cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Idea Nursing Journal
ISSN : 20872879     EISSN : 25802445     DOI : -
Core Subject : Health,
Idea Nursing Journal (INJ) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya kecendekiawanan penulis dalam bidang keperawatan. Artikel antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan, dan pendidikan keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 348 Documents
HUBUNGAN PEMANFAATAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KECAMATAN KOTA JANTHO Fithria, Fithria; Nurul Azmi
Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.371 KB) | DOI: 10.52199/inj.v6i1.6630

Abstract

ABSTRAKMasalah gizi masih banyak dialami oleh balita saat ini dan salah satu cara meminimalkannya adalah dengan memanfaatkan posyandu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemanfaatan posyandu dengan status gizi balita di Kecamatan Kota Jantho tahun 2014. Desain adalah descriptive corelative dengan pendekatan cross sectional study. Populasi seluruh keluarga yang memanfaatkan posyandu yang ada di Kecamatan Kota Jantho yang berjumlah 304 keluarga yang tersebar dalam lima desa di wilayah kecamatan Kota Jantho. Pengumpulan data di posyandu tanggal 8- 24 Mei 2014. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling dengan pendekatan accidental sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara terpimpin sesuai kuesioner dan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Metode analisis data dengan menggunkan uji chi-square pada tingkat kemaknaan (α) = 5%.. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pemanfaatan posyandu dengan status gizi balita (p- value 0,000). Pemanfaatan posyandu sangat penting untuk memantau perkembangan dan kondisi kesehatan balita. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan petugas puskesmas dapat memotivasi ibu-ibu untuk membawa balita ke posyandu secara teratur.Kata kunci: Pemanfaatan, posyandu, status gizi balitaABSTRACTMost of chlidren have problem with nutrition and it can be minimized by integrates service centre (Posyandu) utization. The purpose of study was to identify correlation between integrated service centre (posyandu) utilization by family and nutrition status of children in Jantho 2014. The research design was correlative descriptive with cross sectional study approach. Population was the whole families who utilizing integrates service centre (Posyandu) in subdustricts of Jantho composed 304 families among five villages in Jantho. Data was collected in integrated service centre (Posyandu) on May, 8-24 2014. Sampling method used probability sampling with accidental sampling approach. Data was collected by guided interview according to questionnaire and weight and height measurement. Data was analized by using chi square test with level of significance (α = 5%). The result of the research showed that there was correlation between integrated service centre (Posyandu) utilization by family and children nutrition status (p-value : 0,000). Posyandu utilization is important for optimalization nutrition status and children health. Based on the result, it is recommended for health care workers of public health centre to provide health education for mothers with children about the importance of visiting integrated service centre (Posyandu) for maintaining nutrition status.Keyword: utilization, integrated service centre, nutrition status, children
SPIROMETRI PADA IBU-IBU PENDERITA BATUK DI KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR . Saminan
Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.318 KB) | DOI: 10.52199/inj.v4i1.1599

Abstract

Batuk merupakan suatu gejala penyakit yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat, dapat menyebabkanperubahan pada sistem respirasi seperti penurunan ventilasi akibat tertimbun dahak, sehingga tergangguudara masuk dan keluar. Spirometri sebagai salah satu pemeriksaan uji fungsi paru merupakan metode yangdapat mengukur pergerakan udara ke dalam dan keluar paru pada berbagai perasat pernapasan. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran nilai spirometri pada ibu-ibu penderita batuk di KecamatanDarussalam Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian bersifat deskriptif dengan metode Cross Sectionalyang dilaksanakan pada periode Juli 2012 – September 2012. Ibu-ibu yang sudah menderita batuk lebih daritiga hari diukur kekuatan mengeluarkan napas ekspirasi paksa atau Forced Expiratory Volume In One Second(FEV1), dalam menentukan jumlah sampel secara quota sampling sebanyak 40 orang. Hasil penelitiandidapatkan bahwa penderita batuk mengalami obstruksi ringan 30 orang (75%), sedang 8 orang (20%), berat2 orang (5%). Dapat disimpulkan bahwa penderita batuk kurang mampu menghembuskan nafas dengan kuat(ekspirasi paksa) melalui spirometer.Kata kunci : batuk, nilai spirometri dan pernapasan 
LANSIA CARING NURSING CENTER: PERSEPSI MAHASISWA PROFESI KEPERAWATAN Setiawan Setiawan; Dewi Elizadiani Suza
Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.34 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i3.9495

