cover
Contact Name
Robet Perangin-angin
Contact Email
robert.peranginangin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
robert.peranginangin@gmail.com
Editorial Address
Wisma Timah 88 Griya Mandiri, Jl. Merdeka No. 88, Taman Sari, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia
Location
Kota pangkal pinang,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Jurnal Pusat Kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30891493     DOI : https://doi.org/10.61548/pa
Jurnal PUSAKA ABDIMAS merupakan Jurnal Pusat Kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai wadah untuk mempublikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat secara kolaborasi dari para akademisi, praktisi dan lainnya yang bergerak di bidang multidisiplin yang berfokus pada ilmu pengetahuan, teknologi, agro-maritim, sosial-ekonomi, dan lingkungan. Jurnal Pusat Kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan oleh Yayasan Serumpun Karang Konservasi, dikelola secara profesional oleh team Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Nusantara Research. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Pembesaran Ikan Lele (Clarias sp) Dengan Sistem Keramba Jaring Tancap Menggunakan Pakan Berprobiotik di Desa Balunijuk Sudirman Adibrata; Nurmita Tari Yani; Ela Ferdyanti; Arwani Gustia; Rani Mulyani; Rustam; Albertus Indra Purnama; Tommie Jonatan; Jonatan Fadli
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i1.29

Abstract

Pembudidayaan ikan lele dengan sistem KJT (Keramba Jaring Tancap) dan penggunaan pakan berprobiotik di Desa Balunijuk memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas perikanan, mendukung kesejahteraan masyarakat, dan menjadi contoh bagi pembudidaya ikan lele lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung dari bulan Juli hingga November tahun 2023 dan berlokasi di tempat KKN-T mahasiswa UBB tahun 2023 yaitu di Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan yang dilakukan mulai dari persiapan pemasangan KJT, penebaran benih, pemberian pakan berprobiotik, pengukuran ikan lele, pengecekan kualitas air, panen, hingga kegiatan pemasaran ikan lele. Hasil yang diperoleh yaitu perlunya pendekatan budidaya berkelanjutan dengan manajemen yang baik, pilihan lokasi yang tepat, kerja sama dengan pihak terkait, penggunaan probiotik pada pakan pellet, pengawasan kualitas air, serta strategi pemasaran yang efektif, merupakan faktor-faktor kunci untuk mencapai kesuksesan dalam budidaya ikan lele. Pendekatan budidaya ikan lele berkelanjutan mampu meningkatkan produktivitas perikanan, kesejahteraan masyarakat, dan memberikan inspirasi bagi pembudidaya ikan lele lokal.
Kajian Potensi Sosial-Ekonomi dan Budaya Sebagai Cara Peningkatan Desa Kayu Arang, Bangka Barat Umroh; Aditya Pamungkas; La Ode Wahidin; Mu’alimah Hudatwi; Irma Akhrianti; Eva Utami; Agung Pryambada; Jeanne Darc Noviayanti Manik; Ahmad Fahrul Syarif
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i1.31

Abstract

Desa Kayu Arang, Kabupaten Bangka Barat memiliki banyak potensi perikanan, pertanian dan budaya. Keadaan ini berdampak positif terhadap fluktuasi hasil pendapatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang perhitungan potensi Kayu Arang dengan pendekatan analisis SWOT di Desa Kayu Arang, Bangka Barat. Hasil analisis menghasilkan beberapa rekomendasi, dan yang paling utama adalah diperlukan rangkaian pelatihan (series trainings) pengembangan pariwisata seharusnya dibangun dari akar rumput (grass roots), artinya analisis terhadap potensi Kayu Arang sebagai sebuah destinasi baru sebaiknya ditemukan sendiri oleh generasi muda yang ada di desa, baik aspek nilai budaya, kesenian, ekologi dan pendukung pariwisata lainnya. Perancangan kegiatan pariwisata sebaiknya melibatkan generasi muda (Milenial dan Gen-Z) baik dari tahapan perencanaan, implementasi maupun monitoring dan evaluasinya. Dukungan pemerintah lokal (Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi) serta partisipasi pihak swasta (dalam bentuk corporate social responsibility) dapat dipetakan pada masing-masing kategori seperti infrastruktur wisata, peningkatan kapasitas pengelola wisata, promosi dan pemasaran wisata dan dukungan lainnya.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Penjualan Berbasis Barcode Pada Apotek Alwina II Kota Baubau Sarimuddin; Mutmainnah Muchtar; Rima Ruktiari Ismail; Muliyadi; Rahmat Karim; Kharis Sya’ban; Sunyanti; Hamid Wijaya; Muh. Na’im Al Jum’ah; Dirman
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i1.32

