cover
Contact Name
Ozkar F Homzah
Contact Email
jurnal.austenit@polsri.ac.id
Phone
+6282178533625
Journal Mail Official
jurnal.austenit@polsri.ac.id
Editorial Address
Lantai 2, Gedung Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Sriwijaya, Jl. Srijaya Negara Bukit Besar Palembang 30139, Indonesia.
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
AUSTENIT
ISSN : 20851286     EISSN : 26227649     DOI : https://doi.org/10.53893/austenit
AUSTENIT (pISSN 2085-1286 and eISSN 2622-7649) is a peer-reviewed open access journal published by Mechanical Engineering Department, Politeknik Negeri Sriwijaya. Focused on original articles in the form of technical and vocational research results or literature review which provides insight in the field of mechanical engineering and machinery that includes Mechanical Structure, Manufacturing, Metallurgy Sciences and Engineering, Design Engineering, Maintenance and Repair Engineering, Fluid Dynamics, HVAC (Heating, Ventilation and Air Conditioning), Heat-Mass Transfer, Sustainable Renewable Energy, Mechatronic and Control Systems or as well as other related Mechanical Engineering field study.
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
BIOGAS SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF PADA STEAM POWER PLANT (Uji Kinerja Biogas Sebagai Bahan Bakar Pada Boiler) Novarika, Wirda; Iskandar, Iskandar; Azharuddin, Azharuddin; Taroma, Steffi Monic
AUSTENIT Vol. 6 No. 1 (2014): AUSTENIT: April 2014
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.386 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kinerja biogas sebagai bahan bakar untuk keperluan steam power plant. Dalam penelitian ini biogas digunakan sebagai bahan bakar pada boiler skala laboratorium. Untuk mengetahui kinerja bahan bakar sesuai kebutuhan, langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan mengadakan analisa neraca massa dan energi pada boiler dan menentukan efisiensi thermal untuk masing-masing kondisi operasi steam power plant pada tingkat tekanan yaitu 10 bar, 20 bar dan 30 bar. Dengan setiap tingkat tekanan tersebut dianalisa efisiensi thermal yang dihasilkan. Dari hasil perhitungan didapatkan efisiensi thermal pada 10 bar 61,25 %, 20 bar 67,89 % dan 30 bar 79,74 % sehingga dapat diketahui bahwa biogas mampu mencapai tekanan hingga 30 bar dan dari setiap tingkat tekanan efisiensi thermal tertinggi pada tekanan 30 bar.  
PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO DI DESA KAYUNI KABUPATEN FAKFAK PROVINSI PAPUA BARAT Misbachudin, Muhammad; Subang, Desylita; Widagdo, Tri; Yunus, Moch
AUSTENIT Vol. 8 No. 2 (2016): AUSTENIT: Oktober 2016
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.782 KB)

Abstract

Energi listrik merupakan alah satu sumber energi yang sangat berperan  penting  dalam kehidupan manusia, baik dalam sektor rumah tangga, pertanian, publik, maupun industri. Penyediaan energi listrik merupakan salah satu infrastruktur yang wajib dipenuhi agar kegiatan masyarakat di suatu daerah dapat berjalan denga baik, sehingga proes perkembangan pun dapat terlihat. Air merupakan salah satu potensi utama disetiap pelosok daerah, namun belum dimanfaatkan secara maksimal, sementara sampai saat ini kita tau bahwa air merupakan  salah satu energi yang dapat diperbaharui. Sehingga disaat kita  dapat memanfaatkan energi tersebut secara maksimal dan bertanggung jawab, kita tidak perlu lagi bergantung pada bahan bakar fosil yang sewaktu-waktu dapat mengalami krisis ketersediaan, salah satu potensi alam yang belum dimanfaatkan adalah, air terjun Kayuni didesa Kayuni Kabupaten Fakfak, provinsi Papua Barat yang mempunyai tingggi jatuh air (Head) 7.5 m dan debitnya 1.61 m3 per second sehingga dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan energi listrik dengan menggunakan turbin air untuk pemenuhan energi listrik bagi penduduk di sekitarnya. Perancangan turbin diawali dengan pemilihan turbin berdasarkan putaran spesifik (N) yang dihitung berdasarkan data head dan debit (Q) yang diperoleh, setelah diketahui  jenis turbin  yang sesuai maka dapat dilakukan perancangan turbin (runner), sudu, nozel, penstok dan poros pada perancangan ini dihasilkan gambar kerja dari (runner, sudu, nozel, penstok dan poros yang nantinya  desain dari turbin impuls ini dapat digunakan  dalam berbagai kondisi yang ada di pelosok Indonesia  sehingga pada akhirnya dapat membantu mengurangi krisis energi listrik yang terjadi.
ANALISA PENGARUH PERUBAHAN KETEBALAN PEMAKANAN, KECEPATAN PUTAR PADA MESIN, KECEPATAN PEMAKANAN (FEEDING) FRAIS HORISONTAL TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN LOGAM Seprianto, Dicky; Rizal, Syamsul
AUSTENIT Vol. 1 No. 01 (2009): AUSTENIT: April 2009
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.991 KB)

