cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 6 (2026)" : 6 Documents clear
Edukasi Kesehatan Tentang Posyandu Remaja Dalam Upaya Pencegahan Stunting Nisa Ardhianingtyas; Wida Rahma Arwiyantasari; Kusnul Lailatul Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2228

Abstract

Posyandu Remaja menawarkan remaja akses ke layanan kesehatan dasar, pendidikan, konseling, dan pelatihan keterampilan hidup sehat. Mereka juga melibatkan remaja dalam peran kader dan peserta aktif. Meskipun program Posyandu Remaja telah didirikan di berbagai daerah, banyak remaja yang belum memahami tujuan, manfaat, dan kegiatan yang dilakukan. Oleh karena itu, edukasi Posyandu Remaja sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi remaja dalam menjaga kesehatan diri. Metode : kegiatan ini melibatkan 23 orang remaja di Desa Sumberagung RT 04 Rw 01, Plaosan, Magetan. Dalam pelaksanaannya dimulai dengan pre-test, sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, di akhiri dengan post-test. Hasil : dari hasil tes didapatkan adanya peningkatan nilai setelah diberikan edukasi tentang posyandu remaja. edukasi tentang Posyandu Remaja telah terlaksana dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai pengertian, tujuan, manfaat, dan kegiatan Posyandu Remaja setelah diberikan edukasi. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja serta mendorong partisipasi mereka dalam kegiatan Posyandu Remaja.
Penyuluhan Kecacingan Pada Balita Dan Anak-Anak Di Posyandu Desa Cikeas Kabupaten Bogor Jawa Barat Nurraya Lukitasari; Mutia Sari Wardana; Agnes Yuliana; Dyah Ayuwati Waluyo; Frida Octavia Purnomo; Aji Humaedi; Ernie Halimatushadyah; Krismayadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2229

Abstract

Kecacingan atau soil-transmitted helminth (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan pada balita dan anak-anak di Indonesia akibat rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat serta kurangnya edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan kecacingan pada balita dan anak-anak. Pokok bahasan yang diberikan meliputi pengertian kecacingan, gejala, cara penularan, dampak terhadap pertumbuhan anak, perilaku pencegahan, sanitasi lingkungan, serta penggunaan obat cacing secara berkala. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait upaya pencegahan dan penanganan kecacingan sehingga dapat mendukung terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif melalui ceramah dan diskusi interaktif di Posyandu Sagitarius 2 Desa Cikeas, Kabupaten Bogor. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang terdiri atas 10 pertanyaan kepada 18 responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada hampir seluruh indikator setelah dilakukan edukasi. Peningkatan paling terlihat pada pemahaman mengenai penggunaan alas kaki saat bermain di tanah, pentingnya kebersihan diri, serta upaya pencegahan reinfeksi cacing. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis masyarakat efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan kecacingan pada anak.
Meningkatkan Kemampuan Toilet Training Melalui Metode Demonstrasi dan Edukasi Pada Anak Sekolah Dasar Andri Kusuma Wijaya; M. Bagus Andrianto; Emi Kosvianti; Fatsiwi Nunik Andari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2231

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya perilaku saniter saat menggunakan fasilitas toilet sekolah, melalui metode edukasi interaktif dan demonstrasi toilet training. Kelompok anak usia sekolah dasar, terutama kelas rendah, merupakan kelompok yang rentan mengalami penularan penyakit berbasis lingkungan akibat kurangnya pemahaman mengenai kebersihan eliminasi. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di SDN 31 Srikuncoro dengan sasaran siswa kelas 2. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan utama yaitu pengkajian awal (pre-test), pemberian edukasi multimedia berbasis video animasi, demonstrasi taktis menggunakan alat peraga visual (phantom), serta evaluasi akhir (post-test). Dari total populasi, terdapat 23 siswa sebagai responden konstan yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Hasil evaluasi kognitif menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan. Pada tahap pre-test, terdapat 3 anak yang belum memenuhi kriteria kelulusan personal (75%). Namun, setelah diberikan intervensi demonstrasi, hasil post-test menunjukkan angka kelulusan klasikal melonjak tajam mencapai 95,65%. Kesimpulannya, kombinasi edukasi interaktif dan demonstrasi alat peraga terbukti sangat efektif dalam merekonstruksi pemahaman kognitif siswa menuju pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat yang mandiri di lingkungan sekolah.
Kelas Edukasi Persiapan Persalinan Aman Dan Kewaspadaan Menghadapi Komplikasi Obstetri Pada Ibu Hamil Trimester III Mufida Dian Hardika; Nisa Ardhianingtyas; Elita Chobi Batul Uma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2234

