cover
Contact Name
Muhammad Nur Hidayat
Contact Email
mnurhidayat031@gmail.com
Phone
+6285649191447
Journal Mail Official
mnurhidayat031@gmail.com
Editorial Address
Jl Gus Dur 29A Mojongapit, Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Panoptikon
Published by Universitas Darul Ulum
ISSN : -     EISSN : 28299310     DOI : 10.32492
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Darul ‘Ulum Jombang sebagai sarana publikasi hasil penelitian para akademisi serta sarana informasi berupa hasil penelitian atau penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan bidang ilmu sosial dan humaniora yang tidak terbatas pada: Sosiologi, Ilmu Pemerintahan, Politik, Kebijakan Publik, Gender, Kependudukan, Geografi dan sebagainya. Semua artikel yang masuk akan melalui peer review proses setelah memenuhi persyaratan pedoman penulisan artikel. Jurnal ini terbit dua volume dalam 1 tahun di bulan Mei dan November
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2022): November 2022" : 5 Documents clear
Pengaruh Struktur Umur Penduduk di Kota Malang Tahun 2015-2021 Alfian Wahyu Nuriz; Apriliana Nurlatifah Ula; Dewi Subaiyah; Marcellina Fitrianisa A; Djoko Soelistijo
PANOPTIKON: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/panoptikon.v2i1.7

Abstract

Transisi demografi (demographic transition) seringkali disebut juga dengan transisi vital. Transisi vital disini mengandung arti lebih sempit yaitu perubahan-perubahan tingkat kelahiran dan tingkat kematian dimulai dari tingkat kelahiran dan kematian tinggi, berangsur-angsur berubah menjadi tingkat kelahiran dan tingkat kematian rendah, dan tingkat kematian menurun lebih cepat dibandingkan dengan tingkat kelahiran. Kota Malang merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang berhasil mencapai target TFR yaitu 1,75. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu berupa piramida penduduk, sex ratio, dan rasio ketergantungan
Pelayanan Prima Dan Faktor-Faktornya Dalam Pemberian Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Dau Kabupaten Malang Kevin Djuka Wiliamto; Noora Fithriana; Dewi Citra Larasati
PANOPTIKON: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/panoptikon.v2i1.9

Abstract

Pemerintah sebagai instansi penyelenggara pelayanan publik berkewajiban untuk memberikan pelayanan terbaiknya sehingga mampu memuaskan masyarakat. Berangkat dari kebutuhan itu, pemerintah mulai berbenah terhadap mutu pelayanan yang selama ini diberikan kepada pelanggannya. Untuk itu, dilakukannya penelitian ini agar dapat mengidentifikasi pelayanan prima dalam pemberian pelayanan publik pada Kantor Kecamatan Dau dan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktornya. Metode kualitatif digunakan di dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data sekunder dari beberapa dokumen milik Kecamatan Dau, serta data primer dari hasil dokumentasi, observasi dan wawancara dengan informan. Informan penelitian ini adalah Sekretaris Kecamatan, Kasi pelayanan, serta masyarakat. Hasil penelitian ini mengidentifikasikan bahwa prinsip 3-A dalam pelayanan prima dalam pemberian pelayanan publik di Kecamatan Dau belum optimal. Ketika diidentifikasi dan dianalisis, ketiga prinsip tersebut mendukung pelayanan prima dalam pemberian pelayanan publik di Kecamatan Dau. Namun, terdapat kendala dalam pelaksanaan tiga prinsip tersebut.
Memahami Konsep Dromologi Paul Virilio Abu Tazid
PANOPTIKON: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/panoptikon.v2i1.10

