cover
Contact Name
-
Contact Email
tugaspsi@uhamka.ac.id
Phone
+6282255115400
Journal Mail Official
tugaspsi@uhamka.ac.id
Editorial Address
Jl. Limau 2 , Kebayoran Baru, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12130
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JIPP
ISSN : 26859157     EISSN : 24773158     DOI : -
The editorial board would like to receive manuscripts submitted via the online submission system. Make sure that the manuscripts meet the scope and submission guidelines of the journal. For more detailed information, please refer to the terms and conditions of Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi: Kajian Empiris dan Non-Empiris. JIPP is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners, and students to impart and share knowledge in empiric and non-empiric studies in psychology.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2019): 2019" : 5 Documents clear
Religiusitas dan Moralitas: Teori Hukuman Tuhan untuk Meningkatkan Peran Agama dalam Moralitas El Hafiz, Subhan
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 2 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i2.9252

Abstract

Salah satu kajian penting dalam Psikologi Agama adalah bagaimana peran agama dalam moralitas seseorang. Artikel ini akan menujukkan bahwa kajian-kajian terhadap teori Supernatural Punishment atau Hukuman Tuhan, seperti konsep dosa dan neraka, dapat meningkatkan perilaku moral individu. Beberapa tantangan terhadap perkembangan teori ini adalah temuan yang bertolak belakang mengenai dampak Hukuman Tuhan pada diri seseorang. Namun demikian, konsep Hukuman Tuhan tetap berpotensi meningkatkan moralitas orang beragama. Rekomendasi terhadap kajian penelitian ini ke depan akan sangat membantu memberi gambaran dampak konsep Hukuman Tuhan dalam perilaku individu.
Pengaruh Sabar Terhadap Konflik Kerja-Keluarga pada Ibu yang Bekerja Umami, Islina; Rozi, Fahrul
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 2 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i2.9253

Abstract

Menjadi seorang wanita yang berperan ganda tidaklah mudah membutuhkan kemampuan untuk menyeimbangkan kedua peran tersebut agar kedua peran yang dijalaninya bisa dijalankan dengan seimbang, namun sebaliknya jika ibu yang berperan ganda tidak memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan kedua perannya ibu yang berperan ganda akan mengalami work-family conflict (konflik kerja-keluarga), oleh karena itu perlu adanya perilaku pengatasan masalah atau yang sering disebut coping strategi untuk wanita bekerja. Salah satu coping strategi yang dapat dilakukan adalah Sabar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Sabar Terhadap Konflik Kerja-Keluarga Pada Ibu yang Bekerja. Partisipasi dalam penelitian ini berjumlah 203 orang dengan kriteria wanita yang sudah menikah dan bekerja dengan rentang usia 21 - 40 tahun keatas, yang didapatkan menggunakan pendekatan non-probability sampling dengan teknik Acidental Sampling. Untuk mengukur sabar menggunakan alat ukur dari El Hafiz, dkk (2012) dan untuk mengukur Konflik Kerja-Keluarga (Work-Family Conflict) menggunakan Work-Family Conflict Scale dari Carlson et.al (2000). Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa regresi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh negatif signikan antara sabar terhadap Work-Family Conflict pada Ibu yang Bekerja dengan kontribusi sabar sebesar 8,4% dan tingkat signifikan sebesar 0.000 (p< 0,01) yang artinya signifikan. Berdasarkan penelitian ini menunjukan bahwa semakin tinggi sabar maka semakin menurun tingkat Work-Family Conflict pada Ibu yang Bekerja.
Pengaruh Perbandingan Sosial dan Perfeksionisme Terhadap Body Dissatisfaction Mahasiswi Pengguna Instagram Arshuha, Fathiana; Amalia, Ilmi
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 2 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i2.9254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh perbandingan sosial (upward dan downward comparison) dan perfeksionisme (personal standard, concern over mistakes, parental expectations, parental criticism, doubting of actions dan organization) terhadap body dissatisfacton mahasiswi pengguna Instagram. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Body Dissatisfaction Scale (BDS), The Upward and Downward Appearance Comparison Scal (UDACS) dan Frost Multidimensional Perfectionism Scale (FMPS). Penelitian ini melibatkan 266 mahasiswi di Jabodetabek yang diambil dengan teknik non-probability sampling. CFA (Confirmatory Factor Analysis) digunakan untuk menguji validitas alat ukur dan analisis regresi berganda digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan secara bersama-sama variabel perbandingan sosial dan perfeksionisme terhadap body dissatisfaction mahasiswi pengguna instagram. Secara rinci, dimensi yang berpengaruh terhadap body dissatisfaction adalah upward dan downward comparison, parental expectations, doubting of actions dan organization.
Pengaruh Loneliness Terhadap Sexual Sensation Seeking pada Dewasa Awal Pelaku Hook Up di Mobile Dating Apps Kasim, Agustania Paramitha; Rozi, Fahrul
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 2 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i2.9255

