cover
Contact Name
Maman Lesmana
Contact Email
maman.lesmana@ui.ac.id
Phone
+628159095175
Journal Mail Official
maman.lesmana@ui.ac.id
Editorial Address
Building 7, Faculty of Humanities, Kampus UI Depok, Indonesia 16424Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Multikultura
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 29634199     EISSN : 29634199     DOI : -
MULTIKULTURA accepts articles on various issues in the humanities, including philosophy, literature, archaeology, linguistics, history, library and information technology and area studies from various cultures in the world through a double-blind peer-review process.
Articles 162 Documents
IMPAK FENOMENA HONJOK TERHADAP PERAN GENDER PEREMPUAN DI KOREA SELATAN Costrani, Sierra Nindya; Burhan, Ph.D, Amelia
Multikultura Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Honjok adalah bentuk gaya hidup seseorang untuk memilih hidup secara independen dan bebas dalam berkeputusan yang menyangkut kehidupannya, misalnya dalam melakukan kegiatan sehari-hari dan menikmati waktu luang. Sementara itu, peran gender perempuan di Korea Selatan terus memberikan tekanan kepada perempuan seperti dalam membuat pilihan hidup untuk menikah, lalu setelah menikah untuk memiliki anak, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, mengurus keluarga, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Honjok digunakan oleh perempuan sebagai cara untuk membebaskan diri dari peran gender perempuan di Korea Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan teknik studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena Honjok berkontribusi dalam pembebasan perempuan dari peran gender di Korea Selatan. Peran gender terhadap perempuan sangat membatasi pergerakan seorang perempuan, maka perempuan dengan gaya hidup Honjok akan lebih bebas mengembangkan dirinya karena dapat secara mandiri memutuskan segala hal untuk dirinya tanpa perlu mengindahkan ekspektasi masyarakat.
REPRESENTASI BENTUK TUBUH IDEAL WANITA DI BELANDA PADA AKHIR TAHUN 1980-AN MENURUT MAJALAH LIBELLE TAHUN 1987 HINGGA 1989 Soehardjo, Maria; Muhammad Nugraha, Fajar Muhammad
Multikultura Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana Majalah Libelle merepresentasikan bentuk tubuh 'ideal' perempuan pada akhir tahun 1980-an di Belanda. Analisis artikel, iklan, dan visual, dilakukan untuk mengungkapkan gagasan mengenai ukuran tubuh dan penampilan wanita yang dipromosikan oleh majalah tersebut. Penelitian ini akan menganalisis mengenai bentuk tubuh wanita yang ditampilkan dalam Majalah Libelle edisi tahun 1987 hingga 1989. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana standar kecantikan untuk tubuh ideal di Belanda pada tahun akhir 1980-an direpresentasikan oleh Majalah Libelle edisi tahun 1987 hingga 1989. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan teori representasi oleh Stuart Hall tahun 1997, dibantu dengan konsep femininitas. Hasil penelitian menunjukkan bentuk tubuh ideal yang direpresentasikan umumnya memiliki tubuh yang ramping. Selain itu banyak artikel yang memberikan tips olahraga untuk membuat tubuh menjadi ramping. Penelitian ini menunjukan jika tubuh yang direpresentasikan oleh Majalah Libelle memberikan gambaran bentuk tubuh wanita ideal yang ramping dan bugar. Hal ini ditunjukan dari artikel dalam majalah yang menggunakan model wanita ramping dan artikel yang membahas tips-tips kebugaran seperti olahraga, pola makan yang sehat dan diet.
PENGGUNAAN ABCD MODEL PADA BUKU NIEUW CONTACT! NEDERLANDS VOOR ANDERSTALIGEN DEEL 1 (TEKSTBOEK) Prasetyo, Catur; Gustinelly, Eliza
Multikultura Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran bahasa asing merupakan proses yang membutuhkan pendekatan-pendekatan yang sesuai. Pendekatan komunikatif menjadi salah satu pendekatan yang paling banyak digunakan pada buku ajar maupun praktik pengajaran dalam kelas. Pendekatan komunikatif menerapkan pengurutuan tahapan belajar melalui suatu model yaitu Het ABCD Model oleh Neuner (1981). Model ini terdiri dari empat fase, yaitu fase A, fase B, fase C, dan fase D. Penelitian ini membahas model ABCD yang terdapat pada buku ajar Tekstboek Nieuw Contact! Nederlands voor Anderstaligen Deel 1. Penelitian ini menganalisis latihan dari bab satu hingga lima belas pada tekstboek, lalu dikelompokkan berdasarkan fase yang terjadi melalui tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan-latihan pada buku ajar Tekstboek Contact! Deel 1 menggunakan Het ABCD Model dengan bentuk fase yang berbeda-beda pada setiap babnya. Bab satu hingga lima menyajikan fase reseptif hingga produktif. Terdapat fase-fase yang ditemukan tidak berurutan, walaupun begitu fase tersebut saling berkaitan dalam proses pengajaran bahasa asing, khususnya bahasa Belanda.
ANALISIS PENYEBAB PENURUNAN ANGKA KELAHIRAN DI TIONGKOK 2017-2023 Grimbert, Frodewald; Roring, Albert P. J.
Multikultura Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama 7 tahun terakhir, Tiongkok sedang menghadapi penurunan angka kelahiran yang cukup signifikan. Pada tahun 2023, Tiongkok tidak lagi menduduki peringkat sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia. Mengamati keseriusan masalah ini, peneliti tertarik untuk menyelidiki faktor-faktor yang menyebabkan penurunan angka kelahiran yang signifikan di Tiongkok dari 2017 hingga 2023. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh kebijakan pemerintah, perubahan sosial budaya, dan faktor ekonomi terhadap tren kelahiran dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dari data sekunder seperti lembaga pemerintah, laporan statistik, kajian literatur, dan laporan berita. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan seperti Kebijakan Satu Anak berkontribusi terhadap penurunan angka kelahiran. Faktor-faktor ekonomi seperti harga perumahan yang tinggi, biaya membesarkan anak yang tinggi, peningkatan pengangguran anak muda, dan perubahan sosial seperti urbanisasi dan peningkatan partisipasi wanita dalam angkatan kerja juga berkontribusi terhadap penurunan angka kelahiran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pembaca serta pandangan baru bagi para penyusun kebijakan untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam mengatasi penurunan angka kelahiran di Tiongkok.
PESANTREN TRADISIONAL DAN MASYARAKAT PERKOTAAN: KEBERTAHANAN PESANTREN DAARUL ISHLAH, JAKARTA SELATAN Fairus, Ahmad; Rahman, Suranta Abdul
Multikultura Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren Daarul Ishlah adalah salah satu lembaga pendidikan Islam yang mengikuti tradisi salafiyah. Pesantren ini berfokus pada pengajaran al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama Islam serta mengacu pada sumber-sumber klasik seperti kitab-kitab kuning sebagai pokok materi pembelajarannya. Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor apa yang melatarbelakangi kebertahanan Pondok Pesantren Daarul Ishlah di tengah era modernisasi pendidikan Islam saat ini. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan observasi serta wawancara sebagai metode penelitian kualitatif. Teori yang diadopsi melibatkan teori “Tradisi Santri” yang dikembangkan oleh Zamakhsyari Dhofier dalam bukunya yang berjudul “Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai” yang dapat memberikan pemahaman mendalam tentang kebertahanan dan keberlanjutan pondok pesantren. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat lima belas faktor yang melatarbelakangi Pondok Pesantren Daarul Ishlah dapat tetap bertahan di tengah era modernisasi pendidikan Islam. Pertama, faktor kepemimpinan (kiai). Kedua, pembebasan biaya. Ketiga, klasifikasi kemampuan santri. Keempat, metode pembelajaran. Kelima, sistem nilai yan dianut. Keenam, mengikuti ajaran ulama salaf. Ketujuh, berpakaian sarung dan kopiah. Kedelapan, konsep ruh al-jihad dan keikhlasan. Kesembilan, proses rekruitmen guru atau ustaz. Kesepuluh, rutinnya pemberian nasihat. Kesebelas, nilai keteladanan. Kedua belas, suasana pondok pesantren. Ketiga belas, penyebaran informasi. Keempat belas, mengabadikan nama pondok pesantren. Terakhir, yang kelima belas yaitu masyarakat.
ADJEKTIVA RANAH ‘SUHU RENDAH’ PADA PRAKIRAAN CUACA MUSIM DINGIN MEDIA WEERONLINE Huwaida, Cika Talitha; Djarwo, Andrea Pradsna Paramita
Multikultura Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada prakiraan cuaca musim dingin Belanda oleh media Weeronline, terdapat variasi adjektiva bermakna ‘suhu rendah’ untuk menggambarkan kondisi musim dingin, yang seringkali menimbulkan pengertian serupa antara satu dan lainnya. Dengan korpus berupa prakiraan cuaca musim dingin 2023/2024 oleh Weeronline, penelitian ini menelaah komponen makna serta relasi makna pada adjektiva bermedan makna ‘suhu rendah’. Penelitian ini bertujuan memberikan paparan untuk memperjelas adjektiva beranah ‘suhu rendah’. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil akhir menunjukkan terdapat variasi adjektiva pada korpus, yaitu fris atau ‘segar’, guur ‘dingin menusuk’, koud ‘dingin’, mild ‘sedang’, zacht ‘sejuk’, nat ‘basah’, dan somber ‘suram’. Dengan analisis komponen makna, terlihat pembeda masing-masing kata terkait dengan kondisi, unsur, bidang penggunaan, dan suhu. Lebih lanjut lagi, terdapat relasi oposisi kutub yang dapat menggambarkan lima tingkatan kata dimulai pada urutan kata bermakna suhu cenderung hangat hingga yang lebih rendah, dengan urutan: zacht, mild, fris, koud, dan guur. Selain itu, ditemukan kata dengan frekuensi pemakaian tertinggi pada prakiraan cuaca musim dingin Weeronline 2023/2024, yaitu zacht. Penemuan tersebut mengindikasikan musim dingin di Belanda pada periode tersebut bersuhu lebih hangat dibandingkan biasanya.
ANALISIS TOPIK DAN TREN PENELITIAN CIREBON DENGAN PENDEKATAN VOSVIEWER Sutisna, Nanang
Multikultura Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengidentifikasi dan menganalisis topik utama dan tren penelitian yang muncul di Cirebon dan sekitarnya menggunakan VOSviewer sebagai alat untuk analisis bibliometrik. Data yang digunakan dalam makalah ini mencakup publikasi ilmiah yang relevan dengan studi wilayah Cirebon. Analisis ini memerlukan eksplorasi hubungan jaringan antara kata kunci, kelompok topik, dan penilaian kekuatan dan frekuensi kemunculan istilah kunci dalam literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa topik 'Cirebon' mendominasi kumpulan data. Hal ini mencerminkan minat yang signifikan terhadap penelitian yang terkait dengan wilayah ini. Selain itu, simpul seperti 'studi' dan 'penelitian' ditemukan sangat lazim, yang menunjukkan fokus yang kuat pada penelitian dan aspek studi. Ada juga pembagian yang jelas dalam kelompok topik, dengan beberapa kelompok menyoroti tema-tema seperti budaya, pembangunan, dan dampak sosial-ekonomi di Cirebon. Temuan ini memberikan wawasan berharga tentang tren penelitian yang berlaku dan membantu mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur yang ada. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi para peneliti dan pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi penelitian yang lebih terfokus dan relevan untuk Cirebon. Hal ini menunjukkan potensi VOSviewer sebagai alat yang efektif untuk melakukan dan memvisualisasikan analisis data bibliometrik guna lebih memahami dinamika penelitian, terutama dalam konteks geografis tertentu.
DINAMIKA KEHIDUPAN SOSIAL BELANDA DEPOK DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA LELUHURNYA PERIODE 1913-1945 Zahra, Amanda Uma; Muhammad Nugraha, Fajar Muhammad
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cornelis Chastelein membeli tanah di daerah Depok dan mempekerjakan budak yang ia merdekakan untuk membentuk kehidupan komunitas sosial yang berpemerintahan mandiri. Sepeninggal Cornelis Chastelein, harta kekayaannya diwarisi sepenuhnya oleh para pengikutnya. Melalui pewarisan ini kemudian budaya Depok mulai berkembang. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap proses terbentuknya Kaum Depok, budaya yang mereka anut, serta identitas yang melekat pada mereka dalam periode 1913-1945. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis, terbagi dalam empat langkah, yakni Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi sumber primer, seperti arsip, dokumen foto, dan surat-surat pribadi Cornelis Chastelein, serta sumber sekunder, seperti buku-buku sejarah, artikel jurnal, dan penelitian sebelumnya. Penelitian isi menunjukkan bahwa pembentukan kota Depok tidak terlepas dari peran Cornelis Chastelein yang tidak hanya memperkenalkan agama Kristen Protestan tetapi juga mewariskan kekayaannya, gaya hidup Belanda, dan tradisi khas yang sampai saat ini masih sering dilakukan oleh pengikutnya. Kelompok ini terus berkembang, mempertahankan gaya hidup ala Cornelis Chastelein, sehingga dikenal dengan julukan Belanda Depok.
PENGELOLAAN ARSIP DIGITAL PRIBADI: STUDI KASUS MAHASISWA MANAJEMEN REKOD DAN ARSIP UI Fauziah, Asma Zulfa; Lawanda, Ike Iswary
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu menghasilkan arsip dalam kehidupan sehari-sehari, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Pengelolaan arsip digital pribadi sangat penting untuk dilakukan demi menjaga informasi dapat tetap diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pengelolaan arsip digital pribadi serta tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa Manajemen Rekod dan Arsip Universitas Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus oleh mahasiswa MRA yang aktif melakukan Personal Digital Archiving (PDA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah menerapkan langkah-langkah PDA seperti pengumpulan, penilaian, pendeskripsian, penyimpanan, dan pemeliharaan arsip digital pribadi mereka dengan efektif. Layanan cloud seperti Google Drive, OneDrive, iCloud, dan Dropbox digunakan untuk memudahkan penyimpanan dan backup data. Namun, mahasiswa menghadapi tantangan seperti kurangnya disiplin dalam backup rutin dan kekhawatiran terhadap keamanan data. Penelitian ini menekankan pentingnya mempelajari teknologi dalam pengelolaan arsip digital pribadi untuk memastikan aksesibilitas dan keamanan jangka panjang.
TEMA KORUPSI DALAM DUA PUISI PENYAIR PALESTINA, IBRAHIM TOUQAN Istiqomah, Nur Hidayati
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya sastra dalam genre puisi telah eksis sejak dulu dan sampai saat ini pun masih digandrungi oleh para sastrawan. Tak heran, penelitian tentang puisi pun banyak dilakukan. Penelitian ini akan mengkaji tema korupsi dalam dua puisi Ibrahim Touqan, karena korupsi merupakan masalah universal yang ada di berbagai negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan stilistika Arab dan teori isotopi, serta metode analisis komponen makna yang dikemukakan oleh Kempson. Adapun, dalam pengumpulan data, digunakan teknik studi pustaka. Tujuan utama dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk korupsi seperti apa yang terdapat pada kedua puisi Ibrahim Touqan, serta menganalisis dan mengidentifikasi unsur-unsur stilistika yang mendukung tema tersebut. Hasil analisis mengungkapkan tema korupsi ditampilkan melalui kritik terhadap tindakan pengkhianatan dan ketamakan para pemimpin yang memanfaatkan kekuasaan untuk keuntungan pribadi, sementara kesejahteraan rakyat diabaikan. Keberhasilan Touqan dalam mengangkat tema korupsi terletak pada kemampuannya menggunakan diksi yang tajam untuk memperkuat pesan moral dan meningkatkan kesadaran pembaca tentang dampak buruk korupsi.

Page 3 of 17 | Total Record : 162