Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA (KKN) DI RT 06 DAN RW 05 KELURAHAN CAWANG Lubis, Faisal; K , Vonny Lestari; Orlinka, Kenvi; Purnomo, Frida Octavia; Sari, Dwi Puspita; Wardana, Mutia Sari
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan intrakurikuler perguruan tinggi yang memadukan dharma pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus dalam satu kegiatan. Di beberapa perguruan tinggi, KKN merupakan bagian integral dari kurikulum yang mengintegrasikan pengalaman belajar mahasiswa dengan realitas kehidupan di masyarakat. Kuliah Kerjan Nyata dilakukan di Rt 06 Rw 05 Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.kegitan yang dilakukan berupa penyuluhan logo obat, logo obat tradisional dan swamedikasi penyakit diare. hasil penelitian menunjukkan peningkatan wawasan pengetahuan masyarakat setempat meningkat. Untuk pemeriksaan kesehatan yang dilakukan yaitu gula darah dan asam urat menunjukka 84% dikategorikan kedalam normal. Serta penanaman toga yang dilakukan guna membantu mengobati penyakit seperti daun seledri membantu menurunkan tekanan gula darah. Tanaman binahong dan kembang telang merupakan tanaman yang dapat membantu mengobati diare. program penyuluhan stunting dilakukan guna membantu mencegah terjadinya stunting pada masyarakat setempat dengan 20 anak berusia dibawah 5 tahun. Adapun kegiatan senam bertujuan membantu menyehatkan tubuh serta mengerakkan otot dan tulang.
Edukasi Pemanfaatan Teh Kombinasi Sereh dan Kayu Manis untuk Pencegahan Diabetes Masyarakat Ulak Kerbau Baru Wijaya, Dina Permata; Herlina, Herlina; Liberitera, Sternatami; Starlista, Viva; Sari Wardana, Mutia
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i2.418

Abstract

Diabates merupakan penyakit sistem metabolik yang melibatkan peningkatan kadar glukosa dalam darah yang tidak terkontrol. Masyarakat banyak yang belum mengetahui terkait pengetahuan tentang penyakit diabetes melitus, pola hidup sehat, dan pemanfaatan sereh dan kayu manis sebagai tanaman yang dapat mencegah penyakit diabetes. Pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan edukasi terkait penyakit diabetes dan cara pencegahan penyakit diabetes serta sosialisasi pemanfaatan tanaman sereh dan kayu manis sebagai minuman seduh berupa teh celup sebagai produk untuk pencegahan penyakit diabetes. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Ulak Kerbau Baru. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah edukasi dan pelatihan pembuatan minuman seduh berupa teh celup yang berasal dari sereh dan kayu manis. Peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah perempuan atau ibu rumah tangga yang memiliki potensi dalam ketertarikan terhadap minuman seduh berupa teh celup yang berasal dari sereh dan kayu manis. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa masyarakat mengerti terkait penyakit diabetes dan pencegahan penyakit diabetes serta memiliki ketertarikan dalam mengolah sereh dan kayu manis menjadi minumah seduh berupa teh celup dan cara pengolahannya. Kegiatan ini memiliki manfaat dalam meningkatkan kesehatan dan dapat berpotensi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat karena menghasilkan produk yang dapat dijadikan peluang usaha.
Edukasi Anemia Saat Menstruasi dan Swamedikasi Pengobatan Anemia Kepada Remaja SMK Farmasi Sari Farma Depok Sari Wardana, Mutia; Waluyo, Dyah Ayuwati; Yuliana, Agnes; Humaedi, Aji; Destiyana Anggun Paramyta, Bunga; Sari, Dwi Puspita
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i2.458

