cover
Contact Name
Rasdi Asmara
Contact Email
lokokadatuo@gmail.com
Phone
+6281356564847
Journal Mail Official
lokokadatuo@gmail.com
Editorial Address
Bamba Buntu, Desa Buntu Buda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Indonesia
Location
Kab. mamasa,
Sulawesi barat
INDONESIA
LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual dan oikumenis
ISSN : -     EISSN : 30474213     DOI : https://doi.org/10.70418/v1xaxy30
Core Subject : Religion, Education,
Ruang lingkup Jurnal LOKO KADA TUO meliputi: 1. Teologi Kontekstual, 2. Biblika, 3. Pendidikan Kristen, 4. Injil dan Kebudayaan, 5. Misi, 3. Filsafat, 4. Pastoral Kristen.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024" : 7 Documents clear
MENJAGA CITRA ALLAH: Gereja Dan Kaum LGBT Riorocky
LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual dan oikumenis Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI MAMASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70418/xbeh2j61

Abstract

Diskursus LGBT semstinya memberi ruang refleksi dengan penuh kerendahan bahwa setiap manusia yang diciptakan Allah memiliki keunikan masing-masing.  Allah menciptakan manusia tanpa membedakan gender supaya manusia terus hidup dalam suatau Persekutuan yang salam tanpa mendeskriminasi satu dengan yang lain. Berdasarkan hal tersebut maka Gereja harus mengelolah suatau Persekutuan tanpa menyudutkan dengan kaum LGBT. Orientasi seksual yang disebabkan oleh biologis dan lingkungan bahkan bukan suatu permintaan yang diminta seseorang ketika lahir, sesuatau yang diterima sebagai sesuatu yang given. Tulisan ini memberi opini kepada gereja yang masi mendeskriminasi kaum LGBT sebagai orang yang berbeda, memang berbeda tetapi mereka adalah Citra Allah yang tidak boleh ditolak dalam suatau peresekutuan yang Allah berikan. Kasih Allah yang trasenden tidak mampu dibatasi oleh perbedaan gender, Allah mengasihi tanpa membeda-bedakan maka setiap ornag yang menerima kasih itu tidak boleh membatasi diri dan membatasi orang lain untuk merasakan kasih Allah.
Kajian Historis-Teologis  Decade To Overcome  Violence Oleh Dewan Gereja-Gereja Se-Dunia Dan Relevansinya Terhadap Teori Multikulturalisme Menurut John Rawls Dan Charles Taylor STEPANUS; MADARHAKAD
LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual dan oikumenis Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI MAMASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70418/2fen0a74

Abstract

Pada dekade 2001-2010, Dewan Gereja-Gereja se-Dunia mencanangkan Decade to Overcome Violence (DOV) sebagai wujud nyata kerinduan sekaligus tanggungjawab gereja mewujudkan harapan dan kebutuhan masyarakat internasional membangun perdamaian dunia berdasarkan keadilan. Dalam hal ini gereja sebagai persekutuan orang-orang percaya kepada Yesus Kristus, terpanggil sekaligus bertanggungjawab mengambil bagian dalam upaya menghapuskan kekerasan demi mewujudkan perdamaian yang menyeluruh dan abadi. Sebagai bagian dari persekutuan orang percaya, setiap orang percaya juga terpanggil sekaligus bertanggungjawab menghapuskan kekerasan dan membangun perdamaian. Penulis melihat adanya relevansi mengenai pemahaman Dewan Gereja-Gereja se-Dunia dengan dicanangkannya DOV tersebut,  dengan teori multikulturalisme yang digagas dua orang pemikir yakni  John Rawls dan Charles Taylor. Relevansi yang dimaksudkan dalam hal ini, terkait pentingnya peranan manusia sebagai individu sekaligus peranan manusia sebagai kolektifitas selaku mahluk sosial yang memang sangat dibutuhkan dalam upaya umat manusia membangun perdamaian berdasarkan keadilan. Menghapuskan kekerasaan dalam rangka membangun  perdamaian adalah harapan, dambaan dan kebutuhan setiap orang sekaligus kebutuhan bersama umat manusia kapan dan dimanapun.
Solidaritas Kesempurnaan Menurut Ibrani 11:35-40 : Sebuah Perspektif Kritis Terhadap Mati Syahid Sebelum Yesus Aprinalia; Friskilia Randa Prading; Gunawan; Jufri Susanto; Jimmy, Jimmy Sucipto
LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual dan oikumenis Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI MAMASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70418/gj7s2a50

