cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
arbainpublishing@gmail.com
Phone
+628983648143
Journal Mail Official
arbainpublishing@gmail.com
Editorial Address
Gunung Arba, Kec. Janapria, Kab. Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83554
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Knowledge and Collaboration
Published by Arbain Publishing
ISSN : 30475147     EISSN : 30475147     DOI : 10.59613
Core Subject : Science, Education,
Journal of Knowledge and Collaboration is open access and peer-reviewed journal with e-ISSN XXX-XXX, JKC is an international journal devoted to the study of science and technology in a social context. It focuses on the way in which advances in science and technology influence society and vice versa. It is a peer-reviewed journal that takes an interdisciplinary perspective, encouraging analyses whose approaches are drawn from a variety of disciplines such as History, Law, Sociology, Economics, Political Science and International Relations, Technology, Management, Environmental Studies, Health Science etc.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2024): Journal of Knowledge and Collaboration" : 5 Documents clear
Resilience Levels in The Sandwich Generation Ubaidah, Ade; Meilani, Selviana Bunga; Azahra, Afnisa Putri
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 1 No. 4 (2024): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jkz1g907

Abstract

The sandwich generation is a generation that is faced with the dual responsibility of caring for their children and aging parents simultaneously. Individuals who belong to the sandwich generation have burdens to bear such as having higher financial obligations and less free time. Resilience is a process of adapting well in facing difficult situations, such as trauma, accidents, threatening events or sources of stress. Therefore, the ability of resilience is important for individuals who have significant adversity, one of which is the sandwich generation. This research aims to collect and analyze articles related to the level of resilience in sandwich generation individuals. The design used is a literature review. Journals are collected using search engines such as Google Scholar. The journal criteria used are those published in 2014-2024. Based on the articles collected, it was found that the Sandwich Generation in Indonesia experienced high levels of stress due to the multiple responsibilities they carried. But they have a high level of resilience too. The sandwich generation demonstrated the ability to be resilient in the face of various obstacles. Resilience in the sandwich generation is influenced by various factors, such as personal competence, religiosity, optimism and social suppor.
Analisis Variabilitas Termoklin di Perairan Indonesia dan Dampaknya Terhadap Ekosistem Laut Gunawan, Indra; Wibowo, Nazil Syamtri
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 1 No. 4 (2024): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/rfmq7e07

Abstract

Penelitian ini menganalisis variabilitas termoklin di berbagai perairan Indonesia dan dampaknya terhadap ekosistem laut. Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki perairan yang kaya akan keanekaragaman hayati dan sangat dipengaruhi oleh dinamika oseanografi. Termoklin, lapisan transisi di kolom air laut yang menunjukkan perubahan suhu yang signifikan dengan kedalaman, memiliki peran penting dalam menentukan distribusi vertikal dari berbagai parameter fisika dan biogeokimia perairan. Studi ini menggunakan data observasi dari beberapa stasiun penelitian laut di Indonesia, mencakup wilayah-wilayah seperti Laut Jawa, Selat Makassar, dan Laut Banda. Selain itu, analisis data satelit suhu permukaan laut (SPL) dan profil suhu vertikal digunakan untuk memahami pola dan variabilitas termoklin baik secara spasial maupun temporal. Metode analisis meliputi analisis statistik dan pemodelan hidrodinamika untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi kedalaman dan intensitas termoklin, seperti suhu permukaan laut, curah hujan, angin monsun, dan fenomena oseanografi global seperti El Niño dan La Niña. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam kedalaman dan intensitas termoklin antara wilayah barat dan timur Indonesia, serta antara musim hujan dan kemarau. Di wilayah barat Indonesia, seperti Laut Jawa, termoklin cenderung lebih dangkal dan kurang stabil dibandingkan dengan wilayah timur seperti Laut Banda yang menunjukkan termoklin lebih dalam dan stabil. Variasi musiman yang disebabkan oleh perubahan angin monsun juga berpengaruh besar, di mana termoklin menjadi lebih dangkal selama musim hujan dan lebih dalam selama musim kemarau. Dampak dari variabilitas termoklin ini terhadap ekosistem laut sangat signifikan. Kedalaman dan stabilitas termoklin mempengaruhi distribusi vertikal nutrien, plankton, dan ikan pelagis. Pada kedalaman termoklin yang lebih dangkal, upwelling nutrien dari lapisan bawah meningkat, yang mendukung produktivitas primer dan kelimpahan plankton. Ini pada gilirannya mempengaruhi distribusi dan migrasi ikan pelagis, yang bergantung pada keberadaan plankton sebagai sumber makanan. Oleh karena itu, variabilitas termoklin memainkan peran kunci dalam produktivitas perikanan di perairan Indonesia. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengelolaan sumber daya laut di Indonesia. Dengan memahami dinamika termoklin dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, pengelolaan perikanan dan konservasi ekosistem laut dapat dilakukan secara lebih efektif. Studi ini juga menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan dan penelitian lebih lanjut untuk mengantisipasi perubahan lingkungan yang dapat mempengaruhi termoklin dan ekosistem laut di masa depan.
Studi Komparatif Antara Pemeliharaan Terjadwal dan Pemeliharaan Prediktif pada Kapal Perang Widisantoso, Harso
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 1 No. 4 (2024): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/88bkc149

