cover
Contact Name
Alfikri
Contact Email
alfikri.vic@gmail.com
Phone
+6281374308287
Journal Mail Official
jurnalekonomipedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Negara Km.7 Tanjung Pati 26271 Kec. Harau Kab Limapuluh Kota Sumatera Barat
Location
Kab. lima puluh kota,
Sumatera barat
INDONESIA
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 30254450     DOI : https://doi.org/10.55043/ekonomipedia
Core Subject : Economy,
urnal Ekonomipedia merupakan jurnal nasional terbitan berkala yang menjadi wadah publikasi artikel produk pemikiran ilmiah secara empiris berupa artikel hasil penelitian maupun secara logis berupa hasil pemikiran di bidang ekonomi, manajemen, dan bisnis pada berbagai sektor seperti pertanian, industri, perdagangan, manufaktur, dan lain sebagainya.
Articles 84 Documents
The Influence Of Brand Awareness And Perceived Quality On Repurchase Intention In Culinary MSMEs : PENGARUH BRAND AWARENESS DAN PERSEPSI KUALITAS TERHADAP REPURCHASE INTENTION PADA UMKM KULINER SEPAGI BAKERY Ilal Hamdi Muharram; Rannga Gelar Gumilar; Adi Prehanto
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.538

Abstract

Abstract. This study aims to examine the determinants of Repurchase Intention in the culinary MSME sector, specifically focusing on Brand Awareness and Perceived Quality at Sepagi Bakery, Bandung. In a highly saturated and competitive market, maintaining business stability relies heavily on customer loyalty. Using a quantitative approach with a causal associative design, this research involved 100 respondents selected through incidental sampling techniques. The primary data collected via questionnaires were analyzed using Multiple Linear Regression. The empirical findings reveal that Repurchase Intention is significantly driven by both Brand Awareness and Perceived Quality, whether tested partially or simultaneously. Notably, the combination of these two variables accounts for 50.9% of the variance in consumer repurchase decisions. Consequently, it is recommended that MSME owners prioritize digital branding integration and ensure rigorous product quality consistency to foster sustainable business growth.   Abstrak. Studi ini bertujuan untuk menelaah determinan Repurchase Intention pada sektor UMKM kuliner, dengan fokus spesifik pada variabel Brand Awareness dan Persepsi Kualitas di Sepagi Bakery, Bandung. Di tengah kondisi pasar yang sangat jenuh dan kompetitif, stabilitas bisnis sangat bergantung pada loyalitas konsumen. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, penelitian ini melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik incidental sampling. Data primer yang dihimpun melalui kuesioner dianalisis menggunakan Regresi Linear Berganda. Temuan empiris menyingkap bahwa Repurchase Intention didorong secara signifikan oleh Brand Awareness dan Persepsi Kualitas, baik saat diuji secara parsial maupun simultan. Secara khusus, kombinasi kedua variabel ini mampu menjelaskan 50,9% varians dalam keputusan pembelian ulang konsumen. Konsekuensinya, disarankan agar pelaku UMKM memprioritaskan integrasi branding digital serta menjamin konsistensi mutu produk yang ketat demi memupuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
An Analysis of the Impact of Sharia Management on Organizational Performance: ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN SYARIAH TERHADAP KINERJA ORGANISASI Amirul Syam Fadhil; Ilham Gani
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.540

