cover
Contact Name
Adi Suriyadin
Contact Email
adi.suryadin@uts.ac.id
Phone
+6282342626546
Journal Mail Official
adi.suryadin@uts.ac.id
Editorial Address
Jln. Olat Maras, Dusun Batu Alang, Kec. Moyo Hulu, Kab. Sumbawa Besar, Provinsi Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Perikanan Terapan
ISSN : -     EISSN : 30466164     DOI : -
Core Subject : Science,
JURNAL PERIKANAN TERAPAN (JUPITER) dikelola oleh Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa. Jurnal Perikanan Terapan (JUPITER) mempunyai tujuan untuk mempublikasikan dan memberikan kontribusi ilmiah yang berkualitas tinggi di bidang Perikanan dan Kelautan. Kontribusi tersebut berasal dari penelitian inovatif yang mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Perikanan dan Kelautan dalam skala nasional dan internasional. Jurnal ini menjadi media komunikasi bagi para Peneliti, Akademisi, Mahasiswa, dan Masyarakat. Kami menerbitkan artikel kami dua kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Ruang lingkup Jurnal Perikanan Terapan (JUPITER) meliputi: 1. Teknik dan Teknologi Budidaya Perairan 2. Biologi Perikanan 3. Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan 4. Agribisnis Perikanan 5. Manajemen Kesehatan dan Penyakit Ikan 6. Pemanfaatan dan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Jurnal Perikanan Terapan (JUPITER) menerima naskah yang ditulis dalam Bahasa Indonesia. Jurnal Perikanan Terapan (JUPITER) hanya memproses penyerahan naskah asli yang berkaitan dengan lingkup Budidaya Perikanan (Akuakultur), Biologi Perikanan, Pengolahan Hasil Perikanan, Agribisnis Perikanan, Kesehatan Ikan, Pemanfaatan dan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan serta tidak diterbitkan oleh penerbit lain.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1: Februari 2024" : 5 Documents clear
PENGARUH PEMUASAAN SECARA PERIODIK TERHADAP KONSUMSI DAN EFISIENSI PAKAN PADA BENIH IKAN JURUNG (Tor soro) Nora Sartika Pohan; Joko Samiaji; Mhd Aidil Huda
Jurnal Perikanan Terapan Vol 1 No 1: Februari 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengulangan siklus pengurangan pakan yang dilanjutkan dengan pemberian pakan tetap terhadap konsumsi pakan dan efisiensi pakan, serta mengetahui tingkat nafsu makan benih ikan Jurung (Tor soro) setelah dilakukan satiasi secara berkala selama 2-3 hari. Data yang diamati meliputi bobot mutlak, panjang mutlak, total konsumsi pakan (TKP), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), rasio konversi pakan (FCR), laju pertumbuhan relatif (RGR), kelangsungan hidup (SR) dan kualitas air. Penelitian ini dilakukan di Penangkaran Amfibi Padang Lancat di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Ikan yang diuji adalah benih ikan jurung berukuran 3-5 cm. dengan panjang rata-rata 1,60 ± 0,00 cm dan berat rata-rata 2,16 ± 0,23g. Pemberian pakan diberikan pada pukul 08.00-08.10 WIB, pukul 12.00-12.10 WIB dan pukul 16.00-16.10 WIB ikan secara at satiation. Ikan dipelihara dengan padat tebar 15 ekor/wadah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pemberian pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap TKP, EPP, FCR, RGR, dan pertumbuhan panjang absolut, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap SR. Perlakuan Po (tidak puasa) memberikan nilai TKP terendah sebesar 4,44 g, nilai RGR tertinggi sebesar 5,11 ± 0,00/hari, dan nilai pertumbuhan panjang absolut tertinggi sebesar 1,60 ± 0,00 cm. Perlakuan P2 (1 hari pemberian pakan dilanjutkan 3 hari pemberian pakan) memberikan nilai EPP tertinggi sebesar 0,94±0,04%, dan nilai FCR terendah sebesar 1,06±0,04.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI USUS IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) TERHADAP BAKTERI Escherichia Coli Octi Layly Latifah Syahputri; Adelia Elviantari; Askar Fardiansyah
Jurnal Perikanan Terapan Vol 1 No 1: Februari 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya perikanan di Sumbawa memiliki potensi yang cukup besar, salah satunya adalah budidaya ikan lele. Namun, dalam pemeliharaanya terdapat wabah penyakit yang disebabkan oleh bakteri patogen seperti Aeromonas hydrophila, plesiomonas shigeelloides, dan Citrobacter freundii, Escherchia coli, Salmonella thypii dan Shigella dysentriae. Untuk mengatasi penyakit tersebut pembudidaya menggunakan antibiotik akan tetepi penggunaan antibiotik telah dilarang karena dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Kandidat BAL memiliki kemampuan untuk menghambat bakteri patogen. Kandidat bakteri asam laktat dapat ditemukan pada pencernaan ikan dan udang. Penelirian ini bertujuan untuk mengisolasi kandidat BAL dari usus ikan lele dan uji kemampuan antimikroba BAL terhadap E. coli. Penelitian diawali dengan mengisolasi BAL dari usus ikan lele, kemudian uji pewarnaan gram dan uji antimikroba. Hasil isolasi kandidiat BAL mendapatkan 5 isolat yaitu BLL 1, BLL 2, BLA 1, BLA2 dan BLA3. Karakteristik morfologi koloni berbentuk bulat, elevasi convex, tepi entire, berwana putih dan krem. Hasil pewarnaan gram positif pada BLL 1, BLL2, BLA2, BLA3 dan gram negatif pada BLA1. Adapun hasil uji peghambatan kandidat BAL terhadap E. coli adalah 00 mm (K-), 7,66 mm (K+), 6,33 mm (BLL1), 6,67 mm (BLL2), 6,00 mm (BLA2), 6,33 mm (BLA3). Berdasarkan hasil uji antibakteri kandidat BAL terdapat uji penghambatan zona hambat tertinggi terdapat pada kontrol positif (+) dan BLL2 sebesar 7,66 mm dan 6,67 mm.
