cover
Contact Name
-
Contact Email
ijphn@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijphn@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition
ISSN : 27984265     EISSN : 27769968     DOI : https://doi.org/10.15294/ijphn
Core Subject : Health,
IJPHN published 3 numbers in 1 volume. Published in March, July and November. IJPHN is published by the Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang in collaboration with the Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Pusat.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024)" : 15 Documents clear
Formulasi Snack Bar Berbahan Dasar Tepung Kedelai (Glycine max L.) dan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata Durch) Sebagai Makanan Alternatif Sumber Energi Maulida Majid, Syahrina; Farida, Eko
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v4i2.9713

Abstract

Latar Belakang: Gizi kurang merupakan penyebab tingginya angka kematian pada dewasa, salah satunya dipengaruhi perilaku konsumsi selingan yang minim zat gizi. Padahal pemenuhan kebutuhan gizi untuk permasalahan gizi kurang sebenarnya dapat didukung dengan mengonsumsi selingan. Tujuan dari penelitian ini adalah memformulasikan snack bar tinggi energi yang dapat diterima oleh masyarakat dengan memanfaatkan potensi gizi kedelai dan labu kuning.Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel bebas dalam penelitian adalah formulasi snack bar dan variabel terikat meliputi kandungan gizi dan daya terima snack bar. Sampel snack bar terdiri dari tiga formulasi dengan perbandingan tepung kedelai dan tepung labu kuning 75%:25%, 50%:50%, dan 25%:75%. Analisis uji kandungan gizi meliputi kadar abu, air, protein, lemak, karbohidrat, dan energi menggunakan One-Way ANOVA. Analisis uji daya terima warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan dilakukan dengan Mann-Whitney.Hasil: Produk snack bar dengan kandungan energi paling tinggi adalah F3 yang yang mengandung kadar abu 2,53%, kadar air 30,62%, protein 14,45%, lemak total 17,09%, karbohidrat 35,30%, dan energi total 352,83 kkal/100 gram. Hasil uji daya terima warna paling disukai adalah F3, parameter aroma F1, serta aspek rasa dan tekstur F3.Kesimpulan: Terdapat perbedaan pada keseluruhan kandungan gizi, daya terima warna, dan daya terima keseluruhan kenampakan produk.
Analisis Kandungan Gizi dan Daya Terima Nugget Ikan Tenggiri (Scomberomurus Commerson) dengan Substitusi Tepung Jagung (Zea Mays L) Meidia, Syifa
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v4i2.9716

Abstract

Latar Belakang: Ikan tenggiri (Scomberomurus Commerson) merupakan ikan air laut yang tinggi akan protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung jagung terhadap kandungan zat gizi dan daya terima sasaran.Metode: Jensi penelitian ini yaitu eksperimental dengan desain rancangan acak lengkap (RAL) dengan variasi persentase tepung jagung (n=3) F1=10%, F2=20%, dan F3=30%. Pengukuran kadar air dengan metode gravimetri, kadar abu dengan metode pengabuan kering (furnace), protein dengan metode Kjedahl, karbohidrat dengan metode by difference, dan lemak dengan metode soxhlet. Daya terima menggunakan uji hedonik yang melibatkan panelis tidak terlatih 40 siswi SMA Negeri 1 Ketapang. Analisis statistik data menggunakan uji Krusskal Wallis (α<0,05), dan uji lanjut Mann Whitney.Hasil: Hasil rata-rata kandungan gizi per 100 gram nugget ikan tenggiri terpilih (F1) mengandung protein sebanyak 5,54%, lemak 0,95%, karbohidrat 33,29%, kadar abu 1,87%, dan kadar air 58,35%. Daya terima panelis terhadap rasa, aroma, warna, dan tekstur nugget hanya satu formulasi (F1) yang termasuk dalam kriteria yang disukai. Kesimpulan: Rata-rata kandungan gizi pada nugget formulasi F1 per 100 gram yaitu air 58,35%, abu 1,87%, protein 5,54%, lemak 0,95%, dan karbohidrat 33,29%. Formulasi nugget yang paling disukai oleh panelis yaitu formulasi F1 dengan penambahan tepung jagung sebesar 10%.
Status Gizi, Asupan Zat Gizi, dan Stres dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Vegetarian Vidira Sukma Jeni, Vicky; Budiono, Irwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v4i2.9718