Abstract

Proses pengefraisan adalah suatu proses pengurangan material untuk membentuk suatu produk dengan cara pahat (cutter) berputar dan tiap giginya melakukan pemakanan serta meja mesin bergerak ke kiri atau kanan sehingga benda bergerak mengikuti gerakan meja, akibatnya terjadilah penyayatan atau pemotongan oleh pahat. Dalam proses ini terdapat pengaruh terhadap hasil nilai kekasaran permukaan akibat dari penyayatan itu. Untuk mendapat nilai kekasaran permukaan maksimum yang dapat dilakukan oleh mesin frais sangatlah sulit dan untuk itu sering kali dilakukan pekerjaan tambahan untuk mendapatkan kekasaran permukaan tertentu yaitu dengan cara pengerindaan, dan hal ini mengakibatkan peningkatan biaya produksi, serta memperpanjang waktu produksi. Dilapangan ada 2 metode pengefraisan yang dapat dilakukan yaitu dengan cara vertikal dan horisontal akan tetapi yang paling banyak dilakukan adalah pengefraisan vertikal. Selain itu pada proses frais ini bahan yang akan dilakukan proses permesinan akan mempengaruhi kecepatan mesin dan pemakanan yang dilakukan oleh pahat pada tiap giginya. Dari hasil penelitian ini maka kehalusan permukaan benda uji yang telah difrais untuk semua bahan yang digunakan pada pengujian dengan menggunakan cutter High Speed Steel (HSS) termasuk ke dalam katagori nilai kekasaran permukaan yang ada pada standard. Nilai kekasaran yang dapat dicapai adalah antara N6 sampai dengan N8 yang mempunyai nilai 0,8 μmm sampai dengan 0,20 μmm.
ANALISA PENGARUH TEKANAN KOMPRESSOR DAN SUDUT PENYEMPROTAN PADA PROSES SANDBLASTING TERHADAP UJI KEKASARAN PADA BAJA ST 50 Putri, Fenoria; Indra HB, Indra HB; Pratama, Edo
AUSTENIT Vol. 11 No. 1 (2019): AUSTENIT: April 2019
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.175 KB)

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi terhadap baja karbon rendah adalah terjadinya korosi. Banyak macam cara yang digunakan untuk membersihkan korosi tersebut, diantaranya pencelupan kedalam larutan asam, penyikatan dengan sikat kawat, atau dengan penyemprotan partikel padat yang berupa pasir sebagai zat abrasif atau yang disebut sandblasting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proses sandblasting terhadap kekasaran permukaan. Proses sandblasting ini sendiri seperti diketahui adalah suatu proses untuk pengelupasan cat dan pengikisan korosi pada material. Dalam proses sandblasting ini biasanya menggunakan pasir silika yang disemprotkan ke material dengan tekanan udara yang bersumber dari kompresor udara. Pada penelitian ini proses sandblasting ini dilakukan dengan variasi sudut  ∠60˚, ∠45˚, ∠30˚ dan tekanan kompressor 5, 4 bar. Setelah dilakukan proses sandblasting maka dilanjutkan dengan uji kekasaran permukaan material dengan menggunakan alat uji Surface Roughness Tester  TR 200. Dalam uji kekasaran permukaan material, dilakukan pada tiga titik permukaan pada tiap spesimen uji. Setelah dilakukan uji kekasaran permukaan terhadap proses sandblasting dengan variasi sudut dan tekanan kompressor didapatkan nilai kekasaran permukaan terendah pada ∠60˚, 5bar dengan nilai kekasaran permukaan sebesar 4.094μm.
PERBAIKAN KUALITAS CORAN PROPELLER PADA INDUSTRI KECIL DENGAN METODE TAGUCHI HB, Indra
AUSTENIT Vol. 3 No. 01 (2011): AUSTENIT: April 2011
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.324 KB)

