cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 60 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 8 (2023)" : 60 Documents clear
Gambaran Pengetahuan Orang Tua Dalam Praktik Pemberian Makanan Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Ra Al-Aziziyah Sri Amalia; Irma Mustikasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik pemberian makan adalah segala usaha dan cara seorang ibu untuk memberikan makanan pada anak, yang bertujuan untuk memenuhi dan mencukupi kebutuhan makan anak baik dalam jumlah maupun nilai gizinya. Dampak negatif dari pemberian makanan yaitu malnutrisi seperti stunting, wasting, underwasting, overweight. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan orang tua dalam praktik pemberian makanan di RA Al-Aziziyah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 58 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner tingkat pegetahuan. Hasil: Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan tentang pemberian pemberian makanan mayoritas baik dengan jumlah responden 44 dengan prosentase 75,9%, sedangkan tingkat pengetahuan cukup 14 responden dengan prosentase 24,1%. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan tentang praktik pemberian makanan mayoritas adalah baik.
Gambaran Pengetahuan Seks Bebas Di SMP N 3 Jenawi Syta Aniza Pralambang Indirasia; Norman Wijaya Gati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seks bebas atau extramartial intercourse yaitu kegiatan seksual yang melibatkan dua orang yang saling menyukai atau mencintai, yang dilakukan sebelum perkawinan. Menurut Kemenkes di Data Global School Heatlh Survey sebanyak 0,7% remaja perempuan dan 4,5% remaja laki-laki pernah melakukan hubungan seks bebas. Dampak seks bebas di kalangan remaja meliputi bertambahnya kasus penyakit menular seksual terutama HIV-AIDS, kematian ibu muda yang masih sangat tinggi, dan merebaknya praktik aborsi karena kehamilan yang tidak diinginkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan seks bebas di SMP N 3 Jenawi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 71 responden. Instrument yang digunakan kuisioner tingkat pengetahuan. Hasi: Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan tentang seks bebas mayoritas cukup dengan jumlah responden 30 dengan presentase 42,3%, sedangkan kategori pengetahuan kurang yaitu 22 responden dengan presentase 31,0% dan tingkat pengetahuan baik yaitu 19 responden atau 26,8%. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan tentang seks bebas mayoritas adalah cukup.
Penerapan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Di RSUD Dr. Soeratno Gemolong Nasywa Yumna Hamidah; Irma Mustika Sari; Fitria Purnamawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes menyebabkan 6,7 juta kematian atau 1 tiap 5 detik. Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah penderita diabetes sebanyak 19,47 juta. Prevalensi diabetes diperkirakan meningkat seiring bertambahnya umur penduduk menjadi 19,9% atau 111,2 juta orang pada umur 65-79 tahun. Manajemen kadar gula darah yang tinggi dapat dilakukan dengan cara farmakologi dan non farmakologi. Salah satu manajemen pengendalian non farmakologi adalah dengan relaksasi otot progresif. Tekhnik relaksasi otot progresif merupakan terapi relaksasi yang diberikan kepada pasien dengan menggabungkan Latihan pernapasan dalam dan serangkaian kontraksi dan relaksasi otot tertentu dengan tujuan membantu menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Penerapan ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemberian relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus di RSUD dr. Soeratno Gemolong. Metode yang digunakan dalam penerapan ini adalah deskriptif menggunakan studi kasus. Hasil penerapan menunjukkan bahwa dengan intervensi selama 3 hari, sebelum penerapan relaksasi otot progresif kadar gula darah pasien tinggi >200 mg/dl dan sesudah diberikan relaksasi otot progresif kadar gula darah pasien membaik yaitu mengalami penurunan. Kesimpulan dari penerapan ini terdapat perbedaan perkembangan kadar gula darah sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi otot progresif pada pasien dengan diabetes melitus
Gambaran Personal Hygiene Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Mliwis Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali Siti Nurwahidah; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor yang menyebabkan tingginya kejadian diare pada balita salah satunya personal hygiene ibu, adapun personal hygiene merupakan perawatan diri yang mempengaruhi kesehatan individu. Penyakit diare menjadi penyebab utama kematian dan penyakit serius pada anak di bawah lima tahun. Menurut WHO (2019) angka kejadian diare di seluruh dunia pada setiap tahunnya ada 1,7 miliyar kasus yang membunuh sekitar 525.000 anak balita. Kejadian diare di Indonesia merupakan penyebab kematian nomor dua pada anak usia di bawah 5 tahun. Besarnya masalah diare menjadi penyebab utama kematian dan kesakitan tertinggi pada anak usia di bawah 5 tahun. Tujuan : Untuk mendiskripsikan personal hygiene ibu terhadap kejadian diare pada balita di Desa Mliwis. Metode : Penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi sebanyak 429 dengan jumlah responden sebanyak 81 ibu. Alat ukur menggunakan instrument kuisioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal hygiene ibu terhadap kejadian diare pada balita mayoritas dalam kategori cukup sebanyak 43 ibu (53,1%), responden dalam kategori baik sebanyak 35 ibu (43,2%), dan responden dengan kategori kurang sebanyak 3 ibu (3,7%).Kesimpulan : Kesimpulan diperoleh bahwa personal hygiene ibu terhadap kejadian diare pada balita di Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali dalam kategori cukup sebanyak 43 ibu