Abstract

ABSTRAKLansia Caring Nursing Center merupakan perawatan terpadu dan komprehensif bagi lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi mahasiswa profesi keperawatan dalam memberikan pelayanan keperawatan di Lansia Caring Nursing Center di Fakultas Keperawatan USU. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan adalah mahasiswa profesi keperawatan USU yang telah melalui tahap profesi komunitas dan telah bergabung dalam kegiatan Lansia Caring Nursing Center. Wawancara mendalam kepada 5 mahasiswa profesi keperawatan. Analisis data menggunakan metode Colaizzi. Ditemukan 5 tema persepsi mahasiswa dalam memberikan pelayanan keperawatan di Lansia Caring Nursing Center, yakni: 1) Lansia Caring Nursing Center adalah tempat untuk meningkatkan kesehatan, dan sarana untuk memberikan pendidikan bagi lansia, 2) Kegiatan Lansia Caring Nursing Center bermanfaat bagi lansia, 3) Suasana baru, ragam kegiatan, dan tersedia fasiitas yang berbeda di Lansia Caring Nursing Center, 4) Mahasiswa dapat belajar menjadi penyuluh kesehatan, fasilitator senam kaki dan melakukan pemeriksaan kesehatan pada lansia, 5) Mahasiswa menerapkan komunikasi teraupetik kepada lansia secara langsung. Kehadiran Lansia Caring Nursing Center di Fakultas Keperawatan USU dirasakan sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan keilmuan dan sebagai lahan penyaluran ide-ide terkait program lansia sehingga membuat para mahasiswa merasa antusias dan senang untuk bergabung.Kata kunci: Persepsi, lansia caring nursing center, mahasiswa profesi keperawatan.  ABSTRACTThe Elderly Caring Nursing Center was an integrated and comprehensive care for the elderly.The Objective to know perception of nursing profession students in providing nursing service at Elderly Caring Nursing Center in Faculty of Nursing USU. Qualitative research with phenomenology approach. Participants were nursing student who have been through the community profession stage and have joined the Elderly Caring Nursing Center's activities. In-depth interview with 5 nursing profession students. Data analysis using Colaizzi method. Five themes of student perception in providing nursing service at Elderly Caring Nursing Center were: 1) Elderly Caring Nursing Center was a place to improve health, and to provide education for the elderly; 2) Activities in Elderly Caring Nursing Center useful for the elderly; 3) New atmosphere, variety of activities,  and different facilities available at Elderly Caring Nursing Center, 4) Students can learn to become health educator, foot gym facilitator and conduct medical examination on elderly, 5) Students applied therapeutic communication directly  to the elderly. The presence of Elderly Caring Nursing Center at Faculty of Nursing USU was felt to be very useful for students and can provide new  ideas related to the elderly program so the students feel enthusiastic and happy to join.Keywords: Perception, elderly caring nursing center, nursing profession students.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN UPAYA PENERAPAN PATIENT SAFETY DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Devi Darliana
Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.184 KB) | DOI: 10.52199/idea.v7i1.6469

Abstract

AbstrakPenerapan patient safety pada pasien rawat inap dapat mempercepat proses penyembuhan dan memperpendek masa rawat pasien di rumah sakit serta dapat mencegah cedera paada pasien. Keberhasilan penerapan patient safety dapat dicapai  apabila perawat mengetahui  dengan  tepat sesuatu yang mengancam keselamatan pasien selama perawatan di rumah sakit. Pengetahuan yang baik akan mempengaruhi perilaku perawat dalam memberikan asuhan keperawatan dengan tetap memprioritaskan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan upaya penerapan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah  dr.  Zainoel  Abidin  Banda  Aceh  Tahun  2014.  Jenis  penelitian  adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi adalah semua perawat  pelaksana  dari  dua belas  ruang rawat  inap RSUD dr.  Zainoel Abidin Banda Aceh. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik proporsional sampling sebanyak 67 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian  menunjukkan  terdapat  hubungan  pengetahuan  perawat  dengan upaya penerapan patient safety dengan p-value 0,001. Diharapkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk senantiasa meningkatkan dan memberi kesempatan kepada perawat untuk mengikuti seminar dan pelatihan yang dapat meningkatkan pengetahuan perawat dalam penerapan patient safety. Kata kunci : Pengetahuan, Patient safety, perawat ABSTRACTImplementation of patient safety to ward patients can accelerate the healing process and shorten the hospitalization of patients in the hospital. Successful implementation of patient safety can be achieved if nurses know exactly something that can threaten patient safety during hospitalization. Nurses with good knowledge can be demonstrated through the behavior of nurses in providing nursing care by constantly giving priority to patient safety. This research was aimed to know the relationship between nurses’ knowledge and efforts in the implementation of patient safety at the third class of inpatient ward in dr. Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh in 2014. The type of research was descriptive correlative with cross sectional study design. The population was all nurses from the third class of twelve inpatient wards in dr. Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh. Sampling technique used was proportional sampling technique. There were 67 respondents. Data were collected by using questionnaires. Data  analysis  used  was  Chi-Square  test  with  computerized  system.  The  results showed that there is the relationship between nurses’ knowledge and efforts in the implementation of patient safety with p-value is 0.001. It is expected that dr. Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh continuously improves and maintains the quality of nurses’ knowledge by giving the training so that nurses realize the importance in implementation of patient safety toward patients.Keywords : Knowledge, Patient Safety, Nurse
MENGENALI ABORTUS DAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS Darmawati, Darmawati
Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.239 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i1.6354

