cover
Contact Name
Mokh. Yahya
Contact Email
myahyaiainska@gmail.com
Phone
+6285726965279
Journal Mail Official
tabasajurnal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta Jl. Pandawa, Pucangan, Kartasura Sukoharjo 57168, Jawa Tengah Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya
ISSN : 27460789     EISSN : 27460770     DOI : https://doi.org/10.22515/tabasa
Core Subject : Education,
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya facilitates and disseminates scientific articles from academics, teachers, and observers of Indonesian language and literature which includes the following focus and scope. 1. Indonesian language and its development 2. Indonesian literature and its development 3. Teaching Indonesian 4. Teaching Indonesian literature 5. Teaching Indonesian to Foreign Speakers (BIPA) 6. Malay Language and Literature
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 01 (2022)" : 8 Documents clear
Identitas Sastra Pesantren Pada Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis Maula, Rifah
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 01 (2022)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v3i01.3914

Abstract

A beauty can be created from various forms, one of which is the beauty that is created in the form of writing, namely literary works. A literary work that has the value of beauty, entertainment, and ideal ideas in writing is a novel. Novel is a literary work which is also known as fiction. Pesantren is an important part of Nusantara Islam. Islamic boarding schools must be able to compete in development when dealing with the process of globalization aiming to provide a collective anchor for change without losing its identity. So, it is necessary to explore or search for the characteristics or identity of the pesantren contained in Islamic boarding school literature, one of which is through a novel. The novel Hati Suhita by Khilma Anis provides an overview of life in Islamic boarding schools as well as relates it to Javanese traditions. The purpose of this study was to determine the literary identity of the pesantren contained in the novel Hati Suhita. This study uses a qualitative descriptive method, data analysis techniques use the listen and note method, and the data collection method uses library techniques. Through the novel Hati Suhita, twelve points were found that became the literary identity of the pesantren, namely kiai and bu nyai, Islamic boarding schools, santri, Kitab kuning, sima'an, karomah, pilgrimage to the grave, muthola'ah, tabarrukan, sowan, mature tens, and writers. from the pesantren.   Sebuah keindahan dapat diciptakan dari berbagai bentuk, salah satunya keindahan yang tercipta dalam bentuk tulisan yaitu karya sastra. Karya sastra yang mempunyai nilai keindahan, hiburan, dan gagasan ideal dalam sebuah tulisan ialah novel. Novel ialah karya sastra yang juga disebut dengan fiksi. Pesantren merupakan sebuah bagian penting Islam Nusantara. Pesantren harus mampu bersaing dalam perkembangan ketika berhadapan dengan proses globalisasi bertujuan untuk memberikan jangkar kolektif dalam perubahan tanpa kehilangan jati dirinya. Maka, diperlukan penggalian atau pencarian ciri khas atau identitas pesantren yang terdapat dalam sastra pesantren, salah satunya melalui sebuah novel. Novel Hati Suhita karya Khilma Anis memberikan gambaran tentang kehidupan di pondok pesantren sekaligus mengaitkan dengan tradisi-tradisi Jawa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui identitas sastra pesantren yang terdapat di dalam novel Hati Suhita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik analisis data menggunakan metode simak dan catat, dan Metode pengumpulan data menggunakan teknik pustaka. Lewat novel Hati Suhita, ditemukan dua belas poin yang menjadi identitas sastra pesantren, yaitu kiai dan bu nyai, pondok pesantren, santri, kitab kuning, sima’an, karomah, ziarah kubur, muthola’ah, tabarrukan, sowan, matangpuluhan, dan penulis dari kalangan pesantren.
Etnografi Budaya Pesantren pada Novel Perempuan Berkalung Sorban dan Novel Kambing dan Hujan Iqbal, Muhamad Nur
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 01 (2022)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v3i01.3972

