cover
Contact Name
Hara Permana
Contact Email
coutionbbc@gmail.com
Phone
+62895363144631
Journal Mail Official
coutionbbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Sutawinangun, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153, Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Coution : Journal of Counseling and Education
ISSN : -     EISSN : 27466787     DOI : 10.47453
Coution Journal is managed and published by the Islamic Education Counseling Guidance Study Program of the Tarbiyah Faculty of Islamic University Bunga Bangsa Cirebon. college student. The scope of scientific articles published in this journal is about counseling and education as well as those relating to the scientific study of counseling guidance. Coution Journal is published twice a year, in February and August.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2020): Coution" : 7 Documents clear
Layanan Bimbingan Dan Konseling Daring Selama Masa Pandemi Covid-19 Putri, Vany Dwi
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.95

Abstract

In the early 2020, the world was shocked by the corona outbreak virus (Covid-19) which infected almost all countries in the world. In Indonesia, the Government issued an emergency status from 29 February 2020 to 29 May 2020 related to the corona virus pandemic with a total time of 91 days. Bold learning instructed by the government is also determined in the provision of guidance and counseling programs. Student learning activities are directed in the form of online learning or online at home. Online learning activities are basically very diverse, among others, can be carried out through google classroom, zoom, educational tv, interactive learning in the home learning portal, Ruang Guru and other online learning applications The difference between guidance and counseling programs with other subjects is, guidance and counseling programs do not provide materials or assignments that burden students. Guidance and counseling programs provide learning through meaningful formats for students. Abstrak Pada awal tahun 2020, dunia dikejutkan dengan wabah virus corona (Covid-19) yang menginfeksi hampir seluruh negara di dunia. Di Indonesia, Pemerintah telah mengeluarkan status darurat bencana terhitung mulai tanggal 29 Februari 2020 hingga 29 Mei 2020 terkait pandemic virus corona dengan jumlah waktu 91 hari. Pembelajaran daring yang diinstruksikan oleh pemerintah juga ditetapkan dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling. Kegiatan pembelajaran siswa diarahkan dalam bentuk pembelajaran secara daring atau online di rumah. Kegiatan pembelajaran secara daring ini pada dasarnya sangat beragam, antara lain dapat dilaksanakan melalui google classroom, zoom, tv edukasi, belajar interaktif di portal rumah belajar, ruang guru dan aplikasi belajar online lainnya Perbedaan layanan bimbingan dan konseling dengan materi pelajaran lain adalah, layanan bimbingan dan konseling tidak memberikan materi-materi ataupun tugas-tugas yang memberatkan siswa. Layanan bimbingan dan konseling menyajikan layanan dalam pembelajaran daring melalui format yang bermakna bagi peserta didik
Konsep Bimbingan Dan Konseling Perspektif Pendidikan Karakter Non Dikotomik Ussolikhah, Nakhma
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.104

Abstract

BK services make students able to know themselves independently, able to plan for the future better. Mistakes often occur in terms of understanding, but educators cannot be separated from their role in dealing with children who are "problematic", the function of BK plays a very important role in optimizing the developmental stage, through BK services it is expected to be able to shape individual character to be better, the cooperation of all school personnel and Hard work and seriousness of the counselors in carrying out their duties are the main keys to the success of the service which in the end can contribute to quality human resources. The research method used is qualitative in which the researcher conducts research with the method of observation, and interviews with counselors who work in formal educational institutions. The role of the researcher is as a full observer where the researcher observes the BK service process provided to the client until the client finally finds a solution. Character is part of individual intervention, according to the results of studies that have been reviewed in several scientific forums, it has been suggested that moral value education is oriented towards self-enlightenment from individual life systems in general. This is formed on the basis of fostering, enforcing, realizing and developing a set of values, and is given with the aim of changing behavior. Abstrak Layanan BK menjadikan peserta didik mampu mengenal diri pribadi secara mandiri, mampu merencanakan masa depan menjadi lebih baik. Kekeliruan sering kali terjadi dalam hal pemahaman, namun pendidik tidak lepas dengan peran dalam menangani anak yang “bermasalah”, fungsi BK berperan sangat penting dalam optimalisasi tahap perkembangan, melalui layanan BK diharapkan mampu membentuk karakter individu menjadi lebih baik, kerja sama seluruh personil sekolah dan kerja keras serta kesungguhan para konselor dalam melaksanakan tugas merupakan kunci utama keberhasilan layanan yang pada akhirnya, mampu berkontribusi terhadap SDM yang berkualitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang mana peneliti melakukan penelitian dengan metode observasi, dan wawancara kepada para konselor yang bertugas di lembaga pendidikan formal. Peran peneliti disini sebagai pengamat penuh dimana peneliti melakukan pengamatan terhadap proses layanan BK yang diberikan kepada klien sampai akhirnya klien tersebut menemukan penyelesaian. Karakter merupakan bagian dari intervensi individu, sesuai dengan hasil studi yang telah dikaji pada beberapa forum ilmiah telah dikemukakan bahwa pendidikan nilai moral berorientasi pada pencerahan diri dari system kehidupan individu secara umum. Hal ini dibentuk atas dasar membina, menegakkan mewujudkan dan mengembangkan perangkat tatanan nilai, serta diberikan dengan tujuan perubahan perilaku.
Terapi Mandi Terhadap Pecandu Narkotika Di Pondok Pesantren Al-Qodir Cangkringan Sleman Yogyakarta Muslimah, Muslimah
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.114

