Science: Indonesian Journal of Science
Science: Indonesian Journal of Science adalah jurnal multidisiplin ilmu, Indonesian Journal of Sciences merupakan jurnal peer review, open accses yang menerbitkan artikel Penelitian, hasil karya Disertasi, Tesis, Skripsi, Karya Tulis Ilmiah, Makalah Penelitian, Resensi Buku, Study Kasus, Laporan Kasus, Sistematik Review, dll. Jurnal ini berguna bagi tenaga Profesi, mahasiswa, tenaga pengajar, peneliti dan lainnya. Fokus dan scope: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan dan keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen K3, Keperawatan, Farmasi, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Radiologi, Psikologi, Kebidanan, Rekam Medis, Teknik Laboratorium Medik, Profesi Kesehatan, Kedokteran umum, Epidemiologi dan aspek kesehatan lainnya, Biologi, Kimia, Fisika, Statistik, Matematika, Peternakan, Pertanian (Agribisnis dan Agroteknologi) Indonesian Juornal of Science terbit 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November
Articles
25 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 2 (2024)"
:
25 Documents
clear
Analisis Determinan Gejala Sisa Dengan Status Gizi Penyintas Covid-19
Birwin, Alib
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.35
Sudah setahun dunia dan Indonesia berperang menghadapi pandemi Coronavirus disease 2019 (covid-19) yang mengharuskan sumber daya manusia beradaptasi dengan situasi pandemi. Di Indonesia, kasus pertama covid-19 dilaporkan pada tanggal 2 Maret 2020 sejumlah dua kasus. Kasus terus bertambah dan menyebar di 34 provinsi dengan 508 kabupaten/kota di Indonesia. Sampai 12 Maret 2021, kasus yang terkonfirmasi positif berjumlah 1.410.134 kasus dengan case fatality rate (CFR) sebesar 2,7%. (Kemenkes RI, 2021). Di DKI Jakarta, sampai 12 Maret 2021 tercatat kasus kumulatif positif covid-19 sebanyak 357.742 kasus dengan CFR sebesar 1,7%. Provinsi Banten, sebagai provinsi yang terdekat dengan DKI Jakarta, kasus positif covid-19 sampai dengan 12 Maret 2021 sebanyak 31.579 kasus dengan CFR sebesar 2,02%. Tujuan penelitian adalah melakukan analisis Determinan Gejala Sisa Dengan Status Gizi Penyintas Covid-19 di Jakarta dan Banten Tahun 2021. Luaran akhir dari penelitian ini dikembangkannya suatu model tentang pelayanan kesehatan yang komprehensif bagi penyintas covid-19 dengan dilaksanakannya kegiatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitative serta memperkuat sistem surveilens dalam upaya menurunkan insidensi covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di dua Provinsi yaitu kelurahan Cijantung Jakarta Timur DKI Jakarta dan Kelurahan Muara Ciujung Timur Rangkasbitung Lebak Banten pada bulan April - Agustus 2021 . Populasi dalam peneltian ini adalah populasi kasus dan populasi kontrol. Sampel Kasus: Orang yang pernah dinyatakan positif covid- 19 melalui hasil swab-test, menjalani isolasi di rumah sakit atau mandiri, setelah 2 minggu isolasi dinyatakan sembuh melalui hasil swab test negative. Sampel Kontrol: Orang tinggal satu rumah dengan kasus, dinyatakan negative covid-19 melalui hasil swab-test. Data dikumpulkan menggunakan instrument kuesioner. Karena sulitnya mendapatkan sampel kasus penyintas covid 19 maka besar sampel ditentukan dengan quota sampling dimana dikumpulkan 100 kasus (50 kasus di kelurahan Cijantung dan 50 kasus di kelurahan Muara Ciujung Timur). Begitu pula jumlah control 100 orang (50 kontrol di kelurahan Cijantung dan 50 kontrol di kelurahan Muara Ciujung Timur), sehingga total jumlah sampel dalam penelitian ini sejumlah 200 responden.Pengolahan dan analisis data menggunakan aplikasi pengolah data SPSS ver. 20.