Abstract

ABSTRAKAbortus adalah penghentian kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar rahim yaitu usia kurang dari 20minggu usia kehamilan dengan berat janin kurang dari 500 gram. Sikap wanita yang mengalami abortus akansangat dipengaruhi oleh dukungan yang ditunjukkan oleh pasangan, keluarga, teman serta tenaga kesehatan.Berbagai faktor diduga sebagai penyebab abortus spontan, diantaranya adalah faktor ibu, faktor janin, faktoribu dan faktor eksternal lainnya. Faktor ibu seperti usia, paritas, mempunyai riwayat keguguran sebelumnya,infeksi pada daerah genital, penyakit kronis yang diderita ibu,bentuk rahim yang kurang sempurna, mioma,gaya hidup yang tidak sehat, minum obat-obatan yang dapat membahayakan kandungan, stress atauketakutan, hubungan sek dengan orgasme sewaktu hamil dan kelelahan karena sering bepergian dengankendaraan. Sedangkan Abortus karena faktor janin bisa disebabkan oleh kelainan kromosom Faktoreksternal lain yang juga bisa menyebabkan abortus seperti seperti trauma fisik, terkena pengaruh radiasi,polusi, pestisida, dan berada dalam medan magnet di atas batas normal. Dalam menjalankan peran pendidiksebagai perawat maternitas, pasien perlu diberikan informasi dan edukasi yang tepat agar dapat mencegahdan mengetahui sedini mungkin faktor-faktor pencetus terjadinya abortus.Kata Kunci: Pengetahuan, Abortus, Faktor yang berhubungan dengan abortus.ABSTRACTAbortion is a fetus weighing less than 500 g or having completed less than 20 weeks gestational age at thetime of expulsion from the uterus, having no chance of survival. The abortus woman attitude is affected bythe support that given by husband, family, friends and health care provider. Many factors assumed asetiology of spontaneous abortion, include mother factor, fetal factor and others eksternal factors. Motherfactors such as age, paritas, previous history of abortus, genital infection, chronic disease, unwell uterus,mioma, poor lifestyle, drugs, fear and stress, sex activity and orgasme during pregnant and fatique-inducedactivity. Fetal factor related to abortion such as abnormality of chromosom. The others eksternal factorsinclude fisical injury, radiation, pollution, pesticides and on overcapacity megnet area. Regarding the rulesof maternity nurses as educator, the patients must be given appropriate information and education in orderto prevent and know early conditions affected abortus.Keywords: knowledge, abortus, related factors of abortus
Analisis Stigma dan Pengaruh Informasi Anti Stigma Terhadap Pesepsi Stakeholder Pada Program Kemiteraan Masyarakat Aiyub Aiyub; Kartina Zahri; Sufriani Sufriani
Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.3 KB) | DOI: 10.52199/inj.v9i2.12545

