cover
Contact Name
Sitti Hardiyanti Arhas
Contact Email
hardiyantiarhas@unm.ac.id
Phone
+6282293309399
Journal Mail Official
pjcs@unm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal of Community Service
ISSN : -     EISSN : 30478553     DOI : -
Pinisi Journal of Community Service dengan ISSN: 3047-8553 (Online) merupakan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar menerima artikel hasil pengabdian kepada masyarakat (Multidisiplin) untuk diterbitkan.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "volume 3, nomor 1, 2026" : 3 Documents clear
Peningkatan Peran Pemuda dalam Tata Kelola Budaya Lokal: Pelestarian Pacuan Kuda Tradisional di Desa Kalimporo, Jeneponto Herlina Sakawati; Nina Agustina; Widyawati; Anisa Fitri; Putri Dzakilla Handayani
Pinisi Journal of Community Service Volume 3, Nomor 1, 2026
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/ew1q9t11

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran pemuda dalam tata kelola budaya lokal, khususnya dalam pelestarian pacuan kuda tradisional di Desa Kalimporo, Kabupaten Jeneponto. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan pemuda, yang melibatkan pemuda sebagai subjek aktif dalam setiap tahap kegiatan. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam tiga tahapan yaitu: sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Hasil dari sosialisasi menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, terutama pemuda, mengenai urgensi pelestarian pacuan kuda tradisional. Dalam tahap pelatihan dan pendampingan, peserta diberikan materi tentang tata kelola budaya lokal dan dilatih dalam penyusunan rencana kegiatan (activity plan). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman teoretis peserta, yang tercermin dari peningkatan nilai rata-rata pre-test dan post-test, serta kemampuan peserta dalam menyusun rencana kegiatan yang lebih terstruktur. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas pemuda dalam perencanaan kegiatan budaya dan memperkuat peran pemuda dalam melestarikan tradisi lokal. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan pemuda dalam pelestarian budaya lokal yang dapat diadaptasi di daerah lain.
Pengembangan Media Pembelajaran Audio-Visual pada Mata Pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Sarana dan Prasarana di SMKN 8 Makassar Aripahartati Devi. A; Restu Qurniawati; Hermin Febriana; Frischa Bunga; Nasaruddin Hasyim
Pinisi Journal of Community Service Volume 3, Nomor 1, 2026
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/m8n1xk48

Abstract

Pembelajaran pada mata pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Sarana dan Prasarana kelas XII di SMKN 8 Makassar selama ini berlangsung tanpa dukungan media yang memadai, sehingga guru cenderung menyampaikan materi secara lisan dan siswa menjadi pasif. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis audio-visual (video) sebagai alternatif penyampaian materi pemanfaatan sarana dan prasarana kantor, sekaligus menilai kesesuaian media tersebut dengan kebutuhan pembelajaran di kelas. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif, dengan data dihimpun melalui observasi, wawancara terhadap guru dan siswa, serta dokumentasi. Media video disusun melalui tahapan penentuan konsep, penyusunan storyboard, pemilihan aset visual dan audio, hingga proses penyuntingan menggunakan aplikasi Canva, dan dilengkapi dengan media poster sebagai pendukung visual. Evaluasi dilakukan melalui dua instrumen observasi, yakni aspek umum dan aspek khusus media. Hasil observasi aspek umum menunjukkan bahwa keenam indikator, mulai dari kesesuaian media dengan tujuan pembelajaran hingga kemudahan penggunaan mandiri oleh siswa, tercapai dengan baik. Pada aspek khusus, enam dari delapan indikator kualitas teknis media (latar, ukuran huruf, jenis huruf, resolusi gambar, dan pemilihan gambar) juga tercapai, sementara kontras warna teks terhadap latar masih tergolong cukup, dan kejernihan kualitas video serta audio belum sempat diverifikasi secara langsung saat observasi. Secara keseluruhan, media audio-visual yang dikembangkan dinilai relevan dan mampu menghidupkan suasana belajar yang sebelumnya monoton, meskipun sejumlah aspek teknis masih memerlukan penyempurnaan lebih lanjut sebelum digunakan secara rutin oleh guru.
Pengembangan Media Video, Power Point, dan Poster untuk Pembelajaran Sarana dan Prasarana di SMK Wahyu 1 Makassar Ainiyah Ariqah; Amelia Dwi Pratiwi Jam'an; Divla Awalia; Nur Mutmainnah; Rieby Relista
Pinisi Journal of Community Service Volume 3, Nomor 1, 2026
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/nq6zyg41

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana penunjang di banyak sekolah kejuruan sering memaksa guru bertahan pada metode ceramah satu arah, sebuah kondisi yang di SMK Wahyu 1 Makassar tampak nyata pada mata pelajaran Sarana dan Prasarana kelas XII dan berdampak pada menurunnya minat belajar siswa. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan tiga media pembelajaran, video, Power Point, dan poster, sebagai solusi atas keterbatasan tersebut, sekaligus menilai kesesuaian media yang dihasilkan dengan kebutuhan pembelajaran di kelas. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif, dengan data dihimpun melalui observasi, wawancara bersama ketua jurusan dan guru pengampu, serta dokumentasi sepanjang proses pengembangan hingga penyerahan media. Ketiga media disusun melalui tahap penentuan storyline, pemilihan aset visual dan audio, hingga produksi akhir, mencakup video tutorial pengelolaan peralatan kantor berdurasi sekitar lima menit, slide Power Point tentang penerapan pemanfaatan sarana dan prasarana, dan poster ringkasan bertema efisiensi penataan dan pemeliharaan aset. Hasil observasi setelah media diserahkan dan digunakan guru di kelas menunjukkan capaian positif pada keenam indikator yang diamati: media sesuai dengan tujuan pembelajaran, dikuasai guru, mendorong keaktifan siswa, direspons positif, membantu kelancaran pembelajaran, dan dapat digunakan siswa secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran yang sederhana namun tepat sasaran dapat membantu mengatasi dampak keterbatasan sarana dan prasarana terhadap motivasi belajar siswa, sekaligus memberi guru referensi media yang sebelumnya tidak tersedia di sekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 3