Hubungan Beban Kerja dengan Stress Kerja Perawat
Mulyono, Mulyono;
Saswati, Nofrida;
Harkomah, Isti
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.36
Tingginya jumlah kunjungan pasien di pelayanan kesehatan akan meningkatnya beban kerja, sehingga dampak dari meningkatnya beban kerja berpengaruh pada produktifitas kerja perawat sehingga mengakibatkan stres kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat mengetahui hubungan beban kerja dengan stres kerja Perawat di RSUD Nurdin Hamzah tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 36 orang perawat, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 12 Juni s/d 9 Juli 2023. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat didapatkan 18 (50%) beban kerja perawat adalah berat, sebanyak 17 (47.2 %) perawat dengan stres kerja sedang. Hasil analisis bivariat didapatkan p-value 0.001 berarti terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja perawat di Ruang IGD, ICU dan Zaal Bedah RSUD Nurdin Hamzah tahun 2023. Saran pihak manajemen RSUD Nurdin Hamzah lebih meningkatkan lingkungan kerja yang kondusif, memperhatikan kebutuhan perawat dengan jumlah beban kerja
Iplementasi Teknik Relaksasi Otot Progresif Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Untuk Menurunkan Kadar Gula Darah
Ginting, Erika Sri Aginta;
Fernanda, Shanty Maria Lissanora
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.37
Salah satu karakteristik utama diabetes melitus tipe 2, kumpulan gangguan metabolik, adalah hiperglikemia, gangguan yang disebabkan oleh kelainan pada aksi insulin, sekresi, atau keduanya (Decroli, 2019). Federasi Diabetes Internasional (IDF) memproyeksikan bahwa 463 juta orang dalam usia 20 dan 79 tahun akan menderita diabetes secara global pada tahun 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh penurunan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melllitus Tipe II dengan masalah keperawatan ketidakstabilan glukosa darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar gula darah diukur menggunakan glukometer baik sebelum dan sesudah terapi non-farmakologis, dengan teknik relaksasi otot progresif hasil yang diperoleh kadar glukosa darah Tn. R dan Tn. E telah turun. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa implementasi teknik relaksasi otot progresif dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes tipe II. Perawat harus memberikan terapi relaksasi otot progresif kepada pasien Diabetes Melitus Tipe II sebagai cara nonfarmakologis yang efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah.
Analisis Natrium Siklamat pada Air Manisan Kedondong yang dijual di Kota Bengkulu
Anggreani, Nita;
Wati, Eli Muspita
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.40
Produk buah-buahan yang diolah menjadi manisan seharusnya hanya boleh ditambahkan pemanis gula pasir sebagai perasa dan pengawet produknya. Namun dengan mahalnya harga gula saat ini, dikhawatirkan produsen akhirnya mengganti bahan pemanisnya dengan pemanis buatan natrium siklamat dengan kadar melebihi batas peraturan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar natrium siklamat dalam air manisan kedondong yang banyak dijual di Kelurahan Belakang Pondok Kota Bengkulu. Metode penelitian ini bersifat deskriptif. Analisa kualitatif menggunakan metode pengendapan dan analisa kuantitatif menggunakan metode gravimetri. Sampel air manisan kedondong sebanyak 5 sampel dari seluruh pedagang manisan kedondong (Total Sampling). Hasil analisis menunjukkan semua sampel mengandung natrium siklamat dan kadarnya melebihi batas ketentuan menurut Peraturan BPOM RI No. 04 Tahun 2014 Tentang Penggunaan Natrium Siklamat Pada Minuman Yang Berbasis Buah yaitu maksimum sebesar 250 mg/kg. Kadar natrium siklamat dalam sampel berturut-turut adalah 1.655, 1.862, 2.103, 2.5.7 dan 2.655 mg/kg.
Gambaran Kadar Kreatinin pada Penderita Tuberkulosis Paru yang Mengkonsumsi Obat Anti Tuberulosis di Puskesmas Kabila
Naim, Muh. Rizman;
Rahmatika, Dina
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.100
Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini bisa menimbulkan infeksi pada paru- paru sehingga disebut tuberkulosis paru. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran, persentase dan faktor yang mempengaruhi kadar kreatinin pada penderita Tuberkulosis paru yang mengkonsumsi obat anti tuberkulosis di Puskesmas Kabila tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif karena penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang lebih menekankan pada informasi dalam bentuk angka, angka tersebut dapat mewakili variabel. Adapun Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu Purposive Sampling dengan memperhatikan kriteria yang telah ditentukan, dan menggunakan tehnik analisis data univariat bertujuan untuk menjelaskan karakteristik setiap variabel penelitian. Adapun hasil yang diperoleh selama melakukan penelitian ini yaitu bahwa persentase kadar kreatinin penderita tuberkulosis paru, didapatkan kadar kreatinin yang abnormal sebanyak 33,3% dan 66,7% memiliki kadar kreatinin normal, jadi lebih banyak penderita tuberkulosis paru yang memiliki kadar kreatinin normal.