cover
Contact Name
Zainul Hasan Quthbi
Contact Email
zainul.hasan.quthbi@gmail.com
Phone
+6281997952634
Journal Mail Official
zainul.hasan.quthbi@gmail.com
Editorial Address
Jalan TGKH. Zainuddin Abdul Majid, No. 134 Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah
ISSN : -     EISSN : 28295366     DOI : https://doi.org/10.37216
Core Subject : Religion, Economy,
The journal is designed to provide a platform for researchers, academicians and practitioners who are interested in new knowledge and discussing ideas, issues and challenges in the fields of Islamic finance and banking.
Articles 30 Documents
ANALISIS PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA DI MASA PANDEMI COVID-19 Muhammad Masruron; Nurul Aulia Adinda Safitri
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 202`2
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, Islamic banking in Indonesia is able to show good performance. The impact of covid19 has also caused a decrease in demand for sharia business products and a slowdown in the realization of investment. During the covid19 pandemic, the government is trying to implement policies that can help the growth of assets, financing, and deposits for Islamic banking. Several real sectors that have been affected by Covid-19 in the halal industry include Halal value chain and Fyshen Muslim. Vaccination promoted by the government is a tangible form of returning people's activities to normal. Through the vaccination program carried out by the government, it is hoped that it will be able to increase economic growth which was hampered by the Covid-19 pandemic. Keywords : Sharia economy, development of sharia finance, halal industry, and vaccination programs for economic recovery Abstrak Saat ini Perbankan Syariah di Indonesia mampu menunjukan kinerja yang baik.Dampak dari covid19 juga menyebabkan penurunan permintaan produk bisnis syariah dan perlambatan realisasi penanaman modal.pandemi covid19, pemerintah berupaya menerapkan kebijakan yang dapat membantu Pertumbuhan aset, pembiayaan, dan DPK perbankan syariah. Beberapa sektor riil yang terkena dampak covid-19 pada industri halal diantarnaya Halal value chain dan Fyshen Muslim. Vaksinisasi yang digalakkan pemerintah menjadi wujud nyata mengembalikan aktivitas masyarakat kembali normal. Lewat program vaksinisasi yang dilakukan pemerintah diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang sempat terkendala akibat covid-19. Kata Kunci : Ekonomi syariah, perkembangan keuangan syariah, industri halal, dan program vaksinisasi untuk pemulihan ekonomi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MASYARAKAT MENYIMPAN DANA DI KSU BMT DARUZZAKAH MANDIRI SYARI’AH Shofia Mauizotun Hasanah; Yuni Susmita
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 202`2
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Lokasi, Produk, Kualitas Pelayanan terhadap minat masyarakat menyimpan dana di KSU BMT Daruzzakah Mandiri Syariah Rarang. Untuk variabel independen (X) dalam penelitian ini meliputi, lokasi (X1), produk (X2) dan kualitas pelayanan (X3). Untuk variabel dependen (Y) dalam penelitian ini adalah minat masyarakat menyimpann dana. Sampel yang digunakan sebanyak 50 orang nasabah KSU BMT Daruzzakah Mandiri syari’ah Rarang dengan pengambilan sampel mengunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dalam analisis. Dari penelitian ini dapat diasimpulkan berdasarkan uji t, variabel lokasi (X1) nilai signifikansi 0,016 < 0,05, kualitas pelayanan (X3) nilai signifikansi 0,036 < 0,05, memiliki pengaruh terhadap minat masyarakat menyimpan dana (Y) sedangkan variabel produk (X2) tidak berpengaruh terhadap minat masyarakat menyimpan dana di KSU BMT Daruzzakah Mandiri Syari’ah Rarang karena nilai signifikansi > a (0,526 > 0,05). Kata kunci : minat menabung, lokasi, produk, kualitas pelayanan.
