cover
Contact Name
Victor Novianto
Contact Email
pps@upy.ac.id
Phone
+6285713497618
Journal Mail Official
noviantoari29@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI I Sonosewu No. 117 Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan
ISSN : 2086560     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional maupun internasional dalam pembelajaran pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA" : 26 Documents clear
PENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) Aris Priyanto, Aris Priyanto; SALAMAH, SALAMAH
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aris Priyanto dan SalamahABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar IPS melalui pendekatan contextual teaching and learning (CTL). Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah 20 peserta didik kelas IV SDN Kapiteran Kemiri Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016. Prosedur penelitian dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dari hasil penelitian disimpulkan, bahwa: 1) rata-rata skor keterampilan berpikir kritis IPS sebesar 0,52 (52%) dan capaian di atas KKM ≥ 65 pada prasiklus oleh 8 peserta didik (40%), meningkat menjadi 0,67 (67%) dengan 13 peserta didik (65%) pada siklus 1, dan sebesar 0,85 (85%) dengan 17 peserta didik (85%) pada siklus ke-2; 2) rata-rata nilai prestasi belajar IPS sebesar 0,55 (55%) dan capaian di atas KKM ≥ 65 pada prasiklus oleh 8 peserta didik (40%), meningkat menjadi 0,71 (71%) dengan 13 peserta didik (65%) pada siklus 1, dan sebesar 0,87 (87%) dengan 17 peserta didik (85%) pada siklus ke-2.Kata Kunci: keterampilan berpikir kritis, prestasi belajar, contextual teaching and learning (CTL)This classroom action research aims to improve critical thinking skills and IPS learning achievement through contextual teaching and learning (CTL). The research procedure starts from planning, implementation, observation, and reflection. The techniques of collecting data are observations and tests within quantitative descriptive technique as the way of analysis data. Meanwhile, the subjects of this research are 20 students of fourth grade SDN Kapiteran Kemiri Purworejo, 2015/2016. The results of the study are: 1) the average score of critical thinking skill of IPS is 0,52 (52%) and achievement above KKM ≥ 65 on pre-cycle by 8 students (40%), increase to 0,67 (67 %) with 13 students (65%) in 1st cycle, and by 0.85 (85%) with 17 students (85%) in 2nd cycle; 2) the average IPS achievement score of 0.55 (55%) and achievements above the KKM ≥ 65 on pre-cycle by 8 students (40%), increased to 0.71 (71%) with 13 students (65 %) in 1st cycle, and by 0.87 (87%) with 17 students (85%) in 2nd cycle.Keywords: critical thinking skills, learning achievement, contextual teaching and learning (CTL)
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI PENERAPAN BERMAIN DADU GEOMETRI Puji Astuti, Puji Astuti; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puji Astuti dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial dan kemampuan berhitung permulaan dengan menggunakan metode bermain dadu geometri. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelompok B TK Perintis Kaliwatu yang berjumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa: 1) penerapan metode bermain dadu geometri dapat meningkatkan keterampilan sosial pada prasiklus, siswa yang mencapai kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik 23,53%, dan meningkat pada siklus I mencapai 51,18% dan pada siklus II 90,58%; 2) penerapan metode bermain dadu geometri dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada prasiklus, siswa yang mencapai kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik 23,53%, dan meningkat pada siklus I mencapai 51,96% dan pada siklus II 91,18%.Kata Kunci: keterampilan sosial, kemampuan berhitung permulaan, permainan dadu geometriThis research aims to improve social and early numeracy skills using the method of playing dice geometry with 17 students of Group B Perintis Kaliwatu Kindergarten as the subjects of research. The techniques of collecting data are observations and interview within quantitative descriptive technique with percentage as the way of analysis data. Based on the result of research, it can be concluded that: 1) the application of playing dice geometry method can improve students’ social skill in pre-cycle, reaching developing category according to expectation and developing very good around 23,53%, and it increase in 1st cycle around 51,18% and around 90,58% in 2nd cycle; 2) the application of playing dice geometry method can improve students’ beginning ability on counting in pre-cycle, reaching developed category as expected and improved very well around 23,53%, and it increase in 1st cycle around 51,96% and around 91,18% in 2nd cycle.Keywords: social skills, early numeracy skills, game dice geometry