Abstract

Kualitas coran propeller hasil Industri kecil sangat rendah, ini didapat dilihat dari banyaknya komplain dari pengguna produk tersebut. Keluhan yang banyak dilontarkan antara lain, mudah patahnya propeller saat terjadi benturan dengan benda-benda yang ada di sungai. Hal ini tidak dapat direspon oleh industri kecil karena keterbatasan pengetahuan dan biaya. Metode taguchi menjawab semua permasalahan tersebut dimana tujuan dari metode ini adalah perbaikan proses dan disain kualitas. Perbaikan atau peningkatan kualitas bukan berarti peningkatan biaya produksi sehingga dapat dihasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik dengan biaya yang rendah. Aplikasi metode Taguchi diterapkan pada kekuatan tarik coran propeller yang termasuk dalam karakteristik higher is better karena semakin tinggi kekuatan tarik coran propeller maka semakin bagus kualitasnya. Pada data kekuatan tarik coran propeller terdapat empat factor control dan dua level yaitu : penanganan bahan baku (level: tidak dibersihkan dan dibersihkan) ; bahan bakar (level: oli bekas dan gas) ; temperature tuang (level: 420oC dan 480oC) ; temperatur cetakan (level: 100oC dan 120oC). Hasil analisa perhitungan menunjukan factor yang paling berpengaruh terhadap kekuatan tarik coran propeller yaitu bahan bakar dengan gas dan temperatut tuang 480oC serta eksperimen konfirmasi mengalami peningkatan pada rata-rata dan variabilitasnya. Dengan demikian kombinasi optimal factor-faktor tersebut diatas dapat meningkatkan kekuatan tarik coran propeller.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN OLI TERHADAP PERUBAHAN SIFAT MEKANIS DAN KOROSI PADA MATERIAL BESI TUANG KELABU PASKA PENGELASAN Rasid, Muhammad
AUSTENIT Vol. 5 No. 2 (2013): AUSTENIT: Oktober 2013
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.736 KB)

Abstract

Material besi tuang kelabu mempunyai sifat yang getas dan mempunyai sifat ketahanan korosi yang kurang baik, tetapi besi tuang kelabu mempunyai sifat tahan terhadap getaran yang baik sehingga banyak digunakan didalam komponen permesinan perkakas seperti mesin bubut, mesin milling, mesin shaping dan lain-lain. Sifat mekanik yang getas menyebabkan komponen permesinan sering terjadi keretakan/patah sehingga komponen permesinan dilakukan proses penyambungan. Didalam penelitian ini dilakukan penyambungan dengan metode pengelasan SMAW (Shield Metal Arc Welding) kemudian material dilakukan proses perlakuan panas (heat treatment) pada temperatur  730°C dan dilakukan penahan selam 60 menit, kemudian dilanjutkan dengan proses quenching dengan menggunakan media pendingin oli. Material yang mendapatkan perlakuan panas terjadi peningkatan kekuatan tarik dan kekerasan yang siknifikan yaitu 30,85% dan 35,99%. Disamping sifat mekanis terjadi juga terjadi penurunan yang signifikan terhadap laju kecepatan korosi yaitu sebesar 19,9% dengan waktu ekspos 40 hari (960 jam).
RANCANG BANGUN PROTOTYPE PRESS TOOL PEMOTONG SIDE RUBBER SEBAGAI KOMPONEN CHUTE DENGAN SISTEM HIDROLIK Sundari, Ella; Asrafi, Ibnu; Prabudi, Darma; Kurniawan, Dede; Saputra, Kurniawan; Nopriansyah, Agi
AUSTENIT Vol. 7 No. 2 (2015): AUSTENIT: Oktober 2015
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.849 KB)

