cover
Contact Name
Zainul Hasan Quthbi
Contact Email
zainul.hasan.quthbi@gmail.com
Phone
+6281997952634
Journal Mail Official
zainul.hasan.quthbi@gmail.com
Editorial Address
Jalan TGKH. Zainuddin Abdul Majid, No. 134 Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah
ISSN : -     EISSN : 28295366     DOI : https://doi.org/10.37216
Core Subject : Religion, Economy,
The journal is designed to provide a platform for researchers, academicians and practitioners who are interested in new knowledge and discussing ideas, issues and challenges in the fields of Islamic finance and banking.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023" : 5 Documents clear
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL puspa dania puspa
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The key to the company's success is the company's ability to generate profits. In this study the data used are financial statements, in the financial statements there is also a profit component. To measure the company's ability to achieve profit is called profitability.This research was conducted to determine the advantages of PT.Bank Panin Dubai Tbk.&PT. Bank Rakyat Indonesiab (PERSERO) Tbk. and compare the performance of the two banks 2018-2021 for 4 periods using Profitability Analysis with the ratio of Gross profit margin, Net profit margin, Return on assets, Return on equity.This research and discussion concludes that for 4 years from the 2018-2021 period the financial performance of Panin Dubai Syariah Bank and BRI Bank is based on the results of the calculation of the profitability ratios of gross profit margins, net profit margins and assets. research on Islamic banks, namely Bank Panin Dubai Syariah and conventional banks, namely Bank BRI, it can be concluded that their income from 2018 to 2021 is in good condition and maximum income.
PENERAPAN DENDA ATAS KETERLAMBATAN PEMBAYARAN HUTANG DALAM PEMBAYARAN DI BMT PERSPEKTIF FIKIH MUAMMALAH (Studi Kasus Al-Iqtishady) Romi Putra Saroji
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul penerapan denda atas keterlambatan pembayaran hutang dalam pembayaran di bmt persfektif fiqih muamalah. Pada saat sekarang ini banyak transaksi yang dilakukan dengan menggunakan produk-produk perbankan syari’ah yang fungsinya memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi nasabah dalam melakukan transaksi. Akan tetapi ada saksi yang dikenakan apabila nasabah tersebut menunda-nunda dalam membayar utangnya yakni berupa denda . Para ulama berbeda pendapat tentang kebolehan denda keterlambatan pembayaran utang pada kartu kredit syariah. Fatwa DSN-MUI membolehkan sanksi denda yang dikenakan kepada nasabah yang mampu tetapi menunda-nunda pembayaran utangnya dengan sengaja. Denda yang di peruntukan nantinya sebagai dana sosial. Para ulama kontemporer berbeda pendapat menanggapi masalah denda ini. Sebagian ulama membolehkan diadakannya denda supaya memberikan efek jera kepada nasabah yang mampu tetapi membayar utangnya. Sebagian ulama lain tidak membolehkan tentang denda karena denda yang dikenakan mengandung unsur riba. Dari penjelasan diatas, penulis mencoba mengkaji tentang denda keterlambatan pembayaran utang pada kartu kredit syariah. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka, (library research) yaitu penelitian yang menggunakan literatur sebagai sumber datanya, metode pengumpulan datanya adalah mencari literatur yang ada hubungannya dengan pokok masalah, kemudian dibaca, dianalisa dan disesuaikan dengan kebutuhan, metode penulisannya adalah deskriptif analisis. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan, bahwa hukum denda keterlambatan pembayaran utang pada kartu kredit adalah bagi nasabah yang mampu membayar tetapi menunda-nunda pembayaran dengan sengaja dan tidak mempunyai itikad baik untuk membayar hutangnya, maka akan dikenakan sanksi oleh LKS. Tetapi bagi nasabah yang tidak/belum mampu membayar disebabkan force majeur tidak boleh dikenakan sanksi. Sanksi didasarkan pada prinsip ta’zir yaitu berupa denda sejumlah uang yang besarnya ditentukan atas dasar kesepakatan. Denda tersebut nantinya akan diperuntukkan sebagai dana sosial. Metode yang digunakan oleh komisi fatwa DSN-MUI dalam proses penetapan fatwa berpegang kepada al-Quran, Sunnah dan ijtihad sahabat serta kaidah fiqhiyah.Tinjauan fiqih muamalah terhadap pendapat yang rajah tentang denda adalah diharamkan meski orang mampu yang menunda pembayaran hutang layak dihukum, tapi tak pernah ada sepanjang sejarah Islam seorang pun qadhi (hakim) atau fuqaha yang menjatuhkan denda sebagai hukumannya. Denda karena terlambat membayar utang mirip dengan riba, maka denda ini dihukumi sama dengan riba sehingga haram diambil. Kaidah fiqih menyebutkan : Maa qaaraba al-syai’a u’thiya hukmuhu (Apa saja yang mendekati/mirip dengan sesuatu, dihukumi sama dengan sesuatu itu). Kesimpulannya, menjatuhkan denda karena terlambat membayar utang atau angsuran utang hukumnya haram karena termasuk riba. Kata kunci: kredit,fatwa DSN-MUI,dan Tinjauan fiqih Mauamalah.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PEMBIYAAN GADAI EMAS (STUDI KASUS BANK MANDIRI SYARIAH CABANG PANCOR) Mushawir Rosiydi; Risma Tanjung
