Idea Nursing Journal
Idea Nursing Journal (INJ) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya kecendekiawanan penulis dalam bidang keperawatan. Artikel antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan, dan pendidikan keperawatan.
Articles
348 Documents
PERILAKU MEROKOK DAN TINGKAT KECEMASAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 PADA REMAJA USIA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Nadia Ulfa;
Jufrizal Jufrizal;
Teuku Tahlil
Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52199/inj.v12i2.22648
Di Indonesia jumlah remaja yang merokok terus bertambah. Perokok memiliki risiko tinggi terpapar berbagai penyakit termasuk COVID-19. Paparan COVID-19 menyebabkan kecemasan pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku merokok dan tingkat kecemasan pada remaja selama masa pandemi COVID-19 di Sekolah Menengah Atas. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional studyyang dilakukan pada siswa di sebuah sekolah menengah atas di Provinsi Aceh. Metode pengambilan sampel adalah total sampling, melibatkansebanyak 193 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dari Global Youth Tobacco Survey (GYST) dan Hamilton Rating Scale for Anxiety(HRS-A). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner secara online. Hasil penelitian menunjukkan sebagian kecil (29,5%) remaja merokok dan kebanyakan (73,6%) tidak merasa cemas selama pandemi COVID-19. Covid-19 tidak meningkatkan prilaku merokok dan kecemasan remaja. Kepada petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan promosi kesehatan terkait bahayanya perilaku merokok dan informasi mengenai COVID-19 kepada remaja.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN VAKSINASI COVID-19 DI BANDA ACEH
Sri Wahyuni;
Teuku Samsul Bahri;
Riski Amalia
Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52199/inj.v12i3.22372
Wabah penyakit Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) sebagai pandemi global akibat penyebarannya yang sangat cepat di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Pengembangan vaksin COVID-19 menjadi upaya besar dalam memerangi pandemi COVID-19. Provinsi Aceh menjadi provinsi yang paling rendah tingkat penerimaan vaksin COVID-19 dari semua provinsi di Indonesia. Vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk mengurangi transmisi/ penularan COVID-19 dan mencapai kekebalan kelompok ( herd immunity ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan vaksinasi COVID-19 di Kecamatan Kuta Alam kota Banda Aceh 2021. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study.Populasi pada penelitian ini yaitu masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesma Kuta Alam yaitu sebanyak 109 orang. Teknik pengumpulan sampel adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner menggunakan 3 poin skala Likert yang membuka 30 pertanyaan. Analisa data menggunakan univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 5 faktor penerimaan vaksinasi (akses, keterjangkauan, kesadaran, penerimaan, dan aktivasi) faktor yang paling berpengaruh adalah faktor kesadaran (70,6%), keterjangkauan (68,8%) dan penerimaan (64,2%) serta faktor yang kurang berpengaruh yaitu faktor aktivasi (57,8) dan akses (51,4). Hal ini dilakukan bahwa promosi kesehatan dan edukasi terhadap masyarakat perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi banyaknya berita hoax yang beredar negatif dimasyarakat sehingga masyarakat memiliki stigma tentang vaksin COVID-19.
HUBUNGAN MOTIVASI DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELITUS
Siti Nurhaliza;
Riyan Mulfianda;
Yadi Putra
Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52199/inj.v12i2.22259
Salah satu faktor utama yang mempengaruhi terjadinya DM adalah pola makan yang tidak sehat dimana mereka cenderung terus-menerus mengkonsumsi karbohidrat dan makananan sumber glukosa secara berlebihan. Penatalaksanaan DM terdiri dari 4 pilar yang salah satunya adalah terapi nutrisi medis (diet). Faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet diantaranya adalah motivasi dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus di Desa Sangso Kecamatan Samalanga tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah analitik yang dilaksanakan pada tanggal 09 s/d 22 Juni 2021 di Desa Sangso Kecamatan Samalanga. Populasi dalam penelitian ini penderita DM di Desa Sangso sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian ada hubungan motivasi (p=0,009) dan dukungan keluarga (p=0,018) dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus di Desa Sangso Kecamatan Samalanga. Diharapkan kepada penderita diabetes melitus terutama yang sudah lansia untuk menjaga pola makan agar kondisi gula darah menjadi stabil dan penderita DM memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI ACEH
Mauidhah Mauidhah;
Farah Diba;
Rahmawati Rahmawati
Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52199/inj.v12i3.22462
Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang besar bagi kelangsungan pelayanan kesehatan rutin salah satunya kegiatan imunisasi dasar lengkap. Hal ini dapat dibuktikan dari kepatuhan imunisasi di Aceh yang masih berada pada kategori rendah dengan capaian hanya 23,76%. Kepatuhan pemberian imunisasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti disebutkan dalam Health Belief Model yaitu faktor modifikasi, persepsi dan kemungkinan tindakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan pemberian imunisasi dasar lengkap pada masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian berupa deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua Baduta di wilayah kerja Puskesmas Peusangan. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 104 orang, dilakukan dengan cara survey. Hasil menunjukkan bahwa faktor modifikasi (pengetahuan) responden yang dikategorikan baik (51,9%), persepsi responden dikategorikan kurang (53,8%), dan kemungkinan tindakan responden dikategorikan kurang (61,5%). Direkomendasikan kepada petugas Puskesmas Peusangan untuk memberikan edukasi dan promosi terkait imunisasi sejak dari masa kehamilan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, persepsi dan tindakan pelaksanaan imunisasi dasar lengkap.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN TENAGA KESEHATAN DALAM MEMUTUSKAN PENULARAN COVID-19
