cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2022)" : 7 Documents clear
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Rasa Nyaman: Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea Dengan Pemberian Terapi Sujok Mela Oktapia Arabella; Siska Iskandar; Mercy Nafratilova; Novi Lasmadasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio caesarea adalah pembedahan untuk melahirkan janin melalui insisi pada dinding abdomen dan dinding uterus secara utuh dan sehat. Setiap ibu yang menjalani operasi sectio caesarea sering mengeluh nyeri, masalah nyeri pada persalinan hampir terjadi pada setiap wanita melahirkan terutama pada ibu post sectio caesarea nyeri akan terjadi sangatlah hebat karena bekas sayatan pada abdomen. Tujuan penelitian ini melakukan asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan rasa nyaman: nyeri akut pada pasien post sectio caesarea dengan pemberian terapi sujok. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dengan subjek penelitian secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus dengan gangguan nyeri akut pada pasien post sectio ceaserea dengan terapi sujok. Berdasarkan hasil dari pemberian terapi sujok yang dilakukan dengan penekanan jari tangan pada base of thumb point (antara tulang ibu jari dan telunjuk) sehingga merangsang nyeri pada base of thumb point tersebut. Adanya rasa nyeri pada base of thumb point menyebabkan pengalihan nyeri sehingga penurunan intensitas skala nyeri dari skala 4 menjadi skala 2 luka post sectio caesarea yang telah diberikan dengan pemberian terapi sujok
Asuhan Keperawatan Dengan Pemberian Terapi Akupresur Dalam Menurunkan Rasa Nyeri Dan Kadar Asam Urat Pada Pasien Asam Urat Jaka Aman Rahmadan; Indaryani; Sudirman Ansyar; Marita Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat yaitu penurunan fungsi ginjal yang disebabkan oleh metabolisme purin yang berlebih yang mengakibatkan terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah maupun mengakibatkan terjadinya penumpukan kristal atau peradangan di persendian. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran asuhan keperawatan dengan pemberian terapi akupresur dalam menurunkan rasa nyeri dan kadar asam urat pada pasien asam urat. Metodelogi penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rencana studi kasus dan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, evaluasi keperawatan dan metode intervensi pendukung dengan teknik terapi akupresur pada titik KI 1, LR 3, ST 36, LI 4. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa terdapat penurunan skala nyeri dan kadar asam urat setelah dilakukan terapi akupresur sebanyak 3 kali dalam 1 minggu pada pasien asam urat
Asuhan Keperawatan Dengan Tindakan Terapi Su-Jok (Telapak Tangan Dan Kaki) Untuk Menurunkan Rasa Nyeri Persalinan Kala 1 Pada Ibu Intranatal Rika Asmara; Siska Iskandar; Djusmalinar; Yansyah Nawani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri persalinan disebabkan oleh munculnya kontraksi peregangan servik pada waktu membuka, sehingga terjadi dilatasi penipisan servik dan iskemia rahim akibat kontraksi arteri miometrium. Rasa  nyeri pada persalinan terjadi pada awal persalinan sampai pembukaan  lengkap dan berlangsung 12-18  jam, dilanjutkan kala pengeluran janin sampai pengeluaran  plasenta.  Rasa nyeri dapat dipengaruhi oleh kelelahan, keletihan, kecemasan dan rasa takut. Tujuan penelitian ini untuk pemperoleh gambaran Asuhan Keperawatan Pada Ibu Intranatal Dengan Tindakan Terapi Su-Jok ( Telapak Tangan Dan Kaki) Untuk Menurunkan Rasa Nyeri Persalinan Kala. Metodelogi : penelitian Deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan pada pasien ( ibu Intranatal Dengan Tindakan Terapi Su-Jok ( Telapak Tangan Dan Kaki) Untuk Menurunkan Rasa Nyeri Persalinan Kala 1. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilakukan asuhan keperawatan dengan intervensi manajemen nyeri melalui tekhnik relaksasi dan terapi su-jok pada proses pembukaan 1-10 selama kurang lebih 2 menit di peroleh sekala nyeri mengalami penrurun. Sehingga tehnik relaksasi dan terapi su-jok dapat diterapkan sebagai salah satu teknik dalam penurunan nyeri persalinan.
Asuhan Keperawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif Dengan Terapi Buerger Allen Exercise Pada Pasien Diabetes Melitus Refvia Julianti; Nengke Puspita Sari; Djusmalinar; Sutri Yani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DM tipe I (Insulin Dependent Diabetes Melitus) merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengankenaikan kadar gula darah akibat kerusakan sel β pankreaskarena ada proses autoimun yang membuat sistem kekebalantubuh menyerang sel-sel pankreas sehingga pankreas tidakdapat memproduksi insulin sama sekali. Pada DM tipe II individu mengalami penurunan sensitivitas terhadap resistensiinsulin dan sekresi insulin sehingga menyebabkan peningkatankadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia denganmelebihi batas normal hingga mencapai >250 mg/dL. TujuanPenelitian ini adalah untuk melakukan Asuhan KeperawatanPerfusi Perifer Tidak Efektif Dengan Terapi Buerger Allen Exercise Pada Pasien Diabetes Melitus  Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dalam bentukstudi kasus untuk mengekplorasi masalah asuhan keperawatanperfusi perifer tidak efektif yang dilakukan selama 4 hari dilakukan 2 kali sehari pagi dan sore dengan komplementerterapi buerger allen exercise pada pasien diabetes melitusstudi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatan yaitu, pengkajian, diagnosa keperawatan intervensi, implementasidan evaluasi. Peneliti melakukan asuhan keperawatan pada 2 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ganguan perfusi perifer tidak terjadi ditandai dengan peningkatan nilai ackle bracial index (ABI) pada responden 1 mengalami peningkatan nilai ackle bracial index (ABI) 0.80  menjadi 0,92 dan untuk responden 2 mengalami peningkatan dari nilai ackle bracial index 0,73 menjadi 0,90. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah terapi buerger allen exercise berpengaruh terhadap peningkatan nilai ackle bracial index pada penderita diabetes melitus. Berdasarkan hasil studi kasus ini, disarankan agar latihan buerger allen exercise dapat diterapkan dalam implementasi asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitu.
