cover
Contact Name
Ali Audah
Contact Email
jurnalstaia@gmail.com
Phone
+62819842880
Journal Mail Official
jurnalstaia@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Jl.Ngoro-Kandangan KM 3 PA Rejoagung, Ngoro, Jombang, Jawa Timur, Indonesia 61473
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah
Published by STAI At-Tahdzib
ISSN : 20897723     EISSN : 25031929     DOI : 10.61181
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah is an academic journal that focuses (not limited) on in-depth studies on Islamic studies and muamalah (economic and social aspects of Islam). This journal aims to facilitate scientific discussion and dissemination of knowledge in the field of Islamic religious sciences and the application of sharia principles in economic and social life. Improve understanding of Islamic theory and practice in a modern context. Encourage high-quality research in the field of Islamic studies and muamalah. Provide a platform for academics, researchers, and practitioners to share knowledge and experiences. At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah covers various aspects of Islamic studies, including history, tafsir, hadith, fiqh, and contemporary Islamic theories. Research examining the development of Islamic thought and its application in modern society is also a major concern. Articles discussing the principles of Islamic economics, trade law, sharia financial management, and business ethics in an Islamic context. This includes studies on sharia-compliant economic practices as well as challenges and innovations in this field. At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah publishes articles in English. The article acceptance process is carried out through peer-review to ensure high quality and scientific contribution. Published since 2013 every March and September by the Institute for Research, Development and Community Service (LP3M) of the Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Rejoagung, Ngoro, Jombang, East Java, Indonesia. For more information about the latest edition, author guidelines, or access to articles, contact the editorial team via the email listed
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib" : 9 Documents clear
Analisa Pola Perdagangan Kaum China & Kaum Arab Ahmad Budiyono
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap negara, dalam melakukan perdagangan pastinya memiliki pola/bentuk sendiri-sendiri. Dimana suatu pola perdagangan dalam suatu negara tersebut merupakan faktor yang mendorong keberhaasilan seseorang/negara tersebut dalam berbisnis. Setiap negara memiliki prinsip perdagangan & aspek perekonomian, dalam perkembangan suatu negara tidak terlepas dari sejarah perekonomian.
Corporate Social Responsibility (CSR) Berdasarkan Analisis Fiqh Muamalah Khoironnisaa’ Khoironnisaa’
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) adalah tanggung jawab moral suatu perusahaan terhadap para stakeholders terutama komunitas atau masyarakat disekitar wilayah kerja dan operasinya. CSR merupakan sebuah program yang didedikasikan untuk kepentingan kemanusiaan dan lingkungan serta dimaksudkan untuk memartabatkan manusia terutama yang berada di sekitar perusahaan dan untuk sustainability lingkungan khususnya dimana perusahaan dioperasikan. Sehingga, manusia dan lingkungan yang ada di sekitar perusahaan dipandang sebagai bagian yang integral dengan perusahaan. Praktik bisnis dalam kerangka CSR Islami mencakup serangkaian kegiatan bisnis dalam berbagai bentuknya. Meskipun tidak dibatasi jumlah kepemilikan barang, jasa serta profitnya, namun cara-cara memperolehnya dan pendayagunaan hartanya, dibatasi oleh aturan halal dan haram sesuai syariah. Sehingga apa yang dilakukan dalam praktik CSR sudah sesuai dengan etika bisnis Islami dalam konteks Fiqh Muamalah.
Ekonomi Islam VS Ekonomi Liberal Didik Supriyanto
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap negara memiliki sistem perekonomian yang berbeda-beda. Sistem yang dianut sebuah negara biasanya sesuai dengan paham ideologi negara tersebut. Negara yang berideologi komunisme biasanya akan menerapkan sistem sosialis. Dan juga negara tersebut mengnut paham kapitalisme maka cenderung menganut sistem ekonomi kapitalisme. Ada juga negara yang mengabungkan kedua sistem di atas atau yang bisa disebut sistem campuran. ekonomi yang saat ini berkembang dan sedang berjaya yaitu sistem ekonomi modern tersebut berisi gabungan ekonomi liberal kapitalis dan sosialis. Tetapi, ada yang berdasarkan syariah islam yaitu ekonomi islam. Yang menganut sistem ini adalah negara-negara islam di dunia.
