cover
Contact Name
Adhi Susano
Contact Email
meiravisipersada@gmail.com
Phone
+628980599345
Journal Mail Official
jurnaledujpm@gmail.com
Editorial Address
JL. Langenrejo No.291 Gendongan, Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat (EduJPM)
ISSN : -     EISSN : 30469023     DOI : https://doi.org/10.69726/edujpm
Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat (EduJPM) - e-ISSN: 3046-9023 (online) is an open access, peer-reviewed journal published by the Yayasan Meira Visi Persada which documents the community service activities encompassing education, assistance, advocacy, economic empowerment, entrepreneurship, defence, agriculture, technology, and creative economy. The journal is published four times a year, in the months of February, May, August, November, and is duly indexed by ISSN, Google Scholar, DOI, and other relevant indexing services. Focus and Scope: Training and Marketing are utilized for community empowerment, SMEs and local communities; Community empowerment; Social Access; Community Service Activities by Students; Empowerment of Border Area Communities; Education for Sustainable Development; Community Empowerment Program; Design and Reach Appropriate Technology for Communities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Halal Certification Outreach to Optimize MSME Marketing in Rejosari Subdistrict, East Semarang District H. M. Paramitayana; Lulus P. N. S. Surjanti; Universari, Nuria; D. I. Trilestari
Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Meira Visi Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69726/edujpm.v3i1.247

Abstract

This community engagement program aimed to enhance the understanding and participation of residents in Rejosari Subdistrict, East Semarang District, Semarang City, regarding the importance of obtaining halal certification. Halal certification serves as a quality assurance mechanism for partner products produced by micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Limited information, insufficient coaching, and the perception that halal certification procedures are overly complex remain common barriers among MSME partners, including those in Rejosari. The program therefore focused on delivering knowledge and strengthening understanding of MSME halal certification to encourage participants to pursue certification and, in turn, improve marketing performance. The results indicate that participants developed greater awareness of the importance of halal certification and improved understanding of how to obtain it. Nevertheless, continued assistance and more technical training are required to help MSME actors navigate the halal certification application procedures more effectively.
Pelatihan Pembuatan Desain Tas Hanmade dengan Teknik Patchwork di MA Futuhiyah 2 Mranggen Kabupaten Demak sari, Purwosiwi Pandansari; Rina Purwanti; Noorlaila Ramadhani; Ninik Djati Wuryaningsih
Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Meira Visi Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69726/edujpm.v3i1.248

Abstract

Tim Pengabdian prodi Pendidikan vokasional desain fashion melaksanakan pengabdian di Ma Futuhiyah Merangen 2. Kegiatan ini merupakan pelatihan untuk siswa kelas 2 dalam mata pelajaran kewirausahaan . pelatihan ini juga mengulas tetang perkembangan tren fashion saat ini yang di buat pada produk handmade memliki nilai seni tinggi dan daya jual yang baik, Teknik yang digunakan merupakan usaha dari Sustainable fashion. Fashion yang berkelanjutan dengan kombinasi Teknik patchwork. Teknik patchwork dipilih dalam pelatihan ini untuk memabah skill siswa dalam ketermpilan menjahit dan belajar berbagai jenis kain yang akan di gunakan untuk proses pembuatan tas handmade ini dari desain, pemilihan bahan-bahan untuk di kombinakasin dengan teknik patchwork, dan pembuatan produk. Hasil pelatihan ini berupa tas handmade dengan desain unik. Kata Kunci: pelatihan , Teknik patchwork, fashion, tas
OPTIMALISASI TEH BUNGA ROSELA BERBASIS WOMAN-BASED ENTREPRENEURSHIP SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN BERKELANJUTAN BAGI MASYARAKAT DESA LEREP Oktavia, Vicky; Safitri, Maria
Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Meira Visi Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69726/edujpm.v3i1.253

Abstract

Desa Lerep, sebagai kawasan agrowisata, memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas bunga rosela (Hibiscus sabdariffa). Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas secara ekonomi dan kurang melibatkan peran strategis perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi produksi dan pemasaran teh bunga rosela melalui pendekatan woman-based entrepreneurship sebagai upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumen, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) di Desa Lerep, Kabupaten Semarang. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan model Miles & Huberman. Hasil menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam proses hulu-hilir pengolahan rosela, namun menghadapi kendala akses modal, teknologi pengemasan, dan pemasaran digital. Penerapan model kewirausahaan berbasis perempuan terbukti meningkatkan kemandirian ekonomi, partisipasi sosial, serta kolaborasi antarlembaga. Keterlibatan perguruan tinggi sebagai pendamping teknis dan penguatan branding melalui desa wisata menjadi faktor kunci keberhasilan. Berdasarkan temuan, disarankan untuk memperluas akses pembiayaan mikro bagi kelompok perempuan, mengintegrasikan sistem pemasaran digital secara berkelanjutan, dan menjadikan model ini sebagai rujukan kebijakan pemberdayaan perempuan di tingkat kabupaten. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk lokal, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.