Abstract

This study aims to determine how the process and benefits of bath therapy for narcotic addicts at Al-Qodir Islamic Boarding School, Cangkringan, Sleman Yogyakarta. This research is a qualitative research with two clients who undergo healing due to narcotics addiction. Methods of data collection by interview, observation, documentation. The method of checking the validity of the data used the "triangulation" technique. Data analysis using qualitative descriptive analysis. The results of this study describe that the process of bathing therapy carried out by narcotic addicts at the Al-Qodir Islamic boarding school goes through several stages. The first is the preparation stage, namely the therapist preparing the facilities, waking the narcotic addicts santri, and reading prayers into the bathroom. The second stage of implementation is the intention to bathe, perform ablution, and pour water all over the body. The third stage of closing is reading the prayer out of the bathroom, and giving suggestions from the therapist. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses dan manfaat terapi mandi terhadap pecandu narkotika di Pondok Pesantren Al-Qodir Cangkringan Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian dua orang klien yang menjalani penyembuhan akibat pecandu narkotika. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Metode pemeriksaan keabsahan data dengan tehnik “triangulasi”. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa proses terapi mandi yang dilakukan oleh para santri pecandu narkotika di pondok pesantren Al-Qodir ini melalui beberapa tahapan. Pertama tahap persiapan yaitu terapis menyiapkan sarana, membangunkan para santri pecandu narkotika, dan membaca do’a masuk kamar mandi. Tahap kedua pelaksanaan yaitu niat mandi, berwudhu, menyiramkan air ke seluruh tubuh. Tahap ketiga penutupan yaitu membaca do’a keluar kamar mandi, dan memberikan sugesti dari terapis.
Layanan Bimbingan Dan Konseling Berbasis Teknologi Informasi Pada Masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Gozali, Achmad
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.117

Abstract

Government policy in opposing the Covid-19 pandemic with the aim of preventing and breaking the chain of transmission of Covid-19 discusses the application of PSBB (Large-Scale Social Restrictions) and conducting learning in networks (brave) in the field of education. Likewise the implementation of guidance and counseling services is done online or online by utilizing rapidly developing technology. The technology that was originally used in counseling is only as a supporting tool to facilitate data collection, data processing, needs assessment, and service support, now internet-based technology has become a major need that influences the success in implementing counseling and guidance services during the PSBB. Accordingly, the survey results show that the number of internet users aged 10-14 years was 66.2%, aged 15-19 years 91% which were the most users (APJII, 2018) and in 2020 the literacy age of 15 years and over was 96 % ranks the top of internet users. This can be used as a benchmark that the age of ramaja or students is a potential age of using the internet, which means that between counselor and counselee has the potential to be able to carry out interactive communication. So there needs to be adjustments and guidelines for guidance and counseling services based on information technology, so that counseling service activities remain effective and optimal. In the implementation of BK services that are carried out by using several applications from various platforms and technologies, it is necessary to pay attention to several things including potential, obstacles or challenges, strengths, weaknesses, and code of ethics in implementing information technology-based guidance and counseling services. Abstrak Kebijakan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan tujuan untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19 diantaranya yaitu menerapkan PSBB (Pembatasan Social Berskala Besar) dan melakukan pembelajaran dalam jaringan (daring) pada institusi pendidikan. Begitupun pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling (BK) dilakukan secara daring atau online dengan memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang pesat. Teknologi yang semula digunakan dalam konseling hanya sebagai sarana pendukung untuk mempermudah dalam menghimpun data, mengolah data, asesmen kebutuhan, dan pendukung pelayanan, kini teknologi yang berbasis internet menjadi kebutuhan utama yang mempengaruhi keberhasilan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling pada masa PSBB. Sejalan dengan itu, hasil survey menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet usia 10-14 tahun 66,2%, usia 15-19 tahun 91% yang merupakan pengguna terbanyak (APJII, 2018) dan pada tahun 2020 usia literasi yaitu 15 tahun ke atas sebesar 96% menempati urutan puncak pengguna internet. Hal tersebut dapat dijadikan tolak ukur nahwa usia remaja merupakan usia potensial menggunakan internet, yang artinya antara konselor dan konseli berpotensi untuk dapat melakukan komunikasi interaktif. Sehingga perlu ada penyesuaian dan pedoman terhadap layanan bimbingan dan konseling berbasis teknologi informasi, agar kegiatan layanan BK tetap terlaksana secara efektif dan optimal. Dalam pelaksanaan layanan BK yang dilakukan dengan menggunakan beberapa aplikasi dari berbagai platform dan teknologi tersebut perlu memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah hambatan atau tantangan, kelebihan, kelemahan, dan kode etik dalam menerapkan layanan bimbingan dan konseling berbasis teknologi informasi.
Studi Kasus: Penggunaan Intervensi Token Ekonomi Untuk Menurunkan Perilaku Agresif Pada Anak Usia Dini Fajri, Rizqi Isnaeni
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.118