Abstract

Anemia merupakan keadaan dimana masa sel darah merah atau masa hemoglobin yang beredar tidak memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen ke bagian jaringan tubuh. Menurut data Balitbangkes menunjukan proporsi anemia terdapat pada kelompok umur 15-24 tahun sebesar 32%. Remaja putri rentan mengalami anemia, karena menstruasi setiap bulan pada masa pertumbuhan sehingga kehilangan darah yang didalamnya terdapat zat besi sebagai bahan utama pembentukan hemoglobin. Berdasarkan informasi tersebut penyakit anemia banyak terjadi pada usia remaja sehingga menyebabkan menstruasi yang tidak normal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi penyakit anemia saat mentruasi, swamedikasi pengobatan anemia kepada remaja SMK Farmasi Sari Farma Depok sehingga dapat memberikan informasi dan pemahaman terkait penyakit anemia dan pengobatannya. Metode pelaksanaan berupa edukasi interaktif, pembagian leaflet, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi melalui pre-test danpost-test. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta edukasi menunjukkan antusiasme yang tinggi dan berdampak baik dengan peningkatan pengetahuan dan pemahaman remaja terkait anemia dan pengobatannya dengan hasil evaluasi post-test yang meningkat sekitar 20,22%.
The In-vivo Safety and Efficacy Test of Antiaging Serum Containing Gold Nanoparticle Synthesized Using Sida rhombifolia Extract Waluyo, Dyah Ayuwati; Sutriyo, Sutriyo Sutriyo; Vardhani, Afifah K.; Wardana, Mutia Sari
Jurnal Fitofarmaka Indonesia Vol 11, No 3 (2024): JURNAL FITOFARMAKA INDONESIA (ENGLISH EDITION)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jffi.v11i3.1212

Abstract

Advance glycation end products (AGEs) are the basic root cause of endogenous aging. AGEs causing fragmentations and crosslinked collagen which damaging the skin integrity and mechanical properties resulting in reduced skin elasticity. Gold nanoparticles (AuNP) has been synthetized using Sida rhombifolia (Sidaguri) extract. This study aimed to determine the efficacy of antiaging serum containing AuNP synthetized using Sidaguri extract. AuNP was produced by reducing HAuCl4 solution using Sidaguri extract. 10% of AuNP colloid was formulated into the serum. 19 woman applied patch containing serum and base placebo to perform irritation test followed by provocative test if there is any reddish reaction found. 16 women showed no signs of irritation and 3 women showed a reddish reaction, the provocative test showed no signs of irritation. Then efficacy test performed to 18 women by applying 1 drop of the serum at one side of the forearm and base placebo serum at the other side, after passing patch test. The antiaging serum had the ability to increase skin collagen (64.72 ± 27.11%) and skin elasticity (64.11 ± 11.67%) after 8 weeks of use, twice a day. There was a significant increase in skin collagen and elasticity index (P-value < 0.0001).
Edukasi Pengetahuan Stunting Dan Cara Pencegahannya Sejak Remaja oktavelani, Oktavelani Tiara Eka Putri; Zahrani, Kaila Sifa; Masyha, Dilea Dara; Syarobhi, Muhammad Wildan; Wardana, Mutia Sari; Purnomo, Frida Octavia; Paramyta, Bunga Destiyana
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.520

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan utama di Indonesia, khususnya di daerah dengan tingkat akses informasi dan kesadaran kesehatan yang rendah. Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tingginya risiko stunting akibat minimnya pemahaman masyarakat, terutama remaja, terkait pentingnya gizi seimbang dan kesehatan reproduksi. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), ditemukan bahwa sebagian besar remaja di Desa Nagrak memiliki pemahaman yang rendah mengenai langkah pencegahan stunting. Upaya pencegahan stunting menjadi prioritas nasional, salah satunya melalui peningkatan pemahaman remaja mengenai stunting. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja Desa Nagrak terkait pengertian, penyebab, dan pencegahan stunting melalui program edukasi berbasis pengabdian masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, diskusi, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas program. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja setelah edukasi, dengan 100% responden memahami pengertian, ciri-ciri, dan gejala stunting. Program ini membuktikan bahwa remaja dapat berkontribusi dalam pencegahan stunting, sebagaimana didukung oleh penelitian sebelumnya.
OPTIMIZATION OF BUTTERFLY PEA EXTRACT PEEL-OFF MASK WITH VARIATIONS OF POLYVINYL ALCOHOL AND IOTA CARRAGEENAN USING FACTORIAL DESIGN Dina Permata, Wijaya; Shaum, Shiyan; Nabilah Putri, Hadiani; Herlina, Herlina; Mutia Sari, Wardana
Pharmacoscript Vol. 8 No. 1 (2025): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v8i1.1798

