cover
Contact Name
Jimmy Rungkat
Contact Email
jimmyrungkat@gmail.com
Phone
+6282165508216
Journal Mail Official
redaksi.amata@gmail.com
Editorial Address
Jl. C. Heatubun Kel. Kwamki Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah (99910)
Location
Kab. mimika,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Teknik AMATA
Published by Politeknik Amamapare
ISSN : 27214494     EISSN : 27214508     DOI : https://doi.org/10.55334/jtam
Jurnal Teknik AMATA is a place for researchers to publish the latest research results in the fields of Civil Engineering, Mechanical Engineering, Electrical Engineering and mining engineering, or contribute learning materials for engineering students, which can be scientifically accounted for and disseminated nationally and internationally. Jurnal Teknik AMATA is open access and published twice per year, in June and December, by Politeknik Amamapare Timika.
Articles 113 Documents
Analisis Ekonomi Lingkungan Menggunakan Willingness To Accept Dana Kompensasi Penambangan Kabupaten Enrekang Hendra Sani; Rini Novrianti Sutardjo Tui; Syamsuddin; Gina Audina P Alhabsyi
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i2.310

Abstract

Kegiatan penambangan terbuka dapat memberikan efek yang tidak baik disekitar lokasi penambangan bagi penduduk dan lingkungan, seperti berkurangnya mutu dan jumlah udara bersih, berkurangnya keanekaragaman hayati, dan berkurangnya kualitas udara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan menerima kompensasi moneter dengan menggunakan pendekatan ekonomi sumber daya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang sebagai studi kasus. Informasi dikumpulkan mulai bulan Oktober dan November tahun 2016. Maksud khusus dari riset ini adalah untuk: (1) menganalisis kemungkinan bersedianya penduduk untuk menerima dana pengganti atas dampak lingkungan akibat pekerjaan jalan umum, debu, dan konstruksi; (2) mengkuantifikasi nilai bersedianya masyarakat untuk menerima dana pengganti (WTA) akibat dampak lingkungan akibat kegiatan transportasi yang tidak baik; dan (3) menentukan penyebab yang mempengaruhi besarnya nilai pengganti. Akibatnya, ada kemungkinan untuk menerima pembayaran kompensasi masyarakat. Perhitungan Willingness to Accept (WTA) dilakukan untuk menentukan kemungkinan nilai yang diterima masyarakat. Berdasarkan survei terhadap 100 keluarga di wilayah penelitian, 85% bersedia menerima ganti rugi atas kegiatan penambangan tersebut. Nilai WTA ditetapkan sebesar Rp. 13.556 per responden setiap minggunya. Besarnya tanggungan dan lama tinggal adalah hal utama dari besarnya WTA, menurut persamaan nilai WTA.
Analisis Penentuan Ground Support Recommendation Decline Cikoneng Underground Gold Mine Kebupaten Pandeglang Provinsi Banten Abd Rahim
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i2.309

Abstract

Geoteknik tambang bawah tanah merupakan salah satu cara untuk menganalisa kestabilan lubang bukaan tambang bawah tanah dalam menentukan sistem penyangga dan membahas sistem penyangga tidak dapat dipisahkan dengan analisa pembuatan rekomendasi sistem penyangga sebagai langkah awal dalam merancang memilih berbagai jenis penyangga pada tambang bawah tanah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tipe kelas batuan, menentukan ground support recommendation dari sistem RMR dan mengetahui faktor keamanan lubang bukaan. Metode dalam penelitian ini dilakukan langsung di lapangan dan data tersebut di olah dalam beberapa persamaan rumus yang nantinya untuk melihat jumlah baut batuan yang dibutuhkan dalam pemasangan penyangga dan setelah semua data telah terkumpul dilakukan analisa pemodelan menggunakan sofwere phase2 untuk melihat kestabilan lubang bukaan setelah dilakukan pemasangan penyangga. Berdasarkan klasifikasi geomekanik, massa batuan di decline Cikoneng untuk kuat tekan berkisar 2,86 Mpa (point load index), RQD rata-rata 72% (sedang), spasi discontinuity total 1-3 m, kondisi diskontinuity dengan rating 23 point, kondisi air tanah dengan nilai bobot 7 (basah-menetes), orientasi discontinuity rata-rata memiliki faktor terkoreksi -3,64. Setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan beberapa rumus persaamaan didapat 3 jenis penyangga dengan RMR yang berbeda-beda serta hasil pemodelan menggunakan sofwere phase2 diperoleh total perpindahan batuan sebelum penyangga 0,000187088 m dan setelah pemasangan penyangga menjadi 0,000176672 m. kondisi batuan daerah penelitian termasuk dalam kelas III dengan tipe batuan sedang (RMR 54), GSR tipe 1 RMR>51, GSR tipe 2 RMR 41-50, GSR tipe 3 RMR <40, serta faktor keamanan naik menjadi 1,83 yang sebelumnya tanpa penyangga 1,30.
Aplikasi Teknologi Eurotronic Actuator Transmisi Pada Iveco Truck Trakker ADH-N Herman Dumatubun
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i2.320

