cover
Contact Name
Trisnawati Hutagalung
Contact Email
trisnawati.hutagalung@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
trisnawati.hutagalung@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Asas: Jurnal Sastra
ISSN : 23015896     EISSN : 2580894X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Asas:Jurnal Sastra merupakan jurnal yang menerbitkan artikel mengenai pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia. Jurnal ini juga dihadirkan untuk mendukung pengembangan akademika di Jurusan Bahasa, sastra Indonesia. Jurnal ini terbit sebanyak empat kali dalam setahun pada bulan April, Juni, September dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 341 Documents
MAKNA KATA DENOTATIF DALAM LAGU SATUKAN HATI KAMI KARYA DIAN PIESESHA Fahriza Audini Nasution; Balqis Nora; Minda Ayu Lestari; Verawati Panjaitan
Asas: Jurnal Sastra Vol 9, No 2 (2020): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v9i2.20503

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna denotatif pada sebuah karangan lagu ciptaan “Dian Piesesha” yang berjudul “Satukan Hati Kami”. Teknik Pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini dengan cara mengidentifikasi katakata yang menggunakan makna denotatif dari lirik lagu yang berjudul “Satukan Hati Kami” karya “Dian Piesesha” Data dikumpulkan dengan mendengarkan lagu dan melihat video klip serta membaca lirik lagu tersebut. Data berupa kata -kata yang sudah diidentifikasi menurut makna denotatif, dianalisis penulis dengan cara menebalkan kata yang mengandung makna denotatif. Kemudian kata itu diberi penjelasan mengenai arti kata tersebut yang sesuai dengan makna denotatif. Hasil penelitian terdapat 11 k ata yang mengandung makna denotatif seperti kata : Setahun, Menyatu, Kemesraan, Membisu, Kota, Pasrah, Restu Sabar, Doa, Hati, Cita – cita .
Analisis Gramatikal pada Novel Dua Garis Biru Karya Lucia Priandarini Elisa Putri Br Kaban; Inka Indriani Br Ginting; Selviani Kiki; Wahyu Ningsih
Asas: Jurnal Sastra Vol 10, No 1 (2021): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v10i1.22530

Abstract

AbstrakPenelitian ini berjudul “Analisis Gramatikal pada Novel Dua Garis Biru“ Karya Lucia Priandarini T.A 2020/2021. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis gramatikal pada sebuah novel yang menceritakan kisah cinta sepasang remaja yang hamil di luar nikah dan harus mengahadapi konflik-konflik akibat perbutannya. Adapun penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam menganalisis data dimulai dengan tahapan membaca, menyimak dan catat serta analisis dokumen. Disimpulkan hasil penelitian ini menunjukkan adanya unsur–unsur kebahasaan dimana dalam penanda aspek ini terdiri dari pengacuan (refrensi), penyulihan (substitusi), pelepasan (elipsis) dan kata penghubung (konjungsi) gramatikal dalam Novel Dua Garis Biru.
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL RANGKING 1 KARYA SARA TEE DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SEKOLAH Lidia Simamora; Perawati Banjarnahor; Putri Sulastri Manullang; Syahrizal Akbar
Asas: Jurnal Sastra Vol 9, No 2 (2020): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v9i2.20462

Abstract

AbstrakKarya sasrta merupakan sarana yang dapat digunakaan oleh para pengarang untuk menyatakan perasaan, ide,serta segala permasalahan hidup yang ada dalam kehidupan manusia.  Novel Rangking 1 karya Sara Tee yang mempunyai nilai tersendiri yang  menceritakan sebuah kehidupan tentang perjuangan dan kerja keras seseorang, sehingga pembaca merasakan masalah yang diangkat dalam novel tersebut. Nilai pendidikan dalam novel ini mampu mengubah sikap dan perilaku menjadi lebih dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif metode maksudnya metode penelitian yang berlandaskan pada postingan positif yang digunakan untuk meneliti pada objek yang bersifat alamiah,  dimana peneliti adalah pemegang kunci pengambilan sampel sumber data yang dilakukan secara sengaja dan semakin bertambah. Teknik pengumpulan ini dengan triangulasi atau gabungan, analisis data bersifat induktif atau kualitatif dan hasil penelitian kualitatif ini lebih menekankan makna dari pada generalisasinya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari novel Rangking 1 karya Sara Tee ini memiliki nilai pendidikan dan relevansinya sebagai bahan ajar di sekolah. Adapun nilai pendidikan dalam novel Rangking 1 karya Sara Tee yaitu nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan kecerdasan, nilai pendidikan ekonomi, nilai pendidikan kesejahteraan keluarga, nilai pendidikan budi pekerti.
Analisis Majas dan Diksi pada Puisi “Kepada Kawan” Karya Chairil Anwar Nova Elisa; Feri Irawan Hutahaean; Vesfer Panangian Sitohang
Asas: Jurnal Sastra Vol 10, No 1 (2021): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v10i1.22535

