cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Idea Nursing Journal
ISSN : 20872879     EISSN : 25802445     DOI : -
Core Subject : Health,
Idea Nursing Journal (INJ) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya kecendekiawanan penulis dalam bidang keperawatan. Artikel antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan, dan pendidikan keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 348 Documents
ANESTESIA PADA INSUFISIENSI RENAL Indra Imai
Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.734 KB) | DOI: 10.52199/inj.v4i1.1605

Abstract

Citra tubuh adalah suatu penggabungan dari persepsi, pikiran, dan perasaan seseorang tentang Gagal ginjalmerupakan gagal organ yang memberikan perubahan pada keseimbangan air, elektrolit, homeostasis asambasa. Mortalitas pada pasien gagal ginjal masih tinggi 30-40%. Pada tindakan bedah dan anestesi, angkamortalitas ini meningkat sampai 60%, untuk tindakan bedah yang berat seperti laparotomi eksplorasimortalitas dapat mencapai 90%. Seorang dokter anesthesiologist harus waspada terhadap gangguan dankomplikasi fungsi ginjal yang tidak terdiagnosa dan menjurus ke gagal ginjal akut (GGA) selama atau pascaanesthesia. Untuk itu perlu dilakukan penataan anestesi yang baik dan benar. Evaluasi pra-anestesia pasiengagal ginjal akut hampir sama dengan apa yang dilakukan pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) dan hanyaberbeda pada beberapa aspek klinis. Dalam waktu singkat sewaktu persiapan bedah akut pasien dengan GGAkita harus mampu mengantisipasi segala kemungkinan komplikasi yang terjadi perioperatif.Kata Kunci: Gagal ginjal akut (AGA), Gagal ginjal kronik (GGK), penataan anestesi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BULLYING PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH Sufriani Sufriani; Eva Purnama Sari
Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.816 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i3.9678

Abstract

ABSTRAKKasus bullying  di Indonesia yang terjadi di sekolah dari tahun 2011 sampai 2014 tercatat sebanyak 1.480 kasus. Faktor penyebab tindakan  bullying perlu diidentifikasi untuk mencegah tingginya angka bullying di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan bullying pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelatif melalui pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh anak usia sekolah dasar di Kecamatan Syiah Kuala. Teknik sampling purposive sampling dengan jumlah sampel 94 responden. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 22 Mei - 6 Juni 2015. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk skala likert dengan metode wawancara. Analisa data menggunakan uji Chi Square (2x2) dengan Confidence Interval  95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara faktor individu (P-value = 0,000), faktor keluarga (P-value = 0,000), faktor teman sebaya (P-value = 0,003), faktor sekolah (P-value = 0,048), faktor media (P-value = 0,042) dengan tindakan bullying pada anak usia sekolah. Diharapkan pihak sekolah dapat meningkatkan kedisiplinan di sekolah dan memberikan bimbingan konseling pada anak pelaku bullying, bagi orangtua agar menghindari memberi hukuman dengan kekerasan.Kata kunci: Bullying, anak usia sekolah, factor. ABSTRACTThe bullying cases in Indonesia existing at schools since 2011 to 2014 were recorded for 1.480 cases. The causing factors of bullying actions need to be identified in order to prevent the high incident of bullying at schools. The objective of this research was to identification the relation of factors which influence bullying actions at school-age children in Elementary Schools of Syiah  Kuala Subdistrict in Banda Aceh. The design of research used was descriptive correlation through a cross sectional study approach. The population was school-age children on Elemantary Schools in Syiah  Kuala  Subdistrict. The technique sampling was  purposive sampling    with  the  total sample of 94 respondents. The collection of data was conducted on May 22 until June 6, 2015. The instrument of data collections was questionnaires in likert scale with method is interview.  Data analysis was used  Chi Square test (2x2) with Confidence Interval of 95% (α = 0,05). The results of  the research shows that there is a correlation between individual factor (P-value = 0,000), familial factor (P-value = 0,000), a peer factor (P-value = 0,003), a school factor (P-value = 0,048), media factor (P-value = 0,042) by bullying action in school children. It is expected that the school can improve discipline and provide counseling guidance to children bullying, for parents to avoid punish by violence.Keywords: Bullying, school-aged children, factors.
EFEKTIVITAS OLAHRAGA PERNAPASAN TERHADAP PENURUNAN GEJALA ASMA PADA PENDERITA ASMA DI LEMBAGA SENI PERNAPASAN SATRIA NUSANTARA CABANG MEDAN Mardhiah, Mardhiah; Ikhsanuddin Ahmad Hrp
Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.685 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i3.6487

