cover
Contact Name
Chazizah Gusnita
Contact Email
chazizah.gusnita@budiluhur.ac.id
Phone
+6281283205560
Journal Mail Official
jurnalanomie@budiluhur.ac.id
Editorial Address
Faculty of Social Sciences and Global Studies, Universitas Budi Luhur, Jl. Ciledug Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakara Selatan, DKI Jakarta 12260
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kajian Kejahatan, Sosial dan Hukum
ISSN : -     EISSN : 2656484X     DOI : -
Core Subject : Social,
Anomie is a peer-reviewed, open-access, and free of charge journal published by Criminology Study Program, Faculty of Social Sciences and Global Studies, Universitas Budi Luhur. The articles in this journal are based on joint-research by criminology student and their supervisor. This Journal is published three times a year (April, August, and December). Anomie publishes articles on criminology issues with a particular focus on crime and society from a variety of perspectives. Deviance Jurnal Kriminologi is concerned with theories, concepts, narratives and myths of crime, criminal behaviour, social deviance, criminal law, morality, justice, social regulation and governance.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2025): April" : 5 Documents clear
Tinjauan Kriminologi Kritis terhadap Dekriminalisasi Penyalahgunaan Narkotika Jenis Ganja untuk Kepentingan Medis Alfikri, Muhammad Rizkillah; Triny Srihadiati
Anomie Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkotika mempunyai manfaat dalam ilmu kesehatan yang biasa dimanfaatkan untuk pengobatan dan penelitian ilmiah, tetapi tidak dengan ganja karena tanaman ini dikategorikan menjadi golongan I yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. Penelitian ini ingin menganalisis tentang dekriminalisasi penyalahgunaan ganja untuk kepentingan medis melalui pandangan aliran kriminologi kritis yaitu menggunakan Teori Konflik Richard Quinney. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih guna menemukan data instrumen yang relevan dengan topik yang diangkat, tentang pemanfaatan ganja medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ganja untuk medis masih belum terealisasikan, karena belum ada riset yang membuktikan kebermanfaatan ganja di Indonesia, sehingga penyalahgunaannya tetap diproses hukum. Reformulasi kebijakan harus dipertimbangkan sebagai pemenuhan hak setiap orang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Analisis teori menemukan beberapa faktor seperti politik, sosial, dan ekonomi yang sangat berpengaruh dalam mempertimbangkan pemanfaatan ganja medis
Analisis Kejahatan Siber Sniffing Pada Media Sosial Whatsapp Dhafin Naufal Ayman; Lucky Nurhadiyanto
Anomie Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejahatan siber semakin marak terjadi, khususnya sniffing atau yang biasa disebut penyadapan pada jaringan internet dengan tujuan untuk mencuri data dan informasi pribadi seperti username dan kata sandi serta data penting lainnya. Modus kejahatan sniffing yang sering ditemukan adalah mengirim link atau file APK kepada korban. Pelaku berusaha agar korban membuka file yang akan terinstal otomatis, setelah itu pelaku dapat mengakses perangkat dan mencuri data korban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menjelaskan bagaimana sniffing itu terjadi. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk menangkap dan menggambarkan fenomena kejahatan siber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor dalam ruang siber seperti aksesibilitas, anonimitas, dan fleksibilitas identitas seakan memfasilitasi terjadinya sniffing karena memiliki sifat yang tanpa ada batasan, memiliki jangkauan global, serta dapat dilakukan secara anonim. Ruang siber memberikan pelaku kesempatan untuk melarikan diri serta sulit untuk diketahui keberadaannya. Oleh karena itu, pencegahan penal maupun non penal sangat penting untuk menghindari kejahatan tersebut.
Stigma terhadap Perempuan yang Melakukan Nikah Siri Ditinjau Melalui Relasi Kuasa dalam Kerangka Feminisme Liberal Amanda Nurhaliza; Fany Nur Rahmadiana Hakim
Anomie Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pernikahan siri terhadap perempuan, khususnya stigmatisasi, di Kota Tangerang Selatan. Pendekatan penelitian ini menggunakan studi kasus dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 2 perempuan yang telah melakukan pernikahan siri di Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan siri memberikan dampak negatif bagi perempuan, termasuk stigmatisasi dari masyarakat. Stigmatisasi ini muncul karena pernikahan siri dianggap tidak sah secara hukum dan agama, dan perempuan yang menikah siri sering diidentikkan dengan perempuan yang tidak bermoral. Stigmatisasi ini dapat menyebabkan perempuan mengalami tekanan psikologis, dikucilkan dari masyarakat, dan mengalami kesulitan dalam mengakses hak-haknya. Berdasarkan teori feminisme liberal, pernikahan siri dapat dilihat sebagai bentuk penindasan terhadap perempuan. Pernikahan siri melanggengkan budaya patriarki yang mendudukkan perempuan dalam posisi yang subordinat dan rentan terhadap eksploitasi. Perempuan yang menikah siri sering kali tidak memiliki posisi tawar yang kuat dalam pernikahan dan mudah dirugikan oleh suaminya. Penelitian ini merekomendasikan beberapa upaya untuk mengatasi dampak negatif pernikahan siri terhadap perempuan, termasuk peningkatan edukasi dan pemahaman masyarakat tentang pernikahan yang sah secara hukum dan agama.memberikan dukungan dan pendampingan bagi perempuan yang menikah siri, termasuk bantuan hukum dan psikologis, serta melakukan advokasi untuk memperkuat regulasi pernikahan dan melindungi hak-hak perempuan.
Telaah Kriminologis terhadap Deradikalisasi sebagai Strategi Pencegahan Tindak Pidana Terorisme Ageng Dzuhry; Untung Sumarwan
Anomie Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas program deradikalisasi sebagai strategi dalam upaya pencegahan tindak terorisme dan penyebaran paham radikalisme di Indonesia. Program deradikalisasi merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme, yang pelaksanaannya berada di bawah tanggung jawab Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Keberhasilan program ini tercermin dari tidak adanya rangkaian aksi teror secara terbuka di Indonesia sepanjang tahun 2023 hingga Juli 2024. Fokus utama penelitian ini adalah implementasi program deradikalisasi sebagai strategi pencegahan terorisme, ditinjau dari perspektif teori kontrol sosial yang dikemukakan oleh Travis Hirschi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan wawancara untuk menggambarkan pelaksanaan program deradikalisasi di Indonesia secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program deradikalisasi sangat bergantung pada kesinambungan dan kolaborasi antarlembaga serta keterlibatan berbagai pihak.
Fenomena Penyimpangan Aktivitas Seksual Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT) pada Club X dan Y di Jakarta Selatan Djawa, Ivandi Manu; Gusnita, Chazizah
Anomie Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis kriminologis berkaitan dengan aktivitas penyimpangan seksual lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di klub X dan klub Y di Jakarta Selatan. Teori Asosiasi Diferensial dan Teori Subkultur Kejahatan digunakan sebagai pisau analisis dalam penelitian ini. Kedua teori tersebut melihat bagaimana pemberian stigma pada individu atau kelompok serta menjelaskan proses mereka mempelajari kejahatan dan kemudian menjadi penjahat di lingkungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klub X dan Y merupakan pelarian bagi kelompok berperilaku menyimpang namun belum berani untuk mengekspresikan diri mereka yang sebenarnya. Namun, stigma negatif dari lingkungan masyarakat telah memotivasi pelaku untuk mengekspresikan diri mereka yang sebenarnya dan perlakuan masyarakat telah mendorong mereka untuk berani melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis

Page 1 of 1 | Total Record : 5