cover
Contact Name
Lanang Riyadi
Contact Email
lanangriyadi@gmail.com
Phone
+6285318182780
Journal Mail Official
kolektifjp3@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gerlong Tonggoh Raya No. 6, Gegerkalong, Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran
Published by CV ALFA EDU KARYA
ISSN : 3063637X     EISSN : 30636949     DOI : https://doi.org/10.70078/kolektif.v1i1
Core Subject : Education,
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran merupakan jurnal open-access dan peer-reviewed yang diterbitkan empat (4) kali dalam setahun, yakni pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Isi jurnal dikelola oleh Diskresi Publishing yang berada diterbitkan oleh CV ALFA EDU KARYA. KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran hadir untuk memberikan ruang bagi para Akademisi, Peneliti, maupun Praktisi dalam menyalurkan berbagai pengetahuan dan keilmuannya melalui artikel ilmiah yang orisinil; baik yang berasal dari hasil penelitian, pengembangan, serta telaah literatur dalam Pendidikan bidang keilmuannya. KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran adalah jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian, pengembangan, dan telaah literatur ilmiah dalam Pendidikan bidang keilmuannya. Jurnal ini mencakup artikel penelitian, ulasan, laporan kasus, artikel konseptual, serta kebijakan, termasuk di antaranya: Filosofi dan Konsep Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Metode Pengajaran dan Pembelajaran Model Pembelajaran Evaluasi Pembelajaran Teknologi dan Media Pembelajaran Isu-isu terbaru Pendidikan yang berlangsung dalam sektor formal, nonformal, maupun informal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2025): March" : 5 Documents clear
Metode Pembelajaran Ansambel Rekorder di Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan Arafat, Yoga; Yensharti, Yensharti
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.57

Abstract

Pembelajaran ansambel rekorder di kelas X TJKT SMK Muhammadiyah 1 Padang masih menghadapi tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka Belajar. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa; namun, dalam praktiknya, guru masih menggunakan metode konvensional yang terstruktur dan berpusat pada pengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran ansambel rekorder yang diterapkan guru serta kesesuaiannya dengan prinsip Kurikulum Merdeka Belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan tiga metode dalam pembelajaran, yaitu ceramah, demonstrasi, dan kerja kelompok. Meskipun metode ini membantu siswa dalam memahami materi dan meningkatkan keterampilan bermain rekorder, penerapannya masih kurang sesuai dengan esensi Kurikulum Merdeka Belajar karena guru tetap menjadi pusat perhatian dalam pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara konsep kurikulum dan implementasi di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan metode pembelajaran yang lebih inovatif agar selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka Belajar, sehingga siswa dapat lebih mandiri dan aktif dalam proses pembelajaran. Learning Methods for Recorder Ensemble in Class X Vocational High School The recorder ensemble learning in class X of the Muhammadiyah 1 Padang Vocational School still faces challenges in the implementation of the Independent Learning Curriculum. This curriculum emphasizes more flexible and student-centered learning; however, in practice, teachers still use structured conventional methods that are teacher-centered. This study aims to analyze the recorder ensemble learning methods applied by teachers and their alignment with the principles of the Independent Learning Curriculum. The research method used is qualitative with a descriptive approach, where data is collected through literature studies, observations, interviews, and documentation. The results show that teachers use three methods in teaching: lectures, demonstrations, and group work. Although these methods help students understand the material and improve their recorder playing skills, their implementation is still less aligned with the essence of the Independent Learning Curriculum because teachers remain the focal point in the learning process. This indicates a gap between the curriculum concept and its implementation in the field. Therefore, efforts are needed to enhance the understanding and application of more innovative teaching methods to align with the principles of the Independent Learning Curriculum, enabling students to be more independent and active in the learning process. Keywords: Learning Methods, Recorder Ensemble, Merdeka Curriculum.
Proses Pembelajaran Alat Musik Ritmis di Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Yaza, Linshi Fetu; Maestro, Esy
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembelajaran alat musik ritmis berbasis Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 7 Padang, yang merupakan institusi pendidikan seni pertunjukan dengan latar belakang budaya Minangkabau. Latar belakang permasalahan mencakup rendahnya penguasaan materi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik, di mana peneliti melakukan observasi selama empat pertemuan untuk mendeskripsikan fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun siswa menunjukkan antusiasme yang bervariasi, banyak dari mereka masih mengalami kesulitan dalam memahami teknik bermain alat musik ritmis. Keterlibatan siswa dipengaruhi oleh metode pengajaran yang digunakan, di mana metode yang interaktif dan menarik dapat meningkatkan motivasi dan kepuasan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran alat musik ritmis, diperlukan penerapan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan dukungan lingkungan belajar yang positif. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum dan praktik pendidikan musik di Indonesia, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan seni pertunjukan di masa depan. Learning Process of Rhythmic Instrument in Class XI Vocational High School This research aims to explore learning rhythmic musical instruments based on the Merdeka Curriculum at SMK Negeri 7 Padang, which is a performing arts education institution with a Minangkabau cultural background. The background of the problem includes low mastery of the material and student involvement in the learning process. The research method used is qualitative with an analytical descriptive approach, where researchers conducted observations for four meetings to describe the phenomena that occurred. The results showed that although students showed varied enthusiasm, many of them still had difficulties in understanding the technique of playing rhythmic musical instruments. Student engagement is influenced by the teaching methods used, where interactive and engaging methods can increase student motivation and satisfaction. This study concludes that to improve the effectiveness of learning rhythmic musical instruments, it is necessary to implement more innovative learning strategies and support a positive learning environment. The findings are expected to contribute to the development of music education curriculum and practice in Indonesia, as well as encourage the improvement of the quality of performing arts education in the future. Keywords: Learning, Rhythmic Instruments, Vocational High School, Merdeka Curriculum.  
Pelaksanaan Ekstrakurikuler Drum Band di Sekolah Menengah Pertama Zamri, Syafira Zazila; Maestro, Esy
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses kegiatan ekstrakurikuler drum band di SMP Negeri 28 Padang.  Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, menganalisis data, mendeskripsikan data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler drum band di SMP Negeri 28 Padang memiliki program kerja jangka pendek, program bulanan dan program tahunan, dengan cara pemilihan pemain dan materi latihan, serta penetapan rencana latihan. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler drum band di SMP Negeri 28 Padang meliputi proses latihan alat musik perkusi, latihan alat musik melodis dan latihan gabungan. Drum band pada SMP Negeri 28 Padang ditampilkan untuk kegiatan rutinitas sekolah yaitu penampilan drum band untuk kegiatan upacara bendera yang dilakukan pada setiap senin pagi dan melaksanakan upacara dalam memperingati hari-hari besar lainnya. Evaluasi pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler drum band SMP Negeri 28 Padang dilakukan saat setelah satu buah lagu selesai dibawakan saat latihan dan saat setelah penampilan. Kegiatan evaluasi dilakukan secara menyeluruh dari semua yang terlibat dalam kegiatan ekstralurikuler drum band SMP Negeri 28 Padang. Implementation of Extracurricular Drum Band at Junior High School This study aims to describe the process of drum band extracurricular activities at SMP Negeri 28 Padang. The type of research used is qualitative research with a descriptive method. The research instrument is the researcher himself and is assisted by stationery and cameras. Data were collected through literature studies, observations, interviews and documentation. The steps of analysing data are data collection, analysing data, describing data and concluding data. The results of the study show that the implementation of drum band extracurricular activities at SMP Negeri 28 Padang has a short-term work programme, a monthly programme and an annual programme, by selecting players and training materials, as well as determining the training plan. The implementation of drum band extracurricular activities at SMP Negeri 28 Padang includes the process of practising percussion instruments, practising melodic musical instruments and joint exercises. The drum band at SMP Negeri 28 Padang is displayed for school routine activities, namely drum band performances for flag ceremony activities which are carried out every Monday morning and carry out ceremonies in commemoration of other significant days. The evaluation of the implementation of extracurricular activities of the SMP Negeri 28 Padang drum band was carried out after one finished song was performed during rehearsal and after the performance. The evaluation activity was carried out thoroughly from all those involved in the extracurricular activities of the drum band of SMP Negeri 28 Padang. Keywords: Drum Band Extracurricular, Junior High School, Qualitative Approach.
Kegiatan Ekstrakurikuler Randai di Sekolah Menengah Pertama Tullah, Zaky Hidayat; Maestro, Esy
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler Randai di SMP Negeri 30 Padang. Ekstrakurikuler Randai dipilih sebagai objek penelitian karena merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang mengandung berbagai elemen seni tradisional. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun populasi adalah seluruh siswa SMP Negeri 30 Padang dari kelas VII, VIII, IX dan sampel sebanyak 37 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Randai di SMP Negeri 30 Padang mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh model pembelajaran dan strategi yang diterapkan oleh guru yang tepat serta dukungan fasilitas yang memadai. Guru telah melaksanakan kegiatan dengan baik, didukung dengan ketersediaan ruangan dan lapangan khusus untuk kegiatan kesenian, yang membuat siswa semakin antusias dalam mengikuti ekstrakurikuler Randai. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Randai di SMP Negeri 30 Padang tergolong baik. Meskipun demikian, terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk lebih meningkatkan minat siswa terhadap ekstrakurikuler ini, baik dari segi materi maupun metode. Randai Extracurricular Activities in Junior High School This study aims to determine and describe the Randai extracurricular activities at SMP Negeri 30 Padang. Randai extracurricular activities were chosen as the object of research because it is one of the Minangkabau cultural heritages that contains various traditional art elements. Data were collected through interviews with key informants, main informants, and additional informants. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. The population was all students of SMP Negeri 30 Padang from classes VII, VIII, IX and a sample of 37 students. The results showed that the implementation of Randai extracurricular activities at SMP Negeri 30 Padang experienced a significant increase. This is due to the learning model and strategies applied by the right teacher and adequate facility support. Teachers have carried out activities well, supported by the availability of special rooms and fields for artistic activities, which makes students more enthusiastic in participating in Randai extracurricular activities. Based on the research findings, it can be concluded that Randai extracurricular activities at SMP Negeri 30 Padang are classified as good. However, there are some things that need to be improved to further increase students' interest in this extracurricular activity, both in terms of material and methods. Keywords: Extracurricular, Randai, Junior High School.
Studi Kasus Tentang Penerapan Standar Pembelajaran Drum di CV llham Project Music School Jaiz, M.; Ferdian, Robby
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.61

Abstract

Pendidikan musik, khususnya pembelajaran drum, di CV Ilham Project Music School menghadapi tantangan dalam penerapan kurikulum yang sistematis dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standar pembelajaran yang diterapkan dan proses pembelajaran drum di sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dalam pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengajaran dilakukan dengan metode ceramah dan praktik, tidak adanya kurikulum yang jelas menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami materi. Pembelajaran yang dimulai dari mendengarkan lagu tanpa pengenalan alat musik dan teori yang memadai menghambat perkembangan siswa. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan standar pembelajaran yang lebih sistematis agar proses pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perbaikan dalam kurikulum dan metode pengajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran drum di CV Ilham Project Music School. Case Study on the Implementation of Drum Learning Standards at CV Ilham Project Music School Music education, particularly drum learning, at CV Ilham Project Music School faces challenges in implementing a systematic and structured curriculum. This study aims to analyze the learning standards applied and the drum learning process at the school. The research method used is a qualitative approach with a case study, where data is collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that although teaching is conducted through lecture and practice methods, the lack of a clear curriculum causes students to struggle in understanding the material. Learning that begins with listening to songs without adequate introduction to musical instruments and theory hinders student development. Therefore, it is essential to develop more systematic learning standards to ensure effective and efficient learning processes. This study recommends improvements in the curriculum and teaching methods to enhance the quality of drum learning at CV Ilham Project Music School. Keywords: Drum Learning, Learning Standards, Music Education, Case Study.

Page 1 of 1 | Total Record : 5