Abstract

ABSTRAKAsma merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tapi dapat dikendalikan. Asma dapat dikendalikan dengan pengelolaan yang dilakukan secara lengkap, tidak hanya dengan pemberian terapi farmakologis yaitu dengan cara pemberian obat-obatan anti inflamasi tetapi juga menggunakan terapi nonfarmakologis yaitu dengan cara mengontrol gejala asma. Olahraga pernapasan merupakan salah satu cara untuk mengontrol gejala asma. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas olahraga pernapasan terhadap penurunan gejala asma pada penderita asma di Lembaga Seni Pernapasan Satria Nusantara Cabang Medan. Desain penelitian adalah quasi eksperimen one group. Sampel sebanyak 7 orang, pengambilan sampel dengan teknik perposive sampling yaitu sesuai dengan kriteria inklusi penelitian. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 7 Juni 2009 sampai 5 Juli 2009. Olahraga pernapasan dalam penelitian ini dilakukan secara teratur selama 120 menit per sesi dengan frekuensi 2-3 kali seminggu selama 1 bulan. Pada seluruh responden dilakukan observasi gejala asma mingguan dan bulanan sebelum dan sesudah olahraga pernapasan. Berdasarkan hasil analisa data dengan uji paired t-test menunjukkan adanya perbedaan gejala asma mingguan dan bulanan sebelum dan sesudah olahraga pernapasan. Hasil penelitian adanya penurunan gejala asma yang signifikan setelah olahraga pernapasan secara teratur. Kata kunci: Olahraga pernapasan, gejala asma, asma.ABSTRACTAsthma is an uncurable  but controllable disease. Asthma can be controlled with comprehensive management, not only by giving farmacologic therapy i.e. antiinflamation drugs  but also  use non farmacology therapy i.e. controlling asthma symptoms. Respiratory exercise is one way to control asthma symptoms. The study aims to identify respiratory exercise effectivity for decrease of asthma symptom in Lembaga Seni Pernapasan Satria Nusantara Cabang Medan (Art of Institute of Respiratory Satria Nusantara branch Medan). the research design is one group quasy experiment. The sample was 7 people with sampling technique used purposive sampling according to research inclusion criterion. The study was conducted between 7th June and 5th July 2009. The respiratory exercise in the study was regularly implemented for 120 minutes each session and 2-3 times weekly for a month. It was implemented weekly and monthly observation of asthma symptom for all respondents pre and post respiratory exercise. According to the result of data analysis with paired t-test show the difference monthly and weekly asthma symptom pre and post respiratory exercise. The result of the study shows significant reduction of asthma symptom after regularly respiratory exercise. Keywords: Respiratory exercise, asthma symptom, asthma
POSTTRAUMATIC STRESS DISORDER IN THE WAKE OF NATURAL DISASTERS . Dahlia
Idea Nursing Journal Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v5i1.1500

Abstract

Bencana Tsunami yang melanda Provinsi Aceh, Indonesia pada tanggal 26 Desember 2004 telah menyebabkan lebih dari 200.000 orang meninggal dunia dan hilang. Selain itu, banyak korban yang kehilangan rumah mereka, pekerjaan dan harta benda. Setelah bencana Tsunami diperkirakan sekitar 50% orang mengalami stress psikologis dan 5-10% mengalami gangguan psikiatrik yang berhubungan dengan stress. Gangguan Stress Pasca Trauma adalah gangguan psikiatrik yang lazim muncul setelah mengalami bencana, khususnya korban dari bencana. Gangguan Stress Pasca Trauma dapat terjadi pada tahun awal pada kelompok-kelompok yang beresiko. Meskipun demikian, Gangguan Stress Pasca Trauma dapat terjadi setelah 4 tahun kemudian. 
KORELASI ANTARA KADAR GULA DARAH DENGAN KADAR ASAM URAT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Masra Lena Siregar; Nurkhalis, Nurkhalis
Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.228 KB) | DOI: 10.52199/inj.v6i3.6788

