cover
Contact Name
Ahmad Juhaidi
Contact Email
jurnalalwashliyah@gmail.com
Phone
+6285736023858
Journal Mail Official
jurnalalwashliyah@gmail.com
Editorial Address
Matang Ginalun, Kec. Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan 71352
Location
Kab. hulu sungai tengah,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Washliyah: Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 29870097     DOI : 10.70943
Al-Washliyah: Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora menerbitkan artikel ilmiah dengan lingkup bidang pada pendidikan, sosial dan humaniora.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2023): Juli" : 6 Documents clear
Gambaran Tawakal pada Ibu yang memiliki Anak Gangguan Speech Delayed (Keterlambatan Bicara) di Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi Provinsi Kalsel Islamyta Rahmi Azzahra; Widiya Aris Radiani
Al Washliyah : Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Washiliyah Barabai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70943/jsh.v1i2.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tawakal pada ibu yang memiliki anak keterlambatan bicara di Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi Provinsi Kalsel. Bagaimana tawakal yang dilakukan oleh ibu yang memiliki anak keterlambatan bicara di PLDPI. Metode yang digunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian pada penelitian ini yaitu 4 orang ibu di PLDPI yang memiliki anak keterlambatan bicara murni, keterlambatan bicara pada autis, keterlambatan bicara pada hiperaktif, keterlambatan bicara pada retardasi mental. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah wawancara mendalam dan dokumen-dokumen yang berkaitan. Adapun teknik pengolahan data menggunakan model analisis Miles dan Huberman; reduksi data, penyajian data dan verifikasi kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aspek-aspek yang timbul setelah dilakukannya tawakal yakni ketenangan dan ketentraman, kekuatan, kemuliaan, ridha dan harapan. Adapun faktor yang mempengaruhi proses tawakal berasal dari suami, kerabat, teman-teman dan diri sendiri.
Pengaruh Reward Terhadap Motivasi Belajar Siswa Madrasah Syarifah Salmah; Diniyah Diniyah
Al Washliyah : Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Washiliyah Barabai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70943/jsh.v1i2.45

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh reward terhadap motivasi belajar siswa di kelas V di MIN 10 Banjar. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dengan populasi siswa kelas V di MIN 10 Banjar, dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas VB berjumlah 22 orang di MIN 10 Banjar. Untuk teknik pengumpulan data yaitu berupa angket dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh reward (X) terhadap motivasi belajar siswa (Y) dilihat dari nilai signifikan sebesar 0,013 yang kurang dari 0,05 (0,013 < 0,05). Sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara reward dan motivasi belajar siswa kelas V di MIN 10 Banjar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh reward terhadap motivasi belajar siswa kelas V di MIN 10 Banjar.
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Assertive Training untuk Mengurangi Konformitas Negatif pada Siswa Haris Fadillah; Ahdayani Magfirah; Mufida Istati
Al Washliyah : Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Washiliyah Barabai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70943/jsh.v1i2.47

