cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 9 (2023)" : 47 Documents clear
Penerapan Kompres Daun Kol Untuk Mengurangi Nyeri Pada Ibu Post Partum Dengan Pembengkakan Payudara Di Desa Salam Kecamatan Karangpandan Sasha Windyatama; Ika Silvitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena ASI tidak keluar seluruhnya, keberadaan bendungan susu menyebabkan payudara bengkak dan nyeri. Setelah melahirkan, hari ketiga bisa mendatangkan nyeri pada payudara yang membengkak. Menyentuh payudara yang bengkak akan membuatnya terasa hangat, pegal, dan tidak nyaman. Salah satu cara penanganan non farmakologis adalah kompres dingin yaitu pemberian kompres daun kol untuk mengurangi nyeri pembengkakan payudara. Tujuan ; Megetahui perkembangan penurunan nyeri payudara pada ibu post partum dengan pembengkakan payudara sebelum dan sesudah pemberian kompres daun kol pada 2 (dua) responden. . Metode ; Penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan menggunakan metode deskriptif, yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara 2 (dua) responden ibu post partum, sebelum dan sesudah dilakukan intervensi kompres daun kol. Hasil ; Nilai skala nyeri sebelum dan sesudah penerapan kompres daun kol, pada Ny. S terdapat penurunan skala nyeri dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan, dan pada Ny. T terdapat penurunan skala nyeri dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan. Kesimpulan ; Hal ini menunjukkan bahwa kompres daun kol dapat menurunkan nyeri pembengkakan payudara pada kedua responden.
Penerapan Senam Diabetes Terhadap Kadar Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Kelurahan Jagalan Meida Intan; Exda Hanung Lidiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah yang tinggi dan dikeluarkan melalui urin, sehingga urin mengandung gula/manis sehingga disebut kencing manis. Senam diabetes menjadi penatalaksanaan non-farmakologis yang sesuai untuk lansia karena menunjukkan hasil penurunan yang signifikan. Tujuan: mengetahui hasil implementasi Senam Diabetes terhadap perubahan kadar gula darah pada lansia penderita diabetes mellitus. Metode: Penerapan ini menggunakan metode berupa studi kasus dengan sampel dua orang responden yang masing-masing menderita Diabetes Mellitus Tipe II. Dengan alat ukur glucometer dan lembar observasi. Hasil: Penatalaksanaan diabetes pada lansia dengan Senam diabetes yang diberikan selama 3 hari berturut – turut dengan waktus selama 55 menit perhari dan didapatkan hasil mengalami penurunan dengan hasil pada Ny. W 174 mg/dL dalam kategori normal sedangkan pada Tn. S dengan hasil akhir 131 mg/dL dalam kategori normal Kesimpulan: Senam diabetes pada lansia dapat menurunkan kadar gula darah pada lansia penderita Diabetes Mellitus Tipe II.
Penerapan Senam Nifas Terhadap Involusi Uteri Pada Ibu Postpartum Di Bidan Praktek Mandiri Desa Tanjungrejo Anisa Zahra; Tri Susilowati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdarahan akibat terlambatnya proses involusi uterus selama nifas merupakan penyebab banyaknya angka kematinan ibu. Sekitar 50.7% kematian maternal terjadi pada waktu nifas karena terlambatnya proses involusi uteri. Upaya untuk melakukan pencegahan kegagalan dari involusi uteri adalah senam nifas. Senam nifas dapat membantu kontraksi pada uterus sehingga dapat berjalan normal. Tujuan: Untuk mengetahui perubahan tinggi fundus uteri pada 2 responden di BPM Desa Tanjungrejo.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang dilakukan pada tanggal 26 Juni-8 Juli 2023 di Desa Tanjungrejo dengan masing-masing responden diberikan intervensi selama 3 Hari sekali selama 2 minggu. Instrumen yang digunakan adalah metline dan lembar observasi untuk mengukur dan mencatat perubahan tinggi fundus sebelum dan sesudah pemberian senam nifas. Hasil: Rata-rata tinggi fundus uteri pada 2 responden adalah 4-4,5 cm dan setelah dilakukan intervensi rata-rata tinggi fundus uteri pada 2 responden adalah 2-3 cm dengan selisih rata-rata penurunan 1-1,5 cm pada setiap pengukuran senam. Kesimpulan: Penerapan Senam Nifas dapat membantu Proses Involusi Uteri.