Abstract

ABSTRAKKadar asam urat memiliki peningkatan yang signifikan pada pasien prediabetes. Peningkatan kadar asam urat berhubungan dengan hiperinsulinemia pada pasien DM tipe 2 yang dapat memicu timbulnya komplikasi hiperurisemia serta penyakit kardiovaskuler lainnya sehingga dibutuhkan pengetahuan tentang efek peningkatan kadar asam urat terhadap tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kadargula darah (KGD) dengan asam urat pada pasien DM tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelatif pada 27 pasien DM tipe 2 yang berobat ke Poliklinik Endokrinologi RSUZA Banda Aceh. Pasien yang memenuhi kriteria penelitian dilakukan pemeriksaan kadar asam urat, KGD puasa dan 2 jam pascaprandial. Untuk menentukan korelasi (r) dan koefisien determinasi (R2) digunakan uji korelasi Pearson serta uji regresi linier. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 55,5% berjenis kelamin perempuan dengan rerata usia 54,7±9,3 tahun. Hasil uji korelasi Pearson didapatkan adanya korelasi positif antara kadar asam urat dan KGD puasa sebesar r=0,652 (p0,0001), namun kadar asam urat tidak berkorelasi dengan KGD2pp (r=0,313, p=0,112). Variasi kadar asam urat dipengaruhi oleh KGDpuasa (R2 0,425; IK95% 0,013-0,036; p0,0001).Kata Kunci: diabetes melitus tipe 2, kadar asam urat, kadar gula darah.ABSTRACTUric acid level raises significantly in prediabetes patient. This condition is associated with hyperinsulinemia in type 2 diabetes mellitus (DM) that can emerge hyperuricemia complications and other cardiovasculardiseases. Then it is needed to know the effect of uric acid level raising in the body. The aims of this study is to know the correlation between blood glucose and uric acid level in type 2 DM. This study is corelativeanalytic study in 27 patients at endocrinology outpatient clinic RSUZA Banda Aceh. The patients in this research were examined uric acid level, fasting and 2- hours postprandial plasma blood glucose (FPG and2hPPG). We determined the correlation (r) and coefficient determination (R2) by using Pearson and linier regression analyzes. According to this study, the result showed the female gender was the commonest population (55.5%) and average age was 54.7±9.3 years. Pearson analyzes result showed uric acid level had a significant positive correlation with FPG (r=0.652, p0.0001), but no correlation with 2hPPG (r=0.313, p=0.112). The variation of uric acid level was affected by FPG (R2 0.425, CI95% 0.013-0.036, p0.0001).Keywords: type 2 diabetes mellitus, serum uric acid, plasma blood glucose
TUJUAN YANG DIGUNAKAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN JIWA DI RUMAH SAKIT JIWA BANDA ACEH Aiyub, Aiyub; Puji Astuti
Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.215 KB) | DOI: 10.52199/inj.v7i3.6439