PENGARUH POLA ASUH, STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Sobron Nur Djamal, Sobron Nur Djamal; Buchory MS, Buchory MS
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sobron Nur Djamal dan Buchory M.S. ABSTRAKPenelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang, status sosial ekonomi orang tua, dan motivasi belajar serta pola asuh, status sosial ekonomi orang tua, dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap prestasi hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Kertek, Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2015/2016. Jumlah populasi sebesar 758 siswa dan sampel yang digunakan adalah 238. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket dan dokumentasi. Pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi parsial dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) terdapat pengaruh positif dan signifikan pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar IPS, ditunjukkan dari harga r hitung lebih besar dari r tabel pada taraf signifikansi 5 % (0,464>0,127); 2) terdapat pengaruh positif dan signifikan status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar IPS, ditunjukkan dari harga r hitung lebih besar dari r tabel dengan pada taraf signifikansi 5 % (0,266 >0,127); 3) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPS, ditunjukkan dari harga r hitung lebih besar dari r tabel pada taraf signifikansi 5 % (0,758 >0,127); dan 4) terdapat pengaruh positif dan signifikan pola asuh orang tua, status sosial ekonomi orang tua, dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS, ditunjukkan dari perhitungan F hitung lebih besar dari F tabel (126,276 > 2,65).Variabel pola asuh, status sosial ekonomi orang tua, dan motivasi belajar menyumbang 61,8 % terhadap variabel prestasi belajar siswa.Kata kunci: pola asuh, status sosial ekonomi orang tua, motivasi belajar, prestasi belajar IPSThis quantitative research aims to determine the effect of parenting patterns, parents socioeconomic status, and learning motivation then parenting, parents socioeconomic status, and learning motivation together towards students’ learning outcomes achievement of Social Sciences (IPS). The population of this research are students of SMP Negeri 1 Kertek, Kabupaten Wonosobo, 2015/2016. The total population is 758 and the sample used is 238 students. Proportional random sampling is used for Sobron Nur Djamal adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Buchory M.S adalah Guru Besar Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 8, No.2, November 2016 Djamal dan Buchory, Pengaruh Pola …..176sampling technique. Data collected by questionnaire and documentation method. Hypothesis tested by partial correlation analysis and multiple regression analysis. The result of this research shows: 1) there is positive and significant influence of parenting pattern to IPS learning achievement, indicated from the price of r count greater than r table at 5% significance level (0,464> 0,127); 2) there is a positive and significant influence of parents socioeconomic status on IPS learning achievement, indicated from the price r count greater than r table with at significance level 5% (0,266> 0,127); 3) there is a positive and significant influence of learning motivation on IPS learning achievement, shown from the price r count greater than r table at 5% significance level (0.758> 0.127); and 4) there are positive and significant influence of parenting parenting, parents socioeconomic status, and students' learning motivation together to IPS learning achievement, shown from calculation of F count bigger than F table (126,276> 2,65). Variables of parenting, parents socioeconomic status, and motivation to learn accounted for 61.8% of student achievement variables.Keywords: parenting pattern, parents socioeconomic status, learning motivation, IPS learning achievement
PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI METODE SOSIODRAMA PADA SISWA KELAS V SD Budiyono, Budiyono; Sri Pawiti, Sri Pawiti
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budiyono dan Sri PawitiABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar IPS dan hasil belajar IPS melalui metode sosiodrama dengan 25 siswa kelas V SDN Pagebangan Karanggayam Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014 sebagai subjek penelitian. Prosedur penelitian dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, tes, dan catatan lapangan. Kemudian, analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode sosiodrama dapat meningkatkan: 1) minat belajar siswa yang ditunjukkan dengan kategori minat belajar baik dan sangat baik pada prasiklus 28%, meningkat menjadi 52% pada siklus I, 72% sikus II, dan 88% siklus III, 2) hasil belajar IPS siswa didasarkan pada persentase siswa yang mencapai KKM pada prasiklus 40%, siklus I 64%, siklus II 72,5%, dan siklus III menjadi 92%.Kata kunci: minat belajar, hasil belajar, sosiodramaThis classroom action research aims to improve critical