cover
Contact Name
Syahrabudin Husein Enala
Contact Email
journalofhumanitiesandpolicy@gmail.com
Phone
+6281343136784
Journal Mail Official
journalofhumanitiesandpolicy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kamizaun Mopah Lama , Merauke - Papua Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Papsel Journal of Humanities and Policy
ISSN : 30466016     EISSN : 30464684     DOI : -
PJHP: Papsel Journal of Humanities and Policy is an open access journal, and a peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from academics, researchers and practitioners in the fields of Humanities and Policy (such as: Public Administration, Human Resource Management, Political Science, Government Science, Policy, Organizational Behavior and Culture). This journal is published four times a year in March, June, September and December by Papsel Research and Consultan.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2024): December 2024" : 8 Documents clear
Transformasi Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Merauke: Dari Teori ke Praktik Enala, Syahrabudin Husein; Edoardus E Maturbongs; Vinsenco R. Serano; Nur Jalal
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi transformasi implementasi kebijakan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Merauke dengan fokus pada tantangan dan potensi solusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas implementasi kebijakan berkelanjutan serta mengidentifikasi dampaknya terhadap pembangunan lokal dan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil temuan menunjukkan variasi dalam efektivitas implementasi kebijakan, dengan beberapa program berhasil meningkatkan kondisi lingkungan dan ekonomi masyarakat, sementara program lain mengalami kendala seperti kurangnya koordinasi dan partisipasi masyarakat. Temuan ini mengindikasikan perlunya pendekatan adaptif dan partisipatif yang lebih kuat dalam merancang kebijakan yang responsif terhadap konteks lokal. Kata Kunci : Kebijakan pembangunan berkelanjutan; implementasi kebijakan; dampak pembangunan lokal
Analisis Kemampuan Sumberdaya Manusia Dalam Perencanaan dan Pengelolaan Anggaran Desa di Kampung Kweel Kabupaten Merauke Enala, Syahrabudin Husein; Frederikus Antonius Mana; Umiyati Haris; Parman
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran desa di Kampung Kweel, Kabupaten Merauke. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya kapasitas SDM dalam memahami dan mengimplementasikan prinsip-prinsip perencanaan serta pengelolaan anggaran secara efektif, yang berpotensi menghambat pencapaian pembangunan desa. Studi ini mengisi celah (gap) penelitian sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada aspek regulasi dan struktur kelembagaan tanpa mengeksplorasi kapasitas individu dalam proses anggaran desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen anggaran desa. Informan penelitian terdiri atas perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pendamping desa. Analisis data dilakukan melalui teknik triangulasi untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM di Kampung Kweel menghadapi sejumlah kendala, seperti minimnya pemahaman terhadap regulasi keuangan desa, rendahnya keterampilan teknis dalam menyusun dan mengelola anggaran, serta keterbatasan akses pelatihan dan pendampingan. Temuan ini menegaskan perlunya program peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan intensif, penyediaan panduan teknis, dan supervisi berkelanjutan oleh pemerintah daerah. Dengan peningkatan kapasitas SDM, diharapkan perencanaan dan pengelolaan anggaran desa dapat lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan. Kata kunci: Sumber Daya Manusia, Perencanaan Anggaran, Pengelolaan Anggaran, Kampung Kweel, Kabupaten Merauke.
Efektivitas Kerja Aparat Kampung Dalam Meningkatkan Pelayanan Di Kampung Yanggandur Distrik Sota Kabupaten Merauke : Efektivitas Kerja Aparat Kampung Dalam Meningkatkan Pelayanan Di Kampung Yanggandur Distrik Sota Kabupaten Merauke Saputro, Eko; Natalia Suryani Purba; Wa Ode Sitti Mardiana
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yanggandur Village, Sota District, Merauke Regency has the task of providing services to all elements of society regardless of social status in order to provide excellent service to the community. One of the problems that occurs in the village office is the poor service so that the community complains about the service provided because the manufacturing process is very convoluted and waits for a long time The purpose of this study is to find out the effectiveness of the work of village officials in improving services in Yanggandur Village, Sota District, Merauke Regency. This study uses a qualitative research method with a descriptive approach. The data collection technique uses observation, interview, and documentation techniques. The results of this study illustrate that the effectiveness of the work of village officials in improving services in Yanggandur Village, Sota District, Merauke Regency in the implementation of services has not been carried out effectively. This happens because there is still a lack of government responsibility, especially village officials in providing good services to the community. The lack of initiative of the village officials to adapt to the community environment and also the lack of village office facilities so that all activities do not run well and efficiently. For the Yanggandur village apparatus to be able to improve the quality of service, meet the needs of the community well and also build relationships with a more participatory approach with the community so that the services provided will produce good results. Keywords: Effectiveness, Service, Village Apparatus
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Basis Perubahan Sosial Jasmin, Putri Ramadhani; Sonya Mabel; Alfredo Mowainop; Ferdinan Watkuk; Hubertus Oja
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat adalah konsep penting dalam mencapai perubahan sosial yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Proses pemberdayaan melibatkan peningkatan akses terhadap sumber daya dan informasi, serta memperkuat kapasitas masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka. Hal ini berkontribusi pada pengurangan ketimpangan, peningkatan kemandirian ekonomi, dan penguatan nilai-nilai demokrasi serta hak asasi manusia. Artikel ini mengkaji berbagai program pemberdayaan di Indonesia yang berhasil mendorong perubahan dalam struktur kekuasaan, meningkatkan kualitas hidup, dan meruntuhkan norma sosial yang menindas. Meskipun memiliki potensi besar, pemberdayaan masyarakat menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada bantuan eksternal dan ketidaksetaraan akses terhadap sumber daya. Untuk mencapai hasil maksimal, tantangan ini perlu diatasi. Secara keseluruhan, pemberdayaan masyarakat merupakan kunci untuk menciptakan perubahan sosial yang lebih merata dan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, perubahan sosial, partisipasi, Pembangunan berkelanjutan, ketimpangan sosial.
The Role of Village Heads in Development Human Resources of Productive Age Frederikus Antonius Mana; Syahruddin; Syahrabudin Husein Enala; Wa Ode Suriani
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/pjhp.v1i4.65

