cover
Contact Name
Awardin
Contact Email
awardin@umkendari.ac.id
Phone
+6285241717409
Journal Mail Official
awardin@umkendari.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 10 Kota Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 30890209     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51454/religi.v1i1
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal berkala ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari, terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember. Fokus jurnal ini adalah isu-isu penting dan aktual tentang pendidikan agama Islam seperti pendidik ditinjau dari pendidikan Islam, peserta didik ditinjau dari pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, manajemen pendidikan Islam, metode pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, media pembelajaran ditinjau dari pendidikan Islam, lembaga pendidikan Islam, sejarah pendidikan Islam, kajian tafsir tarbawi, dan kajian hadits tarbawi
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024" : 7 Documents clear
Pendidikan Agama Islam di Era Digital Berbasis Holistik-Integratif Ajusman, Ajusman; Asman
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.716

Abstract

The Islamic religious education material taught in schools currently still stands on its own, both in terms of its scientific field and in terms of other scientific aspects. Islamic religious education in the digital era must be based on an integrative holistic approach, this is due to the anxiety in education regarding the character of the students. is a scourge in education today, as well as the challenges of a very rapid era. The aim of this research is to find out Islamic religious education in the digital era based on an integrative holistic approach. The method used is library research (Library Research) by collecting and analyzing books and articles related to the theme. The results of this research: Integrative holistic Islamic religious education is an educational approach that aims to form complete students, not only from a cognitive perspective, but also morally and spiritually. This approach is expected to be able to answer current educational problems, namely moral degradation. Integrative holistic Islamic religious education is an educational approach that integrates religious knowledge with digital technology knowledge. This approach is expected to produce students who have adequate knowledge and skills, and have noble character.
Sarana Peningkatan Pengamalan Ibadah Mahasiswa Melalui Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Asman; Awardin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1114

Abstract

Keberadaan pembelajaran Pendidikan agama Islam sangatlah penting dalam pemahaman ibadah mahasiswa di perguruan tinggi. Pendidikan Islam saat ini banyak mengalami persoalan, salah satunya pemahaman dan praktiknya yang menunjukkan perbedaan bahkan keadaan itu sering bertolak belakang dengan realitas yang terjadi. Tujuan dari penulisan artikel ini ialah menjelaskan peran AIK sebagai sarana peningkatan pengamalan ibadah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Metode penelitian yang menjadi rujukan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara atau tes secara langsung kepada mahasiswa, setelah itu barulah kemudian dilakukan analisis data dengan seksama sehingga menghasilkan kesimpulan data penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mata kuliah AIK mampu menjadi sarana peningkatan pengamalan ibadah pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari pada program studi Pendidikan agama Islam. Mahasiswa sudah mampu memahami ruang lingkup ibadah melalui AIK dan mahasiswa juga sudah mampu mempraktikkan pemahaman ibadah melalui mata kuliah AIK
Tantangan dan Peluang Pengembangan Wakaf Tunai dalam Filantropi Islam Indonesia Iqbal, Muh.
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1115