Abstract

AbstrakIntroduction: Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) harus bejuang melawan gejala penyakit dan stigma. Saat ini public stigma sering menjadi penyebab kekambuhan. Informasi, protest dan kontak merupakan intervensi yang efektif untuk melawan public stigma. Purpose: Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi Program Kemiteraan Masyarakat (PKM) dengan menganalisis stigmatisasi dan pengaruh informasi anti stigma. Methods: Desain penelitian adalah descriptive quantitative. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner serta dinanalisa secara deskriptif dan sample paired t-test. Results: Hasil analisa data menunjukkan bahwa stigma responden sangat positif, kecuali kemauan mempekerjakan dan mengawinkan anak dengan ODGJ yang masih rendah. Sementara perlakukan masyarakat terhadap ODGJ masih mengkhawatirkan, hanya kemudahan mendapatkan layanan kesehatan jiwa yang sudah sangat baik. Sementara pengaruh informasi anti stigma terhadap perubahan stigma responden ada pegaruh secara signifikan (t-test ˂ t-table). Conclusions: Stigma memiliki pengaruh besar terhadap ODGJ, sehingga intervensi anti stigma harus dilakukan secara konsistern, masiv dan bekelanjutan. Stakeholder harus bekerja keras  menyiapkan masyarakat peduli penderita dan keluarga mereka AbstractIntroduction: People with mental disorders have to fight against symptoms of disease and public stigma.  Currently, public stigma is a main cause of patient’s relapses. Information, protest and contact are effective for minimizing public stigma. Purpose: The purpose of study is to evaluate community partnership program by analyzing stigma of stakeholder and the influence of anti stigma information. Methods: The study design is descriptive quantitative. Samples were selected by purposive sampling. Data were analyzed by descriptive analysis and sample paired t-test. Results: According to data analysis, we can be concluded that stigma of respondents are minimize, except the willingness to employ and to marry their daughter with mental disorders. Community treatments for people with mental disorders is very worrying, except mental health services. Meanwile, analysis of sample paired t-test are shown that anti stigma information is not significant to chang stigma of respondents.Conclusions: The impact of stigma for mental disorders are very significants. Anti stigma intervention have to implement consistently, massively and continuesly. Stakeholder must work harder to prepare community for more empathy to mental disorders and their families.Keywords: Stigma, anti Stigma, and community partnership program. 
HUBUNGAN POLA AKTIVITAS FISIK DENGAN KESEHATAN FISIK LANJUT USIA DI GAMPONG NEUSU ACEH KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH TAHUN 2014 Ibrahim Hs; Nurul Huda Rahmi
Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v5i3.6561

Abstract

ABSTRAKSalah satu tanda kesehatan adalah adanya kemampuan seseorang melakukan aktivitas fisik secara teratur. Secara umum kondisi fisik seseorang yang telah memasuki masa lansia mengalami penurunan.Hal ini mengakibatkan, timbulnya gangguan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehingga terjadi ketergantungan pada orang lain.Penelitian ini bertujuan mencari hubungan antara pola aktifitas fisik dengan kesehatan fisik lansia di Gampong Neusu Aceh Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan deskriptif korelatif. Teknik pengambilan sampel yaitupurposive samplingsehingga sampel yang didapat adalah 50 responden. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 12 sampai dengan 22 Juni 2014, dengan menggunakan instrumen kuesioner dalam bentuk dichotomy choice.Dari hasil penelitian yang diperoleh, pola aktivitas fisik berada pada kategori baik (66%) dan kesehatan fisik lansia berada pada kategori baik (54%). Dari hasil pengolahan data diperoleh nilai p-value 0,028 0,05 yang artinya ada hubungan nyata antara pola aktifitas fisik dengan kesehatan fisik lansia di Gampong Neusu Aceh Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh tahun 2014.Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Kesehatan Fisik, Lansia ABSTRACTOne of the health indicators is the ability to perform regular physical activities. Generally, physical condition of a person gradually declines with advancing age. It cause them problems in earning their living so that they start to depends on others. The objective of this research was to find out the relation between physical activity and physical health for elderly in Gampong Neusu Aceh, Baiturrahman Subdistrict, Banda Aceh in 2014. The method used for this research was a descriptive correlative. The sample was selected by using a purposive sampling technique, resulting in the selection of 50 respondents. This research was conducted on Juni 12 – 22, 2014. The instrument used for the data collection was a set of questionnaire in dichotomy choice. The research results showed that the independent variable, i.e. physical activity, was in the category of 'good' (66%). For dependent variable, i.e. physical health for elderly, was in the category of 'good' (54%). The data analysis results revealed p-value = 0.028 0.05, which means that there was a significant relation between physical activity and physical health for elderly in Gampong Neusu Aceh, Baiturrahman Subdistrict, Banda Aceh 2014.Keywords : physical activities, physical health, elderly
EFEK PEMBERIAN ASI TERHADAP TINGKAT NYERI BAYI SAAT PENYUNTIKAN IMUNISASI DI KOTA DEPOK Rahayuningsih Sri Intan
Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.021 KB) | DOI: 10.52199/inj.v3i2.1584