Hubungan Pemberian Asi Ekslusif Dengn Pertumbuhan Bayi Di Puskesmas Luas Kabupaten Kaur Putera Ady Chandra; Sanisahhuri; Susilo Wulan; Dirhan; Rina Aprianti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa bayi merupakan suatu tahap perkembangan manusia setelah dilahirkan. Masa bayi tidak akan pernah terulang dalam kehidupan setiap individu manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian asi eksklusif terhadap pertumbuhan bayi di Puskesmas Luas Kecamatan Luas Kabupaten Kaur. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang berusia > 6-12 bulan berada di wilayah kerja Puskesmas Luas yaitu sebanyak 70 orang. Sampel diambi secara total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner pada ibu yang memiliki bayi usia > 6-12 bulan. Pengolahan data menggunakan uji statistik Chi-Square dan Contingency Coefficient. Hasil penelitian didapatkan: (1) Dari 70 sampel terdapat 12 orang (17,1%) yang tidak diberikan ASI Eksklusif dan 58 orang (82,9%) yang diberi ASI Eksklusif; (2) Dari 70 sampel terdapat 2 orang (2,9%) gizi buruk, 2 orang (2,9%) gizi kurang, 51 orang (72,9%) gizi baik, 14 orang (20,0%) beresiko gizi lebih dan 1 orang (1,4%) gizi lebih; dan (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian Asi Eksklusif dengan pertumbuhan bayi di di Puskesmas Luas Kecamatan Luas Kabupaten Kaur, dengan kategori hubungan erat. Diharapkan pihak Puskesmas dapat melakukan penyuluhan kesehatan khsusunya tentang pentingnya pemberiaan ASI eksklusif untuk menunjang pertumbuhan bayi
Bagaimana Mencegah Anemia Pada Remaja Dan Wanita Usia Subur ?: Literature Review Vivian Nanny Lia Dewi; Desi Kumalasari; Violita Siska Mutiara; Nadya Dwita Fatma Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan dimana jumlah hemoglobin (Hb) dalam darah berada dibawah normal. Remaja putri berisiko mengalami anemia defisiensi besi. Di Indonesia, prevalensi anemia pada remaja putri usia 13-18 tahun sebesar 23%, sedangkan prevalensi anemia pada remaja putra sebesar 17%. Sehingga diperlukan intervensi sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja putri (rematri) dan wanita usia subur (WUS). Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui upaya pencegahan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Pustaka dengan menelusuri database Perpustakaan Nasional RI, Pubmed, Scopus dan Google Scholar tahun 2012-2022 dengan kata kunci Remaja, Wanita Usia Subur (WUS), Pencegahan Anemia. Hasil: Berdasarkan hasil review terhadap 7 jurnal ditemukan bahwa upaya pencegahan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur dapat dilakukan dengan meningkatkan cakupan tablet suplemen darah (TTD) dan intervensi perubahan perilaku yang dimulai dari memberikan pedoman pengelolaan dan mengembangkan media komunikasi, informasi dan pendidikan (KIE). Kesimpulan: pemberian Tablet Suplemen Darah (TTD) dan intervensi perubahan perilaku mulai dari pemberian pedoman penatalaksanaan serta pengembangan media komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) dapat menjadi upaya pencegahan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur.
Pengaruh Shalat Dhuha Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Di Desa Bandung Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali Rizca Zuliant Pramudita; Ika Silvitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data WHO (2021) prevalensi hipertensi di dunia pada penduduk usia lanjut adalah (55,2%). Lansia dengan hipertensi membutuhkan penatalaksanaan, jika tidak segera diatasi dapat beresiko terjadinya komplikasi atau penyakit yang lebih serius yang dapat berujung kematian. Shalat dhuha menjadi salah satu pengobatan dalam terapi non-farmakologis. Hal ini karena respon relaksasi shalat lebih dominan pengaruhnya pada sistem saraf parasimpatik yang memperlambat detak jantung, menyebabkan tekanan darah turun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh shalat dhuha terhadap perubahan tekanan darah pada lansia di Desa Bandung Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini quasi eksperiment dengan desain penelitian pretest-posttest one group design dengan menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan jumlah 17 responden. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan sphygmomanometer. Hasil: Berdasarkan hasil menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai tekanan darah sistolik p=0,001 (p<0,05) dan nilai tekanan darah diastolik p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan shalat dhuha pada lansia.