Mengkaji Kapitalisme Perdagangan Berdasarkan Fiqh Mu'amalah M. Hafidz Fuad Raya
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi adalah manajemen rumah tangga baik individu, kelompok bahkan negara guna memenuhi kebutuhan tak terbatas yang dilakukan atas dasar kejujuran, sesuai dengan etika bisnis dan mementingkan kepentingan umum. Sistem ekonomi yang paling digandrungi yakni sistem ekonomi kapitalis. Kapitalis mengusung konsep yang cenderung memahami pertumbuhan ekonomi harus lebih diperhatikan daripada pemerataan ekonomi. Kebijakan ini menjadikan kesejahteraan masyarakat terabaikan. Yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin, itulah semboyan bagi ekonomi kapitalis. Hal tersebut cuma salah satu dari berbagai kelemahan sistemekonomi kapitalis. Berbagai krisis ekonomi di dunia adalah akibat dari penerapan sistem ini pula. tentunya sudah sepatutnya kita meninjau sistem perdagangan kapitalis berdasarkan fiqih mu'amalah.
Mengkaji Pola Perdagangan Jalur Sutra di Era Globalisasi Nani Hanifah
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdagangan sudah terjadi sejak dahulu kala sebagai bentuk barter sederahana masing-masing negara yang saling membutuhkan.Walau melalui jalur laut,kekuatan perdagangan sangat kuat dan gencar dilakukan.Terutama kaum etnis cina yang memiliki komoditi bahan-bahan sutra yang menjadi andalan perdagangan mereka.Hingga dinamakan jalur perdagangannya bernama Jalur Sutra dan kaum etnis cina sangat diakui kemahirannya dalam berdagang.Era globalisasi ini Cina masih diakui dunia sebagai negara produsen terbesar dalam perdagangan internasional di dunia.
Monopoli Dagang Dalam Kajian Fiqih Islam Muh. Barid Nizarudin Wajdi
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monopoli secara umum yaitu penguasaan oleh salah satu pihak terhadap suatu jenis barang tertentu. Di Indonesia, praktik monopoli bisa dikatakan tidak semuanya merugikan. Bahkan ada beberapa praktik monopoli yang justru sangat positif, seperti monopoli pada sejumlah aset penting, seperti : PLN, PAM, Pertamina dan lain sebagainya. Praktik monopoli yang dilakukan pemerintah mengacu pada amanat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33. Sedangkan praktik monopoli yang dilarang adalah monopoli yang dapat merugikan masyarakat, seperti monopoli sumber kebutuhan pangan dengan tujuan mencari keuntungan secara sepihak. Dimana sumber kebutuahn pokok seperti itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat secara umum dan sifatnya mendesak. Dalam pandangan hukum bisnis di Indonesia, praktik monopoli sangat dilarang, hal itu seperti tertuang dalam undang-undang No. 5 tahun 1999. Namun dalam pandangan beberapa ulama, monopoli diperbolehkan, dengan catatan tidak melakukan ikhtikar (pengambilan keuntungan secara berlebihan). Dalam tinjauan bisnis Islam, praktik monopoli adalah penyebab utama kekacauan tatanan ekonomi. Praktik monopoli dalam dunia bisnis cenderung dilatarbelakangi oleh egoisme dan ingin mencari keuntungan secara sepihak. Ini tentu akan sangat meresahkan masyarakat.