Abstract

Culture is closely related to the hereditary system that takes place in society. The existence of culture will continue to exist and exist in society because something is created, adopted, changed, or eliminated. Culture can be described verbally or in writing by using the medium of literary works. The novel Perempuan Berkalung Sorban by Abidah El Khalieqy and the novel Kambing dan Hujan by Mahfud Ikhwan provide an overview of the pesantren culture that exists and lives in Indonesian community groups. The purpose of this study was to determine the ethnography of the pesantren culture contained in the novel Perempuan Berkalung Sorban and the novel Kambing dan Hujan. The approach used in this research is literary anthropology. This study uses a descriptive method with socio-cultural variables. The novel Perempuan Berkalung Sorban and the novel Kambing dan Hujan show that pesantren has extraordinary character, namely acculturating local culture and Islamic culture.   Budaya erat kaitannya dengan sistem turun-temurun yang berlangsung di masyarakat. Keberadaan budaya akan terus ada dan eksis pada masyarakat karena ada yang diciptakan, dianut, diubah atau dihilangkan. Budaya dapat dideskripsikan dengan lisan maupun tulisan yaitu dengan menggunakan medium karya sastra. Novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy dan novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan memberikan gambaran tentang budaya pesantren yang ada dan hidup pada kelompok masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui etnografi budaya pesantren yang terdapat pada novel Perempuan Berkalung Sorban dan novel Kambing dan Hujan. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini ialah antropologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan variabel sosial budaya. Novel Perempuan Berkalung Sorban dan novel Kambing dan Hujan menunjukan bahwa pesantren memiliki karakter yang luar biasa, yaitu mengakulturasikan budaya lokal dan budaya Islam.
Penggunaan Media Iklan Youtube Kemenkes dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Karangan Persuasi Ningsih, Wahyu; Hindun
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 01 (2022)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v3i01.4057

Abstract

Media is an important instrument for teachers in teaching and learning activities. The existence of media is expected to make it easier for teachers to convey material and make it easier for students to understand the material, of course the media used must be adapted to the development of the times. This study aims to find out how the use of video media from the Ministry of Health's YouTube channel in learning persuasive text writing skills for class VIII students at SMP Islamiyah Ciputat. The method used in this study is a qualitative descriptive method in the form of a description of the results of student essays. The data collection techniques used in this study used observation, interviews, documentation, and tests. Aspects assessed in this study were the quality of the content of the essay, spelling and writing, structure of the essay, organization of content, and accuracy of diction. The results of the study showed that the ability to write persuasive essays for class VIII-3 students obtained an average score of 81, 30 with good category (B). So it can be concluded that, public service advertising media from the Ministry of Health's YouTube can be used as an appropriate learning media for learning the skills of writing persuasive essays.   Media menjadi insturmen yang penting bagi guru dalam kegiatan belajar mengajar.Adanya media diharapkan memudahkan guru menyampaikan materi dan memudahkan peserta didik dalam memahami materi, tentunya media yang digunakan harus disesuaikan dengan perkembangan zaman.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media video dari kanal YouTube Kemenkes dalam pembelajaran keterampilan menulis teks persuasi pada siswa kelas VIII di SMP Islamiyah Ciputat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif yang berupa pendeskiripsian dari hasil karangan siswa.Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes.Aspek yang dinilai dalam penelitian ini yakni kualitas isi karangan, ejaan dan tata tulis, struktur karangan, organisasi isi, dan ketepatan diksi.Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis karangan persuasi peserta didik kelas VIII-3 memperoleh nilai rata-rata 81, 30 dengan kategori baik (B).Jadi dapat disimpulkan bahwa, media iklan layanan masyarakat dari YouTube Kemenkes dapat dijadikan media pembelajaran yang sesuai untuk pembelajaran keterampilan menulis karangan persuasi.
Penggunaan Ragam Deiksis pada Naskah Drama yang Berjudul “Legenda Keong Mas” Aditia, Restu; Zidan Ramadhanil Qudsi; Asep Purwo Yudi Utomo
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 01 (2022)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v3i01.4204