thinking skills and IPS learning achievement through sociodrama method with 25 students of fifth grade SDN Pagebangan Karanggayam Kebumen, 2013/2014 as the subjects of research. The research procedure starts from planning, implementation, observation, and reflection. The techniques of collecting data are observations, tests, and field notes. Then, data analyzed by quantitative descriptive technique. The results of research show that the application of sociodrama method can improve: 1) students learning interests which are shown by good and best students learning interests catagory in pre-cycle 28 %, increase to 52 % in 1st cycle, 72 % in 2nd cycle, and 88 % in 3rd cycle, 2) students learning outcomes that are based on students percentage of reaching KKM in pre-cycle 40%, in 1st cycle 64%, in 2nd cycle 72% and in 3rd cycle 92%.Keyword: learning interests, learning outcomes, role playing
PENINGKATAN KREATIVITAS, MINAT, DAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH Maryono, Maryono; SUNARTI, SUNARTI
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maryono dan SunartiABSTRAKPenelitian dengan 21 siswa kelas X Akuntansi 2 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Girisubo, Kabupaten Gunungkidul sebagai subjek penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, minat, dan prestasi belajar IPS melalui model pembelajaran make a match. Prosedur penelitian dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, angket, dan tes. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran make a match dapat meningkatkan: 1) kreativitas belajar siswa dari 11 orang (52,38%) pada prasiklus meningkat menjadi 19 orang (90,47%) pada siklus II; 2) minat belajar siswa pada prasiklus 13 orang (61,90%) meningkat menjadi 18 orang (85,71%) pada siklus II; dan 3) hasil belajar pada prasiklus 15 orang (71.42%) meningkat menjadi 21 orang (100%) pada siklus II dengan KKM 78.Kata kunci: model pembelajaran make a match, kreativitas, minat, dan prestasi belajar.The research with 21 students of tenth grade Accounting 2 Senior Vocational High School 1 Girisubo, Gunungkidul as the subjects of research aims to improve creativity, interest, and IPS learning achievement through make a match learning model. The research procedure starts from planning, implementation, observation, and reflection. The techniques of collecting data are observations, quesionnaires, and tests within quantitative descriptive technique as the way of analysis data. The results of research show that the application of sociodrama method can improve: 1) students creativity which are from 11 students (53,38%) in pre-cycle, increase to 19 students (90,47%) in 2nd cycle, 2) students learning interest increase from 13 students (61,90%) in pre-cycle to 18 students (85,71%) in 2nd cycle, and 3) students learning achievement increase from 15 students (71,42%) in pre-cycle to 21 students (100%) with KKM 78.Keyword: make a match learning model, learning interests, learning achievement.
PENINGKATAN MINAT, KOMITMEN, DAN KEMAMPUAN MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN GURU IPS SMP KECAMATAN MINGGIR Sardiyono, Sardiyono
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SardiyonoABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan minat, komitmen dan kemampuan guru dalam` menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran IPS SMP Kecamatan Minggir melalui pendampingan secara berkelanjutan di Kecamatan Minggir Tahun Pelajaran 2016/2017. Subjek penelitian ini adalah guru IPS SMP se-Kecamatan Minggir berjumlah 11 guru.Penelitian ini difokuskan pada peningkatan minat menyusun RPP, komitmen menyusun RPP, dan kemampuan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) melalui pendampingan berkelanjutan. Pelaksanaan penelitian melibatkan kepala sekolah sebagai kolaborator. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat guru dalam menyusun RPP dari rata-rata dari tahap awal sampai siklus II meningkat dari 73.82 menjadi 94.36 dengan kategori amat baik.Komitmen guru dalam menyusun RPP dari rata-rata tahap awal sampai siklus II meningkat dari 63.86 menjadi 95 dengan kategori amat baik. Kemampuan guru dalam menyusun RPP dari rata-rata tahap awal sampai siklus II meningkat dari 65.30 menjadi 98.13 dengan kategori amat baik. Tindak lanjut guru setelah diberi pendampingan secara berkelanjutan dalam penyusunan RPP, berusaha menerapkan teori yang sudah diperoleh ke dalam penyusunan RPP di waktu yang akan datang, dan berusaha menjadi sumber informasi terhadap para guru yang lain dalam penyusunan RPP.Kata kunci: minat, komitmen, kemampuan menyusun RPP, pendampingan berkelanjutan Sardiyono adalah Pengawas Sekolah Madya Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 8, No.2, November 2016 Sardiyono, Peningkatan Minat, …..218This research aims to acknowledge how to improve the teacher interest, commitment and competency in designing lesson plan through continue guidance