cover
Contact Name
Socio Religia
Contact Email
Socio Religia
Phone
-
Journal Mail Official
luthfisalim@radenintan.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/sr/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Socio Religia
ISSN : 27152065     EISSN : 30470919     DOI : -
Jurnal Socio Religia invites scientists, researchers, and students to contribute their research related to the fields of sociology of religion, such as religious society, multicultural society, Conflict, gender, social development, family and relationship, democracy, social movement, urban and rural society, Pesantren Sociology, social psychology and interfaith social relations either textual or field research with a social perspective, especially in theoretical framework of sociology of religion
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023): Socio Religia" : 5 Documents clear
DIGITALISASI SEBAGAI KEBUDAYAAN BARU TERHADAP PEMBANGUNAN PEDESAAN Lestari, Amilia
Socio Religia Vol. 4 No. 2 (2023): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v4i2.17724

Abstract

Digitalisasi menjadi kekuatan dalam transformasi sosial dan ekonomi global. Sebagai alat yang kuat untuk mengatasi tantangan pembangunan pedesaan, digitalisasi berperan menciptakan budaya baru di pedesaan. Tulisasn ini bertujuan memberikan informasi terkait analisis dampak digitalisasi sebagai kebudayaan baru dalam pembangunan pedesaan, dengan mempertimbangkan manfaat, tantangan, dan peluang. Penggunaan tinjauan literatur sebagai metode penelitian yang membahas tentang digitalisasi dan pembangunan pedesaan serta analisis kasus yang relevan. Penelitian ini memperlihatkan bahwa digitalisais dapat memberikan peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaa melalui akses yang lebih baik terhadap informasi, layanan kesehatan, pendidikan dan peluang ekonomi serta inklusi sosial dan peningkatan kualitas infrastruktur desa. Tulisan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaiamana digitalisasi dapat menjadi kebudayaan baru dalam pembangunan pedesaan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan dan strategi yang efektif untuk mempromosikan digitalisasi yang inklusif dan berkelanjutan.Kata Kunci: Digitalisasi, Pembangunan Pedesaan, Kebudayaan Baru, Inklus Sosial, Teknologi Digital, Partisipasi Masyarakat.
Melihat Problem Rekognisi Penghayat Kepercayaan di Indonesia fata, khoirul
Socio Religia Vol. 4 No. 2 (2023): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v4i2.20554

Abstract

Penghayat kepercayaan merupakan minoritas agama yang seringkali mendapatkan hambatan dalam proses rekognisinya di Indonesia. Hambatan tersebut bermula dari misrepresentasi berkepanjangan dalam pengetahuan, stereotype masyarakat, hingga kebijakan negara. Pembaruan Kebijakan serta upaya advokasi telah membawa harapan baru bagi rekognisi penghayat kepercayaan. Hal ini ditandai dengan putusan MK tahun 2017 yang memberikan hak pengakuan warga negara dalam Kolom Agama di KTP. Meski demikian, perkembangan signifikan ternyata belum sepenuhnya menggambarkan situasi rekognisi ideal. Atas permasalahan tersebut penelitian ini berupaya menjawab: 1) Bagaimana problem rekognisi penghayat kepercayaan di Indonesia? 2) Bagaimanakah equal recognition memandang problem penghayat kepercayaan dan dipraktikkan di Indonesia?. Penelitian ini menemukan bahwa tersisa problem rekognisi penghayat kepercayaan di Indonesia, utamanya pasca-putusan MK, berupa: kurangnya layanan pendidikan (guru honorer, tenaga pendidik), petugas pelayanan pencatatan sipil yang belum tersosialisasi, serta ambiguitas di dalam praktik pembedaan kolom agama dan kolom kepercayaan KTP elektronik. Dalam menyelesaikan egual recognition dalam ranah publik, peneliti merekomendasikan upaya lebih lanjut pada: kebijakan (penguatan rekognisi), pelayanan (sosialisasi dan sinkronasi), penerimaan (penguatan “ruang” pertemun).
CHILDREN CRISIS CENTRE LAMPUNG: PENANAMAN NILAI SOSIAL KEAGAMAAN PADA ANAK YANG DI LACURKAN Rofikah, Liani; Rosana, Ellya
Socio Religia Vol. 4 No. 2 (2023): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v4i2.20556