susi maulina;
Riyan Mulfianda;
Saiful Riza
Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52199/inj.v12i2.22121
Peran tenaga kesehatan dalam masalah covid-19 yaitu melakukan koordinasi lintas program di Puskesmas. Tenaga kesehatan tentunya dapat memutuskan rantai penularan covid-19 dengan cara meningkatkan pengetahuan baik secara mandiri maupun bersama teman dalam bekerja. Pengetahuan yang didapatkan tenaga kesehatan tentunya akan berdampak baik pada kepatuhan tenaga kesehatan dalam memutuskan rantai penularan covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan tenaga kesehatan dalam memutuskan rantai penularan covid-19. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif korelasi dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan yang berjumlah 89 orang. Adapun teknik pengambilan sampel secara total sampling dimana mengambil keseluruhan dari total populasi sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 89 orang. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Krueng Barona Jaya pada tanggal 15 – 28 Maret tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 62 responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik sebagian besar yaitu 39 responden (62,9%) patuh dalam memutuskan rantai penularan covid-19. Adapun dari 21 responden yang memiliki tingkat pengetahuan cukup sebagian besar yaitu 19 responden (90,5%) tidak patuh dalam memutuskan rantai penularan covid-19. Kemudian dari 6 responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang semuanya tidak patuh dalam memutuskan rantai penularan covid-19. Berdasarkan uji stastistik didapatkan p-value = 0,000 (p 0.05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan tenaga kesehatan dalam memutuskan rantai penularan covid-19. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan dengan cara menerapkan protokol kesehatan dalam memutuskan rantai penularan covid-19.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA ASMA
Nazalia Asrita;
Maimun Tharida;
Syarifah Masthura
Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52199/inj.v12i2.22115
Asma bronkialis merupakan penyakit yang ditandai oleh peradangan kronik jalan nafas. Asma termasuk kedalam salah satu dari 4 penyakit tidak menular (PTM) utama yaitu penyakit jantung, kanker dan gangguan pernafasan kronis. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas maupun kuantitas tidur, salah satu diantaranya adalah kecemasan. Semakin berat tingkat kecemasan semakin buruk kualitas tidurnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada penderita asma di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah analitik yang dilaksanakan pada tanggal 27 April s/d 11 Mei 2020 di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini seluruh penderita asma yang berjumlah 45 orang. Teknikdalam penelitian ini adalah total sampling. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil univariat menunjukkan sebagian besar responden dalam penelitian ini memiliki kecemasan berada pada kategori berat yaitu sebanyak 24 responden (53,3%) dan sebagian besar responden dalam penelitian ini memiliki kualitas tidur berada pada kategori buruk yaitu sebanyak 34 responden (75,6%). Analisa bivariat menunjukkan ada hubungan kecemasan dengan kualitas tidur penderima asma dengan nilai p value 0,000 (p 0,05). Diharapkan kepada penderita asma untuk dapat meningkatkan manajemen kopingnya dengan bantuan keluarga dan petugas kesehatan agar dapat mengurangi kecemasan sehingga akan berdampak pada kualitas tidur yang lebih baik
PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DIET HIPERTENSI DI KABUPATEN BIREUEN
Ghinaa Farhah;
Husna Hidayanti;
Yuni Arnita
Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52199/inj.v12i3.22400
Hipertensi menjadi salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Berbagai komplikasi dapat terjadi akibat penyakit hipertensi seperti penyakit jantung koroner, stroke, retinopati dan gagal ginjal. Untuk itu, penyakit hipertensi memerlukan penatalaksanaan yang tepat. Salah satunya yaitu dengan metode diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Pengetahuan keluarga terkait hal ini sangat diperlukan untuk keberhasilan pengendalian tekanan darah penderita hipertensi Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan keluarga tentang diet hipertensi. Jenis penelitian berupa deskriptif dengan desain cross sectional study. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu keluarga dari penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen dan sebanyak 95 responden menjadi sampel melalui metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner terdiri dari 30 item pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan keluarga berada pada kategori baik sebanyak 44 reponden (46,3%). Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat melakukan edukasi kesehatan secara berkala kepada keluarga tentang pentingnya diet DASH bagi pasien hipertensi.
