguistics, Philosophy, Religion, Performing Arts (music, theater & dance).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 344 Documents
The Influence Of The Project Based Learning (PJBL) Model On Learning Outcomes Students' Science Learning On The Material Of Harmony In Ecosystems Class V Ripka Simangunsong; Muktar B. Panjaitan; Nancy Angelia Purba
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i4.2254

Abstract

This study aims to determine the effect of the Project Based Learning (PjBL) model on students’ IPAS learning outcomes in grade V at SD Negeri 091608 Sinaksak. The research sample consisted of 25 students with the topic of ecosystem harmony. The research instrument was 25 multiple-choice questions that had been tested for validity and reliability. Data were collected through pretest and posttest to measure students’ initial and final abilities. Data analysis was conducted using the normality test and paired sample t-test. The results of the hypothesis test showed a significant difference between pretest and posttest scores with a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 < 0.05. In addition, there was an average increase in learning outcomes of 31.120. Therefore, it can be concluded that the Project Based Learning (PjBL) model h
Analysis Development Tourist Pardede Onan in Regency Toba Based on The Pentahelix Model Roro Purwanti; Afra Naila Radhwa; Tri Handayani Simanjuntak; Khairunnisa Naurah Yusuf; Olivia Kristiani Hutabarat; Wan Aalia; Azmi Alrasyid Syahalam; Liyushiana Liyushiana
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i4.2293

Abstract

Tourism development has become an important sector in supporting regional economic growth, including in Pardede Onan, Toba Regency, which has local potential but has not been optimally managed. This study aims to analyze tourism development in Pardede Onan using the pentahelix model and to identify the role of stakeholders based on the power- interest grid approach. The research method used is mixed methods with a sequential explanatory approach, where quantitative data were collected through surveys to measure stakeholders' power and interest, followed by qualitative data through interviews and observations to deepen the analysis. The results show that tourism development in Pardede Onan involves five main stakeholders: government, academics, business actors, community, and media. The government has the highest level of power, while the community, business actors, and government have high interest. Meanwhile, academics and media tend to have lower levels of interest and power. The imbalance between power and interest among stakeholders indicates that collaboration has not been optimal. Therefore, strengthening stakeholder involvement, especially those with high interest but low power, is necessary to support more effective, inclusive,
Fenomena Angin Janda: Pergeseran Peran Istri dan Dinamika Sosial-Ekonomi Nelayan Desa Bongo (2008-2019) Milanda Dukalang; Tonny Iskandar Mondong; Irvan Tasnur
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i4.2307

Abstract

Cuaca ekstrem musiman di kawasan pesisir berdampak signifikan bagi kehidupan masyarakat nelayan. Di Desa Bongo, Kabupaten Gorontalo, nelayan lokal menghadapi fenomena "Angin Janda", yakni istilah lokal untuk hembusan angin musim timur dan barat daya yang destruktif di perairan Teluk Tomini. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi latar belakang fenomena Angin Janda, pergeseran peran istri nelayan akibat krisis tersebut, serta dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkannya pada rentang 2008-2019. Menggunakan metode sejarah (heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi), pengumpulan data bersandar pada penelusuran arsip kebencanaan desa (2008), dokumen RPJM, dan pemberitaan lampau. Data primer digali melalui wawancara mendalam terhadap 13 informan kunci yang terdiri dari nelayan aktif, istri nelayan, keluarga korban, dan aparatur desa yang dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan langsung mereka. Verifikasi keabsahan informasi dilakukan melalui kritik silang (triangulasi) antara memori kolektif informan dengan arsip tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena Angin Janda memaksa nelayan berhenti melaut, yang memicu anjloknya pendapatan harian secara drastis dari Rp500.000 menjadi Rp50.000. Krisis finansial musiman ini merombak batasan gender; para istri bertransformasi menjadi penopang utama ekonomi keluarga melalui usaha mandiri seperti berjualan kue beapong, membuka warung, dan menjadi buruh cuci. Secara sosial, fenomena ini merusak fisik pemukiman dan menelan korban jiwa. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan sejarah sosial tentang bagaimana krisis ekologis memicu pembentukan resiliensi dan kemandirian ekonomi perempuan pesisir yang selama ini luput dari historiografi maritim Gorontalo.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Minat Pembelian Ulang Melalui Kepuasan dan Nilai yang Dirasakan Pada Konsumen Toko Online Facebook Dheni Dwi Pangestuti; Triani Patra Pertiwi; Nidia Wulan Sari
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2308

