cover
Contact Name
Parmono Dwi Putro
Contact Email
setjen@ifi.or.id
Phone
+6221-5847248
Journal Mail Official
setjen@ifi.or.id
Editorial Address
Jl. Hang Lekiu III No. 19 Gedung Hernani, Jakarta Selatan 11630, Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 11630
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding
ISSN : -     EISSN : 29869595     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding is held as one of the agendas in the Temu Ilmiah Tahunan Fisioterapi (TITAFI) and Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas). This activity accommodates students, practitioners, and physiotherapist academics to disseminate research in oral paper and poster presentations in order to find the opportunity in increasing scientific and research in various physiotherapy competencies and services.
Articles 23 Documents
The Effect of BMI on Strengthening Exercise to Improve The Functional Ability of Knee Osteoarthritis: Pengaruh BMI terhadap Latihan Penguatan untuk Meningkatkan Kemampuan Fungsional pada Osteoarthritis Lutut Narulicha, Desi Nadya; Ariyanto, Andry
Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding 2023: Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding
Publisher : Ikatan Fisioterapi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Osteoarthritis is a degenerative joint disease that can get worse over time. It can also cause reactive changes to the cartilage edges of the knee joint. One of the contributing factors is the body mass index. For obese people, this poses a high risk because body weight puts a strain on the joints, especially the knee joints. Aim: This study aims to determine the effect of BMI on strengthening exercise to increase the functional ability of knee osteoarthritis. Research Method Experimental This research was conducted through a two-group pre-test post-test design with a sample size for group I of normal BMI totaling 12 people and group II for overweight BMI totaling 12 people. The two groups were given strengthening exercise for 4 weeks with a frequency of 2 times a week. The functional abilities of the two groups were measured using the WOMAC Index. Result: Based on the results of the paired sample t-test hypothesis testing in groups I and II, the value was (p <0.05) p = 0.000, which means that there is an effect of BMI on strengthening exercise to increase the functional ability of knee osteoarthritis. Conclusion: There is an effect of BMI on giving strengthening exercise to increase functional ability in knee osteoarthritis. Suggestion: Future researchers are expected to be able to control activities that affect sample activity.
Pengaruh Plyometric Training terhadap Balance Control pada Functional Ankle Instability: The Effect of Plyometric Training on Balance Control in Functional Ankle Instability Nugroho, Fendy; Trisnowiyanto, Bambang; Wulandari, Endah Tri
Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding 2023: Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding
Publisher : Ikatan Fisioterapi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Functional ankle instability sebagai ketidakstabilan pergelangan kaki yang terjadi secara berulang dan menggambarkan kondisi pergelangan kaki yang tidak stabil, serta mengalami keterbatasan fungsional karena adanya penurunan proses proprioseptif, penurunan fungsi neuromuskular, dan penurunan kemampuan kontrol postural. Dalam mengatasi gangguan tersebut salah satu tindakan yang dapat diberikan untuk mengatasi kondisi functional ankle instability yaitu berupa plyometric training. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada pengaruh plyometric training terhadap balance control pada functional ankle instability. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one group pretest and posttest with control design. Subjek penelitian ini merupakan atlet dari komunitas Taekwondo Kertajaya yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 20 orang atlet dengan rentang usia 9 hingga 15 tahun. Subjek diberikan perlakuan sebanyak 16 kali pertemuan selama 6 minggu yang dimulai pada bulan April hingga Juli 2023. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Cumberland Ankle Instability Tool Youth. Hasil: uji hipotesis dengan menggunakan paired sample t test pada Kelompok I dan II keduanya didapatkan hasil p = 0,000 atau p < 0,05 yang bermakna terdapat pengaruh yang signifikan terhadap balance control pada functional ankle stability, sedangkan uji beda kelompok I dan II dengan menggunakan independent sample t test didapatkan hasil p = 0,047 atau p < 0,05 yang bermakna terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap balance control pada functional ankle stability. Kesimpulan: Ada pengaruh plyometric training terhadap peningkatan balance control pada functional ankle stability.
Efektifitas Pilates Exercise untuk Mengurangi Lingkar Perut pada Obesitas: A Critical Review Wahyuni, W; Rizqi, Muhammad
Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding 2023: Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding
Publisher : Ikatan Fisioterapi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Obesitas adalah suatu efek ketidaksetaraan antara pemasukan energi lebih banyak dari energi yang dikeluarkan pada waktu yang lama. Prevalensi obesitas pada penduduk umur >18 Tahun di Indonesia yakni 21,8 persen. Obesitas tersebut paling banyak terjadi di Sulawesi Utara dengan prevalensi 30,2%. Sementara itu, prevalensi obesitas terendah di Nusa Tenggara Timur yakni 10,3%. Upaya Fisioterapi dalam menurunkan berat badan adalah dengan latihan Pilates Exercise. Pilates exercise adalah latihan strengthening dan stretching otot-otot core yaitu perut dan punggung yang mempunyai tujuan meningkatkan kekuatan otot, dan fleksibilitas otot pada perut. Tujuan: menganalisis dan mengkritisi efektifitas pilates exercise untuk mengurangi lingkar perut pada penderita obesitas. Metode: penelitian ini menggunakan metode critical review yang menelaah penelitian sebelumnya terkait pilates exercise untuk mengurangi lingkar perut pada penderita obesitas dan direview menggunakan PEDro scale. Hasil: berdasarkan data yang diperoleh dari 6 artikel dengan jenis randomized controlled trial (RCT). Dilanjutkan dengan menentukan penilaian bias menggunakan PEDro scale yang tertera pada Tabel.1 dengan interpretasi yaitu apabila nilai total 0-4 poin memiliki tingkat bias yang tinggi, nilai total 5-8 poin berarti memiliki tingkat bias sedang dan apabila nilai total 9-10 memiliki tingkat bias rendah. Terdapat 1 artikel yang memiliki skor 5/10 (bias sedang), 4 artikel yang memiliki 6/10 (bias sedang), serta 1 artikel yang memiliki skor 8/10 (bias sedang). Kesimpulan: berdasarkan hasil critical review dari 6 artikel terpilih, pilates exercise terbukti dalam menurunkan mengurangi lingkar perut pada penderita obesitas.

Page 3 of 3 | Total Record : 23