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui apa saja risiko yang akan dialami dalam pembiayaan produk gadai emas dan bagaimana proses pengelolaan risiko yang dilakukan Bank Mandiri Syariah Cabang Pancordalam produk pembiayaan gadai emas (Rahn). Penelitian ini merupakan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) dengan metode kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi,wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan dari kegitan penelitian yang dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 6 risiko yang melekat dalam pembiayaan gadai emas yaitu, market risk, liquidity risk, operational risk, capital risk, credit risk, dan reputation risk. Selain itu juga, dalam penerapan manajemen risiko Bank Syari’ah Mandiri cabang Pancor menggunakan 4 tahapan, yaitu identifikasi risiko,penilaian risiko, antisipasi risiko, dan monitoring risiko. Risiko yang lebih sering muncul dalam pembiayaan gadai emas di Bank Syariah Mandiri yaitu nasabah tidak mampu menyelesaikan prestasinya dalam keadaan yang disebut dengan macet serta adanya emas palsu. Untuk mengatasi hambatan tersebut pihak Bank Syari’ah mandiri Cabang Pancor melakukan lelang terhadap nasabah yang mengalami jatuh tempo dan dengan sepengetahuan nasabah serta pihak Bank Mandiri Syariah (BSM) Cabang Pancor melakukan penarikan pembiayaan terhadap nasabah yang terbukti emasnya palsu. Penerapan manajemen risiko Bank Syari’ah mandiri Cabang Pancor secara keseluruhan telah berjalan efektif akan tetapi masih harus diperbaiki dengan meningkatan pelatihan- pelatihan untuk karyawan gadai untuk menanggulangi risiko yang melekat pada pembiayaan gadai emas. Kata Kunci : Manajemen risiko, Pembiayaan Gadai Emas. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui apa saja risiko yang akan dialami dalam pembiayaan produk gadai emas dan bagaimana proses pengelolaan risiko yang dilakukan Bank Mandiri Syariah Cabang Pancordalam produk pembiayaan gadai emas (Rahn). Penelitian ini merupakan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) dengan metode kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi,wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan dari kegitan penelitian yang dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 6 risiko yang melekat dalam pembiayaan gadai emas yaitu, market risk, liquidity risk, operational risk, capital risk, credit risk, dan reputation risk. Selain itu juga, dalam penerapan manajemen risiko Bank Syari’ah Mandiri cabang Pancor menggunakan 4 tahapan, yaitu identifikasi risiko,penilaian risiko, antisipasi risiko, dan monitoring risiko. Risiko yang lebih sering muncul dalam pembiayaan gadai emas di Bank Syariah Mandiri yaitu nasabah tidak mampu menyelesaikan prestasinya dalam keadaan yang disebut dengan macet serta adanya emas palsu. Untuk mengatasi hambatan tersebut pihak Bank Syari’ah mandiri Cabang Pancor melakukan lelang terhadap nasabah yang mengalami jatuh tempo dan dengan sepengetahuan nasabah serta pihak Bank Mandiri Syariah (BSM) Cabang Pancor melakukan penarikan pembiayaan terhadap nasabah yang terbukti emasnya palsu. Penerapan manajemen risiko Bank Syari’ah mandiri Cabang Pancor secara keseluruhan telah berjalan efektif akan tetapi masih harus diperbaiki dengan meningkatan pelatihan- pelatihan untuk karyawan gadai untuk menanggulangi risiko yang melekat pada pembiayaan gadai emas. Kata Kunci : Manajemen risiko, Pembiayaan Gadai Emas.
DAMPAK LIKUIDITAS, PROFITABILITAS, DAN RISIKO TERHADAP MARKET SHARE INDUSTRI PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Muh. Khairul Fatihin; Heri Hadi Saputra; Muhammad Sapwan
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bank Indonesia telah menetapkan cetak biru pengembangan industri perbankan syariah namun perkembangannya berjalan dengan sangat lambat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak likuiditas, profitabilitas, dan risiko terhadap market share perbankan syariah di indonesia. Menggunakan data bulanan industri perbankan syariah yang didapatkan dari situs otoritas jasa keuangan (OJK) dari tahun 2016-2022, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas berdampak negatif yang signifikan terhadap market share perbankan syariah. Profitabilitas berdampak positif yang signifikan terhadap market share perbankan syariah. Sementara itu, risiko tidak berdampak signifikan terhadap market share perbankan syariah di indonesia. Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi pembuat kebijakan dan regulator dalam sektor keuangan. Kata kunci: Likuiditas, Profitabilitas, Risiko
PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERKEMBANGAN MARKET SHARE PERBANKAN SYARI’AH DI INDONESIA PERIODE 2014-2021 Muhammad Masruron; Mar'atun Sholihah
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh pertumbuhan market share perbankan syariah yang masih dikategorikan lambat dan cenderung stagnan. Perkembangan perbankan syariah yang signifikan dari tahun ke tahun ternyata belum mampu menciptakan nilai market share yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif, kemudian sumber data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu laporan tahunan (annual report) yang dipublikasikan pada website resmi masing-masing BUS di Indonesia dari tahun 2014-2021. Penelitian yang digunakan menggunakan teknik analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukan bahwa Return On Asset (ROA) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap market share dengan nilai probabilitas sebesar 0,2749. Capital Adequency Ratio (CAR), memiliki pengaruh signifikan terhadap market share dengan nilai probabilitas sebesar 0,0465. Non Performing Financing (NPF) memiliki pengaruh terhadap market share dengan nilai probabilitas sebesar 0,0031. Return On Asset (ROA), Capital Adequency Ratio (CAR) dan Non Performing Financing (NPF) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap market share dengan nilai probabilitas sebesar 0,026100. Kata Kunci: Market Share, Perbankan Syariah, Return On Asset (ROA), Capital Adequancy Ratio (CAR), dan Non Performing Finance (NPF).

Page 1 of 1 | Total Record : 5