for social science junior high school teacher of Minggir district in 2016/2017 academic year.The subject of this research are the Social Science teachers of Junior High School in the Minggir district. There are eleven teachers. This research is focused in improving interest in designing lesson plan, commitment in designing lesson plan and competency in in designing lesson plan. The research is done by particpating the head master as the collaborator. The instrument in collecting data are questionaire, test, interview anddocumentary. The technique of analysis data use the qualutative and quantitatif descriptive. The result of research shows that the teachers’ interest in designing lesson plan increase from the beginning into the second cycle from 73.82 to 94.36 with advance level. The teachers’ commitment in designing lesson plan from the beginning into the second cycle from 63.86 to 95.00 with advance level. The teachers’ competency in designing lesson plan from the beginning into the second cycle from 65.30 to 98.13 with the advance level. The implication of the continue guidance in designing lesson plan, teachers try to apply the theory that they get in the future and become the source for other teachers in designing lesson plan.Key words: interest, commitment, designing lesson plan, continue guidance
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) Sriyati, Sriyati; Sukadari, SUKADARI
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sriyati dan SukadariABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS melalui pendekatan contextual teaching learning (CTL). Adapun 7 siswa kelas VI SDN Pucungroto Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016 merupakan subjek penelitian. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Tahapan penelitian ini, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan contextual teaching learning (TCL) dapat meningkatkan: 1) motivasi belajar siswa dari 66,61% prasiklus menjadi 75,54% pada siklus I, dan 84,64% pada siklus II; 2) hasil belajar belajar siswa dari (capaian nilai KKM) nilai rata-rata siswa 71,71 dengan persentase ketuntasan 57,14% menjadi 74,86 dengan persentase ketuntasan 71,43% pada siklus I, dan 78,29 dengan persentase 85,71% pada siklus II.Kata kunci: motivasi, hasil belajar, metode contextual teaching learningThis research aims to improve the motivation and learning outcomes of IPS through contextual teaching learning (CTL) approach. Meanwhile, 7 students of fourth grade SDN Pucungroto Kaligesing, Purworejo, 2015/2016 are the subject of research. The type of research is classroom action research. . The research procedure starts from planning, implementation, observation, and reflection. The techniques of collecting data are questionnaires and tests within quantitative descriptive technique as the way of analysis data. The results of research show that the application of ccontextual teaching learning (TCL) can improve: 1) student learning motivation from 66,61% in pre-cycle to 75,54% in 1st cycle, and 84,64% in 2nd; 2) student learning outcomes from (achievement of KKM values) the average students score is 71.71 with the percentage of completeness 57.14% to 74.86 with the percentage completeness 71.43% in the 1st cycle, and 78.29 with the percentage of 85, 71% in 2nd cycle I.Keywords: motivation, learning outcomes, contextual teaching learning method
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN MEDIA PUZZLE Christina Tri Suharyanti, Christina Tri Suharyanti; Samsi Haryanto, Samsi Haryanto
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chistina Tri Suharyanti dan Samsi HaryantoABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS pada siswa kelas IX E SMP Negeri 3 Godean, tahun pelajaran 2014/2015 melalui metode pembelajaran kooperatif dengan media puzzle pada materi bentuk dan pola muka bumi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Teknik pengumpulan data motivasi belajar menggunakan lembar pengamatan, sedangkan data hasil belajar siswa menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan rata-rata motivasi belajar IPS siswa dari rata-rata 69,56 pada prasiklus, menjadi 76,88 pada siklus I. Hasil belajar siswa pada prasiklus mencapai rata-rata 67,81, siklus I 73,13, dan siklus II menjadi 88,4. Ketuntasan hasil belajar siswa pada prasiklus sebanyak 14 siswa (43,75 %), menjadi 23 siswa (71,88 %) di siklus I, dan 29 siswa (90,65 %) di siklus II.Kata kunci: media puzzle, motivasi, hasil belajar.This study aims to know the increase of IPS learning motivation and outcomes in students of class IX E SMP Negeri 3 Godean, 2014/2015 through cooperative learning methods with puzzle about the earth’s form and pattern. This research is a classroom action research (PTK) with 2 cycles. Techniques of collecting learning motivation data using observation, while data on student learning outcomes using the test. The results showed that there is an increase in the average of students motivation on learning IPS from 69.56 in pre-cycle, to 76.88 in 1st cycle. Students' learning outcomes in pre-cycle reaches an average of 67.81, then 73.13 in 1st cycle, and 88.4 in 2nd cycle. The completeness of the students' learning achievement on pre-cycle is 14 students (43,75%), 23 students (71,88%) in 1st cycle, and 29 students (90,65%) in 2nd cycle.Keywords: puzzle, motivation, learning result.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPS Fitriyatul Masithoh, Fitriyatul Masithoh; Moch. Amin, Moch. Amin