Abstract

Speech does not escape human life because an utterance has a specific purpose and purpose about the message to be conveyed. This will be studied in a pragmatic study. In pragmatic studies, there is a deixis that is often used in writing literary works. Deixis is one of the studies in pragmatics which has a function to maintain speech when communicating so that communication can run well. However, in writing the deixis, errors are still found. Deixis errors can occur in literary works. This article was prepared with the aim of describing the use of deixis in literary works. The approach used to analyze the drama script of Legenda Keong Mas is a pragmatic approach because this approach focuses on the reader's response and contains facts about the study in the pragmatics described. The data collection method used is literature study with reading and note-taking techniques. In addition, in the preparation of this article the data were analyzed using a qualitative descriptive method because the qualitative data obtained will be explained by describing the research findings. The results of the analysis of drama scripts found several uses of deixis, namely the use of personal deixis which amounted to 34 uses, time deixis which amounted to 18 uses, place deixis which amounted to 6 uses, social deixis which amounted to 8 uses, and discourse deixis which amounted to 9 uses. From the findings of the use of deixis, it can be concluded that the writing of drama scripts cannot be separated from the use of deixis. In writing the script for the Legend of Keong Mas, all categories or types of deixis are used in writing this drama script.   Penuturan tidak luput dari kehidupan pada manusia karena sebuah ujaran memiliki tujuan dan maksud tertentu tentang pesan yang hendak disampaikan. Hal tersebut akan dipelajari pada kajian prakmatik. Dalam kajian pragmatik, terdapat deiksis yang sering digunakan pada penulisan karya sastra. Deiksis merupakan salah satu kajian dalam pragmatik yang memiliki fungsi untuk menjaga ucapan saat berkomunikasi agar komunikasi dapat berjalan dengan baik. Namun, dalam penulisan deiksis masih ditemukan kesalahan. Kesalahan deiksis dapat terjadi pada karya sastra. Artikel ini disusun dengan tujuan untuk mendeskripsikan penggunaan deiksis dalam karya sastra. Pendekatan yang digunakan untuk menganalisis naskah drama Legenda Keong Mas adalah pendekatan pragmatik karena pendekatan ini menitikberatkan pada respon pembaca dan berisikan fakta mengenai kajian dalam pragmatik yang dideskripsikan. Metode pengambilan data yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik membaca dan mencatat. Selain itu, dalam penyusunan artikel ini data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif karena data kualitatif yang diperoleh akan dijelaskan dengan cara mendeskripsikan hasil temuan penelitian. Hasil analisis naskah drama ditemukan beberapa penggunaan deiksis, yaitu penggunaan deiksis persona yang berjumlah 34 penggunaan, deiksis waktu yang berjumlah 18 penggunaan, deiksis tempat yang berjumlah 6 penggunaan, deiksis sosial yang berjumlah 8 penggunaan, dan deiksis wacana yang berjumlah 9 penggunaan. Dari hasil temuan penggunaan deiksis dapat disimpulkan bahwa dalam penulisan naskah drama tak lepas dari penggunaan deiksis. Pada penulisan naskah drama Legenda Keong Mas seluruh kategori atau jenis deiksis dipergunakan dalam penulisan naskah drama ini.
Penerapan Metode Concept Sentence untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Pidato Persuasif Sari, Mona; Sarno R. Sudibyo; Ina Asnurani
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 01 (2022)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v3i01.4714