Asuhan Keperawatan Gangguan Persepsi Sensorik:Halusinasi Pendengaran Pada Penyakit Skizofrenia Dengan Pemberian Terapi Thought Stopping Gita Agustya indriani; Sutri Yani; Marita Sari; Novi Lasmadasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama gangguan jiwa didunia adalah Skizofrenia, skizofrenia yaitu masalah psikosa fungsional dengan gangguan utama pada proses pikir. Prevelensi skizofrenia di dunia lebih dari 90% mengalami halusinasi pendengaran. Halusinasi Pendengaran yaitu mendengar suara-suara yang tidak berhubungan dengan stimulasi nyata yang orang lain tidak dapat mendengar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran asuhan keperawatan dengan pemberian terapi Thought Stopping dalam menurunkan halusinasi pendengaran. Metodelogi  Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rencana studi kasus dan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Hasil studi kasus setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 10 hari latihan pasien mengontrol halusinasi pendengaran dengan menggunakan terapi thought stopping dikatakan berhasil. Bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan acuan atau pedoman dalam melakukan asuhan keperawatan jiwa secara optimal dan sesuai SOP yang telah ada, serta dapat melakukan tindakan yang menjadi hambatan dan kesulitan selama penulis melakukan penelitian, yaitu berupa melaksanakan strategi pelaksanaan terhadap keluarga pasien, dan melakukan seluruh tindakan keperawatan sesuai standar intervensi keperawatan indonesia.  
Asuhan Keperawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif Dengan Pasien Diabetes Melitus Melalui Manajemen Perawtan Kaki (Foot Care) Disvi Rahma Anugrah; Nengke Puspita Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus diakibatkan karena jumlah insulin yang dihasilkan sel beta pankreas tidak dapat mencukupi kebutuhan metabolisme secara normal, karena sel beta pankreas mengalami penurunan fungsi mengakibatkan hormon insulin dan glukagon yang terlibat dalam pengaturan kadar gula dalam darah mengalami gangguan sehingga mengakibatkan peningkatan kadar gula dalam darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus dengan masalah perfusi perifer tidak efektif melalui manajemen perawatan kaki (foot care). Metodelogi penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rencana studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan perfusi perifer tidak efektif dengan komplementer manajemen perawatan kaki (foot care) pada pasien diabetes mellitus menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Peneliti melakukan asuhan keperawatan pada 2 responden selama 4 hari. Hasil penelitian setelah di lakukan tindakan perawatan kaki (foot care) menunjukan bahwa gangguan perfusi perifer tidak terjadi ditandai dengan peningkatan nilai ankle brachial index (ABI) pada responden I mengalami peningkatan nilai ankle brachial index (ABI) 0.77 menjadi 0,93 dan untuk responden 2 mengalami peningkatan dari nilai ankle brachial index 0,75 menjadi 0,95. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah manajemen perawatan kaki (foot care) berpengaruh terhadap peningkatan nilai ankle brachial index pada penderita diabetes mellitus. Berdasarkan hasil studi kasus ini, disarankan agar tindakan perawatan kaki dapat diterapkan dalam implementasi asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus.  
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 25-59 Bulan Di Posyandu Wilayah Puskesmas Wonomulyo Tahun 2021 Adi Hermawan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan dalam masalah gizi dan tumbuh kembang anak di Indonesia.. Stunting di Sulawesi Barat pada tahun 2019 sebesar 11,4%. Prevelensi stunting tertinggi berada di Kabupaten Polewali Mandar yaitu sebanyak 7,7% balita pendek dan 23,3% balita sangat pendek. Penyumbang angka stunting tertinggi adalah Puskesmas Wonomulyo dengan  549 balita. Diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain case control dengan menggunakan data sekunder dari buku KIA ibu dan data primer melalui wawancara. Variabel yang diteliti meliputi tinggi badan ibu, tingkat pendidikan ibu, status ekonomi, pemberian ASI eksklusif, berat lahir,  dan  jenis  kelamin.  Teknik  pengambilan  sampel  menggunakan  simpel rundom sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 152 sampel yang meliputi 76 kelompok kasus dan 76 kelompok kontrol. Hasil penelitian didapatkan variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah tinggi badan ibu p- value 0,015 (95% CI 1,495-40,012), pemberian ASI Eksklusif p-value 0,006 (95% CI 1,366 – 6,228), jenis kelamin p-value 0,002 (95% CI 1,590-7,312). Hasil analisis multivariat tinggi badan ibu memiliki besar risiko paling tinggi terhadap dengan kejadian stunting  (p=0,015 OR=7,735, 95% CI=1,495-40,012) dan jenis kelamin merupakan faktor yang paling signifikan terhadap kejadian stunting p- value 0,002 (95% CI 1,590-7,312). Tinggi  badan ibu merupakan faktor  yang paling dominan dalam hubungannya dengan kejadian stunting.

Page 1 of 1 | Total Record : 7