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana teknologi Eurotronic Actuator Transmisi ini bekerja memindahkan gigi – gigi percepatan Pada Iveco Truck Trakker ADH-N. Penelitian di lakukan pada PT. Cakra Jawara Timika dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dalam menyelesaikan tugas akhir ini. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa pengaturan otomatis gearshift bekerja untuk memilih gigi secara otomatis dan melakukan fungsi clutch terhadap putaran engine secara otomatis juga. Kontrol ini berkomunikasi dengan sistem elektronik lainnya: EDC, ABS / ASR / EBS dan INTARDER melalui jalur komunikasi CAN Line, pada saat yang sama komunikasi dengan gear selector melalui CAN Line (Controller Area Network). Gearshift electronic gearcase dapat mendeteksi posisi pedal gas, kapasitas bahan bakar, jumlah putaran engine, aktivasi engine brake dan sambungan dengan sistem yaitu ECU (Electronic Contorol Unit), EDC (Engine Diesel Control).
Implementasi Penilaian Kenaikan Jabatan Struktural Menggunakan Metode Smart (Simple Multi Attribute Retting Tech) Berbasis Android Suherwin; Muhammad Yusuf; Syamsuddin
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i2.319

Abstract

Implementasi penilaian kenaikan jabatan struktural menggunakan metode Smart (simple multi attribute retting tech) berbasis android. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem penunjang keputusan dalam penilaian Kinerja Pegawai untuk Kenaikan Jabatan Struktural dan untuk menerapkan metode Metode Simple Multi Attribute Retting Tech (SMART) terhadap sistem penunjang keputusan penilaian Kinerja Pegawai untuk Kenaikan Jabatan Struktural. Metode yang di gunakan adalah metode SMART, Metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) sebuah motode dikembangkan pada tahun 1997 oleh Edward. SMART adalah metode Pengambilan atau pengutipan Keputusan yang multi atribut untuk membantu stakeholder dalam memilih antara beberapa alternative, Pada penelitian iniUML(Unified Modeling Language), yang didesain secara terstruktur yang terdiri dari rancangan model usecase diagram, activity diagram, sequence diagram dan class diagram. Bahasa yang digunakan dalam membangun system ini adalah bahasa pemrograman PHP dengan Android. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi berbasis android untuk penginputan kelengkapan berkas serta aplikasi website untuk admin. Berdasarkan hasil Uji Coba dengan 3 alternatif dengan menggunakan metode SMART Hasil perangkingan tertinggi yaitu alternative 2 dengan sebagai pegawai yang layak direkomendasikan kenaikan jabatan dengan perserntasi nilai akhir sebesar 78.828125. Maka dapat disimpulkan bahwa bobot sangatlah berpengaruh dalam perhitungan ini. Serta Aplikasi Android mudah digunakan dalam pennginputan kelengkapan berkas
Peningkatan Effisiensi Thermal Kolektor Surya Pelat Datar Dengan Penutup Kaca Bersusun Pada Alat Pengering Jagung Haslinda; Mahmuddin; Muh Syafrun
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i2.315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan lama pengeringan dan efisiensi alat pengering jagung menggunakan kolektor surya pelat datar penutup kaca tunggal dan kaca bersusun. Metode yang digunakan adalah dengan membuat sebuah alat pengering dengan pelat 0,2 mm sebagai kolektor dengan menggunakan udara panas dan tenaga matahari sebagai media pengering. Alat ini, diharapkan dapat mengeringkan jagung dengan kadar air sebesar 14 % dengan penutup kaca tunggal dan kaca bersusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pengeringan untuk menurunkan kadar air jagung dari 22,75 % mencapai 14 % pada kaca tunggal sebesar 6 jam dengan efisiensi 26,466 % sedangkan penutup kaca bersusun membutuhkan lama pengeringan sebesar 5,15 jam dengan efisiensi 31,416 %.
Rancang Bangun Mesin Kompresor Mini Dengan Tekanan 80 Psi Dari Barang Bekas Herman Dumatubun
Jurnal Teknik AMATA Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v2i2.26

