cover
Contact Name
-
Contact Email
afifrfauzi@ymail.com
Phone
+628990137739
Journal Mail Official
afifrfauzi@ymail.com
Editorial Address
Gg. Tempel, Karang Mulyo, Trimulyo, Kec. Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI)
ISSN : -     EISSN : 2829680X     DOI : 4(1)2025
Core Subject : Education,
JIPMI (Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) adalah jurnal yang diterbitkan di Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Jangkung. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun pada bulan Juni dan Agustus, dan Desember. Selanjutnya jurnal ini diterbitkan dalam satu versi yaitu online. Fokus jurnal ini berisi artikel penelitian mengenai: Desain kurikulum MI/SD Pembelajaran dalam MI/SD (Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, Pendidikan Agama Islam, Seni, dsb) Media pembelajaran dan atau alat peraga pendidikan dalam pembelajaran di MI/SD Metode, Strategi pembelajaran di MI/SD Kompetensi Guru MI/SD Inovasi Pembelajaran/Pendidikan dalam pembelajaran di MI/SD
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024): 2024" : 5 Documents clear
MODEL PJBL (PROJECT BASED LEARNING) UNTUK MEMAKSIMALKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA Arifani, Hilda
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) Vol. 3 No. 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Programe for International Student Assesment (PISA) tahun 2009 menunjukkan bahwapeserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-61 dengan skor 396 (skor rata-rataOECD 493), sedangkan PISA 2012 menunjukan peserta didik Indonesia berada padaperingkat ke-64 dengan skor 396 (skor rata-rata OECD 496), PISA 2015 berada padaperingkat-63 dengan skor 397 (skor rata-rata OECD 493) dan PISA 2018 menunjukkanpeserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-73 dengan skor 379 (skor rata-rataOECD 487). Paparan skor rata-rata uji literasi peringkat Indonesia menunjukanrendahnya keterampilan membaca peserta didik Indonesia. Hal tersebut membuktikanbahwa sistem pendidikan belum menggali secara penuh pengetahuan peserta didik secaramaksimal dan komprehensif. Literasi merupakan kemampuan peserta didik yangmeliputi pemahaman dasar yang harus dimiliki untuk menggali pengetahuan serta dapatmengaitkan di kehidupan sehari-hari sesuai dengan permasalahan yang dihadapi setiapindividu. Untuk memaksimalkan kemampuan literasi matematika pada peserta didik,penulis menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Artikel inibertujuan untuk mengetahui bahwa model Project Based Learning (PjBL) untukmemaksimalkan kemampuan literasi matematika dilihat dari sudut pandang kajianpustaka yang ada.
A IMPLEMENTATION OF DANCE EXTRACURICULARS IN FORMING THE CHARACTER OF STUDENT CONFIDENCE AND DISCIPLINE AT MI MUHAMMADIYAH 01 TODANAN: PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER SENI TARI DALAM MEMBENTUK KARAKTER PERCAYA DIRI DAN DISIPLIN SISWA DI MI MUHAMMADIYAH 01 TODANAN Dewi Permata Sari, Dewi; Rakanita Dyah Inesti; Yusuf
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) Vol. 3 No. 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to find out: (1) the implementation of dance extracurriculars in forming the self-confident and disciplined character of students at MI Muhammadiyah 01 Todanan Blora. (2) supporting and inhibiting factors in the implementation of dance extracurriculars in forming the self-confident and disciplined character of students at MI Muhammadiyah 01 Todanan Blora This research is a qualitative research, using field research (field research). The subjects of this study were madrasa teachers, dance instructors, and students. The primary sources were obtained from non-participant observations at MI Muhammadiyah 01 Todanan Blora and structured interviews with madrasa teachers, dance instructors, and students. Meanwhile, secondary sources were obtained from dance extracurricular documents and school history. The results of this study are: 1. Implementation of dance extracurriculars in shaping students' self-confidence and discipline. namely: A. Implementation of Dance Extracurriculars consisting of: 1) Planning stage, Butterfly dance extracurricular planning in consultation with MI Muhammadiyah 01 Todanan teachers. 2) The implementation stage, there are 5 stages of extracurricular dance implementation, namely explaining the purpose of body exercises and material, doing body exercises, entering the material stage, dividing students into several groups, and evaluating. B. The characters contained in the Dance Extracurricular are: the character of self-confidence and the character of discipline. 2. Factors inhibiting the implementation of extracurricular art dance (butterfly dance) in shaping the character of student self-confidence and discipline are as follows: A. The level of intelligence of students varies. B. Readiness of students. The supporting factors are as follows: Support fromstakeholder madrasah, partiesstakeholder MI provides full support for all dance extracurricular activities. Competent dance instructors and facilities in the form of costumes and equipment to support the extracurricular dance. Keywords: Extracurriculars, Dance, Butterfly Dance, Confident Character, Discipline Character.