Abstract

Wakaf uang telah muncul sebagai salah satu instrumen filantropi Islam di Indonesia, dengan perkiraan mencapai Rp180 triliun per tahun. Meskipun potensi wakaf uang sangat signifikan dan perlunya regulasi dan manajemen yang berkualitas tinggi, hambatan umum tetap ada hingga tahun 2024. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kurangnya pengembangan wakaf uang di Indonesia. Studi ini mengumpulkan data dari sumber-sumber terpilih dengan menggunakan metodologi PRISMA. Temuan menunjukkan bahwa stagnasi wakaf uang disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya sosialisasi dan literasi, profesionalisme nazir, dan transparansi Badan Wakaf Indonesia (BWI), serta masalah yang terkait dengan objek wakaf dan komitmen nazir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengembangan wakaf uang disebabkan oleh kurangnya literasi dan kurangnya kepercayaan dalam pengelolaan wakaf. Oleh karena itu, solusi yang diusulkan mencakup perlunya pengembangan literatur tentang wakaf uang, peningkatan transparansi dalam pengelolaan melalui laporan tahunan yang konsisten dan dapat diakses oleh publik, serta penegasan kembali status Badan Wakaf Indonesia sebagai lembaga independen sesuai dengan UU 41/2004 tentang Wakaf. Selain itu, fungsi ganda BWI (sebagai regulator dan pengelola) harus difokuskan terutama pada peran regulatorinya untuk memastikan pengawasan profesional terhadap nazir.
Evaluasi Formatif Dan Sumatif Dalam Pembelajaran PAI Serta Relevansinya Dalam Surah Al-Ankabut Ayat 2-3 Fitriah, Fitriah; Mattinetta, Ahmad Abdillah; Kholida, Leliy; Nirmala
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas evaluasi formatif dan sumatif yang merupakan dua komponen penting dalam penilaian pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) serta pnegasan teologisnya dalam surah al-Ankabut ayat 1-2. Evaluasi formatif dilaksanakan dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk memantau kemajuan belajar peserta didik dan memberikan umpan balik yang konstruktif guna memperbaiki strategi pembelajaran. Sedangkan evaluasi sumatif dalam pembelajaran PAI dilakukan di akhir periode pembelajaran, seperti akhir semester atau tahun ajaran, untuk menilai pencapaian hasil belajar siswa secara menyeluruh yang bertujuan menentukan tingkat penguasaan materi, memberikan nilai akhir, dan menjadi dasar pengambilan keputusan terkait kelulusan atau kenaikan kelas. Penelitian ini menggunakan jenis kajian kepustakaan (library research) yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan koleksi perpustakaan saja tanpa memerlukan riset lapangan. Dengan menerapkan evaluasi formatif dan sumatif secara tepat, guru dapat mengukur efektivitas pembelajaran, mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa, dan membantu siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran PAI yang diharapkan, yaitu memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Jika dikaitkan dengan Surah al-Ankabut ayat 2-3 bahwa ujian selama manusia hidup ibaratnya sebagai evaluasi formatif dari Allah swt., yaitu setiap tantangan, kesulitan atau nikmat yang dialaminya adalah bentuk ujian yang berfungsi untuk mengukur kemajuan imannnya, memberikan umpan balik dan memperbaiki dirinya. Adapun evaluasi sumatif ibaratnya adalah kehidupan di akhirat yang menentukan hasil akhir amal manusia yaitu surga bagi yang orang-orang yang lulus ujian-Nya, dan neraka bagi orang-orang yang gagal atau mendustakan ajaran-Nya.
Analysis of Error Completion of HP Full Memory: Perspective of Islamic Education in the Era of Depression in the Covid-19 Period Its Implications for Millennials Jailani, Mohammad; Asman
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1121