Perdagangan Ala Nabi Muhammad SAW Gambaran Tauladan Yang Hilang Di Perdagangan Global Nihayatur Rohmah
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian sejarah mengenai perdagangan dan etika bisnis Muhammad sebelum ditunjuk sebagai nabi merupakan kajian yang menarik, karena perilaku dan etika bisnis yang diterapkan oleh Muhammad didasarkan pada kajian ayat-ayat al-Qur’an. Setelah ditunjuk sebagai nabi, kehidupan Nabi Muhammad lebih dibimbing oleh wahyu-wahyu al-Qur’an. Beberapa prinsip yang diterapkan oleh Muhammad adalah jujur, amanah, timbangan yang tepat, menghindari gharar, tidak menimbun barang, tidak melakukan al-ghalb dan tadlis di antara penjual dengan pembeli.
Revitalisasi Hukum Adat Yang Berspektif Keadilan Jender Lely Ana Ferawati Ekaningsih
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wacana mengenai hukum adat, tidaklah dapat dilakukan secara terisolir tanpa melihat interaksinya dengan hukum lain (agama, negara, kebiasaan-kebiasaan), bahkan dengan hukum internasional, dalam rangka terjadinya globalisasi dan perdagangan bebas. Keadaan itu mengakibatkan idée-idee yang dibawa oleh setiap hukum, termasuk idée-idee hak asasi manusia, dapat memasuki wilayah-wilayah yang tanpa batas. Karena adanya kontak dan saling pengaruh di antara system hukum ini, maka terjadi perubahan yang tiada henti pada masing-masing system hukum, termasuk hukum adat. Namun ketika berbicara tentang masuknya instrumen hukum yang memajukan hak asasi perempuan dan keadilan gender, kajian harus dilakukan secara hati-hati, karena ternyata hukum sebagai alat rekayasa sosial, berbenturan dengan budaya patriarkhis yang sangat kuat yang bersemai dalam institusi penegakan hukum dan masyarakat. Hukum adat “gaya baru” pun tetap berisi pelanggengan subordinasi terhadap perempuan. Apa yang terjadi di India, dan Indonesia, khususmya berkenaan dengan budaya mas kawin dan dampaknya bagi perempuan, akan memperlihatkan hal tersebut.
Toleransi Beragama (Studi Konsep Tawasut, I’tidal, Tawazun, dan Tasammuh) Sebagai Upaya Resolusi Konflik pada Masyarakat Perumahan Giri Pekukuhan Asri Mojosari Muhammad Sirojuddin Cholili
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena konflik di lingkungan masyarakat yang hidup di pemukiman perumahan seringkali diawali perbedaan faham antar warga, terutama dalam hal menjalankan ibadah, amaliyah dan tradisi di lingkungan masyarakat. Keberadaan warga masyarakat di perumahan sangat kompleks, artinya ada yang menganut faham tradisional, syar‟iyah dan modern. Hal itu yang seringkali mengawali pertikaian dalam beribadah dan amaliah dalam menjalankan tradisi keislaman. Perbedaan paham seputar ibadah dan amalia dalam beragama Islam pernah terjadi 15 abad yang lampau, seperti yang disampaikan dalam sabda Nabi SAW, Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah SAW telah bersabda, „Kaum Yahudi telah terpecah menjadi tujuh puluh satu (71) golongan atau tujuh puluh dua (72) golongan, dan kaum Nasrani telah terpecah menjadi tujuh puluh satu (71) atau tujuh puluh dua (72) golongan, dan ummatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga (73) golongan. Konsep Bineka tunggal ika sebagai salah satu perwujudan manifes pancasila, merupakan konsep dasar dalam bertoleransi. Sebab bangsa ini terdiri dari berbagai suku, ras dan agama. Seperti halnya dalam lingkup kecil yang majemuk, Perumahan Griya Pekukuhan Asri (Perum GPA) Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto Jawa Timur ini unik untuk diamati karena perbedaan paham dalam hal beribadah dan amalia seringkali terjadi di tempat peribadatan (masjid). Seperti halnya pembagian zakat, perlakuan sholat dan implementasi dalam menjalankan puasa. Sehingga perbedaan dalam berbagai hal utamanya masalah ritual keagamaan tidak dapat dihindari.

Page 1 of 1 | Total Record : 9