Abstract

Persalinan yang aman merupakan komponen penting dalam upaya menekan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi. Ibu hamil trimester III berada pada masa menjelang kelahiran sehingga membutuhkan informasi yang jelas mengenai persiapan persalinan, pengenalan tanda persalinan, pemilihan fasilitas kesehatan, kesiapan rujukan, serta tanda bahaya komplikasi obstetri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III mengenai persiapan persalinan aman dan kewaspadaan terhadap komplikasi obstetri. Kegiatan dilaksanakan di TPMB Atika Kabupaten Madiun pada Mei 2026 dengan peserta sebanyak 20 ibu hamil trimester III. Metode kegiatan terdiri atas apersepsi, pretest, edukasi kesehatan, diskusi interaktif, simulasi penyusunan rencana persalinan dan rujukan, serta posttest. Hasil evaluasi memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah kegiatan edukasi. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 57,25 pada pretest menjadi 85,25 pada posttest. Peserta juga dapat mengidentifikasi tanda bahaya obstetri, seperti perdarahan, sakit kepala berat, pandangan kabur, kejang, ketuban pecah sebelum waktunya, demam, nyeri perut hebat, dan berkurangnya gerakan janin. Kegiatan ini memberi manfaat sebagai pendekatan promotif dan preventif untuk memperkuat kesiapan ibu menjelang persalinan serta mendorong pengambilan keputusan yang lebih cepat ketika muncul komplikasi obstetri.
Pemberian Edukasi Tentang Kompres Air Jahe Hangat Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Di TPMB Riya Tisnawati Bella Riska Ayu; Wahyu Nindi Sayekti; Devi Elfita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2236

Abstract

Nyeri punggung merupakan keluhan umum pada ibu hamil yang dapat menurunkan kenyamanan dan aktivitas sehari-hari. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai penatalaksanaan nonfarmakologis menjadi tantangan dalam upaya mengurangi keluhan tersebut. Edukasi tentang kompres air jahe hangat sebagai terapi komplementer perlu diberikan karena aman, mudah, dan dapat dilakukan secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan serta meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam mengurangi nyeri punggung menggunakan kompres air jahe hangat di TPMB Riya Tisnawati. Kegiatan ini dilakukan melalui metode ceramah dan tanya jawab, demonstrasi, dan evaluasi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Riya Tisnawati Kota Palembang yang diikuti oleh 18 ibu hamil. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi, serta didukung media leaflet dan penyampaian materi secara langsung. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana sebelum penyuluhan mayoritas peserta memiliki pengetahuan cukup (72,22%), dan setelah penyuluhan meningkat menjadi pengetahuan baik (77,8%). Kesimpulannya, pemberian edukasi berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil dan dapat menjadi strategi promotif dalam pelayanan kebidanan, sehingga disarankan kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas.
Edukasi dan Pendampingan Sederhana Gizi Seimbang Balita Berbasis Skrining Awal pada Ibu sebagai Upaya Pencegahan Stunting di RW 03 Kelurahan Pulo Gebang Kecamatan Cakung Jakarta Timur Endah Dian Marlina; Yudhia Fratidhina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2240

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan penting dalam pembangunan kesehatan anak di Indonesia. Menurut World Health Organization (WHO), stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, serta kurangnya stimulasi psikososial yang memadai, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Meskipun prevalensi stunting di Indonesia menunjukkan tren penurunan dari 30,8% pada tahun 2018 menjadi 21,6% pada tahun 2022, angka tersebut masih berada di atas ambang batas WHO, yaitu kurang dari 20%. Di Provinsi DKI Jakarta, prevalensi stunting menurun dari 18,6% pada tahun 2021 menjadi 14,8% pada tahun 2023. Namun demikian, masalah gizi pada balita masih memerlukan perhatian serius. Di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, tercatat 148 anak mengalami stunting, dan wilayah ini menjadi salah satu penyumbang tertinggi kasus stunting di Jakarta Timur. Di Kelurahan Pulo Gebang, upaya pencegahan telah dilakukan melalui Pos Gizi, namun luasnya wilayah serta keterbatasan jangkauan layanan di tingkat RW menjadi tantangan tersendiri. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan upaya yang lebih dekat dengan masyarakat melalui skrining awal pengetahuan ibu dan kader serta pendampingan sederhana mengenai gizi seimbang balita. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman tentang pentingnya ASI, pengelolaan MP-ASI, serta pemilihan bahan makanan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang balita. Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu dan kader memiliki pengetahuan yang lebih baik sehingga mampu berperan aktif dalam pencegahan stunting di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6