cover
Contact Name
Victor Novianto
Contact Email
pps@upy.ac.id
Phone
+6285713497618
Journal Mail Official
noviantoari29@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI I Sonosewu No. 117 Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan
ISSN : 2086560     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional maupun internasional dalam pembelajaran pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA" : 28 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR IPS MELALUI PEMBENTUKAN PERILAKU SOSIAL BERKARAKTER Mujiyanta, Mujiyanta; Djoko Suryo, Djoko Suryo
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mujiyanta dan Djoko SuryoABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar IPS melalui pembentukan perilaku sosial berkarakter bangsa pada siswa kelas V SDN Taraman tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model spiral dari Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Taraman tahun pelajaran 2015/2016 sejumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi dan angket. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) peningkatan aktivitas belajar melalui pembentukan perilaku sosial berkarakter bangsa pada siswa kelas V SDN Taraman tahun pelajaran 2015/2016, dilihat dari persentase yang dicapai pada prasiklus 17,65% meningkat menjadi 47,06% pada siklus 1, dan 82,36% pada siklus 2; (2) peningkatan motivasi belajar melalui pembentukan perilaku sosial berkarakter bangsa pada siswa kelas V SDN Taraman tahun pelajaran 2015/2016, dilihat dari persentase yang dicapai pada prasiklus 47,06 meningkat menjadi 78,59% pada siklus 1, dan 94,12% pada siklus 2.Kata kunci: motivasi belajar, aktivitas belajar, perilaku sosialThis research aims to increase students’ learning motivation and activities in learning social science (IPS) through social attitude of nation character for 5th grade students in SD Negeri Taraman, academic year 2015/2016. This research is classroom action research with spiral model of Kemmis dan Taggart. The subjects of research are 17 students of 5th grade in SD Negeri, academic year 2015/2016. The technique of collecting data use observation and questionnaires. The analysis data use quantitative descriptive method. The results of this research show: (1) the increase of learning activities through social attitude of nation character for 5th grade students of SD Negeri Taraman, academic year 2015/2016, which shown from the increase of percentage each cycles from pre-cycle is 17,65% become 47,06% in 1st cycle and 82,36% in 2nd cycle; (2) the increase of learning motivation through social attitude of nation character for 5th grade students of SD Negeri Taraman, academic year 2015/2016, which shown from the increase of percentage each cycles from pre-cycle is 47,06% become 78,59% in 1st cycle and 94,12% in 2nd cycle.Keywords: learning motivation, learning activities, social attitude
BUDAYA SEKOLAH MIN TIRTO SALAM KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2015 Romzuni, Romzuni; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Romzuni dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengembangan budaya sekolah di MIN Tirto Salam Magelang dan (2) peran kepala sekolah, guru-guru, dan siswa pada pengembangan budaya sekolah di MIN Tirto Salam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Sumber data terdiri atas dua, yaitu data primer adalah para informan (guru, kepala sekolah, siswa) dan sekunder adalah dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis pengumpulan, reduksi, dan penyajian data serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) pengembangan budaya sekolah di MIN Tirto Salam dilakukan dengan beberapa pembiasaan, yaitu setiap pagi membaca Alquran bersama, membaca Asmaul Husna, salat berjamaah, mengajari siswa untuk tartil dan qiroah, bersih diri dan lingkungan, senam kesehatan setiap hari Jumat, kajian keputrian, kegiatan ekstrakurikuler, dan pendalaman materi. (2) Peran Kepala sekolah, guru, dan siswa pada pengembangan budaya sekolah adalah: (a) kepala sekolah berperan sebagai motivator di setiap kegiatan yang diadakan di MIN Tirto Salam; (b) guru selain sebagai pendidik, juga harus selalu memberikan contoh sikap dan perilaku yang baik; dan (c) siswa berperan