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap minat pembelian ulang konsumen pada toko online Facebook dengan kepuasan dan nilai yang dirasakan sebagai variabel pemediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas dan metode survei. Responden penelitian berjumlah 110 mahasiswi Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon yang pernah melakukan pembelian melalui toko online menggunakan Facebook sekurang-kurangnya satu kali dalam tiga bulan terakhir. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert tujuh tingkat dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan AMOS. Analisis mencakup evaluasi model pengukuran, kesesuaian model, hubungan struktural, serta pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen (CR = 5,349; p < 0,001) dan nilai yang dirasakan (CR = 8,045; p < 0,001). Kualitas pelayanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian ulang (CR = 3,073; p = 0,002). Selanjutnya, kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian ulang (CR = 2,982; p = 0,003), sedangkan nilai yang dirasakan berpengaruh positif terhadap kepuasan (CR = 4,019; p < 0,001) dan minat pembelian ulang (CR = 2,452; p = 0,014). Pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan dan nilai yang dirasakan berperan sebagai mediator dalam hubungan antara kualitas pelayanan dan minat pembelian ulang. Temuan ini menunjukkan bahwa minat pembelian ulang tidak hanya dipengaruhi secara langsung oleh kualitas pelayanan, tetapi juga melalui evaluasi kepuasan serta keseimbangan antara manfaat dan pengorbanan konsumen. Implikasinya, pengelola toko online perlu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menciptakan pengalaman transaksi yang memuaskan dan memberikan nilai yang sepadan bagi konsumen
Politik Hukum Pengaturan Pidana Denda Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional (KUHP Baru) Ismail Marzuki; Auliatun Nisyak
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i4.2312

Abstract

Pengaturan pidana denda dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) lama menggunakan nominal tetap yang tidak lagi adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi dan kebutuhan pembaruan sistem pemidanaan. Sejumlah penelitian terdahulu telah mengkaji pidana denda dalam konteks tindak pidana tertentu, pembaruan sistem pemidanaan, dan pedoman pemidanaan, tetapi belum secara khusus mengintegrasikan arah kebijakan legislasi, kebijakan kriminal, dan kebijakan pemidanaan dalam menganalisis politik hukum reformulasi pidana denda dalam KUHP Nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis politik hukum pengaturan pidana denda dalam KUHP Baru sebagai bagian dari pembaruan hukum pidana nasional serta implikasinya terhadap efektivitas sistem pemidanaan di Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis. Sumber hukum primer utama adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, khususnya Pasal 51, Pasal 54, Pasal 65 ayat (1), dan Pasal 79 sampai dengan Pasal 83 mengenai tujuan dan pedoman pemidanaan, kedudukan pidana denda, kategori denda, kemampuan ekonomi terdakwa, pembayaran, penagihan, dan pidana pengganti. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif melalui penafsiran hukum dan argumentasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik hukum pidana denda dalam KUHP Baru mencerminkan pergeseran kebijakan pemidanaan dari model denda dengan nominal tetap menuju sistem yang lebih terstruktur, adaptif, fleksibel, dan berorientasi pada individualisasi pidana. Pergeseran tersebut diwujudkan melalui sistem kategori denda, pertimbangan kemampuan ekonomi terdakwa, mekanisme pembayaran secara bertahap, serta pengaturan penagihan dan pidana pengganti. Temuan ini menunjukkan bahwa reformulasi pidana denda memperkuat kedudukannya sebagai alternatif pidana penjara dan mendukung penerapan pemidanaan yang lebih proporsional terhadap kondisi pelaku. Secara normatif, pengaturan tersebut berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pidana penjara, tetapi efektivitasnya tetap bergantung pada ketersediaan pedoman teknis, standar penilaian kemampuan ekonomi, dan konsistensi penerapan oleh aparat penegak hukum.  
Pengoptimalan Humas PT Indako Trading Coy Dalam Membangun Citra Positif di Media Sosial Rifky Rinanda Lubis; Nursapiah Harahap
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i4.2323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengoptimalan humas PT Indako Trading Coy dalam membangun citra positif perusahaan melalui media sosial serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan dua informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu Humas/Digital Marketing dan Branch Manager PT Indako Trading Coy. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas PT Indako Trading Coy telah mengoptimalkan pemanfaatan media sosial melalui penyampaian informasi yang akurat, pengelolaan media sosial yang terencana, komunikasi dua arah dengan masyarakat, serta publikasi aktivitas perusahaan secara konsisten sehingga mampu membangun citra positif perusahaan. Penelitian ini juga menemukan hambatan berupa koordinasi internal, pengelolaan konten, dan komunikasi dengan masyarakat yang memiliki kebutuhan informasi yang beragam. Hambatan tersebut dapat diminimalkan melalui koordinasi yang efektif, pengelolaan media sosial yang terencana, dan komunikasi yang responsif. Temuan penelitian memperkuat penerapan Teori Stimulus–Organism–Response (S-O-R) dalam menjelaskan proses pembentukan citra positif melalui media sosial.
Penerapan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Sejarah: Kendala dan Upaya Guru SMA Terpadu Wira Bhakti Salma; Sutrisno Mohamad; Ismaul Fitroh
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i4.2324