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu prosedur yang menimbulkan nyeri karena sebagian besar diberikan melalui penyuntikan. Salah satu manajemen nyeri untuk menurunkan nyeri imunisasi adalah dengan pemberian ASI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sejauhmana efek pemberian ASI terhadap tingkat nyeri bayi saat penyuntikan imunisasi. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental, dengan pendekatan static group comparison yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri pada responden yang diberikan dan tidak diberikan ASI dengan menggunakan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang diimunisasi di wilayah kerja Puskesmas Beji dan Puskesmas Pancoran Mas Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Jumlah sampel 88 orang, 44 orang kelompok intervensi dan 44 orang kelompok kontrol. Analisis perbedaan tingkat nyeri saat penyuntikan imunisasi menggunakan Independent sample t-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat nyeri bayi yang diukur dengan skala FLACC (p=0,0001) dan skala RIPS (p=0,001) saat penyuntikan imunisasi pada bayi yang diberi ASI lebih rendah dibandingkan pada bayi yang tidak diberi ASI. Karakteristik bayi tidak mempengaruhi tingkat nyeri bayi yang diberi ASI saat penyuntikan imunisasi. Pemberian ASI sebagai pemenuhan kebutuhan dan hak anak, juga memiliki manfaat sebagai analgesik yang dapat menurunkan tingkat nyeri bayi yang disusui sebelum dan selama prosedur berlangsung. Selama menyusui, kebersamaan ibu dengan bayi memberikan rasa aman dan nyaman sehingga hal ini dapat dijadikan manajemen nyeri non-farmakologi dan penerapan atraumatic care guna meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pasien. Perawat anak sebagai salah satu praktisi yang dapat melakukan manajemen nyeri yang tepat bagi anak memerlukan kerja sama dengan tim kesehatan lainnya, serta pemerintah yang ada di daerah setempat.
EFEKTIFITAS MINI-CEX TERHADAP HASIL EVALUASI PRAKTIK PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI KLINIK BERSALIN KABUPATEN DELI SERDANG Agnes Purba; Elsarika Damanik
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.245 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.8822

Abstract

ABSTRAKMetode evaluasi yang digunakan oleh institusi pendidikan diploma tiga kebidanan untuk menilai keterampilan mahasiswa saat praktik klinik pada pemeriksaan kehamilan diantaranya ratting scale, case based discussion, portofolio (laporan) dan observasi. Namun belum ada satu metode evaluasi yang dianggap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Hal ini disebabkan perbedaan persepsi tentang pembelajaran klinik dan belum adanya pengembangan metode evaluasi pada pembelajaran keterampilan kinik kebidanan. Evaluasi menggunakan mini-cex merupakan strategi penting untuk pencapaian kompetensi mahasiswa melakukan pemeriksaan kehamilan. Dengan bukti bahwa mini-cex merupakan alat evaluasi yang realistis menilai keterampilan klinis mahasiswa. Untuk itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan menguji efektivitas instrumen mini-cex dalam mengevaluasi mahasiswa melakukan pemeriksaan kehamilan pada saat praktik klinik kebidanan. Desain penelitian berupa rancangan quasi eksperimen dengan posttest only with control group design, jumlah sampel kelompok kontrol dan intervensi masing-masing sebanyak 29 orang. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan pada 16 klinik bersalin Kabupaten Deli Serdang. Ratting scale digunakan pada kelompok kontrol dan mini-cex pemeriksaan kehamilan pada kelompok intervensi dan data dianalisis menggunakan uji Man-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan hasil evaluasi praktik pemeriksaan kehamilan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol lebih tinggi rerata pada kelompok intervensi yaitu sebesar 79,21 dan pada kelompok kontrol sebesar 71,10, uji statistik terdapat perbedaan rerata secara signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p-value (0,000). Diharapkan instrumen mini-cex dapat digunakan pada setiap praktik klinik kebidanan pada institusi pendidikan kebidanan sehingga dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam melakukan praktik terutama pemeriksaan kehamilan.Kata Kunci: Mini-CEX, Hasil Evaluasi, Pemeriksaan Kehamilan ABSTRACTThe evaluation methods commonly used in higher education diploma in midwifery to evaluate students’ competence during clinical practice in performing antenatal care are ratting scale, case-based discussion, portfolio assessment (report), and observation. However, it is argued that these methods still give low contribution in increasing students’ achievement. It might be because there are perception discrepancies on clinical learning and undeveloped evaluation methods on clinical skill learning in midwifery. To overcome these issues, the evaluation utilizing mini-cex might become a strategy to enhance students’ competence in performing antenatal care. Mini cex is considered as a more realistic measurement tool to assess students’ clinical competence. Thus, this study was conducted to examine the effectiveness of mini-cex as an assessment method in assessing students’ competence in performing antenatal care during their clinical practice. This study was designed in quasi experimental setting employing post test only with control group design. The total number of participants in each group, control group and intervention group, was 29. The present study was conducted for 2 months in 16 maternity clinics in Deli Serdang Regency. Ratting scale was employed to evaluate students’ competence in performing antenatal care in the control group and mini-Cex used in the intervention group. The data was analysed by performing Man-Whitney. It was obtained that the average score of  students’ evaluation result in performing antenatal care in the intervention group was higher, i.e. 79.21, than that of in the control group, i.e. 71.10. Based on statistical analysis, it was found that there was a significantly different average score between students in the intervention group and the control group with p value was 0.000. It is suggested that mini-Cex can be used in higher education diploma in midwifery to enhance students’ competence in performing antenatal care during clinical pratice. Keywords: mini-cex, result of practical evaluation, antenatal care
RESILIENSI PASIEN NAPZA SELAMA MASA REHABILITASI Budi Satria; Sazira, Sazira
Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.877 KB) | DOI: 10.52199/inj.v7i2.6458