sebagai pelaksana budaya sekolah yang melaksanakan segala kebiasaan dan program kegiatan di MIN Tirto Salam.Kata kunci: budaya sekolah, peran aktif, MIN TirtoThis research aims to know: (1) the development of school culture in MIN Tirto Salam Magelang and (2) the role of the headmaster, teachers, and students for developing school culture in MIN Tirto Salam. This research is qualitative. The subjects of research are the headmaster, teachers, and students. The data consist of two types, are primary data; the informan (headmaster, teachers, and students) and secondary data; documentation. Data collecting technique use observation, interview, and documentation. Data analysis uses the analysis of collecting, reduction, display, and conclusion. The results of this research show that: (1) the application of school culture development in MIN Tirto Salam by some habituations in every morning, are reading Alquran together, reading Asmaul Husna, praying together, teaching students for tartil dan qiroah, cleaning self and Romzuni adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Kodiran adalah Guru Besar Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 9, No.1, Maret 2017 Romzuni dan Kodiran, Budaya Sekolah MIN …148environment, doing gymnastics health in every Friday, women study, extracuriculer, and deepening the lesson. (2) The role of headmaster is as motivator in every activities of MIN Tirto Salam; (b) teachers should always give the examples of good attitude; dan (c) students have the role as the implementers of school culture by doing all of habituations and activities programs in MIN Tirto Salam.Keywords: school culture, active role, MIN Tirto
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIVE MODEL JIGSAW PADA PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI Triyani Pancawati, Triyani Pancawati; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Triyani Pancawati dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar Ekonomi melalui penerapan model jigsaw pada siswa kelas XI MIPA3 SMA Negeri 1 Kasihan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI MIPA3 SMA Negeri 1 Kasihan. Tahapan penelitian meliputi 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, pedoman observasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw pada pembelajaran ekonomi dapat meningkatkan: (1) kreativitas belajar siswa yang ditunjukkan dari 65,63% di siklus I menjadi 78,13% di siklus II; (2) prestasi belajar siswa dengan rata 68,09 di prasiklus, menjadi 77,97 di siklus I, dan 82,19 di siklus II.Kata Kunci: kreativitas, prestasi belajar, jigsawThis research aims to increase students’ learning creativities and achievement in learning economics through jigsaw model for 9th grade students of MIPA 3 in SMA Negeri 1 Kasihan academic year 2015/2016. This is classroom action research with 32 students of 9th grade class in SMA Negeri Kasihan as subjects of research. Research steps include planning, acting, observing, and reflecting. Collecting data technique use questionaires, observation sheets, and test. Data analysis use quantitative descriptive using percentage. The results of this research show that the use of jigsaw model in economics can increase: (1) students’ learning creativities shown by 65,63% in pre-cycle, become 78,13% in 1st cycle; (2) students’ learning achievement with avarage score 68,09 in pre-cycle, become 77,97 in 1st cycle, and 82,19 in 2nd cycle.Keywords: learning creativities, learning achievement, jigsaw
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RPP MELALUI SUPERVISI AKADEMIK BERKELANJUTAN DENGAN MODEL SUPERVISI KLINIS Endang Titik Lestari, Endang Titik Lestari