Abstract

Pergeseran norma yang terjadi belakangan serta maraknya digital dating kemudian mempermudah penyebaran budaya hook up lewat mobile dating apps. Mobile dating apps yang mewadahi perilaku hook up dinilai sebagai kecendrungan individu untuk mendapatkan variasi berbeda dalam pengalaman seksualnya atau disebut sexual sensation seeking. Individu rela merasakan resiko fisik serta sosial untuk mendapatkan pengalaman seksual tersebut. Loneliness kemudian menjadi faktor yang dapat memotivasi dorongan sexual sensation seeking pada diri individu sebagai bentuk coping mechanism terhadap perasaan kesepiannya. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh loneliness terhadap sexual sensation seeking. Penelitian melibatkan 214 sample pengguna mobile dating apps yang pernah melakukan hook up dengan seseorang yang ditemui lewat aplikasi tersebut dengan rentang usia 18-35 tahun. Pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini ialah skala UCLA Loneliness (Russell, 1996) α = 0.863, skala Sexual Sensation Seeking (Kalichman, 1994) α = 0.828. Berdasarkan analisa regresi linear loneliness terhadap sexual sensation seeking didapatkan nilai koefisien R Square sebesar 2% dan 98% sisanya dipengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti, dan berdasarkan Coefficients β Unstandardized didapatkan hasil sebesar 0.141 dengan probability values (Sig.) 0.039 (P<0.05). Dari hasil analisa tersebut diperoleh kesimpulan ada pengaruh positif yang signifikan antara loneliness terhadap sexual sensation seeking pada dewasa awal pelaku hook up di mobile dating apps.
Hubungan Commuting Stress Dengan Keterikatan Kerja Pada Karyawan Syahidillah, Ammar; Archianti, Puti
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 2 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i2.9256

Abstract

Keterikatan kerja pada karyawan merupakan hal penting bagi perusahaan karena hal tersebut mampu mendorong kinerja individu maupun organisasi dan menjaga karyawan yang memiliki rasa keterikatan yang kuat. Namun, berdasarkan beberapa penelitian menjelaskan bahwa banyak karyawan saat ini yang memiliki rasa keterikatan kerja yang rendah karena faktor tekanan stress. Salah satu stress yang timbul adalah tekanan dalam perjalanan yang dialami oleh komuter. Hal tersebut disebabkan oleh adanya hambatan yang dialami oleh komuter seperti kemacetan lalu lintas, rambu-rambu lalu lintas dan kualitas transportasi umum yang buruk. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan yang signifikan antara commuting stress dengan keterikatan kerja pada karyawan. Responden dalam penelitian ini berjumlah 142 orang yang memiliki kriteria karyawan dan komuter yang tinggal di Bodetabek serta bekerja di Jakarta. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Alat ukur yang digunakan pada variabel commuting stress menggambarkan kondisi individu dan perjalanan menuju tempat kerja serta tempat tinggal yang dijelaskan oleh Tawiah, Annor & Arthur (2016) dengan α = 0.769. Sedangkan alat ukur yang digunakan untuk variabel keterikatan kerja adalah Utrech Work Engagement Scale (UWES) yang disusun oleh Schaufeli & Bakker (2003) dengan tujuan untuk mengukur keterikatan kerja pada seseorang berdasarkan dimensi Vigor, Dedication & Absorption dengan α = 0.902. Teknik analisa data menggunakan uji Korelasi dengan IBM SPSS Statistic versi 22 untuk basis pengoperasian Windows. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan koefisien korelasi sebesar 0,094 dan probability value sebesar 0,264 (p.sign < 0,01). Dengan itu, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan yang tidak signifikan antar kedua variabel tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 5