cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalekoma@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285298     DOI : 10.56799
Core Subject : Economy, Social,
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh CV ULIL ALBAB CORP. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi menerbitkan artikel hasil penelitian dan kajian literatur dari bidang ekonomi, manajemen, akuntansi baik dari perspektif konvensional dan/atau Islam namun juga tidak terbatas pada bidang ilmu-ilmu sosial. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi terbit setahun 6 kali tiap tahun. Jurnal ini merupakan wadah bagi para akademisi, praktisi, mahasiswa, maupun lapisan masyarakat lain untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pemikirannya. Jurnal ini menerima artikel dengan seleksi secara ketat dan berkomitmen menjaga kualitas artikel.
Articles 176 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3: Maret 2024" : 176 Documents clear
Pengaruh Pemberdayaan Psikologis, Berbagi Pengetahuan dan Kepribadian Proaktif Terhadap Kinerja Karyawan PT. BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo Tasya Melania Nasution; Adi Santoso
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3043

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pemberdayaan psikologis, berbagi pengetahuan, dan kepribadian proaktif terhadap kinerja karyawan PT. BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo sebanyak 65 orang. Penelitian menggunakan sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Dan metode yang digunakan untuk menganalisi data penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemberdayaan psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, (2) berbagi pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, (3) kepribadian proaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, (4) pemberdayaan psikologis, berbagi pengetahuan, dan kepribadian proaktif berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan
Dilema Anak dalam Sistem Peradilan Pidana: Studi Kasus Pembunuhan Terhadap Karyawati di Denpasar Robby Ansyari; Adirawa Permana Anggawisastra; Banu Maulidina Isya; Andhiek Budy Kurniawan; Andriyanto Eko Wibowo; Rivan Bagus Widhitta
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3046

Abstract

Anak dianggap sebagai aset penting yang menjadi investasi masa depan bagi orang tua, dengan setiap orang tua menginginkan yang terbaik bagi perkembangan anak, baik dalam konteks kehidupan dunia maupun aspek spiritual di akhirat. Oleh karena itu, peran sebagai orang tua membawa tanggung jawab utama untuk memastikan kesejahteraan dan pembinaan yang baik bagi anak-anak. Meskipun demikian, dalam situasi tertentu, anak dapat mengalami permasalahan yang menyimpang dari standar moral dan bahkan melanggar hukum yang telah ditetapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan studi pustaka. Penyelesaian perkara tindak pidana di Indonesia kerap mengalami kecenderungan untuk diproses melalui jalur pengadilan (penal), bahkan dalam kasus yang dianggap sederhana atau ringan, sering kali diselesaikan dalam konteks formal hukum. Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa hukum positif Indonesia juga menyajikan alternatif non-penal sebagai solusi untuk menangani beragam permasalahan hukum. Fenomena ini menjadi sangat relevan terutama dalam konteks pelaku yang masih berusia di bawah ambang batas dewasa, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Pentingnya memastikan bahwa pelaku yang masih berusia di bawah umur tidak langsung dirampas kemerdekaannya dengan pidana penjara, dan bahwa penjatuhan hukuman pidana seharusnya menjadi langkah terakhir atau ultimum remedium yang dipertimbangkan.
Tinjauan Kritis Eksploitasi Anak Sebagai Kurir dalam Peredaran Narkoba Ahmad Mega Rahmawan; Yanto Mulyanto; Firdaus Yudhatama; Olma Fridoki; Ferry Anuraga; Susilawati Susilawati
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3047

Abstract

Masalah penyalahgunaan narkotika di Indonesia sekarang ini dirasakan pada keadaan yang mengkhawatirkan. Namun, kemampuan anak yang masih terbatas dan tidak sesempurna orang dewasa harus diperhatikan oleh aparat penegak hukum dalam menerapkan pemidanaan bagi anak pelaku tindak pidana narkotika Dalam kasus ini seharusnya anak tidak di posisikan sebagai pelaku, melainkan sebagai korban. Oleh karena itu, hal perlu mendapatkan perhatian yang serius. Penegak hukum dalam memproses dan memutuskan harus yakin benar bahwa keputusan yang diambil akan menjadi satu dasar yang kuat untuk mengembalikan dan mengatur anak menuju masa depan yang baik untuk mengembangkan dirinya sebagai warga masyarakat yang bertanggung jawab bagi kehidupan bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan studi pustaka. Partisipasi anak dalam sistem peradilan pidana, terutama dalam kasus narkoba, telah mengalami perubahan signifikan sejak diberlakukannya Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA). Di sisi lain, pemerintah juga menerapkan pendekatan represif dalam menangani pengedar dan bandar narkoba dengan penerapan hukum acara pidana khusus. Tindakan tegas dan terukur, termasuk operasi penggerebekan, diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran narkoba, terutama yang memanfaatkan anak-anak sebagai kurir.
Analisis Aksi Geng Motor “Akatsuki 2018” Ditinjau Dari Sub-Culture Theory Marwan Fajrin; Riyana Purwasari; Jerico Lavian Chandra; Maradona Armin Mappaseng; Astoto Budi; Jingga Novriyanto Putra
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3048