Abstract

ABSTRAKBanyak masyarakat mengalami gejala hilangnya kebermaknaan spiritualitas yang mengakibatkan terjadinya penurunan kebahagiaan dan kesejahteraan psikologi. Akibatnya kekerasan banyak terjadi dan seolah menjadi cara menyelesaikan masalah. Bahkan diantaranya melakukan perilaku merusak diri sendiri seperti penyalahgunaan NAPZA. Salah satu cara yang digunakan untuk memulihkan pengguna NAPZA adalah dengan rehabilitasi. Kemampuan pengguna NAPZA kembali normal disebut resiliensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat resiliensi pasien NAPZA  selama masa rehabilitasi. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 sampai dengan 17 Juni 2016. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Teknik pengumpulan data dengan membagikan angket pada pasien NAPZA yang dibantu oleh perawat pelaksana yang bertugas di ruang tersebut dalam bentuk skala Likert yang terdiri dari 13 pernyataan. Metode analisis data  menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat resiliensi pasien NAPZA selama masa rehabilitasi terdapat 13 responden  (43,3%) mengalami tingkat resiliensi rendah dan sebanyak 17 responden (56,7%) mengalami tingkat resiliensi tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menyarankan kepada penyedia kesehatan, kelurga, serta masyarkat untuk selalu memberikan dukungan baik secara intrernal diri pasien maupun eksternal pasien untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan resiliensi pada pasien rehabilitasi NAPZA Rumah Sakit Jiwa Provinsi Aceh di Banda Aceh.Kata kunci: Resiliensi, Pasien Napza, Rehabilitasi. ABSTRACTMany people experience the symptoms of loss meanigfulness spiritualty which resulted the decreasing of happiness and posperity pyschological. As a result, violence occurs substantialy and it considers as the way to solve the problem for instance, doing self-destructive behavior, namely drug abuse. One way that can be used to recover the drug user is by rehabilitation. The ability of drug user’s return to be normal is called resilience. But it needs a good spirituality in order to mantain the resilience. The purpose of this study is to determine level  resilience of drug patients in rehabilitation room. This research was conducted on 10 until June 17, 2016. The method used for this research was a descriptive correlative research with a cross sectional study design. The sample was selected by using a purposive sampling technique, and 30 respondents were  selected. Technique of data collection in this study was by distributing questionnaires to the drug patients that assisted by a nurse who officiated  in the room in the form of Likert scale, consisting of 13 statements. The data was analyzed statistically by using a chi-square test. The result of this study shows that  level resilience of the drug patients in rehabilitation have 13 respondents (43,3%) experiencing low resilience and as much 17 respondents (56,7%) experiencing high resilience. Based on this study, researchers suggested on healthcare provider, family, and society can  give support internal and eksternal in patients to retain and increase the resilience of the drug patients resilience in psychriatric hospital Province Aceh in Banda Aceh.Keywords: Resiliensce, Drug of Patients, Rehabilitation 

Page 8 of 35 | Total Record : 348


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal Vol 9, No 1 (2018): Vol 9, No 1 (2018) Idea Nursing Jurnal Vol 9, No 3 (2018): Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 2 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal Vol 5, No 2 (2014): IDEA NURSING JOURNAL Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal More Issue