Abstract

Pemeliharaan kapal perang merupakan aspek krusial dalam memastikan kesiapan dan keandalan operasional angkatan laut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dua pendekatan pemeliharaan utama, yaitu pemeliharaan terjadwal (scheduled maintenance) dan pemeliharaan prediktif (predictive maintenance), dalam konteks kapal perang. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis data historis, simulasi pemeliharaan, serta wawancara dengan personel pemeliharaan dan manajemen kapal perang. Pemeliharaan terjadwal adalah metode konvensional yang berdasarkan pada interval waktu atau penggunaan, sementara pemeliharaan prediktif menggunakan data real-time dan analisis kondisi untuk menentukan kebutuhan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan prediktif memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pemeliharaan terjadwal, termasuk pengurangan downtime, efisiensi biaya, dan peningkatan keandalan sistem. Analisis data mengindikasikan bahwa kapal perang yang menerapkan pemeliharaan prediktif mengalami lebih sedikit kegagalan tak terduga dan memiliki tingkat kesiapan yang lebih tinggi. Namun, implementasi pemeliharaan prediktif membutuhkan investasi awal yang signifikan dalam teknologi dan pelatihan, serta pengembangan sistem monitoring dan analisis yang canggih. Sementara itu, pemeliharaan terjadwal, meskipun kurang efisien, lebih mudah diimplementasikan dan memerlukan biaya awal yang lebih rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pemeliharaan prediktif menawarkan manfaat jangka panjang yang lebih besar, pemilihan metode pemeliharaan harus mempertimbangkan kondisi spesifik dan kapasitas sumber daya masing-masing armada kapal perang.
Keamanan Ekonomi dan Kebijakan Moneter: Pengaruh Hiperinflasi di Venezuela tahun 2019-2021 Hartadi, Najla Aulia
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 1 No. 4 (2024): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/sefdnr07

Abstract

Penelitian ini mengkaji keamanan ekonomi dan kebijakan moneter dalam konteks hiperinflasi di Venezuela selama periode 2019-2021. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang menyebabkan hiperinflasi, mengevaluasi dampaknya terhadap nilai mata uang dan perekonomian domestik, serta menggali konsekuensi sosial yang timbul. Data diperoleh melalui analisis dokumen resmi dan tinjauan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang tidak efektif, penurunan harga minyak global, serta sanksi internasional merupakan penyebab utama hiperinflasi. Dampak dari hiperinflasi termasuk depresiasi ekstrem bolívar, kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok, serta peningkatan kemiskinan dan kelaparan. Selain itu, hiperinflasi menyebabkan migrasi massal dan keruntuhan layanan publik, seperti kesehatan dan pendidikan. Penelitian ini menyoroti pentingnya reformasi ekonomi dan kebijakan moneter yang komprehensif serta stabilitas politik untuk memulihkan keamanan ekonomi dan kesejahteraan sosial di Venezuela.
Perencanaan Lapisan Tambahan Menggunakan Hasil Buangan Tambang (Tailing) Pada Perkerasan Kaku Berdasarkan Metode AASHTO 1993 Pasambuna, Benny
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 1 No. 4 (2024): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/hsrf4s97

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membahas pelapisan tambah pada perkerasan kaku beton (dengan bahan pengisi tailing) dengan metode AASHTO 1993. Metode yang dipakai dalam perencanaan pelapisan tambah pada perkerasan kaku beton dengan bahan pengisi tailing adalah dengan menggunakan rumus- rumus perencanaan yang ada sesuai dengan peraturan AASHTO 1993 1.Hasil pelapisan tambah langsung (bonded concrete) untuk kondisi perkerasan yang mengalami retak awal dengan meggunakan metode AASHTO 1993 diperoleh sebesar 5 cm. Hasil pelapisan tambah langsung (bonded concrete) untuk kondisi perkerasan yang mengalami rusak secara struktural dengan meggunakan metode AASHTO 1993 diperoleh sebesar 8 cm. Hasil pelapisan tambah dengan pemisah (unbonded concrete) untuk kondisi perkerasan yang mengalami retak awal dengan meggunakan metode AASHTO 1993 diperoleh sebesar 11 cm.Hasil pelapisan tambah dengan pemisah (unbonded concrete) untuk kondisi perkerasan yang mengalami rusak secara struktural dengan meggunakan metode AASHTO 1993 diperoleh sebesar 15 cm.

Page 1 of 1 | Total Record : 5