cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi Fakultas Ilmu Sosial UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL BUANA
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/buana/Vol8-iss3
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018)" : 24 Documents clear
Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Lahan Berdasarkan Kemampuan Lahan dan Arah Fungsi Kawasan DAS Batang Kandis Bagian Hulu Kec. Koto Tangah Kota Padang Pionagani Suwiryo; dedi hermon; febriandi .
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.54

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik lahan, penggunaan lahan, kemampuan lahan, dan kesesuaian penggunaan lahan pada DAS Batang Kandis bagian Hulu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Dalam menentukan kemampuan lahan dilakukan analisis kuantitatif berupa sistem matching dan scoring yang akan menghasilkan peta kemampuan lahan. Hasil penelitian menunjukan (1) DAS Batang Kandis bagian Hulu memiliki Karakteristik lahan Kelas Baik seluas 2.950 Ha (63,52%) dan Kelas Agak Baik seluas 1.694 Ha (36,48%). (2) Penggunaan lahan DAS Batang Kandis bagian Hulu di dominasi oleh Hutan dan kebun campuran, serta sebagian kecil semak belukar dan permukiman. (3) DAS Batang Kandis Bagian Hulu memiliki kemampuan lahan Kelas IV, VI, VII, dan Kelas VIII (4) DAS Batang Kandis bagian hulu yang sesuai dengan kemampuan lahannya adalah seluas 3.022 Ha dan luas lahan yang tidak sesuai dengan kemampuan lahannya adalah seluas 1.622 Ha. Sedangkan, yang sesuai dengan arah fungsi kawasan adalah 3.003 Ha dan yang tidak sesuai dengan arah fungsi kawasan adalah seluas 1.641 Ha. Download Pdf
Analisis Kesuburan Tanah Lahan Pertanian Tanaman Padi di Nagari Talang Babungo Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok naufal zikry arrahman; Helfia Edial; Ratna Willis
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.56

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui tingkat kesuburan tanah untuk lahan pertanian tanaman padi di tinjau dari sifat fisik tanah (tekstur, kedalaman tanah dan permeabilitas) dan kimia tanah (pH tanah, C-Organik, KTK, KB, P2O5, K2O) di Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok, (2) Mengetahui tingkat kesesuaian lahan untuk pertanian tanaman padi di Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan satuan pemetaan yang digunakan adalah satuan lahan melalui overlay peta satuan bentuklahan dengan peta lereng, peta geologi, peta tanah, dan peta penggunaan lahan. Pengambilan sampel dengan metode sampel bertingkat (Stratified Sampling), dengan analisis data menggunakan metode matching dan metode kombinasi. Hasil penelitian ini: (1) Tingkat kesuburan tanah pertanian tanaman padi pada daerah penelitian tergolong rendah (R) dengan karakteristik lahan pada daerah penelitian antara lain: tekstur tanah sedang, agak halus sampai halus, kedalaman tanah yaitu 23 - >50 cm, permeabilitas tanah yaitu 0,20 cm/jam - 27,35 cm/jam, KTK tanah 9,448 mEq/100g - 11,933 mEq/100g, kejenuhan basa 11,820 % - 16,040 % , pH tanah 4,93 - 6,08, C-Organik 2,29 % - 3,32 %, P2O5 4,72 mg/100g - 25,98 mg/100g, K2O 0,139 mg/100g -0,154 mg/100g. (2) Tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman padi pada daerah penelitian antara lain: kelas S3 (sesuai marginal) dengan luas 10,6 km2, dan N (tidak sesuai) dengan luas 0,4 km2. Kata Kunci : Karakteristik Lahan, Kesuburan Tanah, Kesesuaian Lahan.
potensi pulau-pulau kecil untuk wisata pantai di kota pariaman elina divayentri; Triyatno .; Yudi Antomi
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.60

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan karakteristik pulau-pulau kecil di Kota Pariaman dan 2) mengetahui potensi wisata pantai pulau kecil di Kota Pariaman Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan teknik pengambilan data secara observasi dan dokumentasi. Metode deskriptif dilakukan untuk menjelaskan karakteristik pulau-pulau kecil di kota pariaman. Sampel diambil berdasarkan populasi yaitu Pulau Kasiak, Pulau Angso Duo, Pulau Tangah dan Pulau Ujung . Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) karakteristik pulau-pulau kecil di Kota Pariaman yaitu: (a) Kecerahan perairan di Pulau-pulau kecil Kota Pariaman Pulau Kasiak 10 m, pulau Angso Duo 5 m, Pulau Tangah 15 dan Pulau Ujung 25 m. (b) Kecepatan arus di pulau-pulau kecil Kota Pariaman yaitu pulau kasiak 8,96 m/dt, pulau angso duo 8,12 m/dt, Pulau Tangah 12,75 m/dt dan pulau Ujung 16,85 m/dt. (c) Gelombang di Pulau-pulau kecil Kota Pariaman ketika pasang ± 60 cm dan musim surut 84 cm. (d) Suhu di Pulau pulau-pulau kecil Kota Pariaman 27-320C. (e)Tutupan lahan di Pulau: bangunan, kelapa, hutan, semak belukar (f) Sarana dan prasaran: pulau kasiak: gapura, pos jaga, jalan setapak, Pulau Angso Duo pondok wisata, kuburan panjang, mushalla, sumur, jalan setapak, wc, Pulau Tangah tempat berkemping, mata air / sumur pulau ujung tidak sarana dan prasarananya. (g) Aksesibilitasnya yaitu mengunakan boad. 2) Potensi wisata pulau yang ada di pulau kecil yaitu seperti: menyaksikan penangkaran penyu, kemping, memancing dan menyelam. Kata Kunci : pulau-pulau kecil, wisata pantai
Studi Produksi Industri Kerupuk Kulit di Jorong Kapalo Koto Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar Melda Sari; ernawati .; Ratna Willis
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.61