RISK ANALYSIS OF ISLAMIC BANKING IN INDONESIA Zainul Hasan Quthbi
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 202`2
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to explain the risks of Islamic banking in Indonesia. The risks presented are in the form of financing risk as measured by NPF, stock risk as measured using using risk and return of stock, and predictions are made on the amount of distribution of Islamic bank financing in the next 3 years. This study is descriptive with a quantitative approach. The data used for financing risk and prediction of the amount of fiancing are overall data on Islamic banking in Indonesia. While the data for stock analysis only uses the stocks of Panin Syariah dan BRI Syariah banks. The results showed that Islamic banks have higher financing risks than conventional banks with lower ROA. Panin Syariah dan BRI Syariah stocks have an average negative weekly return with a fairly high risk rating. While the amount financing of Islamic banks as a whole is predicted to increase in the next 3 years. Keywords: Risk, Islamic, Bank. Abstrak Penelitian ini bertujuan memaparkan risiko perbankan syariah di Indonesia. Risiko-risiko yang dipaparkan berupa risiko pembiayaan yang diukur dengan NPF, risiko saham yang diukur menggunakan risiko dan return saham serta dilakukan prediksi terhadap jumlah penyaluran pembiayaan bank syariah pada 3 tahun berikutnya. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan untuk risiko pembiayaan dan prediksi jumlah pembiayaan adalah data keseluruhan perbankan syariah di Indonesia. Sementara data untuk analisis saham hanya menggunakan saham bank Panin Syariah dan BRI Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah memiliki risiko pembiayaan yang lebih besar daripada bank konvensional dengan ROA yang lebih kecil. Untuk saham bank Panin Syariah dan BRI Syariah memiliki rata-rata return tahunan mingguan dengan peringkat risiko yang cukup tinggi. Sementara jumlah pembiayaan bank syariah secara keseluruhan diprediksi meningkat pada 3 tahun mendatang. Kata kunci: Risiko, Perbankan, Syariah, Pembiayaan, Saham
PENGARUH FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) TERHADAP PROFITABILITAS RETURN ON ASSET (ROA) STUDI KASUS BPRS TULEN AMANAH CABANG MASBAGIK SEMESTER II TAHUN 2017-2019. Susanti; Diyan Rizki Erlita
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 202`2
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh financing to deposit ratio terhadap profitabilitas (return on assets) pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Tulen Amanah Cabang Masbagik tahun 2017-2019. Data yng digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan sebanyak 3 tahun yaitu dari tahun 2017-2019. Jenis data yang digunakan adalah data skunder yang diperoleh dari laporan keuangan BPRS Tulen Amanah. Kemudian dilakukan analisis terhadap data diperoleh dengan menggunakan analisis data secara kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis terhadap ratio, uji asumsi klasik meliputi analisis normalitas, uji regresi linier sederhana dan uji hipotesis meliputi analisis koefisien korelasi(r), analisis determinasi (R2) dan analisis parsial (t). Berdasarkan dari hasil uji diperoleh hasil nilai thitung dengan menggunakan SPSS 16.0 sebesar 0,254 dan sedangkan besarnya nilai ttabel untuk taraf signifikansi 5% (0,05) adalah 2,131. Dengan kata lain, menerima hipotesis nol (Ho) dan menolak hipotesis alternatif (Ha) untuk pengujian kedua variabel, dapat diartikan bahwa variabel Financing to Deposit Ratio (FDR) tidak berpengaruh terhadap Return on Asset (ROA) di BPRS Tulen Amanah cabang Masbagik. Kata Kunci: Financing to Deposit Ratio (FDR), Return On Asset (ROA), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS)