Abstract

Press tool adalah alat bantu yang digunakan untuk membentuk/memotong produk dari bahan dasar lembaran yang pengoperasiannya menggunakan mesin press. Pada saat ini, proses pemotongan side rubber yang ada di lapangan masih dilakukan secara manual dengan menggunakan tenaga kerja untuk melakukan pengukuran, pengeplongan dan pemotongan dari  rubber sheet. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa gaya potong maksimum dari press tool yang dihasilkan sebesar 6646,53 kgf dan power hidrolik yang digunakan sebesar 8357,9 kgf. Kapasitas produksi dari press tool yaitu dapat menghasilkan 1 pola dalam waktu 40,8 detik atau sekitar 88 pola side rubber dalam waktu 1 jam. Ukuran pola side rubber yang dihasilkan dengan pengerjaan menggunakan alat bantu press tool lebih presisi dibandingkan dengan pengerjaan manual. Analisa kontrol kualitas dari side rubber dilakukan dengan menggunakan statistik, dimana didapatkan bahwa nilai pengukuran panjang dan tinggi yang dihasilkan dari pengujia masih berada diantara nilai Batas Kontrol Atas dan Batas Kontrol Bawah sehingga hasil pengerjaan masih bisa dianggap baik dan mesin dapat digunakan untuk proses produksi selanjutnya.
PENGARUH KOMPOSISI KOMPOSIT SERAT-SERAT ECENG GONDOK DAN PASIR SILIKA TERHADAP UJI IMPACT DAN UJI TARIK UNTUK POINT PANJAT DINDING Suryana, Didi; Junaidi, Ahmad; Rizki, muhammad
AUSTENIT Vol. 10 No. 2 (2018): AUSTENIT: Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.508 KB)

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi pada panjat dinding sering terjadi keretakan pada point panjat dinding dikarenakan pada saat seorang melakukan olahraga panjat dinding. Point panjat dinding itu sendiri mendapat beban yang kuat. Oleh karena itu, penelitian ini point panjat dinding dengan melakukan pengujian tarik dan impact pada komposit dengan kandungan serat eceng gondok dan resin, komposit pasir silika dan resin. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetui perbandingan antara spesimen pasir silika dan spesimen serat eceng gondok dengan kadar 30%, 50%, 70%. Hasil pengujian impact ini menunjukkan bahwa perbandingan antara serat eceng gondok  dan pasir silika didapatkan  nilai tertinggi pada variasi 70% pasir silika dan 30% resin  polyester  yaitu 0,0288025 N.m/mm2 dan yang tertinggi pada eceng  gondok terdapat pada variasi 50% serat eceng gondok dan 50% resin polyester yaitu 0,0020535 N.m/mm2.Setelah mendapat nilai tertinggi dari pengujian impact, lalu dilakukan pengujian tarik sehingga didapatkan nilai tertinggi pada pengujian tarik terdapat pada komposit eceng gondok 50% dengan nilai 1,758 kg/mm2.
RANCANG BANGUN CETAKAN PEMANEN (PERMANENT MOLD) UNTUK PEMBUATAN PULLEY ALUMINIUM Firdaus, Firdaus
AUSTENIT Vol. 2 No. 02 (2010): AUSTENIT: Oktober 2010
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.856 KB)

Abstract

Many efforts have been done to increase efficiencies and margin (without ignoring the quality) in casting industry. Most of the producer of non-ferrous pulleys in South Sumatra region are handled by small and medium scale industries using simple technology. Therefore the research is intended to improve the process of making pulleys as cast product by changing the mold of the process from green sand casting mold to permanent mold (steel mold). As the geometry of the pulley is not so complex and the permanent mold enable us to mass produce of the non-ferrous pulley casting at a certain time. This research is conducted by making the design of the mold and the produce the prototype of the permanent molding in such a way so that the molding can replace the green sand casting molding to produce the same product without decreasing the quality. Research results show that permanent mold could produce pulleys as cast product faster than using the green sand mold and in certain amount of the product can cut the production cost.
PENGARUH PARAMETER PEMESINAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA PADA MESIN CNC TYPE EDU VR1-MILL Seprianto, Dicky
AUSTENIT Vol. 5 No. 1 (2013): AUSTENIT: April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.463 KB)

