cover
Contact Name
Imamatul Ummah
Contact Email
ummah.134@gmail.com
Phone
+6281939100361
Journal Mail Official
elconika.unhasy@gmail.com
Editorial Address
Tebuireng, Jl. Irian Jaya No.55, Cukir, Kec. Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61471
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Elconika: Jurnal Teknik Elektro
ISSN : -     EISSN : 29859506     DOI : https://doi.org/10.33752/elconika.v1i1
Elconika merupakan Jurnal Teknik Elektro Universitas Hasyim Asy`ari Tebuireng Jombang. Jurnal Elconika pertama kali dibentuk berdasarkan SK Nomor: 001/KEP/UNHASY/FT/TE/VIII/2022 tanggal 22 Maret 2022. Jurnal Elconika terbit dua kali dalam satu tahun, pada bulan Desember dan Juni. Terbitan pertama, Vol. 1 No. 1 (2022), diterbitkan pada bulan Desember 2022. Jurnal Elconika dibentuk untuk membantu peneliti dalam menerbitkan hasil penelitian maupun kajian analisis di bidang Elektronika, Kelistrikan, Kontrol, Robotika, Tenaga, Telekomunikasi, Komputer, dan Kecerdasan Buatan (AI).
Articles 52 Documents
Perancangan Aplikasi Analisis Sentimen Terhadap Opini Penghapusan Skripsi pada Twitter menggunakan Metode Naïve Bayes
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v2i1.5518

Abstract

Sentimen analysis is a text data mining model to obtain data about positive, neutral, or negative sentimen. Sentimen analysis is provided for people on social media in the delivery of reviews related to developing issues. Twitter is a social media where anyone is free to express their opinions. Twitter has almost 600 million users and generates more than 250 million tweets per day. Therefore, Twitter is considered a rich source of information. One of the topics or issues that have been developing lately in the world of education is related to the statement about the thesis being abolished. With the application of text mining techniques and classification methods we can determine whether the sentimen given by these people is positive, neutral, or negative. Algorithms that are often used in sentimen analysis with the Naïve Bayes classifier method. The challenge of this research is that with unstructured data and large amounts of data, it will be difficult to process and classify the data. To make it easier to process and classify the data, preprocessing stages are carried out before the twitter data is analyzed using the Naïve Bayes algorithm. In the initial stage, the input string will be cut from a sentence and then the process of removing words that are ambiguous or not needed. Then the words are first converted into text based on the basic word so that when weighting the value of the word between several sentences with different affixes is the same value and changing capital letters to lowercase letters. The results of the literature study and testing with this method resulted in the Naïve Bayes algorithm getting an accuracy value of 87.40% from a total of 54 tweets that were used as sample data.
RANCANG BANGUN TRAINER SENSOR BERBASIS MIKROKONTROLER
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v2i1.5623

Abstract

Perkembangan teknologi akhir-akhir ini berkembang pesat, hal tersebut mendorong penerapan system otomasi pada dunia industri. Pada system otomasi, didalamnya merupakan penggabungan dari system elektronik, mekanik dan komputerisasi. Trainer atau alat peraga merupakan suatu set peralatan yang dioperasikan di laboratorium yang mensimulasikan dan menerapkan pengetahuan konsep pada keadaan yang sebenarnya, sehingga keberadaan trainer ini sangat diperlukan peserta didik dalam memahami serta menguasai materi yang telah disampaikan pengajar dengan mempraktikannya. Dengan adanya trainer diharapkan dapat meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia industri. Diantaranya rancangan system control dan monitoring, memahami fungsi dan system kerja dari setiap komponen baik berupa inputan maupun outputan. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti menggunakan metode eksperimental yang hampir sama dengan penelitian kuantitatif yang melakukan pengamatan untuk mencari data penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai trainer sensor mikrokontroler. Pengujian ini dilakukan dengan membandingkan beberapa sensor yaitu : sensor jarak dengan penggaris, sensor suhu dengan thermometer, sensor arus DC dengan ampere meter, sensor tegangan DC dengan volt meter, sensor berat dengan timbangan. Dengan dilakukan pengujian akurasi sensor maka akan didapat selisih nilai dari pembacaan sensor dengan alat ukur. Pengukuran tingkat akurasi trainer ini meliputi sensor ultrasonik, sensor suhu, sensor arus DC, sensor tegangan DC, dan sensor berat. Didapatkan rata-rata tingkat akurasi pada trainer ini sebesar 96,77%.
Rancang Bangun Sistem Pakan Dan Pengontrol Suhu Otomatis Berbasis Internet Of Things (IoT)
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v2i1.5630

Abstract

Peternakan merupakan salah satu sektor krusial dalam pemenuhan kebutuhan pangan manusia. Dalam peternakan ayam, pemberian makan yang efisien, konsisten, dan terpola sangat krusialdemi menjaga kesehatan dan pertumbuhan optimal ayam. Diperlukan peningkatan efisiensidengan mengurangi jumlah tenaga manusia dalam proses pemberian makan ayam. Oleh sebab itu pengembangan pengetahuan teknologi bisa dimanfaatkan agar menghasilkan alat pemberi pakan otomatis berbasis ESP 32. Alat ini sendiri dibuat untuk pemberian pakan sesuai waktu yang sudah ditentukan, dengan menggunakan Real Time Clock (RTC). Metode penelitian yang digunakan berupa pengujian sistem pakan dan pengontrol suhu otomatis dari hasil pengukuran sensor suhu DHT22 menggunakan alat rancangan yang dibuat kemudian dibandingkan dengan alat ukur Standar kemudian dihitung berapa persentase kesalahan dari pengukurannya, pembacaan jumlah pakan pada hooper dan kinerja motor dengan RTC(Real Time Clock). Hasil dari pengukuran sensor suhu ruang kandang memiliki peresentase kesalahan berkisar antara 0,96% - 1,04%, pengukuran jarak sensor ultrasonic memiliki jarak 5cm ketika penuh dan 35cm ketika habis, dan kinerja motor dengan RTC(Real Time clock) mendapatkan hasil yang baik pada uji coba ini.
RANCANG BANGUN MONITORING ARUS, TEGANGAN, DAN RPM PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN MENGGUNAKAN PUTARAN KUBAH MASJID BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Hari, Magang Hari; Kholis, Nur; Jati Widyo Leksono; Izzati, Nailul
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v2i2.5800

Abstract

Angin merupakan pergerakan udara yang disebabkan oleh perbedaan tekanan pada permukaan bumi. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumber energi berlimpah serta potensi listrik alami yang begitu besar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang bertujuan memonitoring arus, tegangan, dan RPM dari pembangkit listrik tenaga angin berbasis IoT. Alat ini memanfaatkan putaran kubah masjid yang terkena angin untuk memutarkan generator melalui v pulley dan karet untuk diteruskan ke aki untuk menyalakan beban. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa kubah masjid bisa menghasilkan listrik dengan ditambahkan generator, rangkaian step up dan aki sebagai penyimpan tegangan serta lampu sebagai beban. RPM, tegangan dan arus yang digunakan oleh beban berupa lampu dapat dimonitoring melalui web thinger.io sehingga pemantuan menjadi berbasis IoT. Hasil yang didapat yaitu semakin besar kecepatan angin yang memutar sudut lengkung kubah maka semakin besar juga tegangan dan RPM yang dihasilkan oleh generator serta semakin besar beban lampu yang digunakan maka konsumsi arus yang diperlukan juga semakin besar.
Sistem Kendali Otomatis Untuk Meningkatkan Keamanan di Laboratorium Teknik Elektro Unhasy Setiawan, Bangun; Kholis, Nur; Jati Widyo Leksono; Izzati, Nailul
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v2i2.6276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkanpemanfaatan fitur otomatis untuk meningkatkan keamanan di Laboratorium Teknik Elektro Unhasy. Metode penelitian ini berjenis penelitian eksperimental yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi mikrokontroler Arduino Mega dan NodeMcu Esp 8266 sebagai inti dalam mengendalikan servo, Fingerprint, LED, sensor DHT11, sensor LDR, dan sensor PIR. Fingerprint akan mengidentifikasi subjek jika subjek termasuk dalam member maka nilai output berupa servo sebagai kunci pintu akan bergerak membuka. Dalam pemantauan suhu yang dihasilkan oleh sensor DHT11 dapat membaca suhu ruang dengan akurasi rata-rata 99,10 %. Waktu respon sensor LDR terhadap kondisilampu pada saat pukul 05.19 WIB akan padam dan pukul 17.38 WIB akan menyala.
Rancang Bangun Trainer Elektromedis Berbasis Arduino Fauzi, Hamdan; Jati Widyo Leksono; Yannuansa, Nanndo; Imamatul Ummah
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v2i2.6693

Abstract

Penggunaan teknologi dalam bidang medis, khususnya Arduino Uno, memiliki peran yang cukup penting misalnya dalam melakukan diagnosis, perawatan, dan rehabilitasi pasien. Penelitian dilakukansecara eksperimental yang memerlukan pengamatan untuk mencari data penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai trainer elektromedis berbasis arduino. Hasil dari penelitian ini menunjukan tingkat akurasi dari pembacaan trainer yang meliputi sensor suhu MLX90614 dengan persentase rata-rata sebesar 98.87%, sensor ultrasonik HC SR-04 dengan persentase rata-rata sebesar 99.57%, sensor Heart pulsedengan persentase rata-rata sebesar 96.04%, dan sensor load celldengan persentase rata-rata sebesar 99.31%. Sedangkan untuk sensor EMG tingkat keberhasilanya dilihat dari adanya puncak gelombang sebagai penanda adanya kontraksi pada otot dan lembah pada gelombang yang menandakan otot sedang dalam keadaan rileks.
Analisis Konduktivitas termal Analisis Konduktivitas Termal pada Bata Tahan Api Berbahan Dasar Lokal Indahwati, Elly
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber Daya mineral Indonesia tersebar, salah satunya berada di Kabupaten Jombang. Kabupaten ini memiliki mineral Kaolinate. Kaolinite memiliki potensi untuk dijadikan bahan dasar pembuatan bata tahan api. Penelitian ini berhasil membuat bata tahan api dengan suhu pembakaran dengan rentang 900oC-1100oC yang kemudian dianalisis karakteristik termalnya. Karakteristik ini sangat penting karena bata tahan api difungsikan untuk mendistribusikan panas ketika proses peleburan atau pemanasan tungku. Analisis perhitungan Konduktivitas Termal terdapat pada sampel dengan kandungan fireclay sebesar 70% yakni sebesar 1.291(W.m/°C). Sedangkan pada fireclay sebesar 60% konduktivitas termal sebesar 1.271 (W.m/°C).
Desain Baterai Lithium-Ion Pengaruh Iradian Dan Temperatur Menggunakan PV Syst and Meteonorm Software Izzatul Umami; Intan Sekar Novitasari; Hidayatul Nurohmah; Dwi Ajatmo; Ali, Machrus
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v2i2.7680

Abstract

Indonesia is a country with significant potential for developing solar energy. However, one of the challenges in the electricity sector is the reliance on fossil fuels as the primary energy source. To mitigate the impact of this dependence on fossil fuels, it is crucial to explore new sources of renewable electricity. Solar cells, which convert sunlight or ultraviolet (UV) rays into electrical current, offer a promising solution. Sunlight is a sustainable and abundant energy source, making it a viable option for future energy production. Due to the nature of solar cells, which depend on sunlight, the output they produce is variable and influenced by changing weather conditions. Therefore, energy storage solutions, such as lithium-ion batteries, are needed to store the electricity generated by solar cells. This study will examine the characteristics and efficiency of solar cell input on the capacity of lithium-ion battery storage systems, focusing on the relationship between sunlight intensity and the generated current and voltage. An off-grid photovoltaic (PV) system relies solely on solar energy, utilizing a series of photovoltaic modules. Consequently, sunlight intensity significantly impacts the solar cell's performance by affecting the voltage and current produced, which in turn influences the system's performance. This research aims to assess the efficiency, advantages, and disadvantages of comparing the output results between series and parallel configurations of solar cells to meet desired needs. Testing and data collection will be conducted using simulations with PV Syst and Meteonorm software.
Sistem Kerja Automatic Transfer Switch Dan Automatic Generator Start Di Pt. Garuda Media Telematika Amin, Baihaqi Ulum; Fatoni, Ahmad; Imamatul Ummah
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v3i1.8258

Abstract

PT. Garuda Media Telematics is an internet service provider (ISP), this company really needs electrical energy to operate 24 hours a day. However, the electricity source distributed by PLN is not continuously available, sometimes sudden power outages will of course be a problem and loss for the company. Therefore, the use of Automatic Transfer Switch (ATS) and Automatic Generator Start (AGS) is the main technology in electrical automation systems to maintain power reliability. ATS operates on the front line when the power goes out, automatically switching from the main power source to a backup generator in a matter of seconds, ATS ensures that the electricity load will continue to be supplied without any interruption. Meanwhile, AGS will activate the electricity generator automatically when there is a power outage or disruption to the main power source. This system is important to ensure that the backup generator is activated when needed to meet the company's electricity needs.
Cara Kerja Dan Fungsi Kondensor Sebagai Pelepas Panas Pada Gas Refrigran Di PT. Phalosari Unggul Jaya firmansyah, rizky; Ahmad Mubarok; M. Tsani Ashrofazami
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v3i1.8261

Abstract

In our daily lives, we certainly cannot be separated from frozen processed foods that we usually find in supermarkets or other frozen food stores. There are many frozen processed foods that we can find on the market, one example is frozen chicken, frozen duck, frozen sausage and so on. PT. Phalosari Unggul Jaya is a company that focuses on the field of chicken, duck cutting and providing frozen processed or ingredients made from chicken. To meet the needs of frozen food in the community, PT. Phalosari Unggul Jaya now utilizes Air Blast Freezer technology or what is commonly called ABF, Air Blast Freezer is one of the food freezing tools in the world of refrigeration. In one ABF system, there are several supporting tools or components to support the running of this ABF system. One of the important tools or components for the running of the ABF ABF system is the condenser. The condenser is a tool in the refrigeration system of a cooling machine that functions as a heat transfer in the refrigerant that has a high temperature will be absorbed and then blown by the heat-inhibiting media in the condenser so that the refrigerant vapor condenses into liquid. The condenser is one of the important elements and its existence is very vital in a cooling system. The condenser acts as a heat evaporator from the refrigerant that has previously been compressed or compressed in the compressor for the refrigerant to be channeled back into the evaporator.