MEKANISME RESCHEDULING PEMBIAYAANNASABAH BERMASALAH DENGAN AKAD MURABAHAH DI BPRS DINAR ASHRI CABANG AIKMEL Ismayadi; Anisa Putri Danianti
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 202`2
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelaksanaan Rescheduling yaitu untuk mengetahui seberapa besar pendapatan yang diperoleh lembaga keuangan syariah melalui penjadwalan kembali (Rescheduling) bagi nasabah yang gagal memenuhi kewajibannya. Dengan resecheduling maka lembaga keuangan syariah dapat meminimalisir kerugian yang terjadi akibat penyaluran dana yang diberikan. Adapun mekanisme pelaksanaan rescheduling pada pembiayaan modal kerja bermasalah menggunakan akad murabahah di BPRS Dinar Ashri Cabang Aikmel, sesuai dengan ekonomi islam dan Fatwa DSN MUI. Mekanisme Rescheduling di BPRS Cabang Dinar Ashri Aikmel dilakukan dengan memberikan perpanjangan masa pembiayaan, sisa pokok kepada nasabah digunakan sebagai pembiayaan baru sesuai dengan nilai cicilan kemampuan nasabah membayar, proses penjadwalan ulang di BPRS Cabang Dinar Aikmel dilakukan dengan mengubah masa pembiayaan, jadwal pembayaran dan jumlah cicilan,namun tidak mengubah sisa pembayaran di awal akadnya.Pelaksanaan rescheduling di BPRS Dinar ashri Cabang Aikmel berjalan dengan baik, Rescheduling terbukti lebih efektif untuk menyelesaikan pembiayaan yang bermasalah,Pelaksanaa Rescheduling di BPRS Dinar ashri Cabang Aikmel juga telah sesuai dengan prinsip-prinsip dasar ekonomi islam, surat Al-Baqarah pasal 280 dan surat hukum DSN pasal 280. 48/DSN-MUI/II/2005 berkenaan penyusunan semula undang-undang murabahah Kata kunci : Rescheduling, Pembiayaan Bermasalah, Mekanisme dan Penangguhan
ETIKA DEBT COLLECTOR FINANCE SYARAIAH DALAM MENUNTASKAN TUGASNYA DALAM PANDANGAN ISLAM Nur Fitri Hidayanti
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perusahaan finansial sangat berkempang pesat, dimana banyak masyarakat yang berpendapat “Apa bila tidak berhutang maka akan sulit memiliki barang-barang mewah” hal tersebut menyababkan lembaga pembiayaan bank atau non bank berkembang sangat pesat, khususnya di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Apa etika bisnis Islam sudah tercermin dari debt collector mengingat para debt collector telah di kontrak oleh perusahaan pembiayaan yang berbasis Syariah. Pada saat ini banyak lembaga pembiayaan pembiayaan bagi konsumen (consumer finance). Mereka umumnya menggunakan tata cara perjanjian yang mengikutkan adanya jaminan fidusia bagi objek benda jaminan fidusia. Pada pelaksanaannya seringkali terjadi kelalaian debitur dalam melaksanakan kewajibannya. Mengatasi masalah tersebut, cara yang paling sering digunakan oleh kreditur adalah memakai jasa debt collector. Keberadaan debt collector untuk melakukan penagihan kendaraan bermotor antara lain roda dua atau empat yang dimana pembiayaannya mengalami wanprestasi. Keberadaan debt collector yang telah lama sangat meresahkan masyarakat karena etika bisnis Islam tidak tercermin dalam menjalankan tugasnya. Hal tersebut, direspon oleh Mahkamah Konstitusi dengan mengeluarkan Putusan Nomor 18/PUU-XVII/2019 tanggal 6 Januari 2020. Dalam putusan tersebut mekanisme eksekusi obyek jaminan fidusia diubah oleh Mahkamah Konstitusi sepanjang tidak diberikan secara sukarela oleh debitur. Sebelumnya, UU Fidusia membolehkan kreditur atau perusahaan mengeksekusi sendiri objek jaminan fidusia (kendaraan bermotor) bisa dilakukan jika debitur mengakui adanya wanprestasi atau cedera janji dalam perjanjiannya dengan kreditur. Kata Kunci: Etika, Debt Collector, Bisnis Islam.