Abstract

Dromologi merupakan teori dari Paul Virilio (1991) yang mengilustrasikan dunia sosial sebagai lintasan perlombaan pada balapan mobil dan perlombaan lari yang gerakannya begitu cepat dan terus menerus dengan menggunakan kemampuan mobilisasi yang mengandalkan kemampuan, kemajuan dan kecanggihan teknologi dalam berbagai dimensi, terutama berkaitan dengan berkembangnya teknologi informasi, telekomunikasi dan transportasi yang berbasis 3 (tiga hal), yaitu aliran (flow), lintasan (passage), dan durasi (duree) sebagai kekuatan dari konsep dromologi yang berbasis pada digital network society. Dampak signifikan dari munculnya konsep dromologi sebagai teori memahami munculnya kehidupan digital ditandai dengan fenomena flash sale dan transaksi berbasis online dalam bidang ekonomi, baik untuk berbelanja dengan munculnya e-commerce, munculnya transaksi pembayaran dan dompet perbankan dengan munculnya OVO, Go-Pay, Shopee Pay, M-Banking serta transportasi berbasis modernisasi yang memudahkan orang melakukan mobilisasi dengan cepat. Persaingan antar penyedia jasa berbasis digital dalam berbagai segmen telah menciptakan ruang perebutan kuasa dengan munculnya fenomena endocolonialisasi atas terjadinya perang yang tercipta akibat munculnya fenomena dromologi, sehingga kuasa digital menjadi basis, prioritas dan ukuran kekuatan dalam berbagai bidang kehidupan, baik sosial, ekonomi, budaya, politik dan pembangunan.    
Analisis Kesiapan Desa Dalam Menerapkan E-Government : (Studi Kasus Desa Pagerluyung Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto) rimawati ningtias; Nieke Rudyanty winaha
PANOPTIKON: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/panoptikon.v2i1.13

Abstract

Abstrak E-government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. Dan dalam penerapannya pemerintah desa maupun masyarakat banyak yang belum siap bergerak ke arah e-government. Maka dengan adanya pendukung data dari penelitian terdahulu, peneliti mencoba menganalisis kesiapan desa Pagerluyung dalam bertransformasi ke era digital. Guna mengetahui seberapa siap pemerintah desa pagerluyung dapat bertransformasi menuju E-government. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui seberapa siap pemerintah desa pagerluyung untuk menerapkan E-government dan seberapa siap masyarakat dalam mengikuti transformasi pelayanan digital.Hasil di lapangan menunjukkan bahwa dari pihak pemerintah desa sudah memahami betapa pentingnya penerapan e-government ini. Sementara masyarakat cenderung masih takut atau belum siap dalam penerapan e-government karena berbagai alasan. Alasan pertama yaitu lebih senang dengan pelayanan tatap muka karena lebih efisien. Efisien yang dimaksud adalah jika terdapat suatu hal yang tidak diketahui bisa langsung ditanyakan ke pihak terkait. Juga pelayanan tatap muka masih sangat diperlukan untuk kategori umur lansia yang gagap teknologi. Selain itu juga terdapat masyarakat yang sudah siap dengan adanya e-government di desa Pagerluyung. Efisien yang dimaksud adalah jika terdapat suatu hal yang tidak diketahui bisa langsung ditanyakan ke pihak terkait.Juga pelayanan tatap muka masih sangat diperlukan untuk kategori umur lansia yang gagap teknologi. Selain itu juga terdapat masyarakat yang sudah siap dengan adanya e-government di desa Pagerluyung. Efisien yang dimaksud adalah jika terdapat suatu hal yang tidak diketahui bisa langsung ditanyakan ke pihak terkait. Juga pelayanan tatap muka masih sangat diperlukan untuk kategori umur lansia yang gagap teknologi. Selain itu juga terdapat masyarakat yang sudah siap dengan adanya e-government di desa Pagerluyung.
Perubahan Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Timur Sebelum dan Sesudah Pandemi COVID-19 Pada Tahun 2019-2021 Risa Khusnul Khotimah; Zulvy Fauziah; Mutiara Nazwa; Nanda Andi Purnamansyah; Singgih Susilo
PANOPTIKON: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/panoptikon.v2i1.17

Abstract

Pandemi Covid-19 telah melumpuhkah hampir seluruh sektor dan sendi kehidupan masyarakat termasuk provinsi Jawa Timur terutama pada mobilitas sosial dan sektor perekonomian. Pandemi menimbulkan terjadinya peningkatan pengangguran dan menjadikan seseorang lebih mudah berada dalam kondisi miskin yang secara agregat akan meningkatkan jumlah penduduk miskin. Oleh karena dampak Covid-19 terhadap perekonomian yang sangat luas, perlu dilakukan analisis perubahan jumlah penduduk miskin di Jawa Timur pada sebelum dan sesudah pandemi. Hal tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar perubahan jumlah penduduk miskin dan pengaruh pandemi bagi kondisi perekonomian penduduk Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Hasilnya penduduk miskin di Jawa Timur dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pembatasan lapangan pekerjaan, PHK, kurangnya produktivitas akibat terjangkit Covid-19, dll. Tahun 2019 jumlah penduduk miskin di Jawa Timur berjumlah 4.112,25 ribu jiwa atau sebesar 10,37% sementara setelah pandemi Covid-19 jumlah penduduk miskin meningkat menjadi 4.572,73atau 11,40% pada tahun 2021

Page 1 of 1 | Total Record : 5