cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 9 (2023)" : 47 Documents clear
Hubungan Keterlambatan Jam Operasi Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Operasi Elektif Di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Rizani Paiton Ahmad Baidhowy; Grido Handoko Sriyono; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang operasi merupakan tempat diselenggarakannya tindakan pembedahan secara elektif maupun akut. Keterlambatan jam operai salah satunya dapat mengakibatkan kecemasan pada pasien. Kecemasan merupakan gangguan emosi yang ditandai oleh perasaan tegang, khawatir, takut dan gelisah dengan suatu keadaan yang dianggap sebagai ancaman sehingga operasi kemungkinan akan dibatalkan atau ditunda, dimana keterlambatan jam operasi erat kaitannya dengan kecemasan pasien operasi elektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlambatan jam operasi dengan tingkat kecemasan pasien operasi elektif di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Rizani.Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pasien operasi elektif di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Rizani berjumlah 250 orang, penentuan sampel menggunakan tekhnik Accidental sampling sebanyak 99 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale dan lembar observasi keterlambatan jam operasi. Pengelolahan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating, selanjutnya dianalisis menggunakan Spearman Rank Test.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok keterlambatan operasi elektif yang terbanyak adalah kelompok terlambat yaitu sejumlah 53 responden (53,5%), dan kelompok kecemasan yang terbanyak adalah kelompok kecemasan ringan yaitu sejumlah 55 responden (55,6%), hasil uji analisis mengunakan Spearman Rank Test ada hubungan keterlambatan jam operasi dengan tingkat kecemasan pasien operasi elektif di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Rizani, (p-valeu= 0,000 < α =0,05). Setiap pasien yang akan mengahadapi operasi pasti mengalami kecemasan. Semakin lama waktu tunggu oporasi akan semakin membuat pasien bertambah cemas, maka untuk menguragi kecemasan itu sendiri maka diperlukan kematangan pribadi, pemahaman dalam menghadapi tantangan, harga diri,dan mekanisme koping yang digunakan
Pengaruh Edukasi Bantuan Hidup Dasar Menggunakan Audio Visual Dan Simulasi Terhadap Kemampuan Bystander Siswa Di SMA Zainul Hasan 1 Genggong Muhammad Arifin Maulana; Dodik Hartono; Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegawatdaruratan merupakan kejadian yang secara tiba-tiba dimana korban mengalami keadaan yang kritis dan membutuhkan pertolongan sesegera mungkin untuk mengurangi kecacatan dan kematian, salah satunya kasus henti jantung yang membutuhkan bantuan hidup dasar. Banyaknya siswa berpotensi menjadi Bystander dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang Bantuan Hidup Dasar, sehingga peneliti memberikan edukasi Bantuan Hidup Dasar untuk meningkatkan pengetahuan siswa terhadap Bantuan Hidup Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Bantuan Hidup Dasar Menggunakan Audio Visual Dan Simulasi Terhadap Kemampuan Bystander Siswa Di SMA Zainul Hasan 1 Genggong. Jenis penelitian ini Pree experiment dengan pendekatan pretest-postest. Populasi sebanyak 44 siswa, penentuan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 40 siswa. Instrumen yang digunakan lembar observasi kemampuan bystander.Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan bystander siswa sebelum diberikan intervensi bantuan hidup dasar yaitu kategori kurang sejumlah 38 responden (95%), kemampuan bystander siswa setelah diberikan intervensi bantuan hidup dasar yaitu kategori baik sejumlah 31 responden (77,5%). Hasil uji analisis menggunakan wilcoxon ada pengaruh Edukasi Bantuan Hidup Dasar Menggunakan Audio Visual Dan Simulasi Terhadap Kemampuan Bystander Siswa dengan nilai p valeu= 0,000 < α =0,05. Pemberian edukasi bantuan hidup dasar sangat penting diberikan kepada siswa, karena edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam melakukan pertolongan pertama dan mengurangi resiko kematian pada kasus henti jantung.
