cover
Contact Name
Herna Hirza
Contact Email
hirzaherna0@gmail.com
Phone
+6281397728339
Journal Mail Official
grenek@unimed.ac.id
Editorial Address
JL. Willem Iskandar Pasar v Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Grenek: Jurnal Seni Musik
ISSN : 23015349     EISSN : 25798200     DOI : https://doi.org/10.24114/grenek.v10i1
Grenek : Jurnal Seni Musik merupakan jurnal yang dikelola oleh prodi pendidikan musik jurusan sendratasik FBS Unimed. Grenek: Jurnal Seni Musik menyajikan persoalan dan isu-isu terkini tentang musik di Indonesia terkhusus di Sumatera utara. Grenek : Jurnal Seni Musik secara khusus membahas tentang pendidikan musik, penyajian musik, pengelolaan musik, penciptaan musik, serta pengkajian musik.
Articles 403 Documents
INDONESIA BASS FAMILY (IBF) SEBAGAI SALAH SATU WADAH (KOMUNITAS) PARA BASSIST INDONESIA Danny Ivanno Ritonga
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 8, No 1 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v8i1.13483

Abstract

Tanpa adanya suara bass, musik akan terdengar terlalu kering dan tidak bulat. Meskipun begitu,pada kenyataannya, menjadi pemain bass adalah sesuatu yang tidak mudah untuk dijalani. Jangkauan nadayang dihasilkan dari instrumen guitar bass dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, adalah jumlahdari fretboard yang terdapat pada instrumen bass. Kedua, adalah jumlah senar yang terdapat pada instrumenbass. Berbeda dengan gitaris, kebanyakan pemain bass biasanya memang tidak menggunakan efek basspada routing sinyal mereka.Namun, hal ini tidak berlaku umum karena ada beberapa aransemen lagu yang membutuhkan efekbass tertentu agar klop dengan dinamika atau maksud lagu tersebut. Di Indonesia ternyata terdapat sebuahkomunitas sekaligus wadah tempat berkumpulnya para pemain alat musik bass atau bassist dari seluruhIndonesia yaitu Indonesian Bass Family (IBF). Harry Toledo (Azharianto Akha), salah satu pemain basssenior di Indonesia membentuk Indonesia Bass Family (IBF) pada tahun 2010, yang bertujuan untukmempertemukan para bassist muda dengan para seniornya dalam satu wadah komunitas tempat berbagipengalaman bermain, belajar bermusik dan hal lain yang diperlukan untuk menjadi musisi yang baik. Latarbelakang anggota IBF ini sangat beragam, bukan hanya mereka yang berprofesi sebagai bassist ataupunmusisi, namun ada juga profesi lain seperti pegawai kantoran, pebisnis, dll, namun memiliki kemampuanbermain bass.
GONDANG SABANGUNAN PADA TOR-TOR SIGALE-GALE DI DESA TOMOK KECAMATAN SIMANINDO KABUTAPEN SAMOSIR Ester Debora S.
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 1, No 3 (2012): Grenek E-Jurnal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v1i3.2880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan, peranan dan alat musik yang digunakan dalam ansambel gondang sabangunan untuk mengiringi tor-tor sigale-gale di desa Tomok. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Untuk melengkapi data-data dalam penelitian ini, peneliti melakukan  observasi  lapangan,  video,  wawancara,  dan dokumentasi. Setelah analisis dilakukan, ditemukan hasil penelitian ini berdasarkan data yang terkumpul maka peneliti dapat mengetahui bahwa keberadaan dan peranan dari ansambel gondang sabangunan masih diikutsertakan masyarakat setempat pada saat kegiatan hiburan, acara adat dan sebagainya, yang sangat diminati oleh para seniman setempat ataupun pengunjung yang datang, serta mengetahui alat musik yang digunakan pada gondang sabangunan dalam mengiringi tor-tor sigale-gale. Dikarenakan terbatasnya pemain gondang untuk mengiringi tor-tor sigale-gale  dan  dana/perhatian  dari  pemerintah  membuat penyajian gondang sabangunan hanya dipertunjukkan kepada orang-orang yang sanggup membayar lebih untuk menampilkan pemain dan alat musik yang lengkap. Jadi, permainan ataupun pertunjukkan ansambel gondang sabangunan yang digunakan untuk mengirirngi tor-tor sigale-gale sangat jarang ditemukan. Kata Kunci : Gondang Sabangunan, Tor-Tor, Sigale-gale
KEBERADAAN GROUP NASYID EL-SHOHIB DI JALAN P.USMAN UMAR, KECAMATAN HAMPARAN PERAK, KABUPATEN DELI SERDANG Dwi Yunanda Rizka
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 2, No 2 (2013): Grenek Music Journal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v2i2.3835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan keberadaan dari Group nasyid El-Shohib, untuk mengetahui tujuan dari Group Nasyid tersebut, sarana, kondisi dan situasinya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang Musik, Nasyid, Group dan Keberadaan. Berdasarkan teori yang telah ada, akan disajikan konsep dasar yang sesuai dengan permasalahan penelitian khususnya dalam keberadaan dari sebuah Group Nasyid. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dimana sampelnya adalah seluruh anggota yang terkabung dalam Group Nasyid El-Shohib yang berjumlah 12 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode studi kepustakaan, observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan langsung terhadap Group Nasyid El-Shohib tersebut. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih 8 minggu bertempat di Jalan P. Usman Umar, No.110 Dusun V Desa Sei Baharu Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR LAGU NUSANTARA SISWA KELAS VIII-I SMP YP PEMBANGUNAN GALANG Sahat Maruli Siahaan
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 7, No 1 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v7i1.8783