Abstract

Abstract This study aims to analyze the influence of Islamic management on organizational performance through a literature review of empirical studies published within the last five years. Islamic management plays an essential role in enhancing organizational effectiveness, productivity, and governance quality by applying Islamic values such as justice, trustworthiness, transparency, and Islamic work ethics. The findings indicate that the implementation of sharia-based principles significantly contributes to improving organizational performance across both business and public sectors, particularly through spiritually oriented work culture, sharia-based leadership, and morally guided decision-making. Moreover, the integration of Islamic values has been shown to strengthen employee motivation, as well as increase loyalty and professionalism. These results suggest that Islamic management serves as an effective governance model capable of fostering sustainable organizational performance. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen syariah terhadap kinerja organisasi melalui studi literatur yang mengkaji penelitian-penelitian dalam lima tahun terakhir. Manajemen syariah dianggap memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas, produktivitas, serta kualitas tata kelola organisasi melalui penerapan nilai-nilai Islami seperti keadilan, amanah, transparansi, dan etika kerja Islami. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip syariah berkontribusi signifikan pada peningkatan kinerja organisasi, baik pada sektor bisnis maupun lembaga publik, terutama melalui budaya kerja yang berorientasi spiritual, kepemimpinan syariah, dan pengambilan keputusan yang berbasis nilai moral. Selain itu, integrasi nilai syariah terbukti mampu membangun motivasi kerja yang lebih kuat serta meningkatkan loyalitas dan profesionalisme pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa manajemen syariah dapat menjadi model tata kelola yang efektif dalam menciptakan kinerja organisasi yang berkelanjutan.
The Effect Of Transformational Leadership Style And Organizational Commitment On Employee Performance At Bps Banggai Kepulauan Regency: PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Hendra Setiawan; Sherryliana Permata
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.571

Abstract

Abstract. This study examines the role of transformational leadership and organizational commitment in improving employee performance within a public sector institution. Bureaucratic reform requires higher accountability and service quality, making leadership and employee attachment essential factors. A quantitative explanatory design was applied using a census of 32 employees. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple regression. The findings indicate that transformational leadership significantly affects employee performance. Organizational commitment also demonstrates a significant positive influence. Simultaneously, both variables contribute substantially to performance improvement. These results confirm that inspirational leadership behavior combined with strong employee commitment enhances work effectiveness. Therefore, strengthening leadership capacity and employee engagement strategies is crucial to sustain performance improvement in the public sector. Abstrak Penelitian ini mengkaji peran kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi dalam meningkatkan kinerja pegawai pada instansi sektor publik. Reformasi birokrasi menuntut peningkatan akuntabilitas dan kualitas pelayanan, sehingga kepemimpinan dan keterikatan pegawai menjadi faktor strategis. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksplanatori dengan metode sensus terhadap 32 pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku kepemimpinan yang inspiratif serta komitmen pegawai yang kuat dapat meningkatkan efektivitas kerja. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kepemimpinan dan strategi peningkatan keterlibatan pegawai perlu menjadi prioritas dalam mendukung keberlanjutan reformasi birokrasi.
“Digital Transformation Strategy Analysis using SWOT Approach: A Literature Review of PT Bank Syariah Indonesia Tbk”: “ANALISIS STRATEGI TRANSFORMASI DIGITAL DENGAN PENDEKATAN SWOT: TINJAUAN LITERATUR PADA PT. BANK SYARIAH TBK” M.Naufal Farisaturahman
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.573

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the digital transformation strategy implemented by PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) using the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) analysis approach. Digital transformation is key for Islamic banks to improve operational efficiency, service quality, and competitiveness in the rapidly evolving digital era. This study reviews literature related to digitalization in the Islamic banking sector and identifies internal and external factors affecting BSI in adopting technology. The results of the study show that BSI has strengths such as customer trust in Islamic principles and government support. However, weaknesses include limited human resources in technology and dependence on legacy systems. On the other hand, opportunities include the rapid growth of digital service usage and government policies supporting the digitalization of Islamic banking. The main threats faced by BSI are intense competition from conventional banks and fintech companies, as well as growing cybersecurity risks. Based on the SWOT analysis, this study recommends improving human resources quality, updating technology infrastructure, and leveraging digital technology in accordance with Islamic principles. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi transformasi digital yang diterapkan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dengan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Transformasi digital menjadi kunci bagi bank syariah untuk meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, serta daya saing dalam era digital yang berkembang pesat. Penelitian ini mengkaji literatur terkait digitalisasi dalam sektor perbankan syariah dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi BSI dalam mengadopsi teknologi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI memiliki kekuatan seperti kepercayaan nasabah terhadap prinsip syariah dan dukungan pemerintah. Namun, kelemahan yang ditemukan adalah keterbatasan sumber daya manusia di bidang teknologi dan ketergantungan pada sistem legacy. Di sisi lain, peluang yang ada mencakup pertumbuhan pesat penggunaan layanan digital dan kebijakan pemerintah yang mendukung digitalisasi perbankan syariah. Ancaman utama yang dihadapi BSI adalah persaingan ketat dari bank konvensional dan fintech serta risiko keamanan siber yang semakin besar. Berdasarkan analisis SWOT, penelitian ini menyarankan peningkatan kualitas SDM, pembaruan infrastruktur teknologi, serta pemanfaatan teknologi digital yang sesuai dengan prinsip syariah.
Analysis Of The Effect Of Price And Population On Clean Water Demand Of PDAM (A Case Study Of Payakumbuh City, 2008–2022): ANALISIS PENGARUH HARGA DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PERMINTAAN AIR BERSIH PDAM (Studi Kasus : Kota Payakumbuh Tahun 2008-2022) Nurul Latifah; Nelvia Iryani
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.566