Perbedaan Khitan Metode Laser Electrocautery Dan Khitan Metode Standar Konvensional Terhadap Penyembuhan Luka Khitan Di Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama Kraksaan Kabupaten Probolinggo Agung Nugroho; Nur Hamim; Achmad Kusyairi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sirkumsisi adalah tindakan operatif yang ditujukan untuk mengangkat sebagian, maupun seluruh bagian, dari kulup atau prepusium dari penis. Sirkumsisi termasuk dalam prosedur bedah minor. Saat ini teknik sirkumsisi banyak menggunakan alat bantu yang dapat meningkatkan proses penyembuhan seperti elektrokauter dan atau CO2 laser Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan penyembuhan luka khitan antara metode Laser Electrocautery dengan metode Standar Konvensional Menggunakan Alat yang digunakan semuanya sesuai dengan standar medis dan membutuhkan keahlian khusus untuk melakukan metode ini. Metode penelitian ini menggunakan desain Study Comparative dengan rancang desain Quasy Eksperimen. Populasi penelitian ini adalah 30 anak, 15 diantaranya metode laser dan 15 anak menggunakan standar konvensional. Teknik sampel pada penelitian ini menggunakan metode Accidental sampling. Penelitian dilakukan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama Kraksaan Probolinggo. Hasil penelitian didapatkan bahwa penyembuhan luka Metode Laser Cautery dinyatakan sembuh sebanyak 13 responden (87%) sedangkan pada khitan Metode Konvensional sebanyak 5 responden (33%). Penyembuhan luka yang kurang sembuh dengan metode laser cautery sebanyak 2 responden (13%) dan metode konvensional sebanyak 10 responden (67%). Dari hasil uji test Mc Nemar didapatkan bahwa p = 0.0426 yang artinya H0 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara Khitan Metode Laser Cautery dengan Khitan Metode Konvensional terhadap Penyembuhan luka. Sebagai pemberi pelayanan kesehatan dalam keperawatan, pemberian informasi terhadap masyarakat dalam menggunakan metode khitan apapun bisa karena tidak mempengaruhi cepat atau lambatnya luka. Status gizi, kekebalan tubuh, obat-obatan dan radiasi yang mempengaruhi tingkat penyembuhan luka
Hubungan Beban Kerja Dan Motivasi Perawat Dengan Penerapan Triage Di Igd Rsud Waluyo Jati Kraksaan Kabupaten Probolinggo Agung Widhi Setiawan; Grido Handoko Sriyono; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Gawat Darurat merupakan suatu unit pelayanan di rumah sakit yang memberikan pelayanan kepada pasien yang memiliki beban kerja yang tinggi, karena perawat harus melakukan tindakan secara optimal, cepat dan tepat untuk mencegah kematian. Selain itu motivasi perawat juga berdampak terhadap mutu pelayanan di instalasi gawat darurat yang harus dilakukan secara cepat dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dan motivasi perawat dengan penerapan triage. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua perawat sebanyak 21 responden, penentuan sampel menggunakan tekhnik total sampling sebanyak 21 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner beban kerja, motivasi perawat dan lembar observasi penerapan triage. Setelah didapatkan data kemudian dianalisis menggunakan uji spearman’s rho. Hasil penelitian ini menunjukkan beban kerja perawat yaitu kategori sedang sebanyak 15 responden (71,4%), motivasi perawat yaitu kategor tinggi sebanyak 12 responden (57,1%), penerapan triage yaitu kategori baik sebanyak 13 responden (61,9%). Hasil uji analisis menggunakan spearman’s rho ada hubungan beban kerja dan motivasi perawat dengan penerapan triage di IGD RSUD Waluyo Jati dengan nilai p value = 0,005 variabel bean kerja dan p value = 0,000 variabel motivasi perawat. Penerapan triage merupakan waktu emas terhadap kehidupan seorang pasien. Perawat perlu meningkatkan skill dan pengetahuan yang berhubungan dengan penerapan triage, sehingga perawat dapat memberikan proses asuhan keperawatan secara professional
Hubungan Kepatuhan Dalam Terapi Hemodialisa Dengan Kejadian Pruritus Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rs Slamet Riyadi Surakarta Fannisa Luthfiani; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) menjadi masalah kesehatan utama pada seluruh dunia. Sekitar 1 dari 10 populasi dunia teridentifikasi mengalami GGK . Angka kejadian GGK di Indonesia sebesar 713.783 jiwa yang menderita GGK di Indonesia. Terapi yang tepat bagi penderita GGK salah satunya hemodialisa namun hemodialisa tidak memulihkan penyakit ginjal sepenuhnya dan pasien akan mengalami berbagai macam komplikasi salah satunya pruritus. Klien dengan terapi hemodialisa harus patuh terhadap program pengobatan. kepatuhan pengobatan yang buruk menjadi masalah umum pada pasien hemodialisa , yang menyebabkan komplikasi akut dan kronis serta peningkatan mortalitas dan morbiditas. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kepatuhan dalam terapi hemodialisa dengan kejadian pruritus pada pasien gagal ginjal kronik. Metode: Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional dan menggunakan uji rank spearmen. Jumlah sampel 38 dengan instrumen penelitian The End-stage Renal Disease Adherence Questionnair dan 5-D Pruritus Scale. Hasil: Mayoritas responden patuh dalam program terapi hemodialisa dan rata rata pasien mengalami pruritus ringan dengan rentang skala 6-14. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kepatuhan dalam terapi hemodialisa dengan kejadian pruritus pada pasien hemodialisa di RS Slamet Riyadi Surakarta.