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Endang Titik LestariABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP di SD Negeri 2 Borokulon. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti, kepala sekolah lain dan pengawas. Penelitian ini meneliti tentang kompetensi guru dalam menyusun RPP. Subjek penelitian adalah guru-guru di SD Negeri 2 Borokulon UPT Dikbudpora Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo yang berjumlah 8 orang, terdiri dari 2 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Tindakan ini dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu Planning (Perencanaan), Acting (Pelaksanaan), Observasi (Pengamatan), dan Reflecting (Refleksi). Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi, dan telaah RPP. Teknik analisis data yang digunakan adalah rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam menyusun RPP di SD Negeri 2 Borokulon UPT Dikbudpora Kecamatan Banyuurip semester I tahun pelajaran 2015/2016. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata telaah RPP pada pra siklus 74,80, meningkat pada siklus I nilai rata-rata kompetensi guru berdasakan telaah RPP yang disusunnya menjadi 87,29, dan pada siklus II nilai rata-rata kompetensi hasil telaah RPP meningkat menjadi 93,65.Kata Kunci: Kompetensi Guru, RPPThe purpose of this research is to improve teacher competence in preparing RPP in SD Negeri 2 Borokulon. The research conducted is a school action research conducted collaboratively between researchers, other principals and supervisors. This study examines the competence of teachers in preparing RPP. Research subjects were teachers in SD Negeri 2 Borokulon UPT DikbudporaBanyuurip District Purworejo District, which amounted to 8 people, consisting of 2 men and 6 women. This action is carried out two cycles, each cycle consists of 4 stages of Planning (Planning), Acting (Implementation), Observation (Observation), and Reflecting (Reflection). The research instrument used to collect data in the form of observation sheet, and RPP study. Data analysis techniques used are averages and percentages. The results showed that the competence of teachers in preparing the RPP in SD Negeri 2 Borokulon UPT Dikbudpora District Banyuurip semester 1 of the 2015/2016 lesson year. This is indicated by the Endang Titik Lestari adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Kepala Sekolah SD Negeri 2 Borokulon.Jurnal Sosialita, Vol. 9, No.1, Maret 2017 Endang, Peningkatan Kompetensi…176increase of average value of RPP study in pre cycle 74,80, increase in cycle I the average value of teacher competence based on RPP study compiled into 87.29, and in cycle II the average value of competency of the results of RPP increased to 93.65.Keywords: teacher competence, RPP
PENINGKATAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VI DENGAN METODE PETA PIKIRAN (MIND MAP) Ariyanto, Ariyanto; SALAMAH, SALAMAH
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ariyanto dan SalamahABSTRAKTujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPS siswa melalui metode peta pikiran (mind map). Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Purbayan dengan jumlah 23 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan adalah kriteria ketuntasan minimal (KKM) diperoleh 75% siswa dengan KKM ≥70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mind map dapat meningkatkan: (1) jumlah siswa yang mencapai KKM dari 4 siswa (17%) di prasiklus, menjadi 16 siswa (70%) di siklus I dan 21 siswa (91%) di siklus II; (2) motivasi siswa berkategori baik dari 1 siswa (4%) di prasiklus, menjadi 4 siswa (17%) kategori baik dan 3 siswa (13%) kategori sangat baik di siklus II serta 16 siswa (70%) kategori baik dan 3 siswa (13%) kategori sangat baik di siklus II.Kata Kunci: Motivasi, prestasi belajar IPS, mind mapThe aims of this research are to increase students’ motivation and achievement in learning IPS through mind map method. Research subjects are 23 students of 4th grade at SD Negeri Purbayan. This research is classroom action research with 2 cycles; consist of planning, acting, observation, and reflection. Data collecting techniques use observation, questioners, test, interview, and documentation. The data analyzed using descriptive quantitative and qualitative method. Achievement criteria is minimal completeness criteria (KKM) that gotten by 75% students with KKM ≥70. The results of research show that by using mind map can increase: (1) the amount of students who can reach KKM from 4 students (17%) in pre-cycle, become 16 students (70%) in 1st cycle and 21 students (91%) in 2nd cycle; (2) students’ motivation from 1 student (4%) with good category in pre-cycle, become 4 students (17%) with good category and 3 students (13%) with the best category in 1st, then 16 students (70%) with good category and 3 students (13%) with the best category in 2nd cycle.Keywords: Motivation, IPS learning achievement, mind map