Abstract

Pada saat ini mesin CNC hampir dapat digunakan disegala bidang. Dari bidang pendidikan dan riset dihasilkan berbagai produk hasil penelitian yang bermanfaat dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Sedangkan dibidang industri dan manufaktur pemanfaatan mesin CNC memungkinkan produksi dalam jumlah massal dengan waktu relatif singkat sehingga biaya produksi menjadi lebih murah. Kekasaran permukaan merupakan salah  satu  tolak  ukur  kualitas  suatu  produk  (benda  kerja),  sehingga  perlu diketahui pengaruh parameter pemesinan untuk mendapatkan nilai kekasaran permukaan yang baik. Pada penelitian ini akan digunakan mesin CNC type EDU VR1-MILL, dimana parameter yang akan digunakan adalah media  pendingin, spindle speed dan feedrate sedangkan depth of cut dianggap konstan yaitu 0,5 mm (untuk proses surface finishing)  dengan menggunakan material aluminium paduan sebagai benda kerja. Metode eksperimen yang digunakan adalah desain faktorial dengan 2 level dan 3 faktor, Untuk pengolahan data hasil eksperimen menggunakan analysis of variance (ANOVA) dengan bantuan perangkat lunak design-expert®  versi  8.1.  Dari  hasil  analisa  data  pengujian  menggunakan ANOVA dengan bantuan perangkat lunak Design Expert® versi 8.0.1, diketahui bahwa spindle speed , feedrate dan interaksi keduanya terbukti dengan tingkat keyakinan 95% (α=5%), berpengaruh terhadap nilai kekasaran, dengan persentase kontribusi sebesar, 37%, 32%, 28%.

Page 9 of 23 | Total Record : 225


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): AUSTENIT: Oktober 2025 Vol. 17 No. 1 (2025): AUSTENIT: April 2025 Vol. 16 No. 2 (2024): AUSTENIT: October 2024 Vol. 16 No. 1 (2024): AUSTENIT: April 2024 Vol. 15 No. 2 (2023): AUSTENIT: October 2023 Vol. 15 No. 1 (2023): AUSTENIT: April 2023 Vol. 14 No. 2 (2022): AUSTENIT: October 2022 Vol. 14 No. 1 (2022): AUSTENIT: April 2022 Vol. 13 No. 2 (2021): AUSTENIT: Oktober 2021 Vol. 13 No. 1 (2021): AUSTENIT: April 2021 Vol. 12 No. 1 (2020): AUSTENIT 12012020 Vol. 12 No. 2 (2020): AUSTENIT: Oktober 2020 Vol. 12 No. 1 (2020): AUSTENIT: April 2020 Vol. 11 No. 2 (2019): AUSTENIT: Oktober 2019 Vol. 11 No. 1 (2019): AUSTENIT: April 2019 Vol. 10 No. 2 (2018): AUSTENIT: Oktober 2018 Vol. 10 No. 1 (2018): AUSTENIT: April 2018 Vol. 9 No. 2 (2017): AUSTENIT: Oktober 2017 Vol. 9 No. 1 (2017): AUSTENIT: April 2017 Vol. 8 No. 2 (2016): AUSTENIT: Oktober 2016 Vol. 8 No. 1 (2016): AUSTENIT: April 2016 Vol. 7 No. 2 (2015): AUSTENIT: Oktober 2015 Vol. 7 No. 1 (2015): AUSTENIT: April 2015 Vol. 6 No. 2 (2014): AUSTENIT: Oktober 2014 Vol. 6 No. 1 (2014): AUSTENIT: April 2014 Vol. 5 No. 2 (2013): AUSTENIT: Oktober 2013 Vol. 5 No. 1 (2013): AUSTENIT: April 2013 Vol. 4 No. 02 (2012): AUSTENIT: Oktober 2012 Vol. 4 No. 01 (2012): AUSTENIT: April 2012 Vol. 3 No. 02 (2011): AUSTENIT: Oktober 2011 Vol. 3 No. 01 (2011): AUSTENIT: April 2011 Vol. 2 No. 02 (2010): AUSTENIT: Oktober 2010 Vol. 2 No. 01 (2010): AUSTENIT: April 2010 Vol. 1 No. 02 (2009): AUSTENIT: Oktober 2009 Vol. 1 No. 01 (2009): AUSTENIT: April 2009 More Issue