cover
Contact Name
DWI ATMOKO
Contact Email
atmokodwi120@gmail.com
Phone
+6285722699017
Journal Mail Official
jabibhamada@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cut Nyak Dhien, No. 16, Kalisapu, Slawi, Kab. Tegal
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia
ISSN : 27210286     EISSN : 27210278     DOI : https://doi.org/10.36308/jabi.v5i2
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia, dengan ISSN 2721-0286 (media cetak) dan ISSN 2721-0278 (media online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh STIKES BHAMADA SLAWI. JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, kesehatan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar STIKES BHAMADA SLAWI dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2022): Desember" : 14 Documents clear
PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG ANAK USIA SEKOLAH DASAR DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR Vera Fitriana; Luluk Cahyanti; Alvi Ratna Yuliana; Yuni Hatin Holifah; Zulfa Cahyaningrum; Eka Rusmiyati
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i2.443

Abstract

Gizi yang baik menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah. Asupan gizi seimbang penting untuk menjaga kesehatan tubuh, mempertahankan kekebalan tubuh dan meningkatkan kecerdasan. Status gizi yang baik dapat menjadikan kesehatan seseorang tersebut menjadi baik. Jika konsumsi gizi tidak sesuai dengan yang dibutuhkan akan menyebabkan masalah pada kesehatan baik konsumsi yang berlebih atau yang kurang. Anak usia sekolah yang kekurangan gizi mempunyai gejala yang ditimbulkan diantaranya mudah mengantuk, kurang bergairah sehingga mengganggu konsentrasi belajar. Oleh sebab itu dibutuhkan edukasi kepada siswa-siswi untuk mengetahui gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang gizi seimbang. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada siswa siswi kelas 4 di SD N Tanjungrejo Kudus. Siswa-siswi memahami tentang gizi seimbang ditandai dengan bisa menjawab pertanyaan tentang apa saja yang termasuk kedalam gizi seimbang, siswa-siswi juga bisa menyebutkan jenis makanan sehat yang termasuk kedalam gizi seimbang. Selama proses kegiatan peserta menyimak dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Hasil pengabdian masyarakat ini terbukti efektif dalam dalam meningkatkan pemahaman tentang gizi seimbang pada anak Sekolah Dasar.
PENDIDIKAN KESEHATAN TEKHNIK MENYUSUI PADA IBU NIFAS DI DESA DUKUHWARU KABUPATEN TEGAL Adrestia Rifki Naharani; Ike Putri Setyatama; Masturoh Masturoh; Siswati Siswati
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i2.444

Abstract

Mencari posisi meyusui yang nyaman saat menyusui sangat penting karena posisi tidak nyaman ketika menyusui dapat menyebabkan ibu menjadi cemas dan mengurangi atau menghentikan aliran susu sehingga bayi tidak mendapatkan cukup susu dan menyedot dengan keras dan menyebabkan sakit pada putting ibu. Sehingga ibu nifas harus mengetahui tekhnik menyuusi yang benar pada saat menyusui. Dari 12 ibu nifas yang ada di desa dukuhwaru, 7 ibu hamil merupakan ibu yang baru pertama kali memiliki bayi dan mengalami proses menyusui. Sejumlah 9 ibu nifa mengalami putting susu lecet pada saat menyusui. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang tekhnik menyusui yang benar pada saat proses menyusui. Pengabdian masyarakat dilakukan pada hari Rabu, tanggal 30 Maret 2022 di Desa Dukuhwari Kev. Dukuhwaru Kab. Tegal dengan 12 ibu nifas. Pelaksanaan kegiatan ini dengan metode pemberian tekhnik menyusui yang benar dengan leaflet dan melakukan praktik meyusui dengan tekhnik menyusui yang benar secara langsung. Hasil pengabdian ini adalah ibu nifas memberikan respon yang positif dan mau mempraktikkan tekhnik menyusui yang benar dan meu melakukannya pada saat menyusui.
PELATIHAN TENTANG TEKNOPRENEUR UNTUK MENUMBUHKAN SEMANGAT WIRAUSAHA KEPADA PESERTA KURSUS DI LKP LESTARI KOMPUTER SLAWI Sonhaji Sonhaji; Sri Lestari
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i2.446

Abstract

Di jaman moderen saat ini dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, persaingan usaha, peningkatan penjualan bagi setiap pelaku usaha dengan transaksi perdagangan, baik perdagangan konvensional maupun perdagangan melalui online atau e-commerce (perdagangan elektronik) sangat penting karena harus terus mengikui perkembangan zaman. Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dengan peserta didik kurang lebih 30 di setiap angkatan dengan berbagai Program pelatihan, peserta kursus dengan berbagai latar pendidikan dan berusia produktif, sebagian besar telah melakukan transaksi penjualan melalui E-Commerce baik dalam rangka penjualan maupun pembelian. Metode pelaksanaan adalah dengan pelatihan tentang teknopreneur khususnya penjualan online melalui e-commerce, dimulai dari memulai usaha, pengenaln google bisnis, pengenalan situs WEB, pemasaran konten dan cara mendirikan toko online shop Hasil kegiatan ini peserta kursus mendapatkan pemahaman tentang teknopreneur
PENGARUH EDUKASI TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN PEMANFAATAN ZAT WARNA ALAM BAGI KEPERLUAN INDUSTRI BAGI MAHASISWA FARMASI UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI Osie Listina; Agung Nur Cahyanta; Sukma Marifat Ayundari
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i2.447

Abstract

Penambahan zat warna pada produk pangan bertujuan untuk memberikan tampilan warna khas yang menarik pada produk pangan tersebut. Zat warna alami adalah zat warna yang diperoleh dari alam. Telah dilaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul “Mengenalkan Sumber dan Pemanfaatan Zat Warna Alam Bagi Keperluan Industri Kepada Mahasiswa Program Studi Farmasi S-1” yang bertempat di Program Studi Farmasi Universitas Bhamada Slawi. Tujuan kegiatan ini sebagai upaya membantu pemerintah khususnya dinas kesehatan dalam mengenalkan, mengetahui, dan mengurangi penggunaan bahan pewarna sintetik yang sering ditemukan pada makanan dan minuman. Metode pelaksanaaan diawali dengan pengisian pretes dan dilanjutkan dengan pemberian materi kemudian diakhiri dengan pengisian postes. Dari 32 kuesioner yang dianalisis, sebelum pemberian materi, 21 mahasiswa (66%) sudah mengetahui tentang jenis pewarna sintetik yang berbahaya. Setelah dilaksanakan pemberian materi, jumlah yang mengetahui menjadi meningkat sebanyak 32 mahasiswa (100%). Selanjutnya tentang sumber zat pewarna alami, sebelum dilaksanakan pemberian materi, 23 mahasiswa (72%) yang mengetahui, namun setelah dilaksanakan pemberian materi, meningkat menjadi 32 mahasiswa (100%). Selanjutnya terkait pemanfaatan zat warna alam untuk industri. Sebanyak 5 mahasiswa (16%) hanya mengetahui pemanfaatan zat warna alami. Namun setelah dilakukan pemberian materi, jumlah yang mengetahui menjadi sebanyak 30 mahasiswa (94%). Kuesioner mengenai sumber pewarna alami dan warna yang dihasilkan, ada 5 mahasiswa (16%) belum mengetahui. Setelah dilaksanakan pemberian materi, jumlah yang mengetahui meningkat menjadi 30 mahasiswa (94%). Berdasarkan analisis hasil pretes dan postes tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan berdampak pada meningkatnya pengetahuan.

Page 2 of 2 | Total Record : 14