cover
Contact Name
Salomo Sihombing
Contact Email
salomosihombing93@gmail.com
Phone
+6285271824274
Journal Mail Official
lppmstttrinityparapat@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.stttrinity.id/index.php/stt/editorialteam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Teologi Trinity
ISSN : 30312329     EISSN : 30312329     DOI : https://doi.org/10.62494/JTT.2023.11.15
Teologi Biblis: Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru Teologi Penggembalaan/Pastoral Teologi Liturgi/Ibadah Sejarah Kekristenan Misi dan Penginjilan Filsafat Bidang-bidang ilmu teologi yang lain
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025): Regular Issue" : 5 Documents clear
Sejarah Dogma Trinitas Aritonang, Arthur
Jurnal Teologi Trinity Vol. 3 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62494/jtt.v3i1.44

Abstract

KRISTEN PROGRESIF: ANALISIS KRITIS TEOLOGIS DARI SUDUT PANDANG PERJANJIAN LAMA Deke, Imanuel Umbu Zawila
Jurnal Teologi Trinity Vol. 3 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62494/jtt.v3i1.48

Abstract

Pengajaran Kristen Progresif adalah pengajaran yang sudah lama ada namun dikemas dengan ideologi atau paradigma konteks masa kini dan muncul kembali di tahun 2024, pengajaran ini sangat bertentangan dengan kebenaran Alkitab. Penulis ingin kemukakan mengenai pengajaran Kristen Progresif terhadap pemahaman dari penganutnya tentang dosa, keselamatan dan konsep Tritunggal ditinjau sudut pandang Perjanjian Lama. Kristen Progresif mengganggap dosa bukan suatu pelanggaran terhadap hukum Allah, Kristen Progresif mengklaim bahwa keselamatan dapat diperoleh melalui perbuatan baik, dan Kristen Progresif menyatakan bahwa konsep Tritunggal dianggap sebagai suatu batu sandungan dan bukan lagi sesuatu yang penting dalam tatanan Kekristenan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggunaan metode literatur (Library Research) kepustakaan yang merujuk analisa teks dan wacana dengan pengggunakan sumber primer dan sekunder yang sesuai dengan pokok penelitian. Tujuan penelitian ini adalah mengemukakan sudut pandang Teologi Perjanjian Lama terhadap pengajaran Kristen Progresif. Hasil penelitian menemukan beberapa hal penting. Pertama, bahwa dosa sebagai pelanggaran terhadapa Allah, pemberontakan terhadap Allah, maupun ketidakberimanan kepada Allah yang telah menciptakan manusia itu sendiri. Kedua, Keselamatan Anugerah Allah yang dinyatakan dalam diri Yesus Kristus diterima melalui iman percaya bukan perbuatan baik. Ketiga, Tritunggal Perjanjian Lama dinyatakan dalam bentuk keesaan Allah, dan Tritunggal menjadi tatanan penting dalam kehidupan Kekristenan masa kini.
Patriarki yang Bertemu di Persimpangan: Relasi antara Budaya Lokal dan Agama dalam Membentuk Kuasa atas Perempuan Nuniary, Marthinus; Simon, Mellisya; Dipong, Ishak; Sarimolle, Vira
Jurnal Teologi Trinity Vol. 3 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62494/jtt.v3i1.56