Abstract

Abstract. Water is the source of life on earth, and nearly 71% of the earth's surface is covered by water. In modern economic life, water plays a very large role as an environmental balance parameter. This study was conducted in Payakumbuh City and used time series data from 2008 to 2022. This study is quantitative in nature, collecting data from publications by the Payakumbuh City Central Statistics Agency (BPS) and the Tirtasago Water Company (PDAM) library. The purpose of this study is to conduct a multiple linear regression test to show that the variables of water price and population have an effect on the demand for clean water from PDAM. Multiple linear regression analysis is a technique commonly used by researchers to measure the extent to which independent variables influence dependent variables. Using multiple linear regression analysis, the results of this study show that, partially, water price (x1) has a negative but insignificant effect on clean water demand, while population size (x2) has a significant positive effect on clean water demand. Water price and population simultaneously affect clean water demand.   Abstrak. Air merupakan sumber kehidupan di muka bumi dan hampir 71% permukaan bumi ditutupi air. Di dalam kehidupan ekonomi moderen, air memiliki peran yang sangat besar sebagai parameter keseimbangan lingkuangan. Penelitian ini dilakukan di Kota Payakumbuh dan menggunakan data time series dengan jangka waktu dari tahun 2008-2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu dengan cara mengumpulkan data dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota  Payakumbuh dan Kepustakaan PDAM Tirtasago. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian regresi linier berganda yang menunjukkan bahwa variabel harga air dan jumlah penduduk memiliki pengaruh terhadap permintaan air bersih PDAM. Analisis regresi linier berganda merupakan salah satu teknik yang biasa digunakan oleh para peneliti denga  tujuan mengukur seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap varibel terikat. Dengan menggunakan analisis regresi linier berganda hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial harga air (x1) berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap permintaan air bersih dan jumlah penduduk (x2) berpengaruh positif signifikan terhadap permintaan air bersih. Harga air dan jumlah penduduk scara simultan mempengaruhi permintaan air bersih.
Green Human Resource Management As A Strategy For Promoting Sustainable Education: GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT SEBAGAI STRATEGI DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN BERKELANJUTAN Hernawati; Romal Ginanjar; Winna Roswinna; S. Ridwan Ridwan
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.600

Abstract

ABSTRACT. This study aims to examine the role of Green Human Resource Management (GHRM) in supporting sustainable education in educational institutions through a normative–exploratory qualitative approach based on a literature review. The results indicate that, conceptually, GHRM plays a strategic role in shaping environmentally friendly behavior, enhancing educators’ competencies, and fostering a sustainable organizational culture through practices such as green recruitment, green training, and green performance management. However, its implementation remains partial and has not yet been systematically integrated. Key challenges include resource constraints, low environmental awareness, resistance to change, and weak policy support. Therefore, an integrative strategy is needed through policy strengthening, human resource competency enhancement, and synergy between management systems and the curriculum to optimize sustainable education.   ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Green Human Resource Management (GHRM) dalam mendukung pendidikan berkelanjutan di institusi pendidikan melalui pendekatan kualitatif normatif–eksploratif berbasis studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa secara konseptual, GHRM berperan strategis dalam membentuk perilaku ramah lingkungan, meningkatkan kompetensi pendidik, dan membangun budaya organisasi berkelanjutan melalui praktik seperti green recruitment, green training, dan green performance management. Namun, implementasinya masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara sistemik. Tantangan utama meliputi keterbatasan sumber daya, rendahnya kesadaran lingkungan, resistensi perubahan, serta lemahnya dukungan kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan strategi integratif melalui penguatan kebijakan, peningkatan kompetensi SDM, dan sinergi antara sistem manajemen serta kurikulum untuk mengoptimalkan pendidikan berkelanjutan.
Analysis of Income Disparity Dynamics in Banyumas Regency During 2024–2025: ANALISIS DINAMIKA DISPARITAS PENDAPATAN DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2024–2025 Putri Ridhotul Ngulyah; Dian Isnawati; Aldila Krisnaresanti
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.620