Abstract

Dalam interaksi sosial yang meliputi kerangka masyarakat, terdapat relasi yang terjalin antara individu-individu yang membentuk komunitas. Dinamika interaksi ini sering kali memicu beragam peristiwa atau insiden yang berpotensi menimbulkan implikasi hukum. Salah satu bentuk interaksi manusia yang memunculkan dampak sosial yang signifikan adalah perilaku kriminal, yang merupakan fokus perhatian dalam konteks masalah sosial. Kejahatan, sebagai contoh utama dari fenomena ini, tidak hanya menjadi perhatian karena sifatnya yang merusak, tetapi juga karena melibatkan pelaku dan korban yang merupakan bagian integral dari struktur sosial yang lebih luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deksriptif dengan menggunakan studi pustaka. Faktor-faktor seperti ketidakstabilan ekonomi, kurangnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan, serta ketidakcocokan sosial dapat mempengaruhi seseorang untuk bergabung dengan geng motor dan terlibat dalam perilaku kekerasan. Dengan demikian, kesimpulan dari jurnal ini menegaskan pentingnya memahami geng motor tidak hanya sebagai kelompok kriminal, tetapi juga sebagai subkultur yang memiliki dinamika internal dan eksternal yang kompleks. Melalui pemahaman ini, upaya pencegahan dan intervensi yang lebih efektif dapat dirancang untuk mengurangi kekerasan dan dampak negatif lainnya yang terkait dengan geng motor.
Transisi Kenakalan Remaja Menjadi Kriminalitas Dalam Komunitas Geng Motor: Studi Kasus Geng Motor di Tangerang Andi Amir Wahyudi; Happy Saputra; Parikhesit Parikhesit; Fandi Arisca; Muhammad Wafdan Muttaqin; Panji Pratista Wijaya
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3049

Abstract

Pembahasan mengenai kelompok kriminal sering kali menggambarkan stereotip individu sebagai perusuh jalanan yang bertujuan untuk menimbulkan kerusakan dan melanggar norma-norma lingkungan, tanpa mempertimbangkan hak dan keselamatan individu lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metodologi kualitatif deskriptif dengan mengacu pada literatur yang relevan. Beberapa kelompok kriminal dapat diidentifikasi sebagai entitas yang cenderung terlibat dalam kekerasan, karena perilaku dan aktivitas kriminal mereka memiliki potensi untuk memunculkan tindakan kekerasan dan niat untuk melakukannya. Setiap tindakan yang dilakukan oleh anggota kelompok bertujuan untuk memperkuat dan menegaskan loyalitas mereka terhadap satu sama lain. Kenakalan remaja merupakan fenomena perilaku yang melanggar norma sosial dalam suatu komunitas tertentu. Dalam konteks ini, kenakalan remaja tidak hanya mencakup tindakan kriminal yang signifikan, tetapi juga perilaku yang melanggar aturan dan norma yang berlaku.
Analysis of the Implementation of Administrative Development Policy: Case Study in Dili Municipality Santino Barros; Samuel Carlos Ribeiro
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3051