Penerapan Pemberian Minyak Zaitun (Olive Oil) Terhadap Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Klinik Salud Woundcare Sukoharjo Siti Solikatun Naima; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulkus merupakan komplikasi yang sering terjadi pada penerita Diabetes Mellitus. Kejadian ulkus diabetik masih cukup tinggi dan dialami hampir 85% penderita dan rata-rata grade ulkus adalah tipe II sebanyak 15% penderita. Apabila ulkus tidak tertangani dengan baik maka beresiko terjadi infeksi yang berujung amputansi. Terapi non farmakologi yang dapat dilakukan salah satunya adalah terapi dengan olive oil. Oilive oil mengandung vitamin E guna melembabkan kulit sekaligus mencegah terjadinya infeksi sehingga memperkecil resiko terjadinya infeksi yang berujung amputasi Tujuan: Mengetahui perubahan skala luka pada luka ulkus diabetikum grade 2. Metode: Penerapan ini dilakukan dengan metode deskriptif untuk menggambarkan hasil observasi suatu kejadian yang terjadi . Hasil: Rata-rata skala luka pada 2 responden adalah grade 2 sebelum diberikan intervensi dan grade 1 sesudah diberikan intervensi. Kesimpulan: Penerapan pemberian minyak zaitun atau olive oil pada luka ulkus diabetikum mampu menurunkan skala luka khususnya pada luka ulkus diabetikum grade 2
Penerapan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di RSUD dr. Soeratno Gemolong Ajeng Qodry Miftakhul Jannah; Tri Susilowati; Fitria Purnamawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah kondisi tubuh yang ditandai dengan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolic lebih dari 90 mmHg. Persentasse kelompok usia yang mengalami hipeertensi terbanyak pada kelompok usia 65-74 tahun sebesar 63,22%, kelompok usia lebih dari 75 tahun sebesar 69,53%.. Upaya untuk mengatasi hipertensi dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat menurunkan tekanan darah yaitu dengan terapi rendam kaki air hangat. Tujuan :Penerapan ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di RSUD Dr. Soeratno Gemolong. Metode : Metode penerapan ini menggunakan studi kasus. Hasil : Hasil penerapan menunjukkan terdapat pengaruh pemberian rendam kaki dengan air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di RSUD Dr. Soeratno Gemolong. Kesimpulan : Penerapan rendam kaki dengan air hangat dapat berpengaruh terhadaap tekanan darah pada dua pasien hipertensi, yakni dengan menurunnya tekanan darah.
Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Kehamilan Pranikah Dan Pola Asuh Orang Tua Di Kelurahan Mojosongo Fiki Hafiya Ulinnuha; Tri Susilowati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2022 setiap tahun diperkirakan 21 juta anak perempuan di negara berkembang hamil dan sekitar 12 juta melahirkan. Di Indonesia tingginya kehamilan tak diinginkan mencapai 17,5%. Dari jumlah penduduk Remaja (usia 14-19 tahun) terdapat 19,6% kasus kehamilan tak diinginkan. Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi termasuk dampak seks pranikah menjadi hal yang perlu diperhatikan. Peran orang tua dalam memberi edukasi kepada remaja tentang usia pernikahan, kesehatan reproduksi serta dampak-dampaknya sangat penting untuk diperhatikan. Pola asuh orang tua yang baik tentunya berdampak pada sikap dan perilaku seksual remaja. Tujuan : Mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang kehamilan pranikah dan pola asuh orang tua. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan 57 responden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling menggunakan instrumen kuisioner. Hasil : Dari 57 responden mayoritas berada dalam kategori pengetahuan yang baik yaitu sebanyak 36 (63,2 %), 15 (26,3%) dalam kategori cukup, dan 6 (10,5%) dalam kategori kurang. Untuk pola asuh orang tua mayoritas berada dalam kategori otoriter yaitu sebanyak 42 (73,7%), 13 (22,8%) dalam kategori permisive, dan 2 (3,5%) dalam kategori demokrasi. Kesimpulan : Gambaran pengetahun remaja tentang kehamilan pranikah berada dalam kategori baik, sedangkan pola asuh orang tua berada dalam kategori Otoriter