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah memberikan sumbangsi pemahaman terhadap paradigma mengenai mati syahid dalam kekristenan, dengan menonjolkan bagaimana ‘kesempurnaa dalam Kritus’ sebagai tolak ukur utama, melalui refleksi iman bagi orang-orang yang mati karena iman sebelum Kristus. Penjelasan ini akan terarah pada suatu konsep penyelesaian bahwa refleksi iman mereka lebih pada pemaknaan dan penyempurnaan itu. Metode penelisikan yang digunakan dalam jurnal ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif atau descriptive research yaitu metode atau pendekatan penelitian yang memberikan informasi sebanyak-banyaknya tentang objek penelitian, serta menjelaskan atau mendeskripsikan masalah atau keadaan dengan baik dengan angka maupun kata-kata. Penelitian ini mengaitkan berbagai sumber yakni sejumlah variabel yang berkenaan akan dibahas dengan berbagai sudut pandang yang berbeda mengikuti jumlah literatur yang ditemukan. Dari penelitian ditemukan bahwa bahwa salah satu sumbangsi teologis yaitu memaknai kesempurnaan dalam Kristus beserta merefleksikan iman adalah bahwa orang Kristen masa kini adalah subjek atau para perefleksi tersebut, dengan “solidaritas kesempurnaan” yaitu bagi mereka yang menunggu rencana indah dari Tuhan. Kematian dalam mempertahankan iman mereka adalah buktinya bahwa iman akan terus berkembang dengan pengalaman, sembari para pengikut Kristus menjadi agen “solidaritas kesempurnaan” bagi mereka. 
Menyingkap Representasi Makna Spiritual The experience of God  Eckhart dalam Film Hachiko “A Dog’s Story Daun Rara, Desi Indriyani
LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual dan oikumenis Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI MAMASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70418/w8kyq191

Abstract

Tulisan ini mengungkap representasi makna spiritual “The Experience of God” menurut Meister Eckhart dalam film Hachiko: A Dog's Story dan melalui pengalaman kasih tanpa syarat (Sunder Warumbe) yang dikembangkan oleh Dorothee Soelle. Penlitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menelaah fenomena kesetiaan seekor anjing terhadap pemiliknya sebagai cerminan kasih Tuhan dan konsep panentheisme, melalui observasi film dan studi literatur terkait teologi dan mistisisme, terutama karya Meister Eckhart dan Dorothee Soelle. Pengalaman spiritual bisa dirasakan melalui relasi manusia dengan ciptaan-Nya, dalam hal ini kesetiaan Hachiko mencerminkan kasih tanpa syarat yang menggambarkan kehadiran Tuhan. Dan tulisan ini memberikan kontribusi baru dalam memahami spiritualitas melalui karya seni, serta pentingnya relasi antara manusia dan ciptaan untuk merasakan kehadiran Ilahi.
Pastoral Pra-nikah dan Pascanikah: Menggali Makna Pernikahan Kristen dalam Menyikapi Maraknya Kasus Perselingkuhan Stefanus, Ronald
LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual dan oikumenis Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI MAMASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70418/yaek9s38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali kembali makna pernikahan Kristen dalam menghadapi realita yang ada yaitu keretakan kehidupan pernikahan karena kasus perselingkuhan. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan untuk mencari faktor-faktor apa saja yang menyebabkan perselingkuhan terjadi serta dampak yang ditimbulkan. Dalam penelitian ini, penulis berusaha menggali kembali makna pernikahan Kristen serta peran gereja dalam pelaksanaan pastoral. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa perselingkuhan akan berdampak serius bagi kehidupan pernikahan. Dampak negatif perselingkuhan bukan hanya dirasakan oleh pasangan pelaku perselingkuhan melainkan juga berdampak pada anak dan pelaku perselingkuhan itu sendiri. Oleh sebab itu, gereja memiliki peranan penting untuk melakukan pastoral pra-nikah dan pascanikah untuk meneguhkan setiap pasangan memahami makna pernikahan Kristen yang sesungguhnya.
Book Review: Orality and Literacy: The Technologizing of the Word Arulangi, Ronal
LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual dan oikumenis Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI MAMASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70418/86xdk487

Abstract

Review Book: The Other Christ: Imitating Jesus in Ancient Christian Ideologis of Martyrdom Buntu, Yan Sampe; rasdiasmara, rasdiasmara
LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual dan oikumenis Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI MAMASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70418/vd5mra57

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 7