Abstract

Pembelajaran sejarah membutuhkan pendekatan inovatif agar peserta didik terlibat aktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran sejarah di SMA Terpadu Wira Bhakti, serta mengidentifikasi kendala operasional dan upaya strategis guru dalam mengatasinya. Menggunakan desain kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan dari guru dan siswa melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui prosedur interaktif Miles dan Huberman, serta divalidasi menggunakan triangulasi dan member checking. Temuan menunjukkan bahwa penerapan PBL secara sistematis terbukti efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan partisipasi siswa. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, kepasifan sebagian siswa, dan kesulitan pendidik merancang masalah historis yang tepat. Untuk mengatasinya, guru melakukan optimalisasi manajemen kelas, kontekstualisasi masalah, variasi media, serta memberikan pendampingan dan motivasi langsung. Menjawab minimnya kajian empiris penerapan PBL pada konteks Kurikulum Merdeka, penelitian ini berkontribusi praktis sebagai referensi bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran sejarah yang adaptif dan menjadi landasan sekolah untuk peningkatan mutu akademik berbasis pemecahan masalah.          
Hubungan Self-Compassion Dengan Resiliensi Pada Remaja Panti Asuhan di Kota Pematang Siantar Roulina Sitanggang; Togi Fitri Afriani Ambarita
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i4.2331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Self-Compassion Dengan Resiliensi Pada Remaja Panti Asuhan Di Kota Pematang Siantar. Penelitian ini menggunakan metode korelasional, yang bertujuan untuk melihat hubungan antarvariabel dengan menggunakan koefisien korelasi . Subjek penelitian berada pada rentang usia 12–21 tahun.Berdasarkan hasil penelitian tentang hubungan antara self-compassion dengan resiliensi pada remaja panti asuhan di Kota Pematang Siantar, maka dapat dibuat beberapa kesimpulan sebagai berikut:Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-compassion dengan resiliensi pada remaja panti asuhan. Hal ini menunjukkan bahwa self-compassion merupakan salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan kemampuan individu untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit dari berbagai kesulitan yang dihadapi. Dengan kata lain, semakin baik kemampuan individu dalam memperlakukan diri secara positif dan penuh penerimaan, maka semakin baik pula tingkat resiliensinya
Fenomena Brain Rot di Era Gulir Tanpa Henti: Studi Deskriptif Tentang Kebiasaan Scrolling Media Sosial Pada Mahasiswa Diya Fauziyah Ramadhani; Diva Ilafi Kustiwa; Afidati Hilwa Ibtisamah; Nia Nurhasanah; Idam Mustofa
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i1.2332

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa berinteraksi dengan informasi. Salah satunya adalah dengan scrolling media sosial yang tidak berhenti. Fenomena ini melahirkan istilah "brain rot" yang menggambarkan kondisi mental dan intelektual yang menurun disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi konten digital, terutama konten yang tidak penting dan tidak membutuhkan pemrosesan kognitif yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebiasaan scrolling media sosial pada mahasiswa serta memahami fenomena brain rot dan dampaknya terhadap proses belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian mahasiswa UNIDA Gontor menggunakan teknik purposive. Analisis data melalui tahap reduksi data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan scrolling media sosial dalam durasi yang lama berhubungan dengan meningkatnya distraksi, menurunnya konsentrasi, kebutuhan untuk melarikan diri dari tekanan tugas, dan kejenuhan setelah belajar. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya literasi digital dan regulasi diri dalam penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa yang membutuhkan kemampuan kognitif yang kuat dalam membaca dan berpikir kritis.
Implementasi Gerakan Sekolah Sehat sebagai Strategi Manajemen Kesejahteraan Peserta Didik: Netnografi pada Media Digital Fairuz Habibah Imtinan; Nichi Aulia Zahra; Intan Junice; Syarifah; Defi Firmansyah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i1.2335

Abstract

Gerakan Sekolah Sehat (GSS) adalah kebijakan yang dibuat pemerintah yang mengintegrasikan kesehatan peserta didik melalui lima fokus utama, yaitu sehat bergizi, sehat fisik, sehat jiwa, sehat imunisasi, dan sehat lingkungan. Meskipun kajian mengenai GSS telah berkembang, penelitian yang menganalisis implementasinya melalui media digital dengan pendekatan netnografi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) sebagai strategi manajemen kesejahteraan peserta didik melalui media digital resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi untuk mengkaji berbagai artefak digital yang dipublikasikan melalui website resmi, Instagram, YouTube, dan publikasi digital sekolah selama periode penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi digital, dokumentasi, serta analisis tematik terhadap konten yang berkaitan dengan lima fokus utama GSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital berperan sebagai instrumen komunikasi kebijakan, sarana diseminasi praktik baik, ruang pembentukan budaya sekolah sehat, serta tempat penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan pendidikan. Kelima fokus GSS juga direpresentasikan sebagai aspek yang mendukung kesejahteraan peserta didik secara holistik. Selain itu, media digital mendukung implementasi GSS sebagai strategi manajemen kesejahteraan peserta didik melalui penyebaran informasi yang sistematis dan partisipatif. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas pemanfaatan netnografi pada kajian manajemen pendidikan serta memberikan rekomendasi bagi penguatan komunikasi digital dalam implementasi kebijakan pendidikan, pembelajaran antarsekolah, kolaborasi, dan budaya sekolah sehat yang berkelanjutan.