Abstract

ABSTRAKRumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh, Akademi Keperawatan Ibnu Sina (AKIS) Kota Sabang dan Hedmark University College (HUC) melakukan kerja sama mengembangkan pengetahuan lokal tentang terapi lingkungan, melalui penelitian berbasis aksi (cooperative inquery). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tujuan yang ingin dicapai perawat dalam memberikan layanan kesehatan jiwa pada pasien psikotik. Pengajaran berbasis dialog merupakan intervensi penting dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara kelompok fokus dan dianalisa menggunakan qualitative content analysis. Hasil penellitian teridentifikasi lima tujuan perawat dalam memberikan layanan kesehatan jiwa, yaitu meningkatkan wawasan dan pemahaman pasien, meningkatkan kemandirian pasien, meningkatkann kerja sama dengan keluarga pasien, meningkatkan kerja sama lintas profesi, dan ingin memperbaiki paktek pelayanan. Tujuan ini akan digunakan sebagai dasar dalam pengembangan terapi lingkungan. Para perawat percaya bahwa terapi lingkungan dapat memperbaiki kualitas layanan kesehatan jiwa melalui penyediaan lingkungan terapeutik yang aman, penuh dukungan, memberi kepastian, meningkatkan kapasitas pasien, sehingga dapat menjamin peningkatan kesehatan pasien. Kata kunci: Terapi lingkungan, kesehatan jiwa, tujuan perawat ABSTRACTBanda Aceh mental hospital in collaboration with Nursing School of Sabang and Hedmark University College will develop local knowledge about milieu therapy. This project is conduct by co-operative inquiry research to identify goals used by nurses in patient care delivery with psychotic. Dialog-based teaching is an important intervention in the study. Data was collected with multi-step focus group interviews and analysed by using qualitative content analysis. The study has identified five goals controlling nurses in their nursing care delivery, nemely: to improve understanding and knowledge of patient, to increase independency of patient, to improve family coorperation, to enhance interdisciplinary collaboration, and to improve care delivery of patient. The goals will be used as first step in developing of milieu therapy. The nurses believe that milieu therapy can be a therapeutic modality for improving mental health services in the hospital by creating therapeutic environmet that is safe, full support, pedictable, develop patients capacity, that  focused on the patient’s healing.Keywords: Environmental therapy, mental health, nursing purposes
GAMBARAN TIPOLOGI MASALAH KESEHATAN KELUARGA DI DESA ILLIE KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH Rachmalia, Rachmalia; Fikriyanti, Fikriyanti
Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.46 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i1.6359

Abstract

ABSTRAKDalam menyusun masalah kesehatan dan keperawatan keluarga, perawat selalu mengacu kepada tipologimasalah kesehatan keluarga yang dibagi dalam 3 kelompok masalah besar, yaitu: ancaman kesehatan (HealthTreath), kurang/tidak sehat (Defisit) dan situasi krisis (Crysis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuigambaran masalah kesehatan keluarga di Desa Ilie Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh. Desain penelitianyang digunakan adalah Deskriptif Eksploratif. Metode pengambilan sampel dilakukan secara ProporsionalPurposive Sampling. Pengumpulan data mulai tanggal 1 sampai dengan 5 April 2008 terhadap 47 respondenkeluarga dengan menggunakan rumus Slovin. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner dalam bentukDichotomy Question dan Multiple Choise. Analisa data dilakukan dengan analisa univarian. Data dianalisasecara manual dengan menentukan kategori skala ordinal yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi.Hasil penelitan diperoleh bahwa ancaman kesehatan keluarga berada pada kategori tinggi sebanyak 28kelurga (59,57%), keadaan kurang/tidak sehat kelurga berada pada kategori rendah sebanyak 26 kelurga(53,3%) dan situasi krisis keluarga berada pada kategori tinggi sebanyak 27 keluarga (57,45%). Disarankankepada Pihak Puskesmas Kecamatan Ulee Kareng diharapkan dalam pelaksanaan keperawatan keluargaberpedoman pada penganalisaan dari keadaan dilapangan sebelum mengambil keputusan/tindakan, dan jugaharus mengutamakan keluarga yang memiliki ancaman/resiko tinggi dalam bidang kesehatan.Kata Kunci: Komunikasi, remaja, keluarga, konsep diri.ABSTRACTIn preparing health and family nursing problems, nurses always refer to the typology of family healthproblems that were divided into 3 groups of major issues, namely: Health Threats, Deficit Health and CrisisSituations. This study aims to reveal the family's health problems in the Ilie village of Ulee Kareng, BandaAceh. Design of study used is the descriptive explorative. Sample method is the proportional purposivesampling. Data collection from April 1 to 5, 2008 to gained 47 respondents by using Slovin formula. Datacollection tool using a questionnaire in the form of Dichotomy and Multiple Choise. The data analysis wasperformed by univariate analysis. Data were analyzed manually by specifying the ordinal scale categoryshown in the frequency distribution table. The results found that family health threat at the high categorywere 28 families (59.57%), a less/unhealthy families are in the low category were 26 families (53.3%) andfamily crisis situations at the high category by 27 families (57.45%). It is suggested the health center of UleeKareng is expected in the implementation of family nursing based on the analysis of the situation beforemaking any decisions/actions, and they should also give priority to families with threat/high risk in the healthfield.Keywords: Typology, family, public health center
HUBUNGAN SERVANT LEADERSHIP DENGAN KELENGKAPAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN Masri Saragih; Agnes Silvina Marbun
Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.02 KB) | DOI: 10.52199/inj.v9i2.12562