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fitriyatul Masithoh dan Much AmienABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar IPS siswa melalui penerapan model pembelajaran teknik jigsaw. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Negeri Ngablak yang berjumlah 32 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa: 1) ada peningkatan minat belajar dengan menggunakan metode jigsaw pada siswa mulai saat prasiklus, siswa yang mencapai kategori minat tinggi adalah 78,13%, meningkat pada siklus I menjadi 65,63%, dan pada siklus II 84.37%. 2) Ada peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode jigsaw yang dapat dilihat dari ketuntasan belajar siswa; pada prasiklus, terdapat 16 siswa tuntas (50%), meningkat menjadi 22 siswa (68,75%) pada siklus I, dan 28 siswa (87,50%) pada siklus II.Kata kunci: minat belajar, hasil belajar, teknik jigsawThis research aims to increase students’s interest and learning outcomes of IPS by applying jigsaw learning technique. The subjects of this research are 32 students of class VII MTs Ngablak. This research is a classroom action research which is conducted in 2 cycles. The data are collecte by using observation and tests, then analyzed by using quantitative descriptive analysis with percentages. The results of this research are: 1) there is an increasing of students’ learning interest on IPS using jigsaw technique from the pre-cycle, students who achieve high interest category are 78.13%, increase to 65.63% in 1st cycle, and 84.37 % in 2nd cycle. 2) There is an increasing of students’ learning results using jigsaw technique which can be seen from students’ mastery learning in pre-cycle, there were 16 students completed (50%), increased to 22 students (68.75 %) in 1st cycle, and 28 students (87.50%) in 2nd cycle.Keywords: learning interest, learning result, jigsaw technique.
PENINGKATAN MOTIVASI, KEDISIPLINAN, DAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH MELALUI TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) MARHARJONO, MARHARJONO; SUNARTI, SUNARTI
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marharjono dan SunartiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, kedisiplinan, dan prestasi belajar siswa melalui tipe team games tournament (TGT). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dan tes dengan deskriptif komparatif sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan: (1) motivasi belajar siswa meningkat dari sebanyak 15 siswa (57,7%) pada prasiklus, menjadi 17 siswa (65,4%) dan 19 siswa (73,1%) pada pertemuan I dan II siklus I, serta menjadi 22 siswa (84,6%) dan 24 siswa (92,3%) pada pertemuan I dan II siklus II; (2) kedisiplinan belajar siswa meningkat dari 14 siswa (53,9%) pada prasiklus, menjadi 15 siswa (57,7%) dan 20 siswa (76,9%) pada pertemuan I dan II siklus I, serta menjadi 23 siswa (88,5%) dan 25 siswa (96,2%) pada pertemuan I dan II siklus II; serta (3) prestasi belajar sejarah meningkat, pada prasiklus nilai rata-rata 74,38 dan indeks ketuntasan 65,38% menjadi 76,46 dengan indeks ketuntasan 73,08% pada siklus I dan 84,35 dengan indeks ketuntasan 88,46% pada siklus II.Kata kunci: pembelajaran kooperatif, team games tournament, prestasi belajar sejarahThis research aims to improve motivation, dicipline, and IPS learning achievement through team games tournament (TGT). This research is classroom action research with 2 cycles. The techniques of collecting data are observations, quotionares, and tests within comparative descriptive technique as the way of analysis data. The results of the study are: (1) students’ learning motivation increase from 15 students in pre-cycle to 17 (65,4%) and 19 (73,1%) in 1st and 2nd meeting of 1st cycle, then become 22 (84,6%) and 24 (92,3%) students in 1st and 2nd meeting of 2nd cycle; (2) students’ learning discipline increase from 14 (53,9%) students in pre-cycle to 15 (57,7%) and 20 (76,9%) in 1st and 2nd meeting of 1st cycle, then become 23 (88,5%) and 25 (96,2%) students in 1st and 2nd meeting of 2nd cycle; (3) students learning achievement increase from average score 74,38 with completeness index 65,38% in pre-cycle to 76,46 with completeness index 73,08% in 1st cycle and 84,35 with completeness index 88,46% in 2nd cycle.Keywords: cooperative learning, team games tournament, history learning achievement

Page 1 of 3 | Total Record : 26