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi tentang 1) proses produksi kerupuk kulit, 2) kendala-kendala produksi industri kerupuk kulit, 3) upaya-upaya untuk mengatasi kendala produksi industri kerupuk kulit. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 8 orang pengusaha kerupuk kulit, 3 orang tenaga kerja, 3 orang pembeli, 1 orang Wali Nagari Tanjung Barulak dan 1 orang Kepala Dinas Kopperindag Kabupaten Tanah Datar. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan: 1), (a) proses produksi kerupuk kulit dimulai dari proses perebusan, pembuangan bulu, pengeringan, dan perendaman dengan bumbu dan dilanjutkan dengan penggorengan (b) sumber bahan baku berasal dari tempat pemotongan sapi Padang Panjang dan Solok, (c) modal berasal dari dana pribadi, pinjaman Bank, dan koperasi, (d) tenaga kerja berasal dari daerah sekitar, (e) pemasaran dilakukan di daerah setempat, toko oleh-oleh, dan Supermaket. 2), kendala-kendala produksi industri kerupuk kulit: (a) proses pengeringan atau penjemuran pada hari hujan (b) penyediaan bahan baku kurang lancar, (c) kurangnya modal untuk pengembangan usaha (d) kurangnya promosi dan belum luasnya wilayah pemasaran. 3), upaya-upaya mengatasi kendala produksi industri kerupuk kulit : (a) dengan menggunakan panas gas tungku, (b) mencari bahan baku keluar Kabupaten, (c) meminjam uang ke koperasi atau Bank, (d) memperluas pemasaran.
Sikap dan Perilaku Masyarakat terhadap Hutan di Kawasan TNKS Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci Yunita Sri Mayanti; syafri Anwar; widya Prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.62

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang sikap dan perilaku masyarakat terhadap hutan di kawasan TNKS Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah dinas kehutannan, tokoh masyarakat dan kepala desa yang berjumlah 13 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) Sikap Masyarakat terhadap Perlindungan Hutan di Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci: a) Masyarakat di Kecamatan Gunung Tujuh sudah melakukan kegiatan reboisasi, b) Masyarakat Kecamatn Gunung Tujuh setuju apabila seperti diadakannya penyuluhan pelestarian hutan dan masyarakat Kecamatan Gunung Tujuh melaksanakan anjuran tersebut, c) Masyarakat di Kecamatan Gunung Tujuh menegur apabila melihat tetangga merusak ekosistem hutan, (2) Perilaku Masyarakat terhadap Hutan Lindung untuk Perambahan Hutan di Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci: a) Masyarakat di Kecamatan Gunung Tujuh telah melarang apabila ada dari anggota masyarakat yang melakukan pembukaan lahan baru, b) Masyarakat Kecamatan Gunung Tujuh masih terdapat yang melakukan penebangan pohon dan masyarakat bermata pencarian sebagai petani pada Kecamatan Gunung Tujuh sudah melakukan kegiatan tebang pilih dalam pengambilan pohon pada kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, c) Masyarakat Kecamatan Gunung Tujuh masih terdapat masyarakat yang membuang benda-benda yang dapat merusak kawasan TNKS.
Pengembangan Sumber Belajar Berbasis Weblog Pada Materi Pembelajaran Geografi Kelas XI SMA Her vina; Nofrion .
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sumber belajar berbasis weblog pada materi pembelajaran Geografi SMA kelas XI yang valid dan praktis digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model ASSURE mengikuti standar KKNI level VI. Enam prosedur ASSURE adalah analisis peserta didik, merumuskan tujuan, memilih media, metode, dan materi, memanfaatkan material, peran serta peserta didik, dan evaluasi serta revisi. Instrumen yang digunakan adalah lembar uji validitas dan lembar angket kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber belajar berbasis weblog bernilai valid dan praktis digunakan dalam kegiatan pembelajaran Geografi kelas XI SMA.
Keterlibatan Masyarakat dalam Pengembangan Objek Wisata Di Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman (Studi Kasus: Air Terjun Nyarai, Tapian Puti dan Rumah Pohon Manang) Melya Febriani Febriani; ahyuni .
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.65