Abstract

Terjadinya masalah pada HP yaitu eror, dan memori penuh disebabkan banyaknya data dan banyaknya group yang tidak berfaedah. Di tambah lagi banyaknya aplikasi sosial media yang kurang mendukung. Hal itu berdampak kepada kaum mellinial tidak bisa menganalisis atau menilai mana informasi yang bermanfaat atau hp yang kualitas bagus. Penelitian ini bertujuan menindaklanjuti adanya Hp yg sering eror (memory penuh). Hal itu menyebabkan keurasakan terhadap beberapa fungsi pada komponen HP di era desrupsi. Setting penelitian ini di kota Yogyakarta, adapun subyek penelitian ini terdiri dari 5 orang yakni, Irman, parno dll. Pendekatan yg digunakan dalam penelitian ini ada kualitatif analitik method. Pengumpulan data melalui dengan data on-line berita, serta wawancara mendalam, oberservasi dan dikumentasi. teknik analis data menggunakan teori mules dan huberman, yaitu display data, reduksi data, dan verivikasi data. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa pentingnya memeilih HP yg kualitas bagus. Berdasarkan data penelitian banyak kaum mellenial kurang teliti dalam menyaring informasi dalam HP. Sehingga menyebabkan data dan informasi yang masuk dalam HP, lebih banyak informasi negative dibandingkan dengan informasi yang positif. Dibuktikan dari data di sekolah, peneliti mengambil angket atau sampel penelitian di sekolah yang bekerjasama dengan guru dan wali kelas. 20 siswa dalam HPnya banyak informasi dan aplikasi yang kurang mendukung, kurang seleksif dalam mengoperasikan SOSMED, YOUTUBE, dan GAMES, bahkan ditemukan beberapa gambar dan video yang kurang baik. Implikasi dan kontribusi penelitian ini untuk meningkatkan semangat kaum mellenial untuk berhati-hati dan seleksif dalam membeli HP, mengoperasikan HP, serta mencari dan mendapatkan informasi dari teknologi, penelitian ini mendukung dengan penguatan spiritual, moral, dan pendidikan Islam di era desrupsi mellenial Covid-19
Hakikat Pendidikan Perspektif Hadits Awardin; Yusuf, Yusuf; Arsam, Arsam
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakikat pendidikan dalam perspektif hadis. Hakikat pendidikan adalah proses mendefinisikan pendidikan dari berbagai aspek. Pendidikan adalah segala upaya untuk menuntun, mengarahkan, melatih, membimbing, mentrasnfer ilmu, mentrasnfer nilai mengembangkan aktivitas dan kreativitas peserta didik dengan interaksi yang menghasilkan pengalaman belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan literatur (buku, jurnal, artikel dan aplikasi hasis soft) dalam pengumpulan data. Selanjutnya dilakukan kajian dan analisis mendalam dari sumber utama yakni buku-buku hadis karya Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan buku sunan hadis lainnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkaan aplikasi hadis Soft yang dikomparasikan dengan buku-buku hadis dan jurnal ilmiah serta artikel terkait. Pendidikan dalam perspektif hadis memiliki term yang yang bervariasi. Penelitian ini mengungkap bahwa bahwa Term pendidikan dalam perspektif hadis setidaknya terdapat empat kata yang digambarkan sebagai berikut: 1) Tazkiyah dapat diartikan sebagai pemeliharaan ke-Fithrah-an, menjaga dimensi “ke-Ilahi-an” manusia sehingga tetap cenderung kepada kebenaran, kebaikan, dan/atau kebagusan Spiritual Question (SQ), dan menjadi pemandu proses ta’dib, ta’lim dan tarbiyah; 2) Ta’dib yakni Pengembangan aspek Affektif yang dapat melahirkan kecerdasan emosional (Emotional Question [EQ]); 3) Ta’lim yang bermakna pengembangan aspek intelektual sehngga melahirkan kecerdasan intelektual (Intellectual Question [IQ]); dan 4) Tarbiyah dapat dimaknai Pengembangan aspek psikomotorik sehingga melahirkan kecerdasan fisikal (Phisical Question [PQ]).
Dinamika Psikososial Dalam Perkembangan Remaja: Studi Kasus Pada Pengaruh Teman Sebaya Ramadhan, Gilang; Nurjanna, Umi; Ardiyani Rahayu, Nining; Natasya, Natasya; Marshela, Marshela; Amril, Amril
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika psikososial yang terjadi pada masa remaja, dengan fokus pada pengaruh teman sebaya terhadap perkembangan emosional, perilaku, dan identitas diri. Masa remaja merupakan periode krusial dalam pembentukan jati diri dan hubungan sosial, di mana peran teman sebaya menjadi sangat signifikan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa remaja di lingkungan sekolah menengah pertama dan atas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya dapat memberikan dampak positif dalam hal dukungan emosional, peningkatan rasa percaya diri, dan pembentukan nilai-nilai sosial. Namun, ditemukan pula pengaruh negatif seperti tekanan untuk mengikuti perilaku menyimpang dan konflik internal. Temuan ini menegaskan pentingnya peran lingkungan sosial dalam membentuk perilaku remaja serta perlunya keterlibatan orang tua dan pendidik dalam mengarahkan interaksi sosial remaja secara sehat

Page 1 of 1 | Total Record : 7