PENGARUH PRODUK TABUNGAN DAN TANGGUNG RENTENG TERHADAP EFESIENSI MITIGASI RESIKO PINJAMAN DI BAITUT TAMKIN NTB UNIT AIKMEL Hadratullah; Lilis Indiryawati
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to examine: The effect of savings products and rent costs partially and significantly on the efficiency of loan risk mitigation in Baitut Tamkin NTB Unit Aikmel, and the influence of savings products and rent costs simultaneously and significantly on the efficiency of loan risk mitigation in Baitut Tamkin NTB Unit Aikmel.This research is quantitative research. The variables in this study are savings products and loan savings and loan risk mitigation efficiencies. The population in this study was 208 people. The sample number was 67. The sampling technique in this study is proportionate random sampling. Data collection techniques use questionnaires, observations and interviews. The analysis technique used is multiple regression.The results showed that: Savings products had a partial and significant effect on loan risk mitigation efficiency shown regression coeffesien value of 0.547 and t calculated value of 3,264 greater than t table 1.999, Rent liability has no partial and insignificant effect with a co-efficiency value of 0.044 and a calculated value of 0.327 smaller than t table 1.999 and simultaneously there is an effect and significant savings and rent responsibility on loan risk mitigation efficiency, indicated by the value F calculated 27.525 greater than F table 3.14. Keywords: Savings Products, Renting Responsibilities, Loan Risk Mitigation
THE EFFECT OF EXCHANGE RATE ON NON PERFORMING FINANCING IN SHARIA BANK IN INDONESIA Lilis Renfiana
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Non-performing financing is one of the bank's performance functions, because: a high NPF (Non Performing Financing) ratio is an indicator of failure bank in managing a business. This study aims to analyze and test how much influence Exchang Rate has on NPF (Non-Performing Financing) in Islamic Commercial Banks in Indonesia Indonesia. This research uses quantitative research. Population in This research is the annual financial report data of Islamic Banks in Indonesia registered with Bank Indonesia (BI) obtained from publication data from each each Sharia Commercial Bank website in 2015-2020. Research sample determined with use method purposive sampling and in earn as many as 14 samples. The analytical technique used in this research is descriptive statistical analysis, classical assumption test (normality test, multicollinearity test, test heteroscedasticity, test autocorrelation), and analysis regression linear multiple with IBM program help SPSS Statistics 25. Results study this state that Inflation is not take effect Significant to NPF. Keywords: Non-Performing Financing, Exchange Rate, Sharia Commercial Banks
PENGARUH BRAND IMAGE DAN TINGKAT RELIGIUSITAS TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN LAYANAN BANK SYARIAH (Studi Kasus Masyarakat Kecamatan Selong) Ayu Fitriana Maranti; Ismayadi
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Brand image dan religiusitas dapat mempengaruhi keputusan dimana citra merek yang merupakan simbol indikator yang membedakan barang atau jasa dan juga kualitas dari sebuah produk perusahaan dan religiusitas adalah keragaman, yaitu suatu keadaan yang ada dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk bertingkah laku sesuai dengan kadar ketaatannya pada agama. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif. Cara pengambilan sampel menggunakan probability sampeling secara rondom sampling (secara acak). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Data yang diproleh kemudian diolah menggunakan alat bantu SPSS versi 16. Analisis ini meliputi uji validitas, uji realibilitas, uji asumsi klasik, uji statistik melalui uji t test, F test, dan uji koefisien determinasi (R2) serta uji regresi linear berganda. Hasil uji F test menunjukkan variabel brand image dan tingkat religiusitas berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap minat. Hasil uji t test menunjukkan variabel brand image berpengaruh secara signifikan dan variabel religiusitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat. Sedangkan hasil uji koefisiensi determinasi (R2) menunjukkan pengaruh variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat sebesar 35,5% sisanya 64,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kata Kunci : Brand Image, Religiusitas, Minat, Bank Syariah.
RISK EKSPOSURE DALAM MELIHAT KINERJA FUNDAMENTAL PERBANKAN SYARIAH SELAMA PANDEMI Iva Faizah
Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pandemi Covid-19 menjadi wabah yang berdampak tidak hanya pada sektor kesehatan saja, namun lebih dari pada itu, covid-19 berpengaruh pada seluruh lini kehidupan termasuk pada sektor keuangan perbankan, dan tidak luput juga perbankan syariah. Namun, perbankan syariah diyakini dapat menghadapi risiko lebih baik dibandingkan perbankan konvensional. Kinerja fundamental perbankan syariah pada kualitas aset dan sektor pembiayaan diproksikan dengan NPF dan ROA menjadi sektor yang mudah terdeteksi apakah terdampak wabah pandemic covid-19 atau tidak. Berdasarkan hasil analisis melalui data statistik perbankan syariah 2021, pada tahun 2019-2021 perbankan syariah memang mengalami penurunan pada ROA pada awal pandemic covid-19 terlihat dari penurunan ROA tahun 2019 ke 2020 namun Kembali meningkat ditahun 2021. NPF BUS dalam kondisi yang baik sementara UUS pada awal pandemic yakni 2020 mengalami pelemahan dengan meningkatnya nilai NPF dan kembali menguat di tahun 2021, hal tersebut dipicu diantaranya oleh dikeluarkannya kebijakan POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran COVID-19 dalam penguatan kualitas asset dan restrukturisasi pembiayaan. Kata Kunci: Countercyclical, Fundamental, Restrukturisasi, Stimulus.

Page 1 of 3 | Total Record : 30