Abstract

Improving the quality of public services is very important to improve community welfare and the competitiveness of human resources (HR). However, in remote areas such as Papua, unequal access to education, health and infrastructure is a serious challenge. This research focuses on the role of the Tof-Tof Village Government in developing productive age human resources. With a qualitative case study approach, data was collected through interviews, observation and documentation involving village officials and the community. The research results show that the Tof-Tof Village Government plays an important role as a motivator, facilitator and mobilizer in providing access to education, skills training and infrastructure development. Despite facing geographic constraints and limited resources, the initiative significantly improved the skills of local communities, with a 25% increase in competency scores among training participants. Challenges such as budget constraints and coordination were successfully overcome through innovative strategies. This research contributes to understanding the dynamics of human resource development in remote areas and provides policy recommendations for sustainable and inclusive development programs.
Evaluasi Sistem Pemungutan dan Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Merauke Hesty Tambajong; Maryani Febry Mengko; Syahrabudin Husein Enala; Hubertus Oja
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to evaluate the PBB P2 acceptance procedures at the Merauke Regency Bapenda based on the government's internal control system policy. The type of research used is qualitative research with a descriptive approach and data obtained through interviews and documentation. The results of the research show that internal control at the Regional Revenue Agency of Merauke Regency in the procedures for receiving Rural and Urban Land and Building Tax is implemented well because there are several components that are optimal, namely in the control environment where the registration, data collection and functional human resources are there so that there are multiple tasks. , risk assessment where the Merauke Regency Bapenda is still carrying out passive data collection due to a lack of functional assessors, and a lack of monitoring of PBB P2 collection which has not fully carried out direct monitoring of taxpayers so that there are still many taxpayers who have not carried out their obligations in paying PBB P2. In other cases, officers have not implemented the SOP in implementing the PBB P2 collection system. It cannot be denied that this is very important for tax officers and taxpayers to follow in order to ensure that the PBB collection process runs smoothly and transparently in accordance with the provisions of the applicable laws and regulations.
INOVASI ORGANISASI DALAM PELAYANAN PUBLIK (SEBUAH KAJIAN TEORI) Atbar, Samuel
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap organisasi terus bersaing dan berkompetisi serta berproses bersama semua sumberdaya yang ada pada dirinya untuk mengembangkan dan membesarkan organisasi tersebut. Salah satu strategi pengembangan organisasi yang dilakukan adalah dengan berbasis pada kompetensi kinerja dengan harapan dapat tetap bersaing dan mengembangkan organisasinya mencapai tujuan organisasi tersebut. Dengan demikian tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana desain inovasi organisasi dalam meningkatkan pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review atau tinjauan pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah dalam prakterknya pengembangan organisasi kompetensi dilakukan dalam rangka menanta dan memperbaiki kembal organsiasi untuk berkerja sesuai dengan harapan demi pencapaian tujuan organisasi. Kata Kunci: Inovasi, Organisasi, Pelayanan Publik
Pengelolaan Wisata Kampung Berbasis Masyarakat Di Kampung Buti Distrik Merauke Paul Adryani Moento; Hubertus Oja; Vincenso Serano; Muhammad Hasan Lefuy
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/pjhp.v1i4.70

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengelolaan Potensi Wisata Kampung Buti Berbasis Masyarakat Di Kampung Buti Distrik Merauke. Untuk mendapatkan data penelitian, peneliti mewawancarai 8 orang sebagai informan. Data analisis menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan teknik analisa data, penulis menggunakan tiga tahap : Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah perencanaan dalam melakukan pengelolaan wisata kampung buti, perencanaan yang di lakukan dengan melihat potensi yang ada di pantai buti, kemudian pemerintah kampung buti melakukan rapat bersama dengan masyarakat dengan menampung seluruh masukan masukan dari masyarakat, kemudian pelaksanaan, Pemerintah Kampung Buti secara aktif melakukan pembersihan di area sekitar pantai yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata, selanjutnya, pengorganisasian, Komitmen dan strategi pemerintah Kampung Buti dalam mengelola wisata Pantai Buti sangat jelas. Terdapat penekanan pada pencapaian tujuan pemerintahan yang efektif, menunjukkan bahwa pengelolaan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan langkah strategis untuk mencapai visi yang lebih luas. Serta pengawasan, Hasil positif dari pengelolaan wisata pantai menunjukkan efektivitas sistem pengawasan yang dipimpin Kepala kampung dengan fleksibilitas dalam berkoordinasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8