Articles
544 Documents
RODA GIGI KENDARAAN BERMOTOR DAN DASAR PELUMASANNYA
Bambang Widodo
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 21 No. 1 (1987): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Roda gigi kendaraan bermotor yang kita maksudkan di sini, ialah roda gigi untuk rangkaian pengeraknya. Pertama rangkain roda gigi sitem pengatur tenaga dan kecepatan yang biasanya memakai pelumas dengan tingkat kekentalan menurut SAE 90, dan kedua rangkaian roda gigi pembagi tenaga putar ke roda-roda kendaraan bermotor yang memakai pelumas dngan tingkat kekentalan menurut SAE 90 atau SAE 140 sesuai petunjuknya.
Pengaruh Minyak Lumas Dua Langkah terhadap Saluran Pipa Gas Buang
Widjoseno Kaslan
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 23 No. 3 (1989): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sistem pelumasan mesin dua langkah akan mengakibatkan terbakarnya minyak lumas bersama-sama bahan bakar di ruang bakar mesin yang akan memberikan dampak lebih cepat terbentuknya deposit pada ruangbakar mesin dan saluran pipa gas buang. Studi ini mencoba mengamati sejauh mana terbentuknya deposit pada pipa gas buang dengan menguji pada dua kendaraan uji sepeda motor sejauh lebih kurang 10.000 km.
FLUKTUASI HARGA MINYAK dari Netback ke Fixed Price
Setyo Soedradjat
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 21 No. 1 (1987): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sistem kontrak minyak atas dsar netback mulai berkembang pada musim panas dan musim gugur tahun 1985. Dampak negatifnya segera menimpa negara-negara eskportir minyak OPEC. Harga ekspor minyaknya jatuh kek= "single digit", suatu kemerosotan lebih dari 50% selama 6 bulan pertama 1986.
Diagram Segitiga untuk Menentukan Potensi Distilat dan Residu dari Berbagai Jenis Minyak Bumi Indonesia
A. Kontawa
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 20 No. 1 (1986): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Karakteristik minyak bumi yang dihasilkan di Indonesia cukup bervariasi Untuk menginventarisasikan jenis-jenis minyak bumi yang cukup banyak jumlahnya ini diklasifikasikan berdasarkan sifat-sifatnya, antara lain berdasarkan sifat-sifat penguapannya dan komposisi hidrokarbon yang membentuknya, yang kemudian diutarakan dalam suatu diagram segitiga.
Korosi Besi Baja Lunak Oleh Bakteri Pereduksi Sulfat (Desulfovibrio Sp)
Noegroho Hadi HS.
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 21 No. 2 (1987): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses korosi di dalam tanah banyak yang dipengaruhi oleh bakteri pereduksi sulfat yang hidup pada lingkungan anaerob. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh kegiatan bakteri pereduksi sulfat pada logam besi baja lunak. Peran bakteri pereduksi silfat pada korosi melalui beberapa reaksi dalam lingkungan yang anaerob. Sel bakteri pereduksi sulfat berbentuk batang (rods) atau spiril-loid dengan ukuran 3 - 5 um. Dapat bergerak dengan menggunakan flagela.
HIDROTREATING KEROSIN DAN SOLAR DENGAN BANTUAN KATALITAS Ni-Mo/A12o3
A.S Nasution
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 20 No. 1 (1986): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada umunya produk-produk yang dipeloreh dari minyak bumi dengan proses distilasi atau proses perengkahan termal belum memenuhi persyaratan untuk dipakai langsung sebagai bahan bakae. Sehubungan dengan itu, maka produk-produk minyak tersebut diumumkan lebih dahulu dengan bantuan proses Hidrotrearting. Dalam rangka memperoleh data/informasi tentang proses Hidrotreating ini, telah dilakukan penelitian pustakadan eksprimen-eksprerimen. Penelitian lanjutan telah pula dilakukan tentang Hidrotreating dari fraksi kerosin dan solar dengan bantuan katalis Ni-Mo/ Al203.
Pengukuran Temperatur Kompor Minyak Tanah
T.S. Pakan
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 23 No. 3 (1989): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi adalah untuk meneliti pengaruh temperatur pada daya dan efiesiensi kompor minyak tanah bersumbu yang akan membantu peningkatan efisiensi dan keselamatan kerja kompor-kompor yang umum dipakai. Ditinjau dari keselamatan kerja, kompor minyak tanah merupakan sumber kebakaran nomor 2 setelah listrik. Studi dilakukan pada delapan kompor minyak tanah bersumbu yang didapat di pasaran bebas. Pengukuran temperatur kompor tersebut di atas dilakukan pada bagian-bagian tertentu kemudia di hitung daya dan efiesiensinya.
Teknik MVRS Untuk Konservasi Energi Dalam Pengolahan Tugas
E. Jasjfi;
Suprapto Soemardan
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 21 No. 2 (1987): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu hikmah yang ditarik dari krisis energi ialah kesadaran atas nilai sumber daya energi dan atas kenyataan bahwa sumber daya yang tak terperbaharui itu bukan tidak terbatas. sehubungan dengan itu dikembangkan berbagai upaya yang dapat diterapkan untuk menghemat pemakaian energi. Hal ini juga dilakukan di pabrik pabrik pengolahan energi seperti kilang kilang minyak dan gas bumi.
Pemakaian Aditif Bahan Bakar
Djainuddin Semar
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 20 No. 1 (1986): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemakaian aditif bahan bakar, selain sifatnya yang antiketuk, juga sebaga anti oksidan pada bahan bakar minyak telah lazim dipakai lebih dari 10 tahun yang lalu. Beberapa jemisaditif ditambahkan pada kilang-kilang dan sebagian lagi ditambahkan pada tangki penyimpanan bahan bakar itu. Perkembangan bahan bakar sesuai dengan pemintaan mengakibatkan juga berkembanganya pemakaian aditif. Di sini akan dibahas peranan dari berbgai jenis aditif yang diapakai pada bahan bakar minyak
Pengaruh Bahan Pencampur Mentanol dan TBA Terhadap Sifat Sifat Volatilitas Bensin Campuran
A. Kontawa
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 21 No. 2 (1987): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Komponen komponen metanol dan TBA sebagai "cosolvens" adalah bahan pencampuran bensin yang merupakan peningkat angka oktana sebagai pengganti TEL yang sudah muli dikenal dewasa ini, dengan tujuan mengurangi masalah pencemaran udara.