Abstract

The skills of writing persuasive speech texts for class IX students of SMP Negeri 4 Semende Darat Tengah need to be improved. This is due to the low ability of students to write persuasive speeches. The low ability to write persuasive speeches is caused by internal and external factors. Internal factors are factors that come from students, in the form of lack of confidence, low ability to assemble words, and express ideas. External factors are factors from outside the students themselves including methods in delivering material in the form of lecture methods and assignments that cause students to feel bored and do not pay attention to each stage of learning activities properly. To improve students' ability to write persuasive speeches, the concept sentence method is used. The concept sentence method can be used to improve Indonesian language learning outcomes, especially in the lesson of writing persuasive speech texts for class IX students of SMP Negeri 4 Semende Darat Tengah semester 1 of the 2021/2022 academic year.   Keterampilan menulis teks pidato persuasif peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Semende Darat Tengah perlu dilakukan peningkatan. Hal tersebut disebabkan oleh kemampuan peserta didik menyusun teks pidato persuasif tergolong rendah. Rendahnya keterampilan menyusun teks pidato persuasif disebabkan faktor dari dalam dan dari luar peserta didik. Faktor dari dalam adalah faktor dari dalam diri peserta didik, berupa kurangnya rasa percaya diri, rendahnya kemampuan merangkai kata, dan menuangkan gagasan.  Sedangkan faktor dari luar peserta didik adalah faktor yang berasal bukan dari peserta didik, faktor ini terdiri dari metode dalam menyampaikan materi berupa metode ceramah dan penugasan yang menyebabkan peserta didik merasa jemu dan kurang memperhatikan setiap tahapan kegiatan pembelajaran dengan baik. Untuk menambah keterampilan menulis teks pidato persuasif peserta didik maka digunakan metode concept sentence. Metode concept sentence dapat dipakai untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia terutama pada pelajaran menulis teks pidato persuasif peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Semende Darat Tengah semester 1 tahun ajaran 2021/2022.
Makna Puisi Seberkas Mawar di Langit Gerhana Karya Baba Din Padang Ru: Kajian Semiotik Islahuddin, Islahuddin; Ku-Ares Tawandorloh; Abdulrahman Jehtae
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 01 (2022)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v3i01.5080

Abstract

Seberkas Mawar di Langit Gerhana is a poetry by Baba Din Padang Ru Patani, Thailand. The poetry contains deep meaning in every stanza of the poetry. This study aims to describe the meaning in the poetry Seberkas Mawar di Langit Gerhana by Baba Din Padang Ru with a semiotic approach. The source of the research data is the poetry Seberkas Mawar di Langit Gerhana by Baba Din Padang Ru. The data collection technique is done by reading and recording techniques. The data analysis technique used is descriptive qualitative with semiotic scientific references. The results show that the meaning of the poetry Seberkas Mawar di Langit Gerhana is a speck of hope in the midst of suffering. The matrix in the poetry Seberkas Mawar di Langit Gerhana is the hope for a better life. Meanwhile, the hypogram of the poetry Seberkas Mawar di Langit Gerhana is a reflection of Patani's past and present condition. In addition, the results of the research show that the poetry Seberkas Mawar di Langit Gerhana by Baba Din Padang Ru is the result of the author's expression of the life he experiences and the delivery of the conditions of the Patani people with dense, beautiful, and meaningful language.   Seberkas Mawar di Langit Gerhana merupakan puisi karya Baba Din Padang Ru Patani, Thailand. Puisi tersebut mengandung makna yang mendalam dalam setiap baitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dalam puisi Seberkas Mawar di Langit Gerhana karya Baba Din Padang Ru dengan pendekatan semiotik. Sumber data penelitian adalah puisi Seberkas Mawar di Langit Gerhana karya Baba Din Padang Ru. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan referensi keilmuwan semiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna puisi Seberkas Mawar di Langit Gerhana, yaitu setitik harapan di tengah penderitaan. Adapun matriks dalam puisi Seberkas Mawar di Langit Gerhana, yaitu harapan hidup lebih baik. Sementara itu, hipogram puisi Seberkas Mawar di Langit Gerhana merupakan kondisi Patani pada masa lalu dan masa kini. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Seberkas Mawar di Langit Gerhana karya Baba Din Padang Ru merupakan hasil ekspresi pengarang terhadap kehidupan yang dialaminya dan penyampaian kondisi masyarakat Patani dengan bahasa yang padat, indah, dan penuh makna.
Kesalahan Berbahasa Bidang Fonologi pada Pidato Presiden RI Joko Widodo di Sidang Umum PBB Ke-75 Muliya, Ayu Risqa; Isna Mahmudatul Azizah; Shalia Hadjar Usadi
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 01 (2022)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v3i01.5360