Abstract

AbstrakAsuhan keperawatan merupakan salah satu indikator dalam menentukan kualitas pelayanan dari suatu Rumah Sakit, perawat merupakan profesi yang memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien sampai pada proses pendokumentasian asuhan keperawatan. Proses pendokumentasian  asuhan keperawatan dipimpin oleh servant leadership. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan servant leadership dengan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dijadikan sampel berjumlah 95 perawat pelaksana yang bertugas di ruang rawat inap. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik Total Sampling. Tehnik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa servant leadership yang diberikan oleh kepala ruangan sebagian besar cukup yaitu 73,7%, dan sebagian besar kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan lengkap yaitu 71,6%. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara servant leadership dengan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan (p= 0,017 ; p 0,05). Kepala ruangan harus memberikan servant leadership kepada perawat pelaksana terkait dengan proses asuhan keperawatan dan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan agar semakin lengkap.Kata kunci : Servant Leadership, Kelengkapan Dokumentasi Askep ABSTRACTNursing care is one of the indicators in determining the quality of service of a Home nurse, Hospital is a profession that provides nursing services to patients to the nursing care of the documentation process. The process of documenting the care of nursing led by Servan leadership. Type of this research is a descriptive correlation design with study cross sectional. This research aims to know the relationship between bear the leadership with the completeness of the documentation of nursing care in the General Hospital of the Sari Mutiara Medan. The sample in this research is the Foundation of the entire population of the sample numbered 95 implementing nurse on duty at the Public hospital inpatient Sari Mutiara Medan. Sampling techniques in the research is using the technique of Total Sampling. The method of data collection on these studies use questionnaires and observation sheets. Statistical tests used was Chi-square test. The results showed that bear the leadership given by the head of the room most of the pretty namely 73.7%, and most of the completeness of the documentation for the complete nursing care namely 71.6%. The results of statistical tests showed there was a significant relationship between bear the leadership with the completeness of the documentation of nursing care (p = 0.017; p 0.05). The head of the room must bear the leadership paint to managing nurses associated with the process of nursing care and completeness of documentation in order to complete the more nursing care.                                                                                                                                                              Keywords: Servant Leadership, Completeness Of Nursing Care Documentation
PENGETAHUAN DIABETES MELLITUS DAN UPAYA PENCEGAHAN PADA LANSIA DI LAM BHEU ACEH BESAR Khairani, Khairani
Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v5i3.6606