Abstract

This study aimed to determine the effect of student learning outcomes by applying the learningmodel Think Pair Share (TPS) on the archipelago song class VIII-I in SMP YP PembangunanGalang of the Academic Year 2016/2017.This type of research is True experimental design with pretest-Psottest Control GroupDesign. The population in the study were all second semester VIII class consisting of 3 classes.Sampling was done by random sampling. Sample chosen is a class VIII-I as the experimental classlearning model Think Pair Share, amounting to 30 people and VIII-II as a control group withconventional learning models which amounted to 32 people. The instrument used in this studyused multiple-choice test of 25 questions with four possible answers that have validator. Thestatistics are used to test the hypothesis of this study is to test t, As a prerequisite test used to testthe normality and homogeneity.Based on the post-test and analysis of data obtained an average value of 78.26experimental group and the average value of the control group 66. From the results of hypothesistesting, it turns out the alternative hypothesis (Ha) is accepted. Testing the hypothesis in researchusing hypothesis testing t-test two parties and of the calculation of the statistics obtained by value t= 4.60 t the next price compared to the price ttabel with significance level of 5% was obtainedtable = 2.0 then t ≥ t table or - t ≤ - t table is ≥ 2.0 or -4.60 4.60 ≤ -2.0. Then the results of testinghypothesis Ho is rejected and Ha is accepted.Based on data analysis and discussion of the results of hypothesis testing, theconclusion of this study was no significant difference in the use of learning model Think PairShare (TPS) to the learning outcomes obtained by students on track archipelago VIII-I in SMP YPPembangunan Galang of the Academic Year 2016/2017.
PELATIHAN ANGKLUNG BAGI KAUM IBU LANSIA DI YAYASAN SOKA GAKKAI MEDAN Rema Yuni Deswita
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 6, No 2 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v6i2.10969