Abstract

Dalam era digital, penggunaan aplikasi penjualan menjadi sangat penting bagi apotek untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses administrasi penjualan serta manajemen persediaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi administrasi penjualan di Apotek Alwina Farma 2 Kota Bau-Bau melalui pelatihan penggunaan aplikasi penjualan berbasis barcode. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Sembilanbelas November (USN) Kampus B Buton Tengah mengembangkan aplikasi ini dan memberikan pelatihan intensif kepada para pegawai apotek. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan lima item pertanyaan untuk mengukur pemahaman dan kemampuan operasional peserta terhadap aplikasi yang telah dikembangkan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara keseluruhan, para peserta mampu memahami dan mengoperasikan aplikasi penjualan berbasis barcode dengan baik. Pelatihan yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi proses administrasi penjualan di apotek, khususnya di Apotek Alwina Farma 2 Kota Bau-Bau. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini, berbagai apotek lainnya juga dapat menerapkan teknologi serupa untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses penjualan dan manajemen persediaan.
Peningkatan Produktivitas Pertanian Jagung Hibrida Secara Terpadu di Desa Morome Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara Lely Okmawaty Anwar; Sri Fatma Sari; Mustam; Latifa Fekri; Hasan Eldin Adimu
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i1.33

Abstract

Tujuan Program Pengembangan Desa Mitra ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani jagung di Desa Morome melalui peningkatan produktivitas usaha tani jagung hibrida berupa perluasan area tanam, optimalsisasi penggunaan dan produksi pupuk organik, serta pelatihan pengolahan/pemanfaatan limbah jagung. Metode yang dilakukan pada seluruh rangkaian dalam kegiatan pengabdian ini adalah penerapan teknologi yang merujuk pada Pengelolaan Tanaman Terpadu. Hasil kegiatan ini berdampak pada perluasan lahan tanam sebesar 100%. Pupuk organik yang dibuat pada kegiatan PPDM ini adalah jenis pupuk organic cair dan telah diterapkan pada lahan penanaman jagung mitra. Limbah kulit jagung yang diolah menghasilkan produk berupa kotak tisu, bunga dan vas bunga. Kesejahteraan masyarakat petani jagung di desa mitra mengalami peningkatan melalui pendampingan perluasan lahan, produksi pupuk dan pemanfaatan limbah jagung.
Membangun Kepedulian Masyarakat Kalaju Dalam Suatu Eco-Community di Wilayah Pesisir Kota Kendari Asmadin; Utama K. Pangerang; Muhammad Aswar Limi; Saenuddin; Hasan Eldin Adimu
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i1.34

Abstract

Sumberdaya wilayah pesisir dan laut Teluk Depapre khususnya di Kampung Tablasufa sangat besar dan beragam potensinya yang dapat dioptimalkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, sumberdaya tersebut sudah mulai terdegradasi dengan berbagai persoalan yang sangat kompleks. Oleh karena itu, sumberdaya tersebut memerlukan pengelolaan yang lestari dan berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada Pemerintah Kampung dan stakeholder dalam mengenali potensi sumberdaya pesisir dan laut yang dimiliki, isu dan permasalahan serta membantu menyusun rencana strategis pengelolaan terpadu dan berkelanjutan. Sebagai lembaga di tingkat lokal yang memiliki peran dan tanggung jawab dalam menyusun rencana strategis kampung, pemerintahan kampung diharapkan dapat memahami dan menyusun rencana strategis pengelolaan pesisir dan laut terpadu dan berkelanjutan. Materi yang diberikan antara lain pengenalan isu dan permasalahan pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut, teknik identifikasi kondisi internal (kekuatan dan kelemahan) dan ekternal (peluang dan ancaman). Kegiatan ini pada dasarnya adalah penerapan pengelolaan pesisir terpadu yang melibatkan Aparat Pemerintahan Kampung dan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut.
Pelatihan Analisis SWOT Penyusunan RENSTRA Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Kampung Tablasufa Kabupaten Jayapura Papua Yunus Pajanjan Paulangan; Efray Wanimbo; Barnabas Barapadang; Sudirman Adibrata
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i1.35