Abstract

ABSTRACT The butterfly pea flower (Clitoria ternatea) contains antioxidants that help combat premature skin aging. Peel-off masks are popular with consumers as topical formulations because they are unique and practical. An essential component of peel-off masks is the gelling agent Polyvinyl Alcohol (PVA), which acts as a film-forming agent. However, PVA at the wrong concentration can result poor mask physical properties. Combining PVA with other gelling agents can obtain peel-off masks with better physical properties. This study aims to identify the effect of PVA and iota carrageenan on the optimal formula of peel-off masks regarding physical properties, stability, and antioxidant activity. Butterfly pea flower extract was obtained by maceration in 70% ethanol. Optimization of PVA and iota carrageenan was conducted using a factorial design method, observing responses such as viscosity, spreadability, and drying time. Peel-off masks with butterfly pea flower extract were prepared with concentration variations of PVA (6%, 10%) and iota carrageenan (0.5%, 1%). The optimal formula was then tested for stability using cycling test method and for antioxidant activity using DPPH method. Increasing concentrations of PVA and iota carrageenan significantly affects viscosity, spreadability, and drying time, with a p-value < 0.05. The optimal peel-off mask formula contained 16% PVA and 0.5% iota carrageenan, with a viscosity of 16.473 cPs, spreadability of 5.6 cm, and drying time of 23 minutes and 11 seconds. The optimal formula demonstrated good stability during storage, with a significance p-value > 0.05, and was categorized as having weak antioxidant activity with an IC50 value 171.738 µg/mL.
Profil dan Persepsi Penggunaan Obat Tradisional Pada Konsumen Di Apotek Maranatha Junior (Maju) 2 Kabupaten Merangin Hura, Sadari; Halimatushadyah, Ernie; Wardana, Mutia Sari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2657

Abstract

Obat tradisional masih menjadi pilihan banyak masyarakat karena dianggap aman, alami, dan diwariskan turun-temurun. Penelitian ini bertujuan menggambarkan profil sekaligus persepsi konsumen terhadap penggunaan obat tradisional di Apotek Maranatha Junior (MAJU) 2, Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 94 responden dilibatkan melalui kuesioner. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar pengguna obat tradisional adalah perempuan (55,3%), berusia 18–25 tahun (37,2%), lulusan SMA/sederajat (45,7%), bekerja sebagai pegawai swasta (34,0%), dan berpenghasilan Rp2.500.000–Rp5.000.000 per bulan (34,0%). Jenis obat tradisional yang paling sering dipilih adalah jamu (56,4%) dengan bentuk cair (61,7%). Alasan utama pemakaian karena berbahan alami (43,6%) serta mendapat rekomendasi dari orang terdekat (40,4%). Sebagian besar responden membeli obat tradisional di apotek (60,6%) dan menggunakannya 1–3 hari (63,8%) untuk mengatasi keluhan ringan, terutama batuk (31,9%). Mayoritas merasa sembuh setelah konsumsi (92,5%) tanpa efek samping berarti (83,0%). Jika muncul keluhan, responden cenderung menghentikan pemakaian (89,4%). Menariknya, sebagian besar tidak memberitahu dokter tentang penggunaan obat tradisional (84,0%) karena dokter tidak menanyakan (89,3%). Secara keseluruhan, mayoritas responden (91,5%) menilai obat tradisional aman digunakan.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI KOMBINASI PADA PASIEN RAWAT JALAN DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSU SWASTA JAKARTA SELATAN Lukitasari, Nurraya; Waluyo, Dyah Ayuwati; Purnomo, Frida Octavia; Wardana, Mutia Sari; Rahmawati, Icha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28018

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global yang mengalami peningkatan angka kesakitan dan kematian tertinggi di dunia termasuk di Indonesia. Penatalaksanaan terapi pada pasien dengan DM tipe 1 menggunakan insulin merupakan pilihan utama, sedangkan indikasi untuk obat diabetes oral terutama ditujukan untuk mengobati pasien dengan DM tipe 2 yang tidak dapat dikendalikan dengan mengatur asupan energi, karbohidrat, dan olahraga Terapi insulin adalah salah satu pilihan tambahan pada pasien DM tipe 2 jika langkah pertama pengobatan yang menggabungkan kebiasaan gaya hidup dan obat diabetes oral tidak mencapai target HbA1c yang diinginkan Berbagai jenis kombinasi obat antidiabetes yang diberikan kepada pasien, antara lain kombinasi 2 obat antidiabetes oral, kombinasi insulin dengan 1 obat antidiabetes oral, kombinasi insulin dengan 2 obat antidiabetes oral atau bahkan kombinasi 2 jenis insulin dengan antidiabetes oral. Penelitian ini akan memberikan informasi menyeluruh mengenai efektivitas biaya antidiabetes baik oral maupun insulin terhadap luaran klinis Gula Darah Sewaktu (GDS) yang diamati selama tiga bulan terapi pada pasien diabetes rawat jalan di suatu rumah sakit umum di Jakarta Selatan. Diperoleh hasil terapi kombinasi Acarbose+Gliquidone dengan nilai REB yang baik yaitu Rp 6.027,06 disusul dengan terapi Levemir pen+Acarbose+Glibenklamid+Metformin dan Novorapid pen+Gliquidone masing-masing sebesar Rp 12.532,14 dan Rp 12.638,28. Nilai RIEB terapi kombinasi Acarbose+Metformin+Gliquidone perlu menambahkan biaya sebesar Rp 905,82 per peningkatan efektivitas.
Molekuler Docking Senyawa Fenolik Daun Kelor Terhadap Enzim Collagenase, Elastase, Dan Tyrosinase: Molecular Docking of Phenolic Compounds from Moringa Leaves Against Collagenase, Elastase, and Tyrosinase Enzymes Krismayadi; Mumpuni, Esti; Humaedi, Aji; Sari Wardana, Mutia; Yuliana, Agnes
Binawan Student Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/c57mvx68