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses perancangan dan pengerjaan kompresor angin yang terbuat dari barang bekas. Penelitian Waktu perencanaan dan pengerjaan di laksanakan pada tanggal 3 Februari - 11 Februari 2020. Tempat perencanaan dan pengerjaan di SMK Amamapare Timika. Dari hasil penelitian ini di ketahui bahwa kompresor angin yang kami rancang dapat mengeluarkan angin dan dapat menampung udara di dalam tabung dengan tekanan 80 psi. Udara akan selalu di suplay dari kompresor kulkas. Alat ini juga di lengkapi otomatis pressure sebagai pengaman apabila tekanan udara berlebihan di dalam tabung.
Studi Daya Dukung Tanah Berdasarkan Data Cone Penetration Test Pada Perencanaan Jembatan Hasanuddin-Brigif Timika Provinsi Papua Abd Rahim; Indah Ayu Lestari
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i1.276

Abstract

Tujuan dari penelitian ini mengetahui daya dukung tanah pada lokasi penelitian dan memberikan rekomendasi pondasi yang digunakan pada perencaan jembatan. Lokasi penelitian terletak di jalan poros Hasanuddin-Brigif, kota Timika Provinsi Papua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan alat sondir/cone penetration test manual dengan kapasitas 2.5 ton, dari hasil penyelidikan kemudian pengolahan menggunakan beberapa persamaan untuk mendapatkan daya dukung tanah sesuai data lapangan. Hasil penelitian st 04 dengan kedalaman 6 m, nilai Qc 187, dan Fr 0,14 dengan karakteristik tanah yaitu Pasir. Nilai daya dukung tanah 10.213,4 kg/cm² ~ 100 ton. Hasil st 05 dengan kedalaman 6 m, nilai Qc 163, dan Fr 0,41 dengan karakteristik tanah yaitu Pasir. Nilai daya dukung tanah 14.797,4 kg/cm² ~ 145 ton. Pondasi Dalam tipe Tiang Pancang karena kedalaman tanah lebih dari 3 meter dan sesuai dengan kondisi lapangan.
Studi Kandungan Mineral Di Daerah Sedimentasi Muara Sungai Amamapare (PasirHitam) Menggunakan Metode X-Ray Diffraction (XRD) Nilam Sry Putri; Dorency Batlolony
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i1.277

Abstract

Perairan laut merupakan perairan yang didalamnya terkandung berbagai  macam sumberdaya alam dan sebagai sarana tarnsportasi yang semuanya dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Ekosistem perairan laut, selat dan pantai merupakan ekosistem yang khas dimana kondisi fisik, kimia dan biologi mudah dipengaruhi oleh aktivitas manusia disekitar perairan atau pantai. Aktivitas tersebut jelas berefek pada kondisi biota laut dan makhluk aquatic lainnya. Dari  hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pada lokasi penelitian didaerah Muara Pasir Hitam, kabupaten Mimika Timur Jauh dengan menggunakan metode XRD memberikan informasi dan hasil keterdapatan mineral pada setiap lokasi pengambilan sampel yang berjumlah 7 mineral yaitu; Mineral kuarsa, kalsit, klorit, sanidin (K-felsdpar), phlogophite, spinel, Magnetite pada setiap station lokasi pengambilan sampel. Presentase mineral yang terdapat pada lokasi penelitian pada masing-masing station pengambilan titik sampel berjumlah 7 mineral dangan komposisi kimianya sebagai berikut: Quartz presentasenya (34,6%), Komposisi Kimia (SiO2) (silikon dioksida), kalsit presentasenya (15,7%), komposisi Kimia (CaCO3), klorit Presentasenya(7,7%), Komposisis Kimia (CI02), phologophite Presentasenya (9,9%) Komposisi Kimia KMg2AI2Si3O10(F,OH) 2, Magnetite presentasennya (1,8%) Komposisi Kimia(Fe3O4). 
Prototype Sistem Smart Sistem Smart Home Berbasis IoT dengan Handphone Android Menggunakan NODEMCU ESP32 Aryani Rombekila; Bernardo Luokelay Entamoing
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i1.275