Penerapan Senam Kaki Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Desa Sedayu Ristiana Avita Febrianti; Ika Silvitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes merupakan penyakit pembuluh darah degeneratif, dengan 90% penderita diabetes menderita diabetes tipe 2. ditandai dengan kelainan pembuluh darah yang mempengaruhi Ankle Brachial Index (ABI). Untuk mendeteksi kelainan pembuluh darah Salah satu pengobatan non-obat adalah senam kaki yang dapat melancarkan peredaran darah. Tujuan : Untuk mengetahui perubahan indeks pergelangan kaki (ABI) sebelum dan sesudah latihan kaki. Metode : Aplikasi ini menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu penelitian dengan 2 responden untuk menggambarkan kejadian antara 2 responden yaitu Tn M dan Tn J sebelum dan sesudah senam. Hasil : Nilai ABI Tn M sebelum dan sesudah latihan kaki meningkat dari sedang menjadi normal, dan Tn J meningkat dari ringan menjadi normal. Kesimpulan : Hal ini menunjukkan bahwa senam kaki mampu meningkatkan indeks pergelangan kaki-brachial (ABI) pada kedua responden.
Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Verbal Bullying Pada Remaja Pelaku Bullying Usia 16-17 Tahun Siti Faaradila N.L.M; Iin Aini Isnawati; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan Emosional merupakan karakter setiap manusia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, kecerdasan emosional ini berkaitan dengan terjadinya verbal bullyingpada remaja karena remaja tersebut memiliki rasa empati yang rendah sehingga tidak dapat mengontrol emosinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Verbal Bullying pada Remaja Pelaku Bullying. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. populasi remaja pelaku bullying di Pondok Putri Hafshawaty sebanyak 40 responden, penentuan sampling menggunakan teknik Total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner kecerdasan emosional dan kuesioner verbal bullying. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kecerdasan emosional terbanyak adalah kecerdasan emosional kategori rendah sebanyak 23 responden (57,5%) dan verbal bullying terbanyak adalah verbal bullying kategori tinggi sebanyak 17 responden (42,5%). Hasil uji analisis hubungan Kecerdasan Emosional dengan Verbal Bullying dengan nilai p=0.00 sehingga p=0.00 < α=0.05. Kecerdasan emosional yang tinggi mempengaruhi pola pikir seseorang dalam memahami situasi, berempati dan juga mengontrol emosi.Verbal Bullying yang dilakukan seperti berkata kasar, menghina dan memanggil nama teman dengan sebutan nama hewan merupakan perilaku responden dengan kecerdasan emosional yang rendah. Dapat disimpulkan ada hubungan Kecerdasan Emosional dengan Verbal Bullying. Diharapkan remaja dapat mengelolah emosional diri, berempati terhadap sesama santri sehingga tidak menmbulkan perilaku verbal bullying dalam lingkungan pondok pesantren.