Abstract

Latar Belakang: Riskesdas tahun 2010 menyebutkan sebanyak 13,7% wanita Indonesia mengalami gangguan siklus menstruasi, di Jawa Tengah prevalensinya 13,1% yang terjadi paling banyak pada usia remaja. Wanita vegetarian disebut mengalami peningkatan frekuensi gangguan siklus menstruasi 26,5% lebih besar dari wanita non-vegetarian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan status gizi, asupan zat gizi, dan stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja vegetarian.Metode: Jenis penelitian ini yaitu observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Besar sampel yang ditetapkan sebanyak 59 remaja putri vegetarian anggota Indonesia Vegetarian Society (IVS) Regional Semarang usia 15-24 tahun dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, timbangan digital, microtoise, dan buku foto bahan makanan. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji statistik chi-square dan uji fisher.Hasil: Ditemukan sebanyak 37,28% remaja vegetarian mengalami gangguan siklus menstruasi. Ada hubungan yang signifikan antara status gizi (p= 0,004), asupan lemak (p= 0,01), dan asupan zat besi (p= 0,002) dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja vegetarian. Namun, tidak ada hubungan antara asupan protein (p= 0,809) dan stres (p= 0,087) dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja vegetarian.Kesimpulan: Status gizi, asupan lemak, dan asupan zat besi berhubungan dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja vegetarian.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja di BPBD Kota Semarang Mona Indriany Korwa, Viona; Widowati, Evi
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v4i2.9720

Abstract

Latar Belakang: Pekerja Pusdalops BPBD Kota Semarang memiliki keluhan kategori kelelahan fisik seperti nyeri punggung dan bahu, sering merasa haus. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan, tiga pekerja mengalami tingkat kelelahan lelah dan tiga pekerja lainnya mengalami sangat lelah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor (umur, masa kerja, jenis kelamin, dan shift kerja) yang berhubungan terhadap kelelahan kerja.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 36 pekerja. Variabel penelitian ini yaitu usia, masa kerja, jenis kelamin, dan shift kerja dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengukuran kelelahan kerja subjektif menggunakan kuesioner alat ukur perasaan kelelahan kerja (KAUPK2). Data bivariat dianalisis menggunakan uji chi square dan apabila tidak memenuhi syarat dilakukan uji fisher atau uji kolmogorov-smirnov.Hasil: dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara usia dan kelelahan kerja (p = 0,000). Selain itu, tidak ada hubungan antara masa kerja (p = 0,492), jenis kelamin (p = 1,000), dan shift kerja (p = 1,000) terhadap kelelahan kerja.Kesimpulan: Ada hubungan usia dan kelelahan kerja, tidak terdapat hubungan terhadap masa kerja, jenis kelamin, shift kerja dan kelelahan kerja pada pekerja Pusdalops BPBD Kota Semarang.
Cookies Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas L. Poir) sebagai Jajanan Pangan Lokal untuk Anak Usia Sekolah Wulandari, Yunita; Woro Kasmini Handayani, Oktia
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v4i2.9721

Abstract

Latar Belakang: Ubi jalar ungu (Ipomoea Batatas L. Poir) merupakan salah satu jenis ubi jalar yang memiliki kandungan karbohidrat dan komposisi gizi yang baik bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan formulasi cookies ubi jalar ungu terhadap kandungan gizi dan daya terima cookies sebagai jajanan untuk anak usia sekolah.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental design rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga formulasi dengan perbandingan antara puree ubi jalar ungu dengan tepung terigu yaitu F1 (30:70), F2 (50:50), dan F3 (70:30). Analisis kandungan gizi meliputi kadar air, kadar abu, protein, lemak, serat kasar, karbohidrat, dan energi menggunakan One Way ANOVA. Analisis uji daya terima meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur yang diukur menggunakan skala hedonik dan dianalisis menggunakan Mann-Whitney.Hasil: Hasil rata-rata kandungan gizi per 100 gram cookies ubi jalar ungu yang tertinggi yaitu F2 yang mengandung kadar air 9,12%, kadar abu 1,744%, protein 10,56 gram, lemak 12,645 gram, serat kasar 2,947%, karbohidrat 60,78 gram, dan energi 463,008 kkal. Hasil uji yang daya terimanya paling baik dari rata-rata parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur yaitu F3.Kesimpulan: Terdapat perbedaan kandungan gizi secara keseluruhan serta pada daya terima pada parameter warna, tekstur, dan rasa pada cookies ubi jalar ungu.

Page 2 of 2 | Total Record : 15