Penerapan Senam Hamil Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimeter Iii Di Desa Plumbungan Alvita Damayanti; Anjar Nurrohmah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas tidur yang buruk menjadi salah satu gangguan yang sering terjadi pada ibu hamil trimester 3. Dampak gangguan tidur pada ibu hamil trimester 3 dapat mengakibatkan beresiko melahirkan premature dan operasi Caesar. Pengobatan pada gangguan kualitas tidur dilakukan dengan pengobatan non farmakologi, terapi non farmakologi yang dapat dilakukan salah satunya adalah senam hamil. Tujuan : mengetahui perubahan tingkat kualitas tidur pada ibu hamil trimester 3 sebelum dan sesudah melakukan penerapan senamm hamil. Metode : penerapan ini menggunakan metode deskriptif pada 2 responden, dilakukan selama 4kali pertemuan dalam waktu 2 minggu. Instrument yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil : penanganan gangguan kualitas tidur dengan penerapan senam hamil yang diberikan selama 4kali pertemuan dalam waktu 2minggu selama ±15-20menit dapat mempengaruhi tingkat kualitas tidur ibu hamil trimester 3. Kesimpulan : penerapan menunjukkan bahwa sesudah dilakukan penerapan senam hamil selam 4kali pertemuan dalam waktu 2minggu selama ±15-20menit terjadi peningkatan tingkat kualitas tidur pada kedua responden.
Pelayanan Antenatal Pada Ibu Hamil Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Kedak Kecamatan Semen Kabupaten Kediri Nove Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan adalah peristiwa alami dan fisiologis. Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) merupakan pemeriksaan kehamilan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani secara optimal, sehingga seseorang mampu menghadapi kehamilan, masa nifas, persiapan pemberian ASI eksklusif, dan memulihkan kesehatan reproduksi. Kesehatan ibu hamil di masa pandemi berisiko tinggi terkena Covid-19. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan pelayanan antenatal pada ibu hamil pada masa pandemi Covid-19 di Desa Kedak Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Desain penelitian deskriptif, populasi berjumlah 36 ibu hamil di Desa Kedak Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, sampel penelitian sebanyak 20 responden dengan menggunakan teknik Accidental sampling. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 – 24 Maret 2022, variabel penelitian adalah pelaksanaan Antenatal Care pada ibu hamil pada masa pandemi Covid-19, instrumen penelitian berupa angket, analisis data menggunakan rumus persentase diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian dari 20 responden, sebagian responden mempunyai tingkat pelaksanaan baik berjumlah 15 responden (75%), sebagian kecil responden mempunyai tingkat pelaksanaan cukup berjumlah 3 responden (15%), dan sebagian sebagian kecil responden mempunyai tingkat implementasi rendah yaitu sebanyak 2 responden (10%). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan ANC yaitu umur, pendidikan, pekerjaan, jumlah kehamilan, informasi tentang Covid-19, berdasarkan kebiasaan, berdasarkan kunjungan ANC dan berdasarkan dukungan yang mengarah pada kunjungan. Diharapkan dapat meningkatkan pelaksanaan Pelayanan Antenatal pada ibu hamil sehingga dapat mencegah kematian ibu, anak dan ibu mengetahui alurnya serta melaksanakan ANC secara terpadu di masa pandemi.