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji majas atau Bahasa figuratif yang digunakan dalam puisi Kepada Kawan karya Chairil Anwar dan diksi atau pilihan kata yang digunakan dalam puisi tersebut. Bahasa figuratif ialah bahasa yang digunakan penyair untuk mengatakan sesuatu dengan cara yang tidak biasa, yakni secara tidak langsung untuk mengungkapkan maknanya. Bahasa figuratif terdiri atas pengiasan yang menimbulkan makna kias dan pelambangan yang menimbulkan makna lambang.Diksi adalah sebuah pilihan kata yang tepat dan dapat digunakan untuk menyampaikan ide atau cerita yang mencakup gaya bahasa dengan ekspresi dari kata yang akan dipilihandan akan menghasilkan ide yang diinginkan.
ANALISIS MAKNA DENOTASI, KONOTASI, MITOS PADA LAGU “LATHI” KARYA WEIRD GENIUS Tamia Rindi Antika; Nurmada Ningsih; Insi Sastika
Asas: Jurnal Sastra Vol 9, No 2 (2020): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v9i2.20582

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan pemaknaan denotasi, konotasi, dan mitos pada lirik lagu Lathi Karya Weird Genius. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana makna denotasi lirik lagu Lathi karya Weird Genius? 2) Bagaimana makna konotasi lirik lagu Lathi karya Weird Genius? 3)Bagaimana makna mitos lirik lagu Lathi karya Weird Genius?dan metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah meggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk megungkap makna deotasi, konotasi dan mitos. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan analisis ungkapan kalimat. Sedangkan teknik analisis data adalah analisis Semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pertama, makna denotasi yang terdapat dalam lirik lagu Lathi karya Weird Genius adalah mengandung perasaan cinta yang menyakitkan yang dimana baginya cintanya selain membawa kebaikan cintanya juga membawa kesengsaraan baginya. Kedua, makna konotasi yang terdapat dalam lagu tersebut adalah terdapat nasihat yang dimana kita tidak boleh menghindar dari masalah tetapi kita harus menghadapi masalah yang ada karena harga diri seseorang dapat dilihat dari perkataanya. Ketiga, mitos yang terdapat dalam lagu tersebut adalah terdapatya kalimat jawa yang diambil dari pepatah yaitu “ajning diri soko lathi. Ajining rogo soko busono”. Namun dalam lirik lagi lathi tersebut hanya mencantumkan “ajining diri ana ing lathi”. Yang berarti harga diri dilihat dari lidah/ucapannya.
Analisis Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Sampuren Sindates dengan analisis Semiotika Abet Sahputra Sinamo; Silviani Siregar; Intan Halawa
Asas: Jurnal Sastra Vol 10, No 1 (2021): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v10i1.22531

Abstract

Abstrak  Indonesia merupakan satu negara yang terkenal dengan kebinekaannya. Kebinekaan Indonesia menghadirkan ragam budaya yang tersebar di Indonesia. Banyak budaya termasuk karya sastra Indonesia yang telah diakui dunia. Disisi lain banyak juga karya sastra, khususnya lisan yang berasal dari daerah-daerah Indonesia telah dilupakan. Padahal karya sastra merupakan media pembelajaran yang baik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotik. Semiotik merupakan ilmu yang berkaitan dengan sistem tanda dan lambang dalam kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang terkandung dalam tanda yang ada di cerita rakyat Sampuren Sindates. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Berdararkan hasil temuan data hasil wawancara terdapat Sembilan (9) tanda atau lambang dalam cerita rakyat sampuren sindates/ air terjun. Tanda-tanda tersebut sangat dekat dengan kehidupan masyarakat karena diyakini sebagai warisan leluhur dan nilai yang harus dilaksanakan. 
ANALISIS GAYA BAHASA KATA-KATA MUTIARA NAJWA SHIHAB Azliana Khairi; Kiki Sri Rezeki; Nona Aprilla
Asas: Jurnal Sastra Vol 9, No 2 (2020): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v9i2.20463