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE INQUIRY PADA SISWA KELAS V SD WINONGO KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2017 sumaryatun, sumaryatun
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SumaryatunABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa melalui penerapan metode pembelajaran inquiry pada siswa kelas V SD Winongo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Winongo Kasihan Bantul. Penelitian dilakukan di SD Winongo pada bulan Januari–Maret 2017 semester genap tahun pembelajaran 2016/2017. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Lembar Kegiatan Siswa (LKS), lembar observasi, angket, dan soal tes formatif. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I hingga siklus II dengan menggunakan metode pembelajaran inquiry. Pada siklus I, keberhasilan tindakan terhadap motivasi belajar siswa sebesar 71,13%, dikategorikan cukup, dan rata-rata hasil belajar pada akhir siklus I, adalah 75,18 dengan ketuntasan klasikal 68,18%. Pada siklus II, keberhasilan tindakan terhadap motivasi siswa sebesar 79,13%, dikategorikan baik, sedangkan dari hasil belajar siswa rata-rata kelas mencapai 81,8 dengan ketuntasan klasikal 86,36%. Hasil yang dicapai pada siklus II telah mencapai kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan, yakni 80% siswa dengan KKM ≥75.Kata kunci: Motivasi belajar, prestasi belajar, dan metode inquiryThis research aims to increase students’ learning motivation and achievement through inquiry learning method. This research is classroom action research with 22 students of 5th grade of SD Winongo Kasihan Bantul. This research was done around Januaryi–March 2017 in 2nd semester, 2016/2017 academic year. The collecting data by students’ activities sheet (LKS), observation sheet, questioners, and formative test. The data analyzed by using descriptive quantitative. The results of research show that students’ learning achievement increase from 1st cycle into 2nd cycle through inquiry learning method. In 1st cycle, the achievement of the action for students’ learning motivation around 71,13%, for enough category, and learning outcome rate in the end of 1st cycle is 75,18 with classical completeness 68,18%. Then in 2nd cycle, the achievement of the action for students’ motivation around 79,13% for good category, and learning outcome rate is 81,8 with classical completeness 86,36%. The results in 2nd cycle have reached achievement criteria for this research, are 80% of students have KKM ≥75.Keywords:learning motivation, learning achievement, dan inquiry method
KEMAMPUAN GURU MENDESAIN DAN MENGIMPLEMENTASIKAN PENILAIAN OTENTIK PADA PEMBELAJARAN IPS Hamzah Fathullah, Hamzah Fathullah; SUNARTI, SUNARTI
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

amzah Fathullah dan SunartiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kemampuan guru mendesain penilaian otentik; (2) mengetahui kemampuan guru mengimplementasikan penilaian otentik; dan (3) menemukan kendala yang dihadapi guru IPS saat mendesain dan mengimplementasikan penilaian otentik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di MTs Negeri Kaliangkrik dengan subjek penelitian adalah guru IPS. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan guru mendesain penilaian otentik dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu penentuan standar, pedoman model penilaian, pembuatan rubrik; (2) kemampuan guru mengimplementasikan penilaian otentik pada mata pelajaran IPS di MTs Negeri Kaliangkrik dilakukan dengan beberapa model penilaian, yaitu penilaian kinerja, wawancara lisan, penilaian diri, penilaian antarteman sejawat, pertanyaan terbuka, penilaian tertulis, penilaian portofolio; (3) kendala yang dihadapi adalah kendala berkaitan dengan waktu, sarana prasarana, serta pemahaman guru tentang penilaian otentik dan pemahaman siswa mengenai tugas-tugas otentik. Adapun upaya yang dilakukan untuk menghadapi kendala, adalah menambah jam pelajaran khusus, membawa peralatan sendiri berkaitan dengan sarana prasarana yang belum tersedia di sekolah, mengikutsertakan guru diklat atau workshop