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai keterlibatan masyarakat dalam pengembangan objek wisata. Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif, untuk mendeskripsikan pencetus, keterlibatan masyarakat, bentuk aturan, & persamaan serta perbedaan keterlibatan masyarakat. Hasil penelitian menemukan: Pencetus objek wisata Air Terjun Nyarai adalah Ritno Kurniawan, objek wisata Tapian Puti adalah Pemuda Sikabu Bukik, sedangkan Rumah Pohon Manang dicetus oleh masyarakat & LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Penjalaran Keterlibatan masyarakat Air Terjun Nyarai mulai dari individu, POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) & LPHN (Lembaga Pengelolaan Hutan Nagari). Keterlibatan masyarakat Tapian Puti di mulai dari niniak mamak kemudian baru pemuda - pemudi Sikabu Bukik, sedangkan objek wisata Rumah Pohon Manang di mulai dari LPHN (Lembaga Pengelolaan Hutan Nagari ) baru dibentuklah POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata). Ketiga objek wisata ini terikat oleh aturan adat, tapi di objek wisata Air Terjun Nyarai & Rumah Pohon Manang memiliki aturan tertulis yang mengikatnya. Persamaan ketiga objek wisata ini merupakan objek wisata minat khusus, dan berada pada hutan lindung blok bukit barisan 1(satu). Sedangkan perbedaannya dapat terlihat dari cara terbentuk dan pengelolaannya oleh masyarakat di sekitar objek wisata ini.
Analisis Potensi Taman Wisata Aroma Pecco di Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci Mezi Nobela; Rahmanelli .
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.68

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi taman wisata di lihat dari atraksi wisata, amenitas, aksesibilitas dan potensi tapak Taman Wisata Aroma Pecco di Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian yakni deskriptif kualitatif.Informan penelitian adalah Kepala Desa Bento, staff dari Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci dan pengunjung Taman Wisata.Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan matching (pencocokan). Adapun hasil penelitian sebagai berikut : 1) atraksi wisata sebagian besar masih mengandalkan dari alam 2) Amenitas masih kurang 3) Aksesibilitas mudah di jangkau 4) Potensi tapak taman wisata yaitu flying fox, rumah pohon, bola air, tempat bersepeda, tempat pemancingan, warung/rumah makan, toko souvenir, toko makanan khas daerah, pusat pemantau, tempat sewa sepeda, dan nama taman.
Perbandingan Tingkat Kesejahteraan Antara Petani Sawit Plasma dan Non Plasma di Desa Sinunukan IV Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara Lila Susiarti
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.70

Abstract

ABSTRAK Petani kelapa sawit di Desa Sinunukan IV dibedakan dalam kategori petani plasma dan petani non plasma. Tujuan penelitian ini untuk melihat perbedaan tingkat kesejahteraan antara Petani Plasma dan Non Plasma.Metode penelitian dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Penarikan sampel secara Proportional sampling dengan jumlah 45 petani Plasma dan 67 petani non plasma. Variabel meliputi Tingkat pendapata, tingkat pendidikan, keadaan dan fasilitas tempat tinggal. Perolehan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesejahteraan yang dimiliki anatara petani plasma dan non plasma terlihat petani non plasma lebih sejahtera dilihat dari tingkat pendapatan dari hasil perkebunan dan pekerjaan sampingan yang lebih besar diterima petani non plasma dibandingkan petani plasma, tingkat pendidikan orang tua dan anak lebih tinggi yang ditempuh keluarga petani non plasma daripada petani plasma, keadaan dan fasilitas tempat tinggal oleh petani non plasma lebih baik dan bersih.untuk kepemilikan transportasi antara petani plasma dan non plasma sama.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Web pada Pembelajaran Geografi di SMA N 2 Padang ririska hidayah usra; Nofrion .
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui bagaimana pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis web pada pembelajaran geografi di SMA N 2 Padang, 2) mengetahui kevalidan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis web pada pembelajaran geografi di SMA N 2 Padang, 3) mengetahui kepraktisan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis web pada pembelajaran geografi di SMA N 2 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Reseach and Development) dengan menggunakan model 4-D. Model ini dikembangkan dalam empat tahapan, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Untuk melihat apakah Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis web pada pembelajaran geografi valid dan praktis, peneliti melakukan uji validitas dan uji kepraktisan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis web pada pembelajaran geografi sangat valid dan sangat praktis. Ahli materi menilai sangat valid dengan nilai akhir 0,35. Ahli media menilai sangat valid dengan nilai akhir 0,37. Guru geografi menilai sangat praktis dengan nilai akhir 3,5. Siswa kelas X MIA 1 SMA N 2 Padang menilai sangat praktis dengan nilai akhir 3,5.

Page 1 of 3 | Total Record : 24