Abstract

Kulit merupakan organ terbesar, essensial dan berfungsi sebagai sensor luar bagi tubuh yang rentan terhadap penuaan (skin aging) yang dipicu oleh faktor intrisik dan ekstrinsik melalui produksi Reactive oxygen species (ROS). Oksidan ini mempengaruhi aktivitas enzim collagenase, elastase, dan tyrosinase yang berperan dalam degradasi struktur kulit. Dengan demikian perlu adanya pemanfaatan herbal guna meregulasi ketiga enzim tersebut, salah satunya adalah daun kelor yang kaya akan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas inhibisi senyawa aktif fenolik daun kelor dengan pendekatan molekular docking. Penelitian dilakukan dengan tahapan meliputi preparasi dan optimasi senyawa ligan, serta makromolekul target, menambatkan koordinat gridbox, pembuatan berkas GPF dan DPF serta simulasi, analisis dan visualisasi hasil docking menggunakan perangkat lunak diantara nya Marvin Sketch 15.5.11, Chimera 1.10.2, PyMol 2.3.3, Discovery Studio V21.1.0.20298, dan Autodock 4.2. Hasil menunjukkan bahwa asam klorogat memberikan ikatan terkuat terhadap collagenase (∆G = -8,54 kkal/mol), sementara asam elagat menunjukkan afinitas tertinggi terhadap elastase dan tyrosinase. Studi ini menyimpulkan bahwa senyawa fenolik daun kelor berpotensi sebagai kandidat anti-aging yang berikatan denganenzim target yang berperan dalam proses penuaan kulit.
Optimization of oil-based liquid lipstick formula from sesame seed oil (Sesamum indicum L.) and antibacterial activity test against Staphylococcus aureus Miksusanti, Miksusanti; Wijaya, Dina Permata; Kovalina, Yosi; Wardana, Mutia Sari; Herlina, Herlina
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 23 No 2 (2025): JIFI
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v23i2.1712

Abstract

Liquid lipstick is a type of lip color cosmetic that consumers highly favor. However, repeated use of liquid lipstick can promote the growth of Staphylococcus aureus (S. aureus) bacteria. The formulation of liquid lipstick involves several components, including a mixture of wax, oil, and other additives. Sesame seed oil (Sesamum indicum L.), incorporated into the formulation, serves as both a base and preservative due to its fatty acid content, which is expected to inhibit the growth of S. aureus bacteria. Microcrystalline wax is added to achieve a good texture and enhance the adhesion properties of the formulation. This study aimed to determine the optimum formula and evaluate the antibacterial activity of the liquid lipstick formulation. The formula was developed using a 2² factorial design method, with sesame seed oil and microcrystalline wax as variables. The optimum formula was analyzed using Design Expert® 13 software based on parameters such as viscosity, spreadability, and adhesion. The final optimum formula consisted of 70% sesame seed oil and 5% microcrystalline wax. The formulation demonstrated good stability during the cycling test, maintaining red color, vanilla and sesame-like aroma, liquid texture, and pH 5. The viscosity was 11797.51 cP, the spreadability was 6.06 cm, and the adhesion time was 64 seconds. Antibacterial activity, assessed using the disk diffusion method, yielded an inhibition zone diameter of 15±1.322 mm, indicating a strong inhibition zone. Based on the research findings, it was concluded that the optimum sesame seed oil-based liquid lipstick formula exhibited good product characteristics, stability, and strong antibacterial activity.