tentang penilaian otentik dan memberikan penjelasan mengenai tugas-tugas otentik kepada siswa.Kata kunci: model penilaian, penilaian otentik, kemampuan guruThis research aims to: (1) know the teachers’ ability to design authentic assessment; (2) know teachers’ ability to implement authentic assessment; and (3) determine teachers’ constraints in designing and implementing authentic assessment in social science (IPS). This research is qualitative research which done in MTs Negeri Kaliangkrik with social science teachers as subject of research. The data is collected by interview and observation. The data is analyzed by Miles and Huberman analysis. The results of this research show that: (1) teachers’ ability in designing authentic assessment through several steps, are standard setting, assessment model guidelines, making a rubric; (2) teachers’ ability in implementing authentic assessment for social science (IPS) at MTs Negeri Kaliangkrik through several assessments, are performance assessment, Hamzah Fathullah adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Sunarti adalah Dosen Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 9, No.1, Maret 2017 Fathullah dan Sunarti, Kemampuan Guru …28interview, self-assessment, colleague assessment, open questions, written assessment, portfolio assessment; (3) teachers’ constraints are related to the time, infrastructures, and teachers’ understanding about authentic and students’ understanding about authentic tasks. Meanwhile, the way for overcoming the constraints are adding special hours of lessons, bringing own tools which are not in school, including teachers in training or workshop about authentic assessment and giving explanation to students about authentic tasks.Keywords: assessment model, authentic assessment,teachers’ ability
PENINGKATAN PARTISIPASI DAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE SIMULASI Novianti, Novianti; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novianti dan KodiranABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kasihan Bantul melalui metode simulasi tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data partsisipasi belajar dengan menggunakan lembar observasi dan angket untuk siswa, hasil belajar ekonomi dengan tes. Metode analisis data adalah deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan rata-rata aktivitas belajar mata pelajaran ekonomi siswa dari prasiklus ke siklus 1 sebesar 4,62%, dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 2,71%, dari siklus 2 ke siklus 3 sebesar 3,67%. Rata-rata nilai hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa juga mengalami peningkatan dari prasiklus ke siklus 1 sebesar 5,32, dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 4,29, dan dari siklus 2 ke siklus 3 sebesar 2,04. Siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada prasiklus sebanyak 20 siswa, siklus 1 sebanyak 24 siswa, siklus 2 sebanyak 27 siswa, dan siklus 3 sebanyak 30 siswa.Kata kunci: Metode simulasi, partisipasi belajar, prestasi belajar, pelajaranekonomiThe aims of this research are to increase students learning participation and achievement in learning economics for 9th grade students of IPS in SMA Negeri 1 Kasihan Bantul, 2015/2016 academic year through simulation method. This research is classroom action research. The subjects of this research are 31 students. Economics learning participation data are collected by observation sheet and questioners, then economics learning achievement are collected by test. Meanwhile, data analyzed by descriptive quantitative with percentage. The results of this research show that there are the increasing of students’ economics learning activities rate from pre-cycle to 1st cycle is 4,62%, from 1st cycle to 2nd cycle is 2,71%,and from 2nd to 3rd cycle is 3,67%. Then, there are the increasing of students economics learning achievement rate from pre-cycle to 1st cycle is 5,32, from 1st cycle to 2nd cycle is 4,29, and from 2nd to 3rd cycle is 2,04. There are 20 students can reach minimal completeness criteria (KKM) in pre-cycle, 24 students in 1st cycle, 27 students in 2nd cycle, and 30 students in 3rd cycle.Keywords: Simulation method, learning participation, learning achievement, economics.