Abstract

This research aims to find out the legal framework for the establishment of local power seen from human resources and the budget executed in the pilot administrative decentralization policy. The theory that local governance and administrative decentralization and the methods used in this research are qualitative descriptive. From the first constitutional to the present, the central government has started with several efforts through the referendum package, PDD I and PDD II and the other and ultimately the implementation of the administrative decentralization pilot policy which has been carried out gradually through the direct administration of indirect administration and the preparation of the institutional administrative decentralization and finally the decision-making of Law No.23/2021 on local power and public administrative decentralization has been intended or not to allow the law to be carried out in order to resolve the wishes of the municipal people. Therefore the maximum effort is needed to recruit the specialized people to help carry out the decentralization policy properly in order to calm the role of the central government by sharing the power and competence of the Municipal Authority which is concentrated as a process of administrative autonomy in more than nine hundred competencies consisting of development with a amount of less than five thousand dollars ($500.00), a minor capital of less than one hundred thousand US dollars ($150.00) is appropriate to the President of the Municipal Authority and the Municipal Administrator who sign up and ultimately increases the report to the Ministry of Finance. The central government has now also delegated competencies on operational services/key tasks such as: health, agriculture, infrastructure through (PNDS, UNP) sports and others. Part of the sport has almost completely handed over money and goods. The Ministry of State Administration has handed over the procurement directorate so that the municipality can handle it itself but when technical support is needed from the national level it only provides technical support. All of these processes can lead to a good life.
The Role of Media in The National Development Process of Timor-Leste Fransisco de Deus Maia; Santino Barros; Juvenal da Costa
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3052

Abstract

The topic of this jure is "the Role of Media in the National Development Process of Timor-Leste," the research method used is descriptive qualitative. Analysis based on phenomena that occur in the country through social media, direct observation and bibliography studies to analyze and compare the reality in order to draw an appropriate conclusion. It is therefore recommended that the relevant entities, especially the Government, so that the formulation of this program is accumulative, the effective use of less communication and the regulation of less communication so that all communication takes place in a positive channel. So social media is not an obstacle, but social media can be an important channel or bridge to contribute to national development. On the other hand, it is also recommended that the Government consider how to improve the lack of communication in Timor-Leste so that all communities use the lack of all communication with responsibility so that it does not have a negative impact on the future of the Nation in order to help the national development process.
Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Dan Kompetensi Terhadap Prestasi Kerja Iftakhullah Ghufron Jaeni; Suparno Suparno; Nadya Fadillah F
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3055

Abstract

The purpose of this research is to determine the positive and significant Influence of Education and Training (DIKLAT) and Competency on the Work Performance of Bank ABC Syariah Head Office Employees. The data collection method used in this study was a survey conducted by distributing questionnaires created through Google Form. The research sample consisted of 265 respondents employees who are still actively working at Bank ABC Syariah and have attended DIKLAT or training organized by ABC. The data analysis used to process and analyze the research results was Structural Equation Modeling (SEM), utilizing SPSS version 25 and AMOS version 24 software.
Pengaruh Financial Stability, External Pressure, dan Arogansi Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclical Fatimatuz Zahro'
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3056

Abstract

This study aims to examine the effect of financial stability, external pressure, and arrogance on financial statement fraud in consumer non-cyclicals sector companies listed on the Indonesian Stock Exchange for the 2017-2021 period. The method used is purposive sampling with a total sampling with a total of population is 98 companies and total of sample is 170 research data. The analysis technique used is multiple linear regression analysis of panel data using Eviews 12. The results of this study indicate that financial stability has positive effect on financial statement fraud, external pressure has no effect on financial statement fraud, arrogance has has no effect on financial statement fraud.
Konsumsi Air Rebusan Pembalut Sebagai Bentuk Penyimpangan Ditinjau Dari Differential Association Theory Ikrar Potawari; Nugrahadi Kusuma; Aries Diego Kakuri; Bimantoro Kurniawan; Berry Berry; Wisnu Setiyawan Kuncoro
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3058

Abstract

Periode remaja merupakan fase transisi yang signifikan dalam proses melewati pubertas. Selama periode ini, individu cenderung mengalami fluktuasi emosional yang kuat yang disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi. Fase ini juga ditandai dengan pertumbuhan fisik dan perkembangan psikis yang signifikan pada individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan metodologis kualitatif deskriptif, yang melibatkan analisis literatur yang relevan. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perilaku kenakalan tidak hanya bersumber dari kondisi mental dan fisik individu, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial baik saat ini maupun masa lalu. Penanganan kasus kenakalan memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap akar permasalahan, yang tidak mungkin diperoleh melalui wawancara singkat. Pengumpulan cerita dan informasi terkait kasus dari berbagai sumber menjadi penting karena tidak ada satu individu pun yang mampu memahami seluruh konteks dan kebenaran yang ada. Dalam konteks ini, penting untuk diingat bahwa faktor-faktor yang disebutkan dalam artikel ini hanya memberikan gambaran umum terhadap kompleksitas penyebab kenakalan remaja.

Page 5 of 18 | Total Record : 176