Abstract

Angklung Training ForElderly Mother in Soka Gakkai Foundation Medan. Essay. Faculty of Language andArts, State University of Medan. Supervisor: (1) Esra PT Siburian, M. Sn, (2) AdinaSastra Sembiring,M.Pd.This study aims to determine how the role of mother angklung for the elderly in thefoundation Soka Gakkai field through the angklung training process. The approach usedin this research is descriptive and qualitative. Descriptive approach is used to focus onthe actual problem as they are at the time of research training at the foundation SokaGakkai angklung underway.Qualitative approach used to describe the problem in training activities angklungin foundation Soka Gakkai. The object of research, namely mothers angklung, SokaGakkai members, especially in the field of 20 people and 1 coach. This research datacollected by direct observation field where research, interviews to several elderly momsand coaches as well as chairman of the association of mothers in the foundation of theSoka Gakkai.Angklung chosen by the mother Elderly Foundation Soka Gakkai Indonesia on thegrounds of Angklung is a musical instrument that is a heritage native Indonesia. Simplemusical instrument made of bamboo which was originally a musical instrument played towar but thanks to the cold hands of the father Angklung Daeng Soetigna transformed intoa musical instrument that has a diatonic tones world standard that can be used in all thesong's accompaniment.Practicing music is also useful for the health of the elderly, taken from the title of thispaper researchers believe that playing angklung useful to stimulate the motion system ofthe elderly who have fallen and psychology useful for the elderly. By having groups thatperform activities together would be very useful for the Elderlypsychologyinordernottofeellonely.
KERAGAMAN GAYA KOMPONIS DALAM PERKEMBANGAN PENCIPTAAN MUSIK DI MEDAN Wahyuni Hasibuan Wahyuni Hasibuan
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 1, No 1 (2012): Grenek E-Jurnal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v1i1.848

Abstract

Dari aspek kesejarahan, musik berkembang sejalan dengan dinamika kebudayaan dari zaman ke zaman. Sejarah perkembangan musik diawali dari masa pra Historis, abad pertengahan, zaman Renaisance, zaman Barok dan Rokoko, zaman Klasik, zaman Romantik, peralihan menuju modern, dan zaman Modern. Setiap zaman memiliki karakter tersendiri baik dalam struktur atau bentuk komposisi, gaya, teknik bermain, penggunaan ragam alat musik  dalam bentuk ensambel, orkes, atau combo. Selain itu, perkembangan konsep estetika atau ekspresi musikal, juga merupakan indikator penting dalam perkembangan ragam komposisi musik. Perkembangan tersebut merupakan dampak atau konsekuensi dari dinamika kebudayaan.
Inovasi Instrumen Biola Berfret di MTS Nurhasanah Kabupaten Batubara Ade Fauzi; Uyuni Widiastuti
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 10, No 1 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v10i1.23322

Abstract

Tujuan Penelitian ini 1) Untuk mengetahui proses pembelajaran biola menggunakan inovasi instrumen biola berfret di MTs Nurhasanah Kabupaten Batubara, 2) Untuk mengetahui proses pembuatan Inovasi Instrumen biola berfret. Teori yang digunakan adalah teori inovasi, teori pembelajaran, teori biola, dan fret (pembatas nada). Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Proses pembelajaran biola mencakup penjelasan mengenai bagian-bagian biola beserta fungsinya diikuti dengan membaca notasi musik dengan tabulasi angka serta materi ajar dari buku panduan metode Suzuki. 2) Proses pembuatan instrumen biola berfret terdiri dari beberapa tahapan antara lain: (1) proses pembuatan, (2) langkah-langkah pembuatan, (3) material yang digunakan, dan (4) kelebihan serta kekurangan instrumen biola berfret. Proses pembuatan cukup sederhana hanya menambahkan fret yang ditanam pada fingerboard kemudian diukur dengan alat ukur cromatic tuner
KEBERADAAN ORKES MELAYU MAWARDAH DI GALANG Yudha Fahlevi Amri
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 2, No 1 (2013): Grenek Music Journal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v2i1.3731