Abstract

Aggressive behavior often occurs in children, especially in early childhood. Many factors of a child having an aggressive attitude, environmental factors or a person who can be imitated or emulated and not given a correct understanding of how to behave should make the child have that attitude. In this case study, you were given a series of psychological tests to determine the dynamics of your personality. So get comprehensive results, by providing BINET, VSMS, NST, observation and interview tests. The next step is giving an intervention to you, the intervention is carried out for one month by conducting three session meetings or the first session introducing, the second session informing you about the agreement that should be done, the third session conducting a joint evaluation of the activities that you have carried out. The method used to modify the economic token can reduce the aggressive behavior ananda, it was strengthened by the family and teacher when holding a follow-up. The class teacher revealed that anada had pinched behavior, hit her themes and sometimes she could share with her friends at school. Meanwhile, the family said that you don't speak loudly or angry when you want something Abstrak Perilaku agresif seringkali terjadi pada anak, terlebih pada anak usia dini. Banyak faktor seorang anak memiliki sikap perilaku agresif, faktor lingkungan tempat tinggal atau adanya orang yang dapat ditiru atau dicontoh dan tidak diberikannya pemahaman yang benar tentang bagaimana seharusnya bersikap menjadikan anak memiliki sikap tersebut. Studi kasus ini, ananda diberikan serangkaian tes psikologis untuk mengetahui dinamika kepribadian ananda. Sehingga mendapatkan hasil yang komprehensif, dengan memberikan tes BINET, VSMS, NST, observasi dan wawancara. Langkah selanjutnya yaitu memberikan intervensi kepada ananda, intervensi dilakukan selama satu bulan dengan melakukan tiga sesi pertemuan yatiu sesi pertama melakukan pengenalan, sesi kedua memberitahukan kepada ananda tentang kesepakatan yang harus dilakukan oleh ananda, sesi ketiga melakuan evaluasi bersama tentang kegiatan yang telah dilakukan ananda. Metode modifikasi token ekonomi yang digunakan dapat menurunkan perilaku agresif ananda, hal itu dikuatkan oleh keluarga dan guru saat mengadakan follow up. Guru kelas mengungkapkan bahwa annada berkurang perilaku mencubit, memukul temanya dan kadangkala ananda sudah dapat berbagi dengan teman-temannya di sekolah. Sedangkan dari pihak keluarga mengatakan bahwa ananada tidak berbicara dengan nada keras atau marah ketika menginginkan seuatu.
Pengaruh Keharmonisan Keluarga Terhadap Kenakalan Remaja Di SMK Al-Hidayah Kota Cirebon Budiana, Budiana; Riyani, Ade; Muzhirul, Akhmad; Abidin, M.; Saputra, Wandi
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.137