Abstract

Abstract. Income disparity remains a crucial challenge in the development agenda of Banyumas Regency. This study aims to analyze fluctuations in income disparity and examine their relationship with unemployment, poverty, economic growth, and the Human Development Index during the 2024–2025 period. This research employs a quantitative descriptive method using secondary data obtained from the Central Statistics Agency and various relevant scientific literature sources. The analysis was conducted through descriptive data interpretation. The results indicate a positive trend in improving income distribution, as reflected by the decline in the Gini ratio from 0.385 in 2024 to 0.358 in 2025, placing the region in the category of moderate inequality. The open unemployment rate increased; however, it did not directly affect income disparity. Meanwhile, the decline in poverty levels, improvement in economic growth, and increase in the Human Development Index contributed to better income distribution within the community. This study concludes that income disparity in Banyumas Regency is influenced by various multidimensional factors, thereby requiring inclusive and sustainable development policies to achieve a more equitable distribution of public welfare.  Abstrak. Isu disparitas pendapatan masih menjadi tantangan krusial dalam agenda pembangunan di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fluktuasi disparitas pendapatan serta mengkaji keterkaitannya dengan pengangguran, kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan Indeks Pembangunan Manusia pada periode 2024-2025. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan berbagai literatur ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan melalui interpretasi data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren positif berupa perbaikan distribusi pendapatan, ditandai oleh penurunan rasio Gini dari 0,385 pada 2024 menjadi 0,358 pada 2025, yang menempatkan wilayah ini pada kategori ketimpangan sedang. Tingkat pengangguran terbuka mengalami peningkatan, namun tidak secara langsung memengaruhi disparitas pendapatan. Sementara itu, penurunan tingkat kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia berkontribusi terhadap perbaikan distribusi pendapatan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa disparitas pendapatan di Kabupaten Banyumas dipengaruhi oleh berbagai faktor multidimensi, sehingga diperlukan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Descriptive Quantitative Analysis of the Agam Maju Generasi Pintar Scholarship Program 2025 in Agam Regency: ANALISIS DESKRIPTIF KUANTITATIF PROGRAM BEASISWA AGAM MAJU GENERASI PINTAR TAHUN 2025 DI KABUPATEN AGAM Fitri Rahayu; Nelvia Iryani
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.596

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the implementation of the Agam Maju Generasi Pintar Scholarship Program in 2025 in Agam Regency using a quantitative descriptive approach. The study focuses on the distribution of scholarship recipients, the amount of assistance, and the program’s contribution to improving access to higher education. The data used are secondary data obtained from the Regent’s Decree of Agam Regency in 2025 and publications from the Central Bureau of Statistics. The analysis method employs descriptive statistics in the form of percentages and tabulation. The results show that the total number of recipients is 270 students, dominated by continuing recipients (95.9%), while new recipients account for only 4.1%. The decrease in recipients is influenced by the implementation of DTSEN-based verification. The amount of assistance varies based on the location of the university, indicating a need-based policy approach. Overall, the program contributes to improving access to higher education, although it still functions as supplementary financial support. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Beasiswa Agam Maju Generasi Pintar Tahun 2025 di Kabupaten Agam dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini memfokuskan pada distribusi penerima, besaran bantuan, serta kontribusi program dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Keputusan Bupati Agam Tahun 2025 dan publikasi Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif berupa persentase dan tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerima beasiswa sebanyak 270 orang, dengan dominasi penerima lama sebesar 95,9%, sedangkan penerima baru hanya sebesar 4,1%. Penurunan jumlah penerima dipengaruhi oleh penerapan verifikasi berbasis DTSEN. Besaran bantuan yang berbeda berdasarkan lokasi perguruan tinggi menunjukkan adanya kebijakan berbasis kebutuhan. Secara umum, program ini berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi, namun masih berfungsi sebagai bantuan tambahan
A Descriptive Study: An Evaluation of the Availability of Facilities and Infrastructure at the “Kayu Kolek” Tourist Attraction in Lima Puluh Kota : STUDI DESKRIPTIF : EVALUASI KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PADA OBJEK WISATA “KAYU KOLEK” KABUPATEN LIMAPULUH KOTA Nelvia Iryani
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.608