Hubungan Stabilitas Kadar Gula Darah Dengan Fatiugue Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Moh. Dandi; Achmad Kusyari; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula (Hiperglikemia), kondisi ini dapat menimbulkan terjadinya fatigue, Sesorang dikatakan menderita Diabetes Melitus jika memiliki kadar gula darah puasa >126 mg/dL, kadar gula darah setelah makan 180 mg/dL, dan pada tes gula darah sewaktu >200 mg/d. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Stabilitas kadar gula darah dengan fatigue pada penderita Diabetes melitus tipe II. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada tanggal 8 september 2022 sampai 8 Agustus 2022. Dalam penelitian ini terdapat 36 responden dengan jumlah sample 36 responden yang memenuhi kriteria inklusi, sedangkan teknik sampling yang digunakan yaitu Total Sampling. Hasil dari penelitian ini didapatkan Hasil Stabil sebanyak 21 responden dan di dapatkan hasil fatigue sebanyak 23 responden Di dapatkan hasil nilai p=0,010 dengan tingkat signifikan α :0,05 (p<α = 0,05) ada hubungan Stabilitas kadar gula dengan fatigue Tingginya kadar gula dalam darah mengakibatkan Fatigue menjadi buruk, terutama pada penderita diabetes melitus tipe II, sehingga diharapkan responden dapat menjaga pola makan, mengontrol kadar gula darah, dan memperbanyak olah raga,sehingga dapat mengurangi terjadinya resiko diabetes melitus tipe II
Pengaruh Metode Animasi Terhadap Pencegahan Scabies Pada Siswa MTS M Zainul Arifin; Alwin Widhiyanto; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skabies adalah kondisi pada kulit infeksi yang sangat mengganggu. Dalam kasus penyakit skabies membutuhkan pendidikan kesehatan untuk mencegah terjadinya skabies. Pendidikan kesehatan adalah proses transfer materi/teori dari seseorang ke orang lain, tetapi perubahan tersebut terjadi karena adanya kesadaran diri individu, kelompok, atau masyarakat sendiri, yaitu pendidikan kesehatan metode Animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode Animasi terhadap pencegahan skabies di MTs putra Pondok Pesantren Nurul Qur’an. Penelitian ini merupakan pra-eksperimental design dengan pendekatan one-group pre-post test. Populasi 112 responden Siswa MTs Putran Pondok Pesatren Nurul Qur’an, sampel yang diteliti 88 diambil dengan cara Purposiv Sampling. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan pencegahan scabies sebelum dilakukan pendidikan kesehatan dengan metode Animasi nilai 88, mayoritas pencegahan scabies sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan metode Animasi 81, analis Paired-sampel t test didapatkan nilai (r = 0,000 ≤ α = 0,05) hal ini menunjukkan spengaruh pendidikan kesehatan dengan metode Animasi terhadap pencegahan skabies. Diharapkan responden yang mengalami gangguan kesehatan berupa skabies dapat menerapkan pendidikan kesehatan dengan metode Animasi sangat efektif dikarenakan Animasi memiliki kelebihan yang menarik dan dapat memfokuskan responden dengan ketertarikan
Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progressive Dan Hipnotis Lima Jari Dengan Penurunan Kelelahan Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Desa Sokaan Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo Zakariya Adib Yahya; Achmad Kusyairi; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronik yang tidak dapat disembuhkan akibat dari mekanisme penggunaan insulin endogen yang tidak efektif dan menyebabkan gejala antara lain: Polidipsi, Poliuri, Polifagi, penurunan penglihatan dan Kelelahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progressive dan Terapi Hipnotis Lima Jari dengan penurunan Kelelahan pada penderita diabetes mellitus tipe II di Desa Sokaan. Jenis penelitian ini pra-eksperimental design dengan one grup pra-post test melibatkan satu kelompok 36 responden. Pada populasi melibatkan seluruh masyarakat mengalami kelelahan sejumlah 40 orang dan pada sampel sejumlah 36 orang. Hipotesis diuji dan dianalisis menggunakan Wilcoxon dengan hasil p-value<0,05. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata sebelum melakukan terapi Relaksasi Otot Progressive dan terapi Hipnotis Lima Jari adalah 56.75. Sedangkan nilai rata-rata sesudah melakukan terapi Relaksasi Otot Progressive dan terapi Hipnotis Lima Jari adalah 24.81. Sedangkan hasil uji wilcoxon nilai p= 0,000 pada tingkat signifikan p<0,05 sehingga dapat di nyatakan H1 di terima yang artinya terdapat pengaruh Terapi Relaksasi Otot Porgressive dan Hipnotis Lima Jari dengan penurunan Kelelahan pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Desa Sokaan Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo. Diharapkan untuk penderita diabetes mellitus tipe II melakukan terapi tersebut secara rutin dimana sebagai latihan fisik dan untuk menurunkan Kelelahan.