Abstract

Kenakalan remaja merupakan salah satu penyakit sosial yang muncul di kalangan masyarakat setempat. Sehingga masalah seperti ini perlu sekali diperhatikan oleh para orang tua sehingga tidak akan mengakibatkan atau menyebar luas terhadap yang lainnya. Begitu besar dan pentingnya peranan keluarga yang harus dimainkan oleh orang tua dalam mendidik anak, maka dengan adanya peranan masing-masing anggota keluarga hendaknya orang tua saling melengkapi sehingga dapat membentuk keluarga yang harmonis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh keharmonisan keluarga terhadap kenakalan remaja di SMK Al-Hidayah Cirebon. Penelitian ini menelaah pengaruh satu variabel dengan variabel atau dengan nama lain disebut dengan korelasional. Adapun pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan keharmonisan keluarga sebanyak lima pertanyaan dan berkaitan dengan kenakalan remaja sebanyak lima pertanyaan. Jumlah korenponden yang di beri pertanyaan sebanyak 30 orang. Hasil yang di dapat adalah terdapat hubungan linear secara signfikan antara variable keharmonisan keluarga dengan variable kenakalan remaja, dengan uji linearitas sinifikasi yang didapakan ialah 0,236 lebih dari 0,05. Dan terdapat pula pengaruh antara keharmonisan keluarga terhadap kenakalan remaja, korelasi atau hubungan (R) yaitu sebesar 0.482 dan besaran koefisien determinasi (R2) sebesar 0.232. Maka dari itu dapat dipahami bahwa pengaruh variable keharmonisan keluarga terhadap variable kenakalan remaja adalah sebesar 48,2% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variable lain. Sedangkan nilai t hitung 2.910 dengan nilai signifikansi 0.007 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak.
Peran Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) Dalam Meningkatkan Kemampuan Kontrol Diri Perilaku Menyimpang Remaja Faishol, Lutfi; Budiyono, Alif
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.154

Abstract

The rationale for the existence of a youth counseling information center (PIK-R) is expected to have a role in increasing the ability of adolescent deviant behavior self-control, in this case especially students of SMA N 4 Purwokerto and adolescents in the Baturaden district. Quantitative research using survey research methods with explanatory research design. The approach in this study is cross sectional. PIK-R plays an important role in increasing the ability to self-control deviant behavior in adolescents. PIK R is needed and very useful for adolescents, so the hypothesis proposed in this study is that there is a positive and significant contribution between the role of PIK-R on the ability to control deviant behavior. The ability to control deviant behavior of the dependent variable, while the role of PIK R as the independent variable. The results of hypothesis testing indicate that the role of PIK R on the ability to self-control adolescent deviant behavior has a significant (significant) positive relationship with the correlation coefficient r = 0.572. The strength of the relationship has a coefficient of determination R2 = 0.369, this means that the variation that occurs in the variable ability to control deviant behavior is 36.9% determined by the role of PIK R. So it can be concluded that the contribution of PIK R's role to the ability to self-control adolescent deviant behavior is 36.9%, This shows that the role of PIK R is sufficient to contribute to the ability to self-control adolescent deviant behavior. Abstrak Dasar pemikiran adanya pusat informasi konseling remaja (PIK-R) diharapkan memiliki peran dalam meningkatkan kemampuaan kontrol diri prilaku menyimpang remaja, dalam hal ini khususnya siswa-siswi SMA N 4 Purwokerto dan remaja yang ada dikecamatan Baturaden. Penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survey dengan rancangan penelitian explanatory riset. Pendekatan pada penelitian ini adalah cross sectional.PIK-R memegang peranan penting dalam meningkatkan kemampuan kontrol diri prilaku menyimpang pada remaja.. PIK R sangat dibutuhkan dan sangat bermanfaat bagi remaja, sehingga hiptesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya kontribusi yang positif dan signifikan antara peran PIK-R terhadap kemampuan kontroldiri perilaku menyimpang. Kemampuan kontroldiri perilaku menyimpang variabel terikat, sedangkan peran PIK R sebagai variabel bebasnya. Hasil pengujian hipotesis yang menunjukkan bahwa peran PIK R terhadap kemampuan control diri perilaku menyimpang remaja mempunyai hubungan yang positif yang berarti (signifikan) dengan koefisien korelasi r = 0,572. Kekuatan hubungannya memiliki koefisien determinasi R2 = 0,369, hal ini diartikan bahwa variasi yang terjadi pada variabel kemampuan kontroldiri perilaku menyimpang sebesar 36.9 % ditentukan oleh peran PIK R. Sehingga dapat disimpulkan kontribusi peran PIK R terhadap kemampuan control diri perilaku menyimpang remaja sebesar 36.9%, hal ini menunjukkan bahwa peran PIK R cukup memberikan kontribusi terhadap kemampuan control diri perilaku menyimpang remaja.

Page 1 of 1 | Total Record : 7