Abstract

Internet of Think (IoT) merupakan teknologi saat ini yang memanfaatkan jaringan atau konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus dengan cara menghubungkan peralatan apa saja ke relay yang tersambung ke esp32 yang terkoneksi ke jaringan internet melalui heanpone android. Pengunaan IoT pada sistem rumah cerdas sangat bermanfaat bagi manusia untuk mengontrol kondisi rumah salah satunya adalah untuk mengontrol lampu rumah dari jarak jauh dengan berbasis IoT menggunakan NodeMCU esp32 lewat aplikasi blynk versi terbaru. Metode yang digunakan dalam perancangan prototype smart home berbasis IoT yang di control lewat handphone android menggunakan metode rancang bangun yang terdiri dari beberapa tahap yaitu: identifikasi kebutuhan, analisis, konsep rancangan dan pembuatan alat dan pengujian.Hasil dari penelitian ini menggunakan dua metode pengontrolan yaitu mode Blynk dan mode Hadwer. Mode blynk yaitu mematikan dan menghidupkan lampu secara otomatis sedangkan mode hadwer secara manual dengan cara menekan switch.
Potensi Longsor Berdasarkan Karakteristik Geologi Teknik Pada Jalan Poros Malino Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Hedianto; A. Al&#039;faizah Ma&#039;rief; Enni Tri Mahyuni; Mapuay Menasye Theo Afasedanja
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i1.263

Abstract

Jalan Poros Malino Kabupaten Gowa merupakan daerah yang rawan longsor dimusim penghujan, dimana kondisi geologi berupa satuan Gunungapi Baturape-Cindako yakni batuan vulkanik berumur pliosen. Lokasi penelitian terletak di Jalan Poros Malino Km 56 dan Km 64 Desa Lonjoboko Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa, rata-rata kemiringan lereng daerah penelitian >45°. Tujuan dari penelitian ini melakukan pengamatan karakteristik geologi teknik pada lereng untuk melihat potensi longsor dan memberikan rekomendasi teknis terhadap kondisi lereng pengamatan. Metodologi penelitian menggunakan data primer yakni data hasil pengamatan geologi teknik dan geometri dari lereng, serta data sekunder berupa data-data penelitian terdahulu, dan juga hasil pengujian laboratorium sifat fisik dan mekanik batuan. Hasil penelitian diperoleh data pengamatan geologi teknik bahwa pada lereng (A) yang terletak di Jalan Poros Malino Km 56 berupa batuan basal memiliki tingkat pelapukan yang tinggi ditandai dengan rata-rata jarak kekar yakni 9 cm dan kondisi daerah puncak lereng telah menjadi residual soil, sedangkan pada lereng (B) yang terletak Di Jalan Poros Malino Km 64 berupa batuan tufa memiliki tingkat pelapukan masih kategori lapuk ringan dan kondisi kekar belum terlihat. Berdasarkan hasil interpretasi dengan metode Morgenstren-Price diperoleh nilai faktor keamanan lereng (A) yakni FK 1.101 yang dianggap tidak stabil berdasarkan standar minimum faktor keamanan lereng yakni >1.25. Pada lereng (B) diperoleh nilai faktor keamanan yakni FK 1.371, dimana lereng tersebut dianggap stabil. Adapun rekomendasi teknis untuk menjaga agar tidak terjadinya gerekan tanah maka pada lereng (A) dapat menggunakan retaining wall atau dinding penahan tanah dan untuk lereng (B) dapat menggunakan wiremess disekeliling lereng pengamatan.

Page 2 of 12 | Total Record : 113