Abstract

Abstract. The availability of facilities and infractructure is one of the most frequent issues encountered in tourist attractions that are still developing, one of wich is the “Kayu Kolek” tourist attraction located in Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang, Luak district, Limapuluh Kota Regency. This research therefore aims to identify and evaluate the availability of facilities and infrastucture on that tourist attraction. A descriptive methode with qualitative approach was used. Primary data was obtained through observation and structured interviews conduvted to the managers and the government of Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang. The research result shows that the tourist attraction was lack of facilities and infrastucture limiting the activities of tourist visiting the place. Several facilities and infrastucture that must be developed include: accessibility to the location, electricity, telecomunication and internet network, a welcome gateway, trash cans, public transportation. Medicine and health care facility, the availability of recreational facility and play area, gazebo as well as benches or place to sit for visitors.   Abstrak. Ketersediaan sarana prasarana merupakan salah satu permasalahan yang sering ditemui pada objek wisata yang masih berkembang, salah satunya adalah objek wisaya “Kayu Kolek” di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang panjang (SITAPA), Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi ketersediaan sarana prasarana pada objek wisata tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana data primer diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur kepada pengelola objek wisata dan pemerintahan Nagari SITAPA. Hasil penelitian menunjukkan, permasalahan yang dihadapi objek wisata “Kayu Kolek” saat ini adalah masih kurangnya ketersediaan sarana prasarana pariwisata yang menyebabkan kegiatan para wisatawan yang berkunjung sangat terbatas. Beberapa sarana prasarana yang harus dibenahi antara lain: aksesibilitas jalan menuju lokasi objek wisata, jaringan listrik, telekomunikasi dan internet, gapura selamat datang, tempat sampah, transportasi umum, obat-obatan dan fasilitas kesehatan, ketersediaan sarana rekreasi dan tempat bermain, gazebo serta tempat-tempat duduk bagi pengunjung.
Digital Divide As A Modern Determinant Of Regional Income Inequality (A Case Study Of West Sumatra Province 2011-2024): DIGITAL DIVIDE SEBAGAI DETERMINAN MODERN DALAM KETIMPANGAN PENDAPATAN DAERAH (STUDI KASUS PROVINSI SUMATERA BARAT PERIODE 2011-2024) Anisa Yulianti; Nelvia Iryani
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.625

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the implementation of the Agam Maju Generasi Pintar Scholarship Program in 2025 in Agam Regency using a quantitative descriptive approach. The study focuses on the distribution of scholarship recipients, the amount of assistance, and the program’s contribution to improving access to higher education. The data used are secondary data obtained from the Regent’s Decree of Agam Regency in 2025 and publications from the Central Bureau of Statistics. The analysis method employs descriptive statistics in the form of percentages and tabulation. The results show that the total number of recipients is 270 students, dominated by continuing recipients (95.9%), while new recipients account for only 4.1%. The decrease in recipients is influenced by the implementation of DTSEN-based verification. The amount of assistance varies based on the location of the university, indicating a need-based policy approach. Overall, the program contributes to improving access to higher education, although it still functions as supplementary financial support. Abstrak. Penelitian ini menganalisis pengaruh kesenjangan digital (digital divide) terhadap ketimpangan pendapatan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel kontrol pada kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat periode 2011–2024. Data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dianalisis menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital divide berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, sehingga peningkatan akses internet cenderung menurunkan ketimpangan. IPM tidak berpengaruh signifikan secara langsung, namun mendukung pemanfaatan teknologi digital oleh masyarakat. Secara simultan, digital divide dan IPM berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan. Temuan ini menegaskan pentingnya pemerataan akses teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mengurangi ketimpangan ekonomi daerah.