Abstract

Sumberdaya wilayah pesisir dan laut Teluk Depapre khususnya di Kampung Tablasufa sangat besar dan beragam potensinya yang dapat dioptimalkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, sumberdaya tersebut sudah mulai terdegradasi dengan berbagai persoalan yang sangat kompleks. Oleh karena itu, sumberdaya tersebut memerlukan pengelolaan yang lestari dan berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada Pemerintah Kampung dan stakeholder dalam mengenali potensi sumberdaya pesisir dan laut yang dimiliki, isu dan permasalahan serta membantu menyusun rencana strategis pengelolaan terpadu dan berkelanjutan. Sebagai lembaga di tingkat lokal yang memiliki peran dan tanggung jawab dalam menyusun rencana strategis kampung, pemerintahan kampung diharapkan dapat memahami dan menyusun rencana strategis pengelolaan pesisir dan laut terpadu dan berkelanjutan. Materi yang diberikan antara lain pengenalan isu dan permasalahan pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut, teknik identifikasi kondisi internal (kekuatan dan kelemahan) dan ekternal (peluang dan ancaman). Kegiatan ini pada dasarnya adalah penerapan pengelolaan pesisir terpadu yang melibatkan Aparat Pemerintahan Kampung dan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut.
Pelatihan Transplantasi Karang Metode Spider bagi Lembaga Pemerhati Lingkungan dalam Rangka Meningkatkan Spirit Konservasi Terumbu Karang di Kota Jayapura Yunus Pajanjan Paulangan; Maklon Warpur; Natan Baransano; Sudirman Adibrata
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i2.39

Abstract

Perairan pantai utara Papua memiliki potensi kawasan terumbu karang, namun ironisnya pada beberapa tempat telah mengalami kerusakan sehingga perlu direhabilitasi dengan melakukan transplantasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif, dimana penyuluhan dilakukan dalam kelas dan praktek di lapangan dengan melibatkan mitra. Kemampuan mitra dalam melakukan transplantasi karang secara mandiri. Kegiatan ini dilakukan selama 6 bulan mulai dari persiapan, sosialisasi dan transplantasi. Kegiatan ini akan melibatkan sebanyak 15 peserta yang berasal dari lembaga pemerhati lingkungan dan lembaga terkait seperti perwakilan Lantamal X, WWF ID, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Dinas Perikanan Kota Jayapura, Mollo Dive Community, Rumah Bakau, Octopus Diving Club, Pusat Studi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Universitas Cenderawasih. Materi pelatihan yang disampaikan sangat menarik karena 1) mudah dipahami karena menggunakan bahasa yang mudah dipahami; 2) sangat baik karena didisertai dengan gambar dan video-video yang menarik; 3) sangat bermanfaat karena sesuai dengan kondisi di lapangan; dan 4) cukup lengkap karena disajikan secara rinci. Selain itu, kegiatan ini kegiatan ini telah menjadi berita pada berbagai media seperti media cetak SKH Cenderawasih Pos, media online Tempo Witness dan Betahita.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Balunijuk Melalui Pembesaran Lele Organik dengan Teknologi Bioflok dan Budidaya Pepaya California dan Jambu Kristal La Ode Wahidin; Sudirman Adibrata; Denny Syaputra
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i2.40