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan gaya bahasa yang diterapkan oleh Najwa Shihab dalam pemberian kata-kata mutiara di setiap penghujung acaranya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan gaya bahasa yang terdapat didalam kata-kata mutiara yang disampaikannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis.Data dalam penelitian ini didapatkan dari sebuah video youtube Najwa Shihab.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengambilan data berupa video blog Najwa Shihab yang berjudul Narasi Kaum Muda dan Gengsi itu Harganya Mahal diperoleh melalui internet, yaitu youtube.Penelitian mengamati video blog dan akan disesuaikan dengan gaya bahasa. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menganalisis gaya bahasa pada setiap baris dalam kata-kata mutiara tersebut. Hasil penelitian dalam penelitian ini yaitu keseluruhan kalimat yang terdapat di dalam kata-kata mutiara Najwa Shihab didominasi dengan gaya bahasa penegasan dan sindiran terhadap sesuatu yang terjadi.
Analisis Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Novel Mangalua Karya Idris Pasaribu Najib Azhar Lubis; Gusti Rosalin Br Simamora; Annisa Annisa
Asas: Jurnal Sastra Vol 10, No 1 (2021): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v10i1.22539

Abstract

AbstrakKarya sastra adalah sesuatu yang diungkapkan secara komunikatif dan mengandung maksud pembuat tulisan dengan tujuan estetika. Karya sastra juga diartikan sebagai sesuatu tulisan yang memiliki arti dan keindahan tertentu. Menurut Sumarjdo dan Sumaini karya sastra ialah seni bahasa. Jenis kasya sastra ada banyak, salah satunya novel dan itu dibahas dalam jurnal ini. Judul novel yang dibahas adalah Mangalua karya Idris Pasaribu dan didalam novel itu terdapat banyak niai kearifan lokal, rasa toleransi yang tinggi dalam adat Batak Toba yang masih sangat kental juga menceritakan tentang perselisihan antar dua daerah yang tidak rukun sangat lama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang bersifat deskriptif dan dituliskan dalam bentuk laporan. Pendekatan kualitatif lebih mementingkan proses daripda hasil, makna dan prosesnya lebih dominan dijelaskan, data yang dikumpulkan dalam kondisi alamiah, objek penelitiannya juga dilakukan secara terbatas. Peneliti diminta untuk menganalisis lebih dalam untuk mendapat hasil yang maksimal dari apa yang ingin di teliti.
METAFORA DALAM LIRIK LAGU AGNEZ MO: KAJIAN SEMANTIK Fera Permata Kurnia Dewi; Putri Puji Astuti; Sindi Novita
Asas: Jurnal Sastra Vol 9, No 2 (2020): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v9i2.20583

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis ungkapan metafora dalam lagu Agnes Monica. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatis dengan subjek penelitian berupa lirik lagu-lagu Agnes Monica. Objek penelitian ini berupa jenis ungkapan dan makna metafora dalam tiap lirik lagu. Penelitian ini dilakukan dengan metode simak. Teknik Pengumpulan data menggunakan teori Lakoff dan Johnson (1980). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 3  macam jenis metaforaa dalam tiap lirik lagu Agnes Monica yaitu metafora  struktural, metafora orientasional, dan metafora ontologis
Analisis Nilai Budaya dalam Lirik Lagu Batak Berjudul Poda dan Boru Panggoaran Karya Tagor Tampubolon Feby Anolya Gultom; Anjely Damanik; Rini Juni Yanti Sagala; Anissa Anissa
Asas: Jurnal Sastra Vol 10, No 1 (2021): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v10i1.22532

Abstract

AbstrakLirik Lagu merupakan salah satu genre sastra sebagai sarana yang digunakan penyair dan para pengarang tujuan untuk menyatakan perasaan,ungkapan isi hati dan lirik ini menjadi cerminan budaya dalam kehidupan sehari-hari karena syairnya banyak menceritakan tentang kehidupan antar kasih sayang serta tanggung jawab orang tua terhadap anaknya. Lagu Batak Toba berjudul Poda dan Boru panggoaran karya Tagor Tampubolon ini juga memiliki makna dan nilai-nilai budaya yang terkandung didalamnya. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan konten analisis teks. Data yang rampung dalam penelitian ini berupa data yang diperoleh dari kata-kata yang dikutip dari lirik lagu Poda dan Boru Panggoaran karya Tagor Tampubolon. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : didalam kedua lagu Batak Toba ini ditemukan nilai-nilai budya yaitu (a) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan, (b) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat, (c) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan manusia lain (d) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan diri sendiri.