REKONSTRUKSI SEJARAH DAN PERKEMBANGAN KESENIAN BUNDHENGAN DI WONOSOBO (Suatu Tinjauan Konservasi Budaya Lokal) Rinto Budi Santoso, Rinto Budi Santoso
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rinto Budi SantosaABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) sejarah kesenian tradisional Bundhengan di Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo tahun 1998-2010; (2) bentuk pertunjukan kesenian Bundhengan di Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo; dan (3) upaya pelestarian kesenian tradisional Bundhengan di Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan langkah heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitataif. Hasil penelitian adalah: (1) sejarah kesenian Bundhengan, berawal dari kebiasaan pengembala bebek ketika mengusir rasa jemu saat menggembala. Mereka menempatkan serat ijuk dan batang bambu di kowangan yang mereka kenakan, ternyata menghasilkan bunyi yang mirip dengan suara gamelan walau dengan suara sumbang, kemudian disebut dengan Bundhengan (bunyi sengau). Kesenian Bundhengan pertama diperkenalkan oleh Barnawi, kemudian populer di kalangan masyarakat untuk mengisi acara hiburan. Sejak tahun 2010, Barnawi meninggal dunia, kesenian Bundhengan mengalami mati suri. (2) Bentuk kesenian Bundhengan, dipentaskan oleh 4 personil, 1 orang sebagai pemain kowangan (nayogo), 1 orang penyanyi (sinden), dan 2 orang penari Lengger Topeng. (3) Upaya melestarikan kesenian Bundhengan oleh masyarakat dengan mendukung kelompok kesenian Bundhengan “Lengger Punjen” yang baru muncul di tahun 2015. Pemda Wonosobo mengikutsertakannya pada acara karnaval, festival, dan undangan pertunjukan di berbagai objek wisata di Wonosobo dan Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo.Kata Kunci: Sejarah, perkembangan, dan kesenian BundhenganThe research objectives are to determine: (1) the history of Bundhengan traditional art in Maduretno, Kalikajar, Wonosobo on 1998-2010; (2) the form of Bundhengan performing art in Maduretno, Kalikajar, Wonosobo; and (3) the conservation of Bundhengan traditional art in Maduretno, Kalikajar, Wonosobo. This research uses historical method with following steps, are heuristic, verification, interpretation, and historiography. Data analysis is performed using qualitative descriptive. The Results of research are: (1) the history of Bundhengan, originated from the habit of ducks herders, when bored while herding, they put fiber fibers and bamboo rods Rinto Budi Santosa adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 9, No.1, Maret 2017 Santosa, Rekonstruksi Sejarah dan …58in their Kowangan, it makes a sound like gamelan eventhough the sound is discordant. Then, it’s called Bundhengan (nasal). Bundhengan was introduced by Barnawi firstly and then popular in public for entertainment events. In 2010, Barnawi died, art Bundhengan experiencing torpor. (2) Bundhengan performed by 4 personnels, 1 person as kowangan player (nayogo), 1 person as singer (sinden), and 2 person as Lengger Topeng dancers. (3) The preserving efforts of Bundhengan by supporting Bundhengan groups, "Lengger Punjen" since 2015. Then, Wonosobo District Government allowed Bundhengan performed at the carnival, festivals, and invitations.Keywords: History, development, Bundhengan
PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI METODE JIGSAW PADA SISWA KELAS VI SD Rokhmat Nurhadi, Rokhmat Nurhadi; Sri Pawiti, Sri Pawiti
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokhmat Nurhadi dan Sri PawitiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar melalui metode jigsaw pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Peniron Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen. Jenis penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Subjek penelitian ini berjumlah 20 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) melalui penerapan metode jigsaw dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas VI SD, yang ditunjukkan dengan kategori minat belajar baik dan sangat baik yang dicapai pada prasiklus 25%, meningkat pada siklus I 40%, siklus II 55%, dan siklus III menjadi 85%; (2) melalui penerapan metode jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD, yang ditunjukkan dengan jumlah siswa yang mencapai KKM pada prasiklus 20%, meningkat pada siklus I 45%, siklus II 65%, dan siklus III menjadi 100%.Kata kunci: minat, hasil belajar, jigsawThe aims of this research are to increase learning interest and outcomes of 4th grades students of elementary school through jigsaw method. This classroom action research is in SD Negeri 3 Peniron Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen. The subjects of this research are 20 students. Then, this research is conducted in 4 steps, are planning, action, observation, and reflection. The data collecting technique use observation, test, and field notes with descriptive quantitative to percentage as data analysis technique. The results of research showed that: (1) through jigsaw method can increase students’ learning interest that shown by both good and excellent category are 25 % in pre-cycle, become 40 % in 1st cycle, 55 % in 2nd cycle, and 85 % in 3rd cycle; (2) through jigsaw method can increase students’ learning outcomes that shown by students who reach KKM, are 20 % in pre-cycle, become 45 % in 1st cycle, 65 % in 2nd cycle, and 100 % in 3rd cycle.Keywords: Interests, learning outcomes, jigsaw method

Page 2 of 3 | Total Record : 28