Abstract

ABSTRAKMeningkatnya prevalensi diabetes mellitus di beberapa negara berkembang akibat peningkatan kemakmuran di negara yang bersangkutan dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain peningkatan pendapatan per kapita dan perubahan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan diabetes mellitus dengan upaya pencegahan pada lansia di Desa Lam Bheu Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang tidak mengalami penyakit diabetes mellitus yang berada di Desa Lam Bheu Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar yang berjumlah 797 lansia, teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 89 lansia. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara terpimpin menggunakan kuesioner dalam bentuk skala dichotomous choice  yang terdiri dari 31 item pernyataan. Analisis data bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Ada hubungan antara pengetahuan diabetes mellitus dengan upaya pencegahan pada lansia di Desa Lam Bheu Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar Tahun 2012. Berdasar hasil analisis data dapat diketahui bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang pengertian diabetes mellitus dengan upaya pencegahan pada lansia dengan p-value 0,001, ada hubungan antara pengetahuan tentang tanda dan gejala diabetes mellitus dengan upaya pencegahan pada lansia dengan p- value 0,009, ada hubungan antara pengetahuan tentang faktor resiko diabetes mellitus dengan upaya pencegahan pada lansia dengan p-value 0,001, ada hubungan antara pengetahuan tentang pencegahan diabetes mellitus dengan upaya pencegahan pada lansia di Desa Lam Bheu Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar Tahun 2012 dengan p-value 0,009. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan pada lansia agar tetap meningkatkan upaya pencegahan diabetes mellitus.Kata kunci: pengetahuan, diabetes mellitus, upaya, pencegahan dan lansia. ABSTRACTThe increasing prevalence of diabetic mellitus in developing countries due to increasing affluence in that country which influenced by many factors including the increase of per capita income and lifestyle changes. This study aimed to know the relationship between diabetic mellitus knowledge with the prevention of the elderly in Lam Bheu village Darul Imarah districts of Aceh Besar. The population of this study is all of the elderly who did not suffer from diabetic mellitus in Lam Bheu village Darul Imarah districs of Aceh Besar as much as 797 elderly, the purposive sampling technique was used with a total sample of 89 elderly. The data was collected by interview using a questionnaire in the form of dichotomous choice scale consists of 31 items. Bivariate data analysis was used Chi Square test. There is relationship between knowledge and the prevention of diabetic mellitus of the elderly in Lam Bheu village Darul Imarah districts of Aceh Besar, 2012. Based on data analysis, it found that there is a relationship between knowledge about definition of diabetic mellitus with the prevention among elderly with p-value 0.0001, there is a relationship between knowledge about the sign and symptom of diabetic mellitus with the prevention among elderly with p-value 0.009, there is a relationship between knowledge about risk factors of diabetic mellitus and the prevention among elderly with p-value 0.001, there is a relationship between knowledge about diabetic mellitus prevention with the prevention among elderly in Lam Bheu village Darul Imarah districts of Aceh Besar, 2012 with p-value 0.009. Based on the results, it expected for the elderly in order to keep improving the prevention of diabetic mellitus.Keywords: knowledge, diabetic mellitus, effort, prevention, and elderly.
PENGETAHUAN DIABETES MELLITUS DAN UPAYA PENCEGAHAN PADA LANSIA DI LAM BHEU ACEH BESAR . Khairani
Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.219 KB) | DOI: 10.52199/inj.v3i3.1591

Abstract

Meningkatnya prevalensi diabetes mellitus di beberapa negara berkembang akibat peningkatankemakmuran di negara yang bersangkutan dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain peningkatanpendapatan per kapita dan perubahan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganantara pengetahuan diabetes mellitus dengan upaya pencegahan pada lansia di Desa Lam BheuKecamatan Darul Imarah Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang tidakmengalami penyakit diabetes mellitus yang berada di Desa Lam Bheu Kecamatan Darul Imarah AcehBesar yang berjumlah 797 lansia, teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlahsampel sebanyak 89 lansia. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara terpimpinmenggunakan kuesioner dalam bentuk skala dichotomous choice yang terdiri dari 31 item pernyataan.Analisis data bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Ada hubungan antara pengetahuan diabetesmellitus dengan upaya pencegahan pada lansia di Desa Lam Bheu Kecamatan Darul Imarah Aceh BesarTahun 2012. Berdasar hasil analisis data dapat diketahui bahwa ada hubungan antara pengetahuantentang pengertian diabetes mellitus dengan upaya pencegahan pada lansia dengan p-value 0,001, adahubungan antara pengetahuan tentang tanda dan gejala diabetes mellitus dengan upaya pencegahan padalansia dengan p- value 0,009, ada hubungan antara pengetahuan tentang faktor resiko diabetes mellitusdengan upaya pencegahan pada lansia dengan p-value 0,001, ada hubungan antara pengetahuan tentangpencegahan diabetes mellitus dengan upaya pencegahan pada lansia di Desa Lam Bheu KecamatanDarul Imarah Aceh Besar Tahun 2012 dengan p-value 0,009. Berdasarkan hasil penelitian diharapkanpada lansia agar tetap meningkatkan upaya pencegahan diabetes mellitus.Kata kunci: pengetahuan, diabetes mellitus, upaya pencegahan lansia. 

Page 10 of 35 | Total Record : 348


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal Vol 9, No 1 (2018): Vol 9, No 1 (2018) Idea Nursing Jurnal Vol 9, No 3 (2018): Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 2 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal Vol 5, No 2 (2014): IDEA NURSING JOURNAL Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal More Issue