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konformitas negatif siswa sebelum, sesudah dan mengukur seberapa efektif layanan konseling kelompok dengan teknik assertive training untuk mengurangi konformitas negatif siswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design tidak adanya variable control dan sampel tidak dipilih secara random. Desain penelitian pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest design. Hasil analisis pretest angket konformitas negatif dari 32 siswa diperoleh 6 orang siswa dengan kategori tinggi rata-rata >199. Kemudian hasil analisis posttest angket konformitas negatif dengan rata-rata<112 1 siswa kategori rendah dan 5 siswa kategori sedang. Layanan konseling kelompok dengan teknik assertive training berpengaruh dalam mengurangi konformitas negatif siswa. Pengujian hipotesis menggunakan uji paired sample t test (t-test) dengan program SPSS 22, dengan membandingkan hasil Signifikansi uji hipotesis dengan perbandingan 0,05. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai Signifikansi diperoleh dengan 0,000<0,05 dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak artinya layanan konseling kelompok dengan teknik assertive training efektif untuk mengurangi konformitas negatif siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banjarmasin.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar Khadijah Khadijah; Hidayat Ma'ruf; Tamjidnoor Tamjidnoor
Al Washliyah : Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Washiliyah Barabai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70943/jsh.v1i2.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah Guru Wali kelas VI dan Kepala Sekolah SDN Tanjung Pagar 4 Banjarmasin. Objek penelitian ini adalah upaya guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran tematik kelas VI SDN Tanjung Pagar 4 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian diolah melalui teknik editing, klarifikasi, dan interpretasi hingga akhirnya bisa dianalisis dan disajikan. Hasil dari temuan dalam penelitian ini adalah 1) Rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI SDN Tanjung Pagar 4 Banjarmasin sudah cukup lumayan, ini dapat dilihat dari perbandingan soal tes yang diujikan dengan nilai yang didapatkan. Guru pun juga sudah menerapkan indikator kemampuan berpikir kritis yang dikembangkan oleh Liin & Grounlund dalam pembelajaran, meskipun pada soal tes yang diujikan ada beberapa indikator yang tidak termuat dan soal tes lebih banyak memuat level kognitif C1 dan C2 yang kurang melatih daya pikir kritis siswa. 2) Ada beberapa upaya yang guru lakukan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa diantaranya; Memberikan penjelasan sederhana yang meliputi: memfokuskan pertanyaan, menganalisis pertanyaan, bertanya, dan menjawab tentang suatu penjelasan atau tantangan, Membangun keterampilan dasar siswa, Menyimpulkan dan memberikan pertimbangan lanjut serta mengatur strategi dan taktik.
Pembelajaran Materi Shalat Pada Anak Tunagrahita (Kendala dan Solusi Bagi Guru PAI) Fitriani Anisa; Mudhi'ah Mudhi'ah; Miftahul Aula Sa'adah
Al Washliyah : Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Washiliyah Barabai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70943/jsh.v1i2.49

Abstract

Abstrak Pelaksanaan ibadah shalat wajib dilaksanakan bagi seorang muslim yang mukallaf. Shalat dilaksanakan setiap hari sebagai pembiasaan dengan menghadirkan Allah pada kehidupan sehari-hari. Shalat menjadi salah satu materi pendidikan Islam yang penting untuk dipelajari termasuk anak tunagrahita ringan. Adanya hambatan yang mereka miliki, peserta didik memerlukan bantuan layanan yang lebih khusus untuk mengoptimalkan potensi dan menunaikan kewajiban shalat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala dan solusi dalam mengatasi pembelajaran materi shalat pada anak tunagrahita ringan. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa di SMP SLBN 1 Pelaihari terdapat beberapa kendala yang berpengaruh terhadap pembelajaran materi shalat meliputi kendala yang berasal dari guru, peserta didik, sarana dan prasarana, lingkungan dan waktu. Solusi yang dilakukan dalam mengatasi kendala tersebut meliputi pengulangan materi pelajaran, membangun komunikasi, penggunaan metode pembelajaran dan mewujudkan lingkungan belajar yang nyata.
Strategi Manajemen Pendidikan Keberlanjutan Pada Pendidikan Vokasional Suriagiri Suriagiri; Moh. Iqbal Assyauqi
Al Washliyah : Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Washiliyah Barabai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70943/jsh.v1i2.60

Abstract

Vocational education produces work-ready graduates who have skills according to the needs of the world of work. In the era of the Industrial Revolution 4.0, there were massive changes in various industries and the needs and abilities of workers. The Religious Education course is one of the Personality Development Courses (MPK). Based on the 2006 Director General of Higher Education Decree, every university can develop MPK signs according to their respective characteristics. The method used in this research is a literature study. The vocational curriculum needs to apply blended learning, which integrates face-to-face and online learning, to build graduates' abilities and skills more effectively. The curriculum must also include mastery of 4.0 competencies such as data, technological, and human literacy. For the vocational education curriculum to have a broad impact, the government, educational institutions, and industry must work together to revitalize the approach and content of the vocational education curriculum. Teachers must also be able to organize good learning to produce optimal graduate performance.

Page 1 of 1 | Total Record : 6