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran Children Crisis Center (CCC) dalam menanamkan nilai-nilai sosial dan keagamaan pada anak-anak korban prostitusi di Panjang, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memanfaatkan sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui interaksi langsung dengan pengurus CCC dan anak-anak yang terlibat, sedangkan data sekunder bersumber dari referensi yang relevan. CCC memainkan peran penting dalam memberikan sosialisasi primer kepada anak-anak, menanamkan nilai-nilai umum dan agama sesuai dengan norma-norma masyarakat. Selain itu, pusat ini juga melakukan sosialisasi sekunder dengan menawarkan program pelatihan khusus yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan anak-anak, mempersiapkan mereka untuk masa depan yang lebih mandiri dan berdaya. Penelitian ini juga menyoroti nilai-nilai sosial dan agama tertentu yang ditanamkan CCC pada anak-anak, seperti kebersamaan, kasih sayang, kepedulian, dan empati serta simpati. Melalui berbagai kegiatan dan program, pusat ini menciptakan lingkungan di mana anak-anak dapat berkembang secara holistik, baik secara sosial maupun spiritual. Pada akhirnya, upaya CCC tidak hanya berfungsi untuk merehabilitasi anak-anak tetapi juga untuk mengintegrasikan kembali mereka ke dalam masyarakat sebagai individu yang berdaya, bebas dari stigma yang terkait dengan masa lalu mereka. Studi ini menyoroti peran penting yang dimainkan oleh organisasi seperti CCC dalam membentuk kehidupan dan masa depan anak-anak rentan dalam situasi yang penuh tantangan.
Dramaturgi Instagram dan Perilaku Sosial Keagamaan Mahasiswa Mariati, Mariati; Salim, Luthfi
Socio Religia Vol. 4 No. 2 (2023): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v4i2.20557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan Dramaturgi Instagram terhadap perilaku sosial keagamaan mahasiswa di era digital. Platform media sosial, terutama Instagram, telah menjadi panggung virtual di mana mahasiswa memainkan peran-peran sosial mereka, termasuk dalam konteks identitas keagamaan. Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa menggunakan Instagram untuk membentuk, mengekspresikan, dan mengelola identitas keagamaan mereka, serta dampaknya terhadap interaksi sosial dan persepsi keagamaan.Metode penelitian yang digunakan melibatkan analisis konten terhadap akun Instagram mahasiswa yang secara eksplisit mengekspresikan identitas keagamaan mereka. Data yang dianalisis mencakup pemilihan foto, caption, hashtag, dan interaksi sosial. Penelitian ini juga melibatkan wawancara mendalam dengan sejumlah mahasiswa untuk mendapatkan wawasan tentang pengalaman dan pemikiran mereka terkait dramaturgi keagamaan di Instagram.Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan Dramaturgi Instagram secara aktif untuk menciptakan narasi keagamaan yang sesuai dengan nilai-nilai dan keyakinan mereka. Mereka memilih konten yang mencerminkan aktivitas keagamaan, berbagi kutipan agama, dan terlibat dalam interaksi sosial dengan komunitas keagamaan di platform tersebut. Dampak dari dramaturgi keagamaan ini juga mencakup pengaruh terhadap persepsi dan pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai keagamaan
Pariwisata Dan Sosial Keagamaan Di Masyarakat Pekon Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat Fatonah, Fatonah; haryanto, Alek pratama
Socio Religia Vol. 4 No. 2 (2023): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v4i2.20560

Abstract

Pariwisata dapat diartikan sebagai kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seorang atau sekelompok orang mengunjungi tempat tertentu dengan tujuan rekreasi, mengembangkan pribadi, atau mempelajari daya tarik wisata yang dikunjungi.  Masalah dalam penelitian ini yaitu kondisi sosial keagamaan masyarakat tanjung setia dan dampak dari adanya pariwisata Pantai Tanjung Setia terhadap perubahan sosial keagamaan masyarakat. Jenis penelitian ini adalah field research atau penelitian lapangan, Penelitian dilakukan dengan cara terjun langsung kelapangan untuk mengamati fenomena dalam suatu keadaan ilmiah dan menghasilkan data deskriptif, berupa data-data tertulis dari orangorang dan penelitian yang diamati secara langsung. Pada penelitian ini peneliti akan mendeskripsikan sesuai dengan data yang didapat dilapangan mengenai dampak pariwisata Tanjung Setia terhadap sosial keagamaan masyarakat di Pekon Tanjung Setia. Peneliti mendapatkan data primer dalam studi lapangan melalui wawancara kepada masyarakat Pekon Tanjung Setia sebagai sumber utama dalam mencari data-data yang diperlukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5