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah keberadaan alat musik dan lagu yang terdapat pada kelompok orkes melayu Mawardah. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui keberadaan dan perkembangan kelompok orkes melayu Mawardah di Galang. Penelitian ini dilaksanakan di Galang pada orkes melayu Mawardah dengan populasi penelitian seluruh pemain musik dalam orkes Mawardah yang berjumlah 10 orang, dengan sampel adalah seluruh pemain musik dengan jumlah sebanyak 10 orang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif  dimana untuk memperoleh data peneliti menggunakan  metode studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan melakukan analisis terhadap hasil dari data yang telah ada. Dari hasil analisa yang dilakukan didapatkan informasi bahwa orkes melayu Mawardah dibentuk pada tahun 2003 di daerah Galang.Pada awalnya orkes ini hanya membawakan lagu-lagu melayu saja, namun kini berkembang dengan membawakan lagu-lagu yang terkenal saat ini dengan gaya musik melayu. Setiap pertunjukannya pemain orkes melayu Mawardah terdiri dari 10 orang pemain dalam setiap  pertunjukannya dengan menggunakan alat musik yang digunakan oleh orkes melayu Mawardah terdiri dari gendang melayu, rebana, akordion, biola, keyboard, gitar, drum dan bass. Dalam pertunjukannya orkes melayu Mawardah membawakan beberapa lagu-lagu melayu seperti Makan Sirih, Zapin, dan beberapa lagu lainnya yang telah dikenal oleh masyarakat melayu pada umumnya.Maka dapat disimpulkan bahwa orkes melayu Mawardah merupakan sebuah orkes yang ditujukan untuk terus melestarikan kebudayaan Melayu.
KEBERADAAN KOMUNITAS MEDAN DRUMMER FOUNDATION DI KOTA MEDAN Ryanda Shatria Mandala Lubis
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 2, No 3 (2013): Grenek Music Journal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v2i3.3886

Abstract

The results of this study based on the data collected, the researcher can conclude that this community was formed with the aim of develop the skills of drummer in Medan that still play by way of self-taught by means of routine educational activities such as Coaching clinic and Master Class. But this educational activity will not be fulfilled if it is not supported by the means and supporting infrastructure that comes from sponsorship, Raja Music and Sonor drums. With the support that has been given by the Raja Music and Sonor drums, it was enough to help the Medan Drummer Foundation Community to further develop its presence. It all proved of positive responses from the community or audience about how the development of this community from the beginning formed until right now.
KEBERADAAN MUSIK TRADISIONAL SIMALUNGUN DALAM PESTAMARSOMBUH SIHOL DI KECAMATAN RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN Febi Andreas Manik Andreas Manik
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 1, No 2 (2012): Grenek E-Jurnal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v1i2.859

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan data-data kualitatif. Data-data diambil melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek dalam penelitian ini adalah Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun. Setelah analisis dilakukan ditemukan hasil bahwa Keberadaan Musik Tradisional Simalungun Dalam Pesta Marsombuh Sihol Di Kecamatan Raya merupakan tradisi adat simalungun yang dilaksanakan secara turun- temurun, dimana sebuah aktivitas adat dan religi terdapat dalam pesta ini dan setiap pelaksanaan Pesta Marsombuh Sihol ini selalu mengikutsertakan nyanyian tradisional Simalungu seperti : lagu Horas sayur matua, deideng, taur-taur, sitalasari, dll. Dan Musik Tradisional Simalungun seperti :Gonrang simalungun, Mongmongan, dan Sulim.

Page 6 of 41 | Total Record : 403


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 14 No. 1 (2025): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 13 No. 2 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 13 No. 2 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 13 No. 1 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 13 No. 1 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 12, No 2 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 2 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 12, No 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 11, No 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 11, No 1 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 1 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 10, No 2 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 10 No. 2 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 10, No 1 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 10 No. 1 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 9, No 2 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 9 No. 2 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 9 No. 1 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 9, No 1 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 8 No. 2 (2019): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 8, No 2 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol 8, No 1 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 8 No. 1 (2019): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 7, No 2 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 7 No. 2 (2018): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 7, No 1 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 7 No. 1 (2018): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 6 No. 2 (2017): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 6, No 2 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 6 No. 1 (2017): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 6, No 1 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 2 No. 3 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 3 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 2 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 1 (2013): Grenek Music Journal Vol 1, No 3 (2012): Grenek E-Jurnal Vol 1, No 2 (2012): Grenek E-Jurnal Vol 1, No 1 (2012): Grenek E-Jurnal More Issue