Abstract

Artikel ini mengkaji bagaimana patriarki terbentuk dan dipertahankan melalui persinggungan budaya dan agama lokal, yang secara bersamaan menciptakan dan memperkuat kekuasaan atas perempuan. Permasalahan penelitian dirumuskan sebagai berikut: bagaimana kolaborasi nilai-nilai budaya dan legitimasi agama memperkuat struktur patriarki, dan bagaimana hal ini berdampak pada pembatasan kebebasan bergerak dan hak-hak perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk mengkaji konstruksi patriarki dalam konteks budaya dan agama lokal. Hasilnya menunjukkan bahwa patriarki tidak hadir sebagai sebuah konstruk tunggal, melainkan sebagai jaringan kekuasaan yang diperkuat oleh praktik-praktik budaya dan interpretasi agama yang tidak kritis. Kedua sistem ini saling mendukung, sehingga mengakibatkan ketidaksetaraan gender yang berkepanjangan. Kesimpulannya, budaya dan agama perlu dibaca ulang secara kritis untuk membuka ruang bagi pembebasan. Artikel ini menawarkan wacana tentang interpretasi budaya-agama dan strategi untuk membongkar dominasi patriarki dan membangun hubungan yang adil, setara, dan membebaskan bagi perempuan.
Kepemimpinan Transposisional Paulus sebagai Tawaran Etis-Teologis bagi Kepemimpinan Politik di Indonesia: Analisis 1 Korintus 9:19-23 Simanjuntak, Harlinton
Jurnal Teologi Trinity Vol. 3 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62494/jtt.v3i1.59

Abstract

Dinamika sosial-politik Indonesia memperlihatkan model kepemimpinan yang cenderung kehilangan dimensi etisnya – termanifestasi dalam bentuk kepemimpinan yang nir-empati, bersifat lip-service, berorientasi pada kepentingan partikular, dan menimbulkan krisis kepercayaan publik. Realitas ini menegaskan perlunya transformasi paradigma kepemimpinan nasional. Penelitian ini menggunakan metode riset literatur dengan pendekatan hermeneutika sosial untuk menganalisis prinsip-prinsip kepemimpinan transposisional Paulus berdasarkan analisis terhadap 1 Korintus 9:19–23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga prinsip etis-teologis yang menandai kepemimpinan transposisional Paulus, yaitu pelayanan, empati, dan integritas. Ketiga prinsip ini berakar pada teologi inkarnasi Kristus yang menampilkan inkarnasi sebagai inti dari kepemimpinan sejati. Dengan demikian, kepemimpinan transposisional Paulus memberikan kontribusi teologis-etis bagi rekonstruksi paradigma kepemimpinan Indonesia menuju model kepemimpinan yang melayani, partisipatif, dan berintegritas sebagai manifestasi kemerdekaan mengabdi bagi orang lain.
Perintisan Gereja di Era Digital: Strategi Membangun Komunitas Iman Kristen bagi Generasi Z Telaumbanua, Intan Sari; Illu, Jonidius
Jurnal Teologi Trinity Vol. 3 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62494/jtt.v3i1.69

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membentuk pola berpikir, cara berinteraksi, serta orientasi spiritual generasi Z, sehingga menuntut gereja untuk merumuskan strategi perintisan dan pembinaan iman yang kontekstual dan relevan. Artikel ini menganalisis dinamika Generasi Z sebagai generasi yang lahir dan bertumbuh dalam ekosistem digital, serta mengevaluasi tantangan yang dihadapi gereja-gereja yang masih berpegang pada pola pelayanan tradisional. Melalui pendekatan yang berfokus pada otoritas Alkitab, transformasi hidup melalui Injil, dan pemuridan yang holistik, tulisan ini mengusulkan sejumlah strategi perintisan gereja yang mampu menjangkau dan membangun komunitas iman yang kuat di tengah budaya digital. Strategi tersebut meliputi pengembangan pelayanan yang berpusat pada relasi, pemanfaatan teknologi secara kreatif dan bertanggung jawab, pembentukan ruang persekutuan yang otentik dan inklusif, serta penguatan praktik pemuridan yang relevan dengan kebutuhan spiritual gGenerasi Z. Artikel ini berkesimpulan bahwa gereja yang bersedia beradaptasi tanpa kehilangan inti Injil mempunyai peluang besar untuk memfasilitasi pertumbuhan iman kaum muda dan membangun komunitas Kristen yang tangguh, misioner, dan transformatif di era digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 5