PENGETAHUAN IBU TERKAIT STATUS GIZI BALITA DI GAMPONG PANTE GAJAH
Herlina Dewi;
Neti Hartaty;
Dini Mulyati
Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52199/inj.v12i2.22344
Masalah stunting di Indonesia berada pada peringkat ke 4 tertinggi di dunia. Salah satu faktor penyebab terjadinya stunting yaitu tingkat pengetahuan ibu yang kurang akan pentingnya status gizi balita. Pengetahuan ibu sangat diperlukan agar dapat menyediakan makanan yang mempunyai nilai gizi yang tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu terkait status gizi. di Gampong Pante Gajah Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di Gampong Pante Gajah Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen yaitu berjumlah 73 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan pengukuran status gizi dengan menggunakan buku registrasi posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu terhadap status gizi balita berada pada kategori baik 82,6%.
Instrumen Untuk Mengukur Kecemasan Pada Lansia
Nailal Hidayati;
Dara Febriana;
Khairani Khairani
Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52199/inj.v12i3.22476
Peningkatnya jumlah lansia setiap tahunnya, disertai dengan berbagai penyakit patologis yang diderita mengakibatkan lansia mengalami berbagai gangguan salah satunya adalah gangguan kecemasan yang mana akan mempengaruhi lansia dalam menjalani kehidupannya. Untuk mencegah terjadinya kecemasan, perlu diketahui lebih lanjut tentang kecemasan pada lansia. Tujuan tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi instrumen yang sesuai untuk digunakan guna menilai kecemasan pada lansia. Literatur reveiw dilakukan menggunakan database Pubmed dan Science Direct dengan mengambil instrumen studi yang dipublikasikan selama 20 tahun terakhir. Studi dimasukkan jika mereka melaporkan sifat psikometrik, difokuskan pada lansia yang berusia ≥60 tahun, serta terpublikasi dalam bahasa Inggris. Terdapat tiga instrumen yang secara khusus mengukur kecemasan pada lansia (AMAS-E, GAI dan GAS), semua instrumen ini merupakan self-report dan memiliki 20-44 item. Seluruh instrumen ini dilaporkan memiliki sifat psikometrik yang lengkap. Meskipun tinjauan ini mengambil instrumen yang digunakan untuk menilai khusus kecemasan pada lansia, namun ada kebutuhan untuk penelitian lebih lanjut tentang validasi instrumen kedalam versi Bahasa Indonesia. Selain itu, pengembangan dan validasi instrumen baru yang dapat digunakan pada populasi lansia (dengan berbagai penyakit), harus dipertimbangkan.
Faktor Yang Mempengaruhi Keaktifan Kader Dalam Kegiatan Posyandu Di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh
Nur Abidah;
Iskandar Iskandar;
Mulyatina Mulyatina
Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52199/inj.v12i3.22310
Kader posyandu merupakan komponen setral pada pelaksanaan kegiatan posyandu, keikutsertaan dan keaktifannya yang mampu mengajak masyarakat untuk dapat mengikuti kegiatan posyandu. Peran kader sangatlah penting dikarenakan kader bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Apabila kader tidak aktif, maka kegiatan pelaksaan posyandu juga tidak akan menjadi optimal. Peran kader sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan program posyandu khususnya dalam pemantauan tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengarui keaktifan kader posyandu di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh 2021. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional yang dilaksanakan pada tanggal 16 s/d 28 Maret 2020 di Puskemas Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini seluruh para kader posyandu yang sudah terdaftar diwilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng yang berjumlah 69 kader. Teknik dalam penelitian ini adalah total sampling. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian ada pengaruh pengetahuan (p=0,011), sikap (p=0,001) dan motivasi (p=0,000) terhadap keaktifan kaser.