IDENTIFIKASI WHITE SPOT SYNDROME VIRUS (WSSV) PADA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI BALAI KARANTINA IKAN PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN (BKIPM) MATARAM Mardiana Hamjah; Lili Suharli; Amira Baihani
Jurnal Perikanan Terapan Vol 1 No 1: Februari 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya udang vaname sering kali terjadi masalah yang disebabkan oleh beberapa penyakit, salah satunya adalah White Spot Syndrome Virus (WSSV). Infeksi WSSV biasanya akan mengalami perubahan warna kulit udang menjadi pucat kemerahan dan muncul bintik-bintik putih dengan diameter 0,5-2 mm di bagian kepala dan tubuh. Salah satu upaya pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR) yang bekerja secara spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi WSSV pada udang vaname menggunakan metode Nested-PCR. Metode yang digunakan meliputi preparasi sampel dari 3 udang vaname dengan berat 33,41 gram dan panjang 16 cm, pengambilan DNA dari organ target yaitu insang dan hepatopankreas, amplifikasi DNA, dan elektroforesis dengan kontrol positif NF (941 bp) dan kontrol negatif NR. Penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga sampel udang vaname negatif WSSV karena pada sampel berada pada ukuran 500 bp sehingga dapat disimpulkan bahwa ketiga sampel udang vaname tidak terinfeksi WSSV.
JENIS DAN KERAPATAN LAMUN DI PANTAI AI LEMAK KABUPATEN SUMBAWA
Jurnal Perikanan Terapan Vol 1 No 1: Februari 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lamun merupakan tumbuhan yang memiliki karakteristik hidup di laut dangkal yang didominasi oleh vegetasi lamun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan nilai kerapatan ekosistem lamun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 di perairan Pantai Ai Lemak Kabupaten Sumbawa. Data ekosistem lamun diambil menggunakan metode purposive sampling yang terdiri dari 2 stasiun pengamatan dengan karakteristik stasiun 1 dekat areal mangrove dan stasiun 2 areal padang lamun. Pengambilan data lamun menggunakan transek garis dan transek kuadran yang berukuran 50x50 cm2. Data lamun yang diambil dalam penelitian ini meliputi jenis dan kerapatan lamun. Jenis-jenis lamun yang ditemukan yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, dan Cymodocea rotundata. Kerapatan lamun tertinggi terdapat pada stasiun 1 dengan total tegakkan 140 individu/m2 ysng ditunjukkan oleh jenis lamun Cymodocea rotundata dan pada stasiun 2 jenis lamun Thalassia hemprichii dengan total tegakkan 68 individu/m2. Nilai kerapatan lamun di perairan pantai Ai Lemak termasuk dalam kategori rapat dengan total 175 individu/m2.
KUALITAS PERAIRAN PESISIR PANTAI KETAPANG, LOMBOK BARAT Muh. Fahruddin; Anita Prihatini Ilyas
Jurnal Perikanan Terapan Vol 1 No 1: Februari 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Ketapang berada di wilayah perairan pesisir Kecamatan Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Wilalyah perairan yang menjadi tempat bagi biota laut untuk mencari makan dan melakukan pemijahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 di perairan pesisir pantai Ketapang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif eksploratif. Titik pengambilan data dibagi menjadi 3 stasiun, setiap stasiun diulang sebanyak 3 kali. Pengambilan data kualitas air meliputi suhu, salinitas, pH dan oksigen terlarut. Hasil penelitian menunjukkan suhu berkisar 28-29°C, Salinitas berkisar 32.7-33 ppt, pH berkisar 7.3-7.5, dan oksigen terlarut berkisar antara 7.3-7.8 mg/L. Kualitas perairan pesisir Pantai Ketapang berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021 masih memenuhi standar baku mutu kehidupan organisme maupun biota perairan serta ekosistem dan wisata bahari.

Page 1 of 1 | Total Record : 5