Penerapan Mobilisasi Untuk Mengurangi Kejadian Dekubitus Pada Pasien Stroke Non Hemoragic Di RSUD Dr.Moewardi Surakarta Aqzal Radinal Mubarrok; Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dekubitus merupakan luka pada kulit yang terlokalisasi atau pada jaringan dibawah tulang yang menonjol akibat tekanan yang terus-menerus atau tekanan yang disertai dengan gesekan. Peran perawat dalam mengurangi dekubitus sangat penting. Menjaga integritas kulit pasien merupakan salah satu aspek terpenting dalam memberikan asuhan keperawatam. Pemberian tindakan alih baring atau dengan posisi miring kanan dan miring kiri dapat menjadikan suatu alternatif untuk penatalkasanaan pasien koma untuk mencegah dekubitus. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan resiko dekubitus pada pasien stroke non hemoragik dengan memberikan latihan mobilisasi. Metode : Penerapan dilakukan dengan metode deskriptif dengan rancangan studi kasus pada pasien stroke non hemoragik yang beresiko mengalami luka dekubitus. Penerapan mobilisasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Hasil : Terdapat penurunan resiko dekubitus pada pasien stroke non hemoragik setelah dilakukan latihan mobilisasi. Kesimpulan : Adanya perbedaan perkembangan penurunan resiko dekubitus pada pasien stroke non hemoragik sebelum dan sesudah penerapan latihan mobilisasi. Sehingga mobilisasi dapat dijadikan salah satu teknik nonfarmakologis untuk mencegah resiko luka dekubitus.
Penerapan Berjemur Terhadap Regulasi Emosi Pasien Dengan Resiko Perilaku Kekerasan Di RSJD Dr. Arif Zainudin Ragil Lutfhiana Nursakinah; Norman Wijaya Gati; Wahyu Yuniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku kekerasan adalah masalah utama yang sering terjadi pada pasien skizofrenia. Risiko Perilaku Kekerasan adalah jenis perilaku yang ditunjukkan oleh seseorang yang mengancam orang lain dalam bentuk ancaman fisik, emosional, atau seksual. Untuk memperbaiki regulasi emosi pasien yang rentan terhadap perilaku ini, terapi non-farmakologis termasuk menggunakan berjemur. Ditemukan bahwa vitamin D yang kita peroleh saat berjemur membantu mengatur transmisi neuro serotonergik dan metabolisme.Salah satu neurotransmiter yang paling penting untuk mengatur emosi adalah serotonin.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan regulasi emosi pasien resiko perilaku kekerasan. Penerapan dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus. Berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan, terdapat perkembangan regulasi emosi sebelum dan sesudah dilakukan penerapan berjemur
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Gangguan Pendengaran Di Instalasi Pusat Sterilisasi Dan Laundry RSUD Dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023 Yunita Iramona; Lina Oktavia; Eka Joni Yansyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadaan seseorang dinyatakan sehat apabila, terpenuhnya batas- batas parameter dari kondisi sehat secara medis. Kesehatan yaitu keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis (UU No.36 tahun 2009).Keluhan kesehatan adalah keadaan seseorang yang mengalami gangguan kesehatan atau kejiwaan, baik karena penyakit akut, penyakit kronis meskipun selama sebulan terakhir tidak mempunyai keluhan atau hal lain Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan pendengaran di Instalasi Pusat Sterilisasi dan Laundry RSUD dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023. Metode penelitian ini dilaksanakan dengan metode metode total sampling. Sampel pada penelitian berjumlah 30 responden.Tempat penelitian dilaksanakan di Instalasi Pusat Sterilisasi dan Laundry (IPSL) RSUD dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April-Mei Tahun 2023. Analisa data dengan analisis univariat dan bivariate Metode uji statistik chi square pada interval kepercayaan (confidence Level 95% dengan nilai α (0,05) (Hastono, 2018). Kriteria pengambilan keputusan hasil pengujian diatas adalah jika nilai probabiliti ( p Value) lebih kecil atau sama dengan α (0,05), berarti ada hubungan antara variabel independen dengan variable dependen. Kesimpulan : ada hubungan dengan keluhan gangguan pendengaran di Instalasi Pusat Strelisasai dan Laundry RSUD dr. H. Mohamad Rabain