Faktor faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat perlindungan diri (APD) terhadap kejadian dermatitis kontak pada petugas cleaning service di RSUD Mohamad Rabain Ayu Arinda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dermatitis kontak akibat kerja merupakan gangguan pada kulit yang terjadi karena kontak dengan substansi tertentu yang terdapat di tempat kerja. Dermatitis kontak merupakan penyakit umum yang sering terkait dengan pekerjaan. Dermatitis kontak terdiri dari dua kelompok yaitu Dermatitis Kontak Iritan (DKI) dan Dermatitis Kontak Alergi (DKA). Dermatitis Kontak Iritan merupakan reaksi imunologis kulit terhadap gesekan atau paparan bahan asing penyebab iritasi kepada kulit. Dermatitis Kontak Iritan (DKI) merupakan reaksi yang timbul apabila kulit terkena bahan - bahan kimia yang sifatnya toksik dan menyebabkan peradangan Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil sebanyak 46 responden (78,3%) dengan tidak beresiko kejadian dermatitis kontak, terdapat 34 responden (73,9%)pengetahuan kurang, terdapat 29 responden (63,0%) sikap tidak baik, terdapat 31 responden (67,4%) tidak ada motivasi. Terdapat 39 responden (84,8%) ada fasilitas kesehatan, terdapat 31 responden (67,4%) tidak ada pengawasan Berdasarkan hasil analisis bivariate Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kejadian dermatitis kontak pada pegawai cleaning service dengan nilai P Value 0,002 Ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan kejadian dermatitis kontak pada pegawai cleaning service dengan nilai P Value 0,002, Tidak Ada hubungan yang bermakna antara motivasi dengan kejadian dermatitis kontak pada pegawai cleaning service dengan nilai P Value 0,231, Tidak Ada hubungan yang bermakna antara fasilitas kesehatan dengan kejadian dermatitis kontak pada pegawai cleaning service dengan nilai P Value 0,261, Ada hubungan yang bermakna antara pengawasan kejadian dermatitis kontak pada pegawai cleaning service dengan nilai P Value 0,002, Ada hubungan yang bermakna antara penggunaan alat perlindungan diri (APD) dengan kejadian dermatitis kontak pada pegawai cleaning service dengan nilai P Value 0,000
Pengaruh Brain Gym Dan Terapi Musik Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Tingkat Akhir Di STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong Syafi’udin Hasan; Alwin Widhiyanto; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stress merupakan salah satu reaksi atau respon psikologis manusia saat dihadapkan pada hal- hal yang dirasa telah melampaui batas atau dianggap sulit untuk dihadapi. Pengobatan stres dapat dilakukan dengan farmakologi non farmakologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh brain gym dan Terapi music terhadap tingkat stress pada mahasiswa tingkat akhir di STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo. Jenis penelitian Pra Eksperimen, dengan desain studi One-group pre-post test design, sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengalami stress yang berjumlah 35 mahasiswa yang di ambil dengan cara total sampling instrument yang digunakan lembar observasi. Hipotesis diuji dan dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test dengan hasil p-value 0.000 pada setiap variabel yang berarti bahwa ada pengaruh brain gym dan Terapi musik terhadap tingkat stress. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai sebelum dilakukan brain gym dan Terapi musik terbanyak adalah stress ringan 60%, stres sedang 34%, stres berat 6% dan nilai sesudah dilakukan brain gym dan Terapi musik didapatkan stress normal 85%, sedangkan stress ringan yakni 15%. Diharapkan untuk penderita stres melakukan terapi tersebut secara rutin dimana sebagai latihan fisik dan pengendalian stress untuk menurunkan tingkat stress.