Abstract

Desa Balunijuk, Kabupaten Bangka, memiliki potensi lokal untuk mendukung pengembangan sektor perikanan dan pertanian yang berkelanjutan. Program pemberdayaan masyarakat berbasis agromaritim diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui integrasi pembesaran lele organik dengan teknologi bioflok dan budidaya pepaya california serta jambu kristal. Metode yang digunakan meliputi persiapan infrastruktur, transfer pengetahuan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Berkah Mandiri, pelaksanaan budidaya, serta diseminasi dan monitoring. Kolam bioflok berdiameter 3 meter dilengkapi probiotik Probio_FmUBB untuk meningkatkan efisiensi pakan dan kualitas air, sementara lahan di sekitar kolam dimanfaatkan untuk budidaya tanaman. Hasil program menunjukkan tingkat kelangsungan hidup ikan lele yang tnggi dengan bobot panen rata-rata 200–300 gram per ekor dalam empat bulan. Limbah air kolam bioflok digunakan sebagai pupuk cair yang mendukung pertumbuhan tanaman. Penanaman pepaya California dan jambu kristal memberikan hasil ekonomi yang signifikan, meskipun terdapat tantangan seperti gangguan hama. Pendekatan integratif ini sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular, meningkatkan efisiensi sumber daya dan keberlanjutan lingkungan.
Optimalisasi Desa Peduli Lingkungan, Perspektif Hukum dan Ekonomi Dalam Pembangunan Berkelanjutan Eko Riyadi; Nadia Sri Rezeki; Ersa Agustina; Eko Rahmadoni Gunawan; Adi Priyono; Depati Khalil Gibran; M. Islahuddin Gahtan Wicarisky; Rouli Pandiangan; Muhammad Nurul Ihsan
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i2.41

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa dalam membantu menyelesaikan masalah lokal. Program desa peduli lingkungan menjadi fokus utama, terutama dalam menjaga ekosistem melalui penanaman pohon mangrove dalam upaya mengatasi abrasi dan kerusakan akibat penambangan timah ilegal. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan metode pendidikan masyarakat dan difusi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS). Edukasi melibatkan penyuluhan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan penerapan regulasi hukum yang relevan. Dari perspektif ekonomi, fokusnya adalah pada praktik berkelanjutan yang mendukung kesejahteraan jangka panjang. Edukasi juga diberikan kepada UMKM keripik bawang, mencakup aspek legalitas, keamanan pangan, dan strategi bisnis yang ramah lingkungan dan serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjada kelestarian lingkungan pesisir agar dapat dijadikan objek wisata masyarakat dan dapat terbentuknya Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) di desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Baskara Bhakti Desa Baskara Bhakti Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah dapat lebih peduli dalam upaya pelestarian lingkungan, meningkatkan kesadaran hukum, dan mengintegrasikan aspek ekonomi dan lingkungan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Karang Taruna Melalui Pengembangan Sarana Informasi Digital Wisata Fotografi dan Media Sosial di Kawasan Wisata Desa Tapulaga Sulawesi Tenggara Hasan Eldin Adimu; Latifa Fekri; Halili; Adi Imam Wahyudi; Wa Ode Nanang Trisna Dewi; La Ode Adiparman Rudia
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i2.42

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Desa Tapulaga di Kabupaten Konawe, Kota Kendari Sulawesi Tenggara Indonesia, memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata. potensi wisata yang menarik, seperti wisata alam pantai Tapulaga menawarkan keindahan pasir putih dengan air laut biru jernih, air terjun Tapulaga yang berada di tengah hutan serta hutan lindung Tapulaga. Selain itu terdapat Wisata Budaya; yaitu rumah adat tradisional dan festival budaya; festival tahunan yang menampilkan tarian dan musik tradisional. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari metode sosialisasi, tanya jawab (diskusi) dan praktek pembuatan media sosial. Berdasarkan pengamatan dan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemanfaatan media digital wisata melalui pemberdayaan masyarakat karang taruna Desa Tapulaga bekerja sama dengan Akademisi Prodi MSP FPIK Universitas Halu Oleo dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat media digital (Tiktok, FB Pro dan lainnya), pengetahuan tentang Lingkungan pesisir, pemanfaatan jejaring sosial dan pelestarian Lingkungan khususnya daerah wisata Tapulaga Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara.

Page 1 of 2 | Total Record : 17