Abstract

Language errors in this study were caused by differences in the accent of pronunciation Indonesian standard with javanese mixing. However, language errors can be overcome by trying to get used to communicating using the language level in accordance with the rules. This study aims to analyze language errors in the speech of the President of the Republic of Indonesia Joko Widodo at the 75th UN general assembly. This research was conducted with a literature study. This research data is a language error in the field of phonology contained in the vidio of the Speech of the President of the Republic of Indonesia Joko Widodo at the 75th UN general assembly. The source of this research data is in the form of documents, namely vidios. The research methods used are descriptive qualitative. The data collection technique is to listen and record, in addition to listening carefully to the acquisition of data sources. The data analysis technique uses Miles and Huberman's analysis technique. In the vidio of the speech of the President of the Republic of Indonesia Joko Widodo at the 75th UN general assembly, there was a phonological error in the disappearance of 4 phonemes, the addition of 1 phoneme, the change of phonemes as many as 20.   Kesalahan berbahasa dalam penelitian ini disebabkan oleh perbedaan aksen pengucapan bahasa Indonesia baku dengan pencampuran bahasa jawa. Namun, kesalahan berbahasa dapat diatasi dengan upaya membiasakan berkomunikasi menggunakan tataran bahasa sesuai dengan kaidah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan berbahasa pada pidato Presiden RI Joko Widodo di sidang umum PBB ke-75. Penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka. Data penelitia ini adalah kesalahan berbahasa pada bidang tataran fonologi yang terdapat pada vidio Pidato Presiden RI Joko Widodo di sidang umum PBB ke-75. Sumber data penelitian ini berupa dokumen, yaitu vidio. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah simak dan catat, selain itu dengan mendengarkan dengan penuh seksama terhadap pemerolehan sumber data.Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman. Pada vidio pidato Presiden RI Joko Widodo di sidang umum PBB ke-75 terdapat kesalahan berbahasa tataran fonologi penghilangan fonem sebanyak 4, penambahan fonem sebanyak 1, perubahan fonem sebanyak 20.      
Prinsip Kerja Sama dan Kesopanan dalam Novel Pergi Karya Tereliye: Kajian Pragmatik Nisa, Azizun Khoirun; Fajar Rahmawati
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 01 (2022)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v3i01.5371

Abstract

The purpose of this study is to identify and describe the principles of cooperation and courtesy in the novel Pergi by Tere Liye. This study used descriptive qualitative method. The data is presented in the form of dialogue between characters in the novel Pergi. The approach used in this research is pragmatics. The source of the research data is the dialogue in the novel Pergi by Tere Liye. Collecting data by means of library techniques and note-taking techniques with reading and note-taking techniques related to the object to be studied. The data analysis technique in this study uses the Miles and Huberman interactive model, namely data reduction, data exposure and conclusion drawing and verification. The results showed that a conversation containing the principles of cooperation and politeness in accordance with Grice's cooperation principle consisted of 4 maxims, namely maxim of quality, maxim of quantity, maxim of relevance, maxim of implementation and 6 maxims of politeness consisting of maxim of wisdom, maxim of generosity, maxim of humility, the suitability maxim, the sympathy maxim, and the acceptance/praise maxim.   Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan prinsip kerja sama dan kesopanan dalam novel Pergi karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data disajikan dalam bentuk dialog antartokoh yang ada dalam novel Pergi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pragmatik. Sumber data penelitian adalah dialog dalam novel Pergi karya Tere Liye. Pengumpulan data dengan cara teknik pustaka dan teknik catat dengan teknik baca dan catat terkait dengan objek yang akan diteliti. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yaitu reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan suatu percakapan yang mengandung prinsip kerja sama dan kesopanan sesuai dengan prinsip kerja sama Grice terdiri dari 4 maksim yaitu maksim kualitas, maksim kuantitas, maksim relevansi, maksim pelaksanaan dan 6 maksim kesopanan terdiri dari maksim kebijaksanaan, maksim kemurahan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan maksim kesimpatian, dan maksim penerimaan/ pujian.

Page 1 of 1 | Total Record : 8