Kesantunan Berbahasa Tindak Tutur Direktif pada Film Fiksi Anak dalam Kanal Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Seri Cerdas Berkarakter Muhammad Ulul Uluwwi
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) Vol. 3 No. 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketidaksantunan berbahasa banyak ditemukan di Indonesia, bahkan terjadi di lingkungan sekolah. Karya film fiksi anak seharusnya bisa digunakan sebagai media pembelajaran untuk menunjukkan wujud kesantunan berbahasa melalui dialog tokoh. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa tindak tutur direktif pada film fiksi anak seri Cerdas Berkarakter yang merepresentasikan elemen Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek formal penelitian ini adalah kesantunan dengan teori Brown & Levinson dan tindak tutur direktif dengan teori Searle, sedangkan objek material yang diteliti adalah film fiksi anak seri Cerdas Berkarakter. Jumlah populasi film adalah 9 film dan sampel yang diteliti adalah 2 film. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dan dianalisis dengan teknik analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan 1) kesantunan terus terang digunakan pembicara dengan status lebih tinggi, setara, dan lebih rendah; 2) kesantunan positif digunakan pembicara dengan status lebih tinggi dan setara; 3) kesantunan negatif digunakan pembicara dengan status lebih tinggi dan lebih rendah; dan 4) kesantunan tidak langsung digunakan pembicara dengan status lebih tinggi daripada pendengar. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai pertimbangan pemilihan dan pengembangan film fiksi anak sebagai media pembelajaran untuk menunjukkan kesantunan berbahasa tindak tutur direktif kepada anak-anak.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI MODEL CLUSTER GROUPING DALAM MENUMBUHKAN BAKAT SISWA SD/MI: LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI MODEL CLUSTER GROUPING DALAM MENUMBUHKAN BAKAT SISWA SD/MI Hidayati, Ulfah
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) Vol. 3 No. 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanan layanan bimbingan kelompok melaui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa SD/MI, faktor pendukung dan penghambat dari proses layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping, serta hasil layanan bimbingan kelompok melaui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa SD/MI. Adapun jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan penelitian deskriptif dengan berusaha menggambarkan fenomena yang terjadi secara realistik, nyata dan kekinian, karena penelitian ini terdiri dari membuat uraian secara sistematis, faktual dan tepat mengenai fakta, ciri dan hubungan antara fenomena yang dipelajari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa merupakan suatu layanan yang diberikan kepada siswa yang dikelompokkan menjadi satu kelas atau satu grup, yang nantinya dibimbing atau diarahkan guru dalam mengatasi keberbakatan siswa agar siswa dapat berkembang secara optimal dan akhirnya dapat menciptakan siswa-bakat siswa. mempermudah siswa mengenali dan mengembangkan bakatnya sesuai dengan bidang yang dikuasai siswa. (2) Adapun faktor pendukung layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa sebagai berikut diantaranya yaitu lingkungan, kepribadian, minat dan motivasi, dan penilaian. Adapun faktor penghambat layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa diantaranya yaitu lingkungan keluarga, fasilitas kurang memadai, dan kurangnya perhatian siswa terhadap kemampuan yang dimilikinya. (3) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dapat menumbuhkan bakat siswa serta mengembangkan kemampuan yang unggul baik kemampuan bawaan ataupun bentuk latihan dengan berbagai potensi bakat yang dikenali dan dikembangkan dengan baik.
TANTANGAN GURU PAI MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Setiawan, Selamet Awan
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) Vol. 3 No. 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the challenges faced by Islamic education teachers in implementing an independent curriculum for learning Islamic religious education. The independent curriculum, which emphasizes freedom of learning, creativity, and independence of learners, presents challenges for Islamic education teachers in maintaining a balance between Islamic values and the educational objectives promoted by this curriculum. This research uses the literature analysis method, collecting and analyzing relevant literature to identify common themes regarding these challenges. The results of the literature analysis show that Islamic education teachers face several challenges in implementing the independent curriculum. Firstly, the challenge of integrating Islamic values with the freedom to learn approach. Teachers need to develop learning strategies that allow learners to think critically and creatively, while still maintaining the essence of Islamic values. Secondly, the challenge of maintaining relevance between Islamic teachings and modernizing developments. Teachers need to show clear connections between Islamic teachings and learners contemporary needs. Thirdly, the challenge of utilizing technology and digital learning tools in accordance with Islamic values. The use of technology needs to be integrated wisely to remain consistent with religious principles. This study underlines the importance of building an inclusive and learner-centered approach to learning so